<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Batu 50 Ton Runtuh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/batu-50-ton-runtuh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Feb 2019 17:10:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Batu 50 Ton Runtuh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Batu 50 Ton Runtuh, Jalan Alternatif Klepu &#8211; Dampit Sempat Lumpuh</title>
		<link>https://memontum.com/batu-50-ton-runtuh-desa-klepu-sumawe-runtuh-jalan-alternatif-klepu-dampit-sempat-lumpuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 11:23:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Batu 50 Ton Runtuh]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Klepu Sumawe Runtuh]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Alternatif Klepu - Dampit Sempat Lumpuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=78232</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang&#8211;Akibat runtuhnya batu seberat sekitar 50 ton dari gunung Kendeng di Dusun SumberGentong Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang beberapa waktu lalu,membuat akses jalan menuju Kecamatan Dampit sempat lumpuh. Toyib, Kasun SumberGentong menjelaskan, runtuhnya batu sebesar rumah itu akibat hujan deras seminggu lalu, sehingga  lapisan tanah di bukit berketinggian sekitar 25 m [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":qy" class="ii gt">
<div id=":t8" class="a3s aXjCH ">
<div dir="auto">
<p dir="auto"><strong>Memontum Malang&#8211;</strong>Akibat runtuhnya batu seberat sekitar 50 ton dari gunung Kendeng di Dusun SumberGentong Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang beberapa waktu lalu,membuat akses jalan menuju Kecamatan Dampit sempat lumpuh.</p>
<p dir="auto">Toyib, Kasun SumberGentong menjelaskan, runtuhnya batu sebesar rumah itu akibat hujan deras seminggu lalu, sehingga  lapisan tanah di bukit berketinggian sekitar 25 m itu longsor.</p>
<p dir="auto">&#8220;Akibat lapisan tanah itu terbawa arus air, sehingga batu penahan disitu runtuh. Kondisi itu sempat  berdampak pada warga pengguna jalan alternatif menuju pasar Dampit. Mereka harus memutar  lewat Desa Gedog dengan jarak tempuh sekitar 27 Km,&#8221; ujar Toyib Kamis (15/2/2019) siang tadi.</p>
<div id="attachment_78209" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0047-e1550142936638.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-78209" decoding="async" class="size-full wp-image-78209" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190214-WA0047-e1550142936638.jpg?resize=500%2C667&#038;ssl=1" alt="Suwanto Kades Klepu Sumawe. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="500" height="667" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-78209" class="wp-caption-text">Suwanto Kades Klepu Sumawe. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</p></div>
<p dir="auto">  Guna mengevakuasi batu seberat sekitar 50 ton ini, pihaknya segera ambil langkah yakni menggerakkan warga dengan cara kerja bakti. Karena jika tidak segera ada penanganan, tambah Toyib, kondisi insfratruktur disitu akan terisolir.</p>
<p dir="auto">&#8220;Misalkan jalan disitu mulus seperti ditempat lain, jarak tempuh menuju Pasar Dampit hanya dalam kisaran waktu 15 menit. Dengan  kondisi seperti sekarang,untuk menjual hasil bumi ke pasar Dampit, harus makan waktu selama 2 jam. Karena harus putar  lewat desa Gedog.Kami juga minta keseriusan Pemkab Malang untuk memperhatikannya, &#8221; ujar Toyib berharap.</p>
<p dir="auto">   Sementara Syamsul, warga Dusun Sumber Gentong menjelaskan, akibat runtuhnya bungkahan batu besar ini menjadikan warga dusun setempat resah. Kata Syamsul, jalan alternatif  ini  satu-satunya,untuk  warga  berlalulintas menjual hasil bumi mereka ke pasar Dampit.</p>
<p dir="auto">&#8220;Selama belum ada perhatian dari pemerintah, untuk menuju pasar Dampit, warga harus putar lewat Gedog dengan jarak tempuh sekitar  2 jam. Kami berharap, pemerintah segera turun  untuk menkroscek kondisi riil di lapangan, &#8221; tandasnya.</p>
<p dir="auto">Sementara Suwanto, Kepala Desa Klepu memparkan, dengan kondisi jalan di Dusun Sumber Gentong saat ini sangat berdampak bagi kelancaran perekonomian warga desa Klepu. Terang Kades, dampak berikutnya juga dirasakan langsung oleh warga desa tetangga seperti, Sekarbanyu, Ringinkembar,</p>
<p dir="auto">Tegalrejo bahkan Desa Tambak Asri.</p>
<p dir="auto">&#8220;Interaksi masyarakat desa Klepu komuditi pertanian ada di Dusun Sumber Gentong.Karena kami berharap adanya perhatian dari pemerintah, &#8221; tandas Kades yang baru dilantik 28 Desember 2018 ini penuh harap.</p>
<p dir="auto">  Disinggung terkait runtuhnya batu besar yang mengenai akses jalan alternatif jurusan Dampit ini, pihaknya mengaku sangat prihatin.</p>
<p dir="auto">&#8220;Semoga segera ada program dari pemerintah untuk membangun plengsengan termasuk rabat betton, &#8221; pungkasnya. (sur/oso)</p>
</div>
<p class="adL">
</div>
</div>
<div id=":rs" class="hq gt">
<p class="hp">
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78232</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
