<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bayar Seragam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bayar-seragam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2021 14:27:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bayar Seragam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ditagih Bayar Seragam, Sejumlah Wali Murid Ngadu ke DPRD Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/ditagih-bayar-seragam-sejumlah-wali-murid-ngadu-ke-dprd-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2021 14:27:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bayar Seragam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ngadu ke DPRD Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152547</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Sejumlah wali murid salah satu SMP Negeri di Surabaya wadul ke Fraksi PDI di kantor DPRD Surabaya, Kamis (02/08) tadi.&#160; Mereka mengadu karena merasa keberatan atas tagihan pembayaran seragam. Saat ditemui sekeretaris Fraksi PDI, Abdul Ghoni Mukhlas Ni&#8217;am, keempat wali murid itu mengaku keberatan atas permintaan membayar seragam di tahun ajaran baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Sejumlah wali murid salah satu SMP Negeri di Surabaya wadul ke Fraksi PDI di kantor DPRD Surabaya, Kamis (02/08) tadi.&nbsp; Mereka mengadu karena merasa keberatan atas tagihan pembayaran seragam.</p>



<p>Saat ditemui sekeretaris Fraksi PDI, Abdul Ghoni Mukhlas Ni&#8217;am, keempat wali murid itu mengaku keberatan atas permintaan membayar seragam di tahun ajaran baru 2021 ini.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tadi awalnya 10 wali murid. Ternyata ada 5 wali murid yang berani menyampaikan ke kami. Dia menceritakan keluh kesahnya menyampaikan, aspirasinya bahwasannya yang bersangkutan itu, masuk ke sekolah SMP Negeri itu terkait seragam dimintai biaya,&#8221; ujar Ghoni.</p>



<p>Ghoni mengatakan, nominal yang ditagihkan pun cukup besar, persetel seragam untuk laki-laki dibandrol dengan harga satu juta lima ratus, begitupun seragam untuk perempuan yang lebih mahal harganya.</p>



<p>Ia pun menyesalkan tindakan oknum yang nekat menarik seragam kepada Wali Murid ditengah situasi Pandemi Covid-19 seperti ini.</p>



<p>Lanjut Ghoni menjelaskan, di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 terkait dengan penyelenggaran pendidikan di Pasal 181, disebutkan bahwasannya penyelenggara sekolah itu tidak memperbolehkan adanya praktik jual beli apapun.</p>



<p>&#8220;Jadi fokus disana itu mendidik peserta didik untuk dipersiapakan sebagai generasi penerus itu,&#8221; jelas anggota Komisi C DPRD tersebut</p>



<p>Lebih lanjut ia menambahkan, mereka yang mengadu mayoritas adalah keluarga miskin yang telah terdaftar dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Mitra Keluarga, yang kesejahteraan sosial dan pendidikannya ditanggung oleh negara.</p>



<p>&#8220;Mereka menceritakan kepada kami ada Bu Lastri ada ibu yang lain tidak bisa disebutkan itu ada yang (tergabung) di mitra warga,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebelumnya Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pernah lantang mengatakan jika kewajiban membeli seragam di Surabaya tidak dianjurkan. Ia juga mengancam jika itu terjadi akan berhadapan dengannya.</p>



<p>&#8220;Saya juga minta, tidak ada memaksa membeli seragam, ini fardhu ain, SD, SMP. Kalau ada yang memaksa, akan berhadapan dengan wali kotanya,&#8221; tegas Eri.</p>



<p>Sementara itu, Salah satu Wali Murid, Yuli, mengaku keberatan untuk membeli.</p>



<p>Selain harganya yang lebih mahal dari pasaran, kondisi Pandemi Covid-19 kali ini juga menyebabkan ekonominya semakin sulit.</p>



<p>&#8220;Satu juta lima ratus, itu empat setel dalam bentuk bahan. Yang bahan tiga, yang satu baju olahraga,&#8221; ujar Yuli.</p>



<p>Yuli juga mengaku janggal dengan kebijakan sekolah yang meminta siswa untuk membeli seragam baru karena bertentangan dengan perintah Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.</p>



<p>Yuli juga mencoba komunikasi dengan pihak sekolah. Alhasil, mereka berdalih bahwa pembelian seragam disekolah adalah untuk kebaikan siswa.</p>



<p>&#8220;Waktu menanyakan di sekolah, sekolah bilang kalau suruh beli seragam, (soalnya) kalau beli diluar, takutnya tidak sama dari bahan dan warnanya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Yuli mengaku, karena kondisi ekonominya yang kurang mampu, juga sebelumnya proses masuk putrinya ke bangku SMP dilakukan lewat jalur Mitra Keluarga, agar mendapat keringanan biaya. <strong>(Ade)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152547</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
