<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bayi Prematur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bayi-prematur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Oct 2021 14:20:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bayi Prematur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Belum Sepekan, Kembali Warga Pakis Digegerkan Penemuan Bayi</title>
		<link>https://memontum.com/belum-sepekan-kembali-warga-pakis-digegerkan-penemuan-bayi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2021 14:20:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Cantik Dibuang di Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Lelaki Ditemukan Mengapung di Kali Brantas]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Prematur]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157091</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sungguh menyedihkan rasa kemanusiaan yang ada. Pasalnya, belum genap sepekan warga Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis kembali dihebohkan dengan penemuan bayi. Kali ini sosok bayi perempuan ditemukan di Dusun Terong Dowo, Desa Tirtomoyo, Sabtu (30/10/2021). Diketahui, sebelumnya bahwa beberapa hari yang lalu atau tepatnya Selasa (26/10/2021), telah ditemukan bayi yang sudah tidak bernyawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sungguh menyedihkan rasa kemanusiaan yang ada. Pasalnya, belum genap sepekan warga Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis kembali dihebohkan dengan penemuan bayi. Kali ini sosok bayi perempuan ditemukan di Dusun Terong Dowo, Desa Tirtomoyo, Sabtu (30/10/2021).</p>



<p>Diketahui, sebelumnya bahwa beberapa hari yang lalu atau tepatnya Selasa (26/10/2021), telah ditemukan bayi yang sudah tidak bernyawa tanpa diketahui ibunya mengambang dalam air di Sungai Sumber Gentong, Dusun Gentong, Desa Tirtomoyo. Sedangkan kali ini, bayi yang ditemukan dalam kondisi masih hidup.</p>



<p>Bidan Desa Tirtomoyo, Malicha yang temui dirumahnya, Dusun Gentong, Desa Tirtomoyo, mengatakan bahwa dirinya langsung merapat ke lokasi kala mendapatkan kabar ditemukan bayi di sebuah ladang. &#8220;Saat itu saya masih mengikuti kegiatan vaksinasi di Kantor Desa Tirtomoyo, secara tiba-tiba saya diberi kabar jika telah ditemukan seorang bayi. Bayi tersebut sudah berada di tempat praktik saya (rumah saya), seketika saya bergegas pulang,&#8221; ujar Malicha.</p>



<p>Baca Juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Malicha memaparkan, bahwa dari informasi yang ia peroleh bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar masih menempel. &#8220;Kemudian, saya hanya memberikan pertolongan pertama, bayi tersebut dalam keadaan fisik normal yang berat badannya 2,8 kilogram serta tinggi badan 46 centimeter. Walaupun tali pusar masih menempel akan tetapi ari-arinya sudah tidak ada,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, bayi yang ditemukan oleh seorang supir pickup yang melintas di sekitar lokasi itu berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan masih berusia satu jam ketika ditemukan. &#8220;Tadi bayi itu ya kotor semua, karena tanpa alas sama sekali. Masih terdapat kerikil-kerikil di sekitar bayi tersebut. Saat ini bayi sudah dapat tangani oleh Puskesmas Pakis untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,&#8221; ujarnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayi Prematur Dibuang di Kamar Mandi Masjid Singopadu</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-prematur-dibuang-di-kamar-mandi-masjid-singopadu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2018 12:21:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Prematur]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tulangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46882-bayi-prematur-dibuang-di-kamar-mandi-masjid-singopadu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Warga Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo digegerkan penemuan bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang orang tuanya. Bayi malang ini ditemukan warga dan para jamaah salat Ashar di dalam kamar mandi Masjid Baiturrohmat desa itu. Selain itu, bayi itu sebelum meninggal diduga sempat dimasukkan ke dalam kamar mandi masjid itu. Akibatnya, bayi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Warga Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo digegerkan penemuan bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang orang tuanya. Bayi malang ini ditemukan warga dan para jamaah salat Ashar di dalam kamar mandi Masjid Baiturrohmat desa itu.</p>
<p>Selain itu, bayi itu sebelum meninggal diduga sempat dimasukkan ke dalam kamar mandi masjid itu. Akibatnya, bayi yang baru dilahirkan itu tidak sempat menangis karena dimasukkan ke dalam air itu.</p>
<p><div id="attachment_46883" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-46883" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0108-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="POLICE LINE - Kamar Mandi Masjid Baiturrohmat Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dipolice line usai adanya penemuan bayi laki-laki yang diduga dibuang orangtuanya, Rabu (11/07/2018) petang" width="650" height="333" class="size-full wp-image-46883" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0108-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-46883" class="wp-caption-text"><em><strong>POLICE LINE &#8211; Kamar Mandi Masjid Baiturrohmat Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dipolice line usai adanya penemuan bayi laki-laki yang diduga dibuang orangtuanya, Rabu (11/07/2018) petang</strong></em></p></div></p>
<p>&#8220;Dugaannya bayi itu sebelum ditemukab saksi dimasukkan ke dalam bak kamar mandi dulu,&#8221; kata Senari warga yang nenyaksikan proses evakuasi, Rabu (11/7/2018).</p>
<p>Saksi lainnya, Halimah menguraikan, yang pertama kali melihat jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki dan masih menempel ari-ari di pusar itu Rokhim. Dia adalah jamaah masjid setempat. Bayi itu ditemukan sesudah salat ashar.</p>
<p>&#8220;Saat jamaah salat Ashar, memang ada jamaah yang sempat ke kamar mandi. Tapi warga tak mendengar apa pun. Kemudian setelah salat Ashar, bayi itu ditemukan jamaah yang ke kamar mandi itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lebih jauh Halimah, menambah temuan bayi ini lansung dilaporkan ke takmir masjid dan diteruskan ke Polsek Tulangan. </p>
<p>&#8220;Kalau dilihat fisiknya, usia bayi itu prematur. Kami menduga bayi itu baru berusia sekitar antara 6 sampai 7 bulan dalam kandungan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Saat ini, temuan bayi yang sempat mengundang perhatian warga sekitar itu dievakuasi. Petugas Polsek Tulangan yang datang ke lokasi langsung memberikan garis police line. Warga yang tidak berkepentingan dikarang masuk ke area kamar kecil masjid. Kemudian bayi dibawah ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Tulangan, AKP Nadzir Syah Basri menegaskan petugas masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi itu. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46882</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
