<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bayi dibunuh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bayi-dibunuh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2023 14:04:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bayi dibunuh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ibu Pembunuhan Bayi Sendiri di Situbondo Dijerat UU PA dan Pasal 338</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-pembunuhan-bayi-sendiri-di-situbondo-dijerat-uu-pa-dan-pasal-338</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2023 14:04:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dijerat Pasal]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182685</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tersangka berinisial CAP alias Citra (19), warga Perumahan Panji Permai, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, akhirnya dirilis di Mapolres Situbondo, Senin (06/02/2023) tadi. Perempuan yang tidak lain ibu dari sang bayi itu, dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak (UU PA) dan Pasal 338 KUHP. “Kepada penyidik PPA Satreskrim Polres Situbondo, CAP mengaku terpaksa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Tersangka berinisial CAP alias Citra (19), warga Perumahan Panji Permai, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, akhirnya dirilis di Mapolres Situbondo, Senin (06/02/2023) tadi. Perempuan yang tidak lain ibu dari sang bayi itu, dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak (UU PA) dan Pasal 338 KUHP.</p>



<p>“Kepada penyidik PPA Satreskrim Polres Situbondo, CAP mengaku terpaksa membunuh anak kandungnya, karena malu melahirkan anak di luar nikah,” ujar Kapolres Situbondo, AKPB Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Senin (06/02/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, CAP melakukan proses melahirkan sendiri di rumah kontrakan kakaknya, Sabtu (29/01/2023) lalu. Namun, setelah sehari melahirkan, tersangka mencoba membunuh anak yang dilahirkan, dengan cara sadis.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>“Karena panik bayi yang dilahirkan terus menangis, tersangka sempat menyumpal mulut anaknya dengan menggunakan kaos kaki. Sebelum akhirnya, dibunuh secara sadis,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut AKBP Dwi menegaskan, setelah bayi yang dilahirkan dipastikan mati, CAP membuang mayat bayinya di jalan tembus Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo. Kemudian, bayi yang sudah tidak bernyawa itu, akhirnya ditemukan oleh seorang pemulung bernama Su’ami. “Dalam kasus pembunuhan anak kandungnya ini, pelaku akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 338 KUHP,&#8221; tegasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182685</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belum Sepekan, Kembali Warga Pakis Digegerkan Penemuan Bayi</title>
		<link>https://memontum.com/belum-sepekan-kembali-warga-pakis-digegerkan-penemuan-bayi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2021 14:20:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Cantik Dibuang di Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Lelaki Ditemukan Mengapung di Kali Brantas]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Prematur]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157091</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sungguh menyedihkan rasa kemanusiaan yang ada. Pasalnya, belum genap sepekan warga Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis kembali dihebohkan dengan penemuan bayi. Kali ini sosok bayi perempuan ditemukan di Dusun Terong Dowo, Desa Tirtomoyo, Sabtu (30/10/2021). Diketahui, sebelumnya bahwa beberapa hari yang lalu atau tepatnya Selasa (26/10/2021), telah ditemukan bayi yang sudah tidak bernyawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sungguh menyedihkan rasa kemanusiaan yang ada. Pasalnya, belum genap sepekan warga Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis kembali dihebohkan dengan penemuan bayi. Kali ini sosok bayi perempuan ditemukan di Dusun Terong Dowo, Desa Tirtomoyo, Sabtu (30/10/2021).</p>



<p>Diketahui, sebelumnya bahwa beberapa hari yang lalu atau tepatnya Selasa (26/10/2021), telah ditemukan bayi yang sudah tidak bernyawa tanpa diketahui ibunya mengambang dalam air di Sungai Sumber Gentong, Dusun Gentong, Desa Tirtomoyo. Sedangkan kali ini, bayi yang ditemukan dalam kondisi masih hidup.</p>



<p>Bidan Desa Tirtomoyo, Malicha yang temui dirumahnya, Dusun Gentong, Desa Tirtomoyo, mengatakan bahwa dirinya langsung merapat ke lokasi kala mendapatkan kabar ditemukan bayi di sebuah ladang. &#8220;Saat itu saya masih mengikuti kegiatan vaksinasi di Kantor Desa Tirtomoyo, secara tiba-tiba saya diberi kabar jika telah ditemukan seorang bayi. Bayi tersebut sudah berada di tempat praktik saya (rumah saya), seketika saya bergegas pulang,&#8221; ujar Malicha.</p>



<p>Baca Juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Malicha memaparkan, bahwa dari informasi yang ia peroleh bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar masih menempel. &#8220;Kemudian, saya hanya memberikan pertolongan pertama, bayi tersebut dalam keadaan fisik normal yang berat badannya 2,8 kilogram serta tinggi badan 46 centimeter. Walaupun tali pusar masih menempel akan tetapi ari-arinya sudah tidak ada,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, bayi yang ditemukan oleh seorang supir pickup yang melintas di sekitar lokasi itu berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan masih berusia satu jam ketika ditemukan. &#8220;Tadi bayi itu ya kotor semua, karena tanpa alas sama sekali. Masih terdapat kerikil-kerikil di sekitar bayi tersebut. Saat ini bayi sudah dapat tangani oleh Puskesmas Pakis untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,&#8221; ujarnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geger! Bayi Perempuan Dibunuh, Mulut Disumpal Kain Dilempar ke Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/geger-bayi-perempuan-dibunuh-mulut-disumpal-kain-dilempar-ke-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 06:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di Sungai Simpang Kepuh, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang Selasa (20/4/2021) pukul 07.00. Kondisinya sangat mengenaskan yakni ditemukan dalam tas di aliran sungai. Mulut tersumpal kain dan badan terikat selimut. Jenazahnya pertama kali ditemukan Ngatin (54), asisten rumah tangga (ART) di sekitar lokasi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di Sungai Simpang Kepuh, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang Selasa (20/4/2021) pukul 07.00. Kondisinya sangat mengenaskan yakni ditemukan dalam tas di aliran sungai. Mulut tersumpal kain dan badan terikat selimut.</p>



<p>Jenazahnya pertama kali ditemukan Ngatin (54), asisten rumah tangga (ART) di sekitar lokasi, warga asal Jl Sawahan, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukun hingga petugas segera datang ke lokasi melakukan penyelidikan. Mayat bayi itu kemudian di evakuasi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>



<h5 class="has-text-color wp-block-heading" style="color:#a31200"><strong><em>Baca juga:</em></strong></h5>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
</ul>


<p>Informasi Memontum.com bahwa pagi itu Ngatin berbelanja sayur. Saat pulang, dia melintas di jembatan sungai di sekitar lokasi kejadian. Karena tas nya cukup bagus, Ngatin pun tertarik untuk mengambilnya. </p>



<p>Dia kemudian mengambil kayu pengait untuk mengambil tas motif tersebut. Ngatin kemudian mengangkat nya dari pinggir sungai. Karena terasa berat, dia lantas penasaran dan memnuka isi tas tersebut.</p>



<p>Namun saat dibuka, Ngatin langsung kaget dikarenakan isinya sesosok bayi. Namun dia sempat mengira boneka hingga meminta tolong Sunarmi (58) warga sekitar untuk memastikannya. Setelah keduanya melihat isi dalam tas itu, Ngatin dan Sunarmi langsung yakin bahwa yang ditemukannya tersebut adalah mayat bayi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="740" height="416" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/04/TKP-Bayi-Perempuan-Dibunuh-Mulut-Disumpal-Kain-Dilempar-ke-Sungai.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-140477" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/04/TKP-Bayi-Perempuan-Dibunuh-Mulut-Disumpal-Kain-Dilempar-ke-Sungai.jpg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/04/TKP-Bayi-Perempuan-Dibunuh-Mulut-Disumpal-Kain-Dilempar-ke-Sungai.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/04/TKP-Bayi-Perempuan-Dibunuh-Mulut-Disumpal-Kain-Dilempar-ke-Sungai.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/04/TKP-Bayi-Perempuan-Dibunuh-Mulut-Disumpal-Kain-Dilempar-ke-Sungai.jpg?resize=400%2C225&amp;ssl=1 400w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/04/TKP-Bayi-Perempuan-Dibunuh-Mulut-Disumpal-Kain-Dilempar-ke-Sungai.jpg?w=1200&amp;ssl=1 1200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><figcaption>Lokasi kejadian. (ist)</figcaption></figure>



<p>Bayi itu kondisi mulut tersumpal kain warna merah, wajah sebelah kiri alami luka lebam, badan terikat selimut dan masih lengkap dengan air-arinya. Karena yang ditemukan adalah mayat bayi, keduanya selanjutnya melaporkan kejadian ini ke RT setempat.</p>



<p>Penemuan ini cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga mendatangi lokasi. Banyak yang menyayangkan peristiwa ini. Sebab diduga bayi tersebut baru saja dibunuh orang tuanya dan dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak.</p>



<p>Kapolsekta Sukun Kompol Suyoto SH MH mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. &#8220;Diduga bayi itu hasil hubungan gelap dan dibuang oleh orang tuanya. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Kompol Suyoto.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140474</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
