<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Baznas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/baznas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Mar 2026 17:34:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Baznas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</title>
		<link>https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh</link>
					<comments>https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan,]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[umaroh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231035</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Doa Bersama Ulama dan Umaroh, di Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (15/03/2026) tadi. Sebanyak 150 undangan, hadiri kegiatan yang bertemakan &#8216;Merajut Ukhuwah untuk Menggapai Berkah&#8217;.&#160; Tampak hadir Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, para tokoh agama, tokoh masyarakat, staf ahli dan asisten, kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Doa Bersama Ulama dan Umaroh, di Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (15/03/2026) tadi. Sebanyak 150 undangan, hadiri kegiatan yang bertemakan &#8216;Merajut Ukhuwah untuk Menggapai Berkah&#8217;.&nbsp;</p>



<p>Tampak hadir Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, para tokoh agama, tokoh masyarakat, staf ahli dan asisten, kepala perangkat daerah, para camat dan lurah, perwakilan Forkopimda serta sejumlah undangan lainnya.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyampaikan rasa syukur karena momen kebersamaan antara ulama dan umaroh dapat kembali terjalin, terlebih di hari ke-25 Ramadan 1447 Hijriah. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Probolinggo yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan penguatan ukhuwah.</p>



<p>Menurutnya, kepemimpinan dalam pemerintahan membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk para ulama dan tokoh masyarakat. Dirinya mengibaratkan proses pengambilan keputusan dalam pemerintahan seperti seorang dokter yang harus memahami terlebih dahulu permasalahan pasien sebelum memberikan obat.</p>



<p>“Sebagai wali kota, saya memegang prinsip inklusif, terbuka bagi semua pihak. Para ulama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi masyarakat hingga media memiliki ruang untuk menyampaikan masukan demi kemajuan Kota Probolinggo,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dokter Amin juga menyampaikan bahwa selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya, berbagai capaian pembangunan telah diraih oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Diantaranya, penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,65 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur, serta diraihnya sekitar 25 penghargaan di berbagai bidang.</p>



<p>Selain itu, Dokter Amin juga menyoroti sejumlah program pembangunan yang tengah berjalan, mulai dari peningkatan infrastruktur kota, pengembangan sektor kesehatan dan pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.</p>



<p>“Salah satu fokus kami adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui program beasiswa yang sedang kami siapkan senilai Rp 1 miliar, kami ingin memastikan generasi muda Kota Probolinggo mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari keimanan. Menurutnya, dukungan para ulama sangat dibutuhkan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan kota.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Baznas juga menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Probolinggo. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka meringankan beban masyarakat kurang mampu selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.</p>



<p>Adapun bantuan yang disalurkan meliputi santunan untuk 549 anak yatim, bantuan bagi 463 abang becak dan kaum duafa, bantuan 500 mushaf Al-Qur’an, takriman bagi 122 hafidz Al-Qur’an, tali asih untuk 150 kiai dan nyai, bantuan konsumsi syiar dakwah bagi 2.729 penerima bersama Dinas Sosial, serta bantuan bagi 310 marbot masjid.</p>



<p>Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo, KH Sulthon, dengan harapan Kota Probolinggo senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian serta kemajuan pembangunan bagi seluruh masyarakatnya. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim</link>
					<comments>https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (25/02/2026) tadi. Pelaksanaan ini, tentunya menjadi semangat berbagi dan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadan. Perlu diketahui, bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Baznas Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (25/02/2026) tadi. Pelaksanaan ini, tentunya menjadi semangat berbagi dan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadan.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Baznas Kabupaten Lumajang dan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur, sebagai bagian dari penguatan program perlindungan sosial berbasis zakat, infak dan sedekah.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam momen itu menyerahkan santunan secara simbolis. Pelaksanaan ini, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kelompok rentan, khususnya anak yatim, mendapatkan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Lumajang yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu menangani persoalan sosial masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami menyampaikan terima kasih atas peran aktif Baznas yang terus menghadirkan program nyata bagi masyarakat. Santunan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat mampu memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Diuraikannya, Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan memperkuat nilai kebersamaan. Bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak penerima manfaat.</p>



<p>“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan rasa peduli, kasih sayang, dan harapan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tambah Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bunda Indah menegaskan, bahwa optimalisasi pengelolaan zakat menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kesejahteraan sosial di daerah. Potensi zakat di Lumajang dinilai besar dan perlu dikelola secara profesional, agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.</p>



<p>Dirinya juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara, pelaku usaha dan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Dana yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima sesuai ketentuan. Dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai pihak, menunjukkan bahwa upaya membantu kelompok rentan membutuhkan sinergi dan partisipasi bersama.</p>



<p>Hal yang tidak kalah pentingnya, Bunda Indah juga berpesan kepada anak-anak agar tetap semangat belajar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita. “Kalian adalah generasi masa depan Lumajang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Pemerintah daerah dan masyarakat akan selalu berupaya hadir memberikan dukungan,” paparnya.</p>



<p>Program santunan anak yatim ini, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat melalui penguatan jejaring kepedulian dan pemberdayaan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Baznas, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Lumajang semakin optimal. Sehingga, mampu memberikan dampak nyata bagi pengurangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>



<p>Momentum Ramadan ini, pun dimaknai sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan nilai kemanusiaan, gotong royong dan kepedulian sosial. Kegiatan ini, diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh pihak, memperkuat ukhuwah serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Lumajang yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lantik Ketua Baznas Banyuwangi, Bupati Ipuk Ingatkan Kolaborasi, Inovasi dan Manfaatkan Digitalisasi</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-ketua-baznas-banyuwangi-bupati-ipuk-ingatkan-kolaborasi-inovasi-dan-manfaatkan-digitalisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230193</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik Dwi Yanto, sebagai Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026-2031, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (12/02/2026) tadi. Pelantikan ini, disaksikan Ketua Baznas periode 2020-2026, Lukman Hakim. &#8220;Saya berharap, pimpinan baru Baznas bisa melanjutkan program-program baik yang sudah ditorehkan kepengurusan sebelumnya. Ke depan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik Dwi Yanto, sebagai Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026-2031, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (12/02/2026) tadi. Pelantikan ini, disaksikan Ketua Baznas periode 2020-2026, Lukman Hakim.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, pimpinan baru Baznas bisa melanjutkan program-program baik yang sudah ditorehkan kepengurusan sebelumnya. Ke depan, kinerja dan prestasi Baznas harus ditingkatkan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, Baznas merupakan mitra strategis pemerintah. Selama ini, Baznas telah mendukung program-program pembangunan Pemkab Banyuwangi, khususnya masalah penanganan kemiskinan.</p>



<p>&#8220;Angka kemiskinan di Banyuwangi yang terus turun berkat kerja keroyokan semua pihak, termasuk Baznas. Sinergi baik ini harus terus kita pertahankan dan kita lanjutkan,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga meminta, agar Baznas semakin profesional dan mampu menggandeng mitra-mitra strategis di Banyuwangi. Sehingga, bantuan-bantuan yang diberikan semakin banyak dan semakin tepat sasaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, lanjut Bupati Ipuk, dirinya juga meminta agar Baznas terus berinovasi dan memanfaatkan digitalisasi. Dengan begitu jika ada muzakki (wajib zakat) ingin menitipkan zakatnya, mereka tidak perlu harus datang ke Kantor Baznas, melainkan melalui platform yang bisa mereka akses.</p>



<p>&#8220;Dengan tandang bareng (bersama-sama), kami optimis semakin banyak warga membutuhkan di Banyuwangi yang berdaya. Mulai Lansia miskin, keluarga prasejahtera dan pelaku usaha kecil,&#8221; harap Bupati Ipuk.</p>



<p>Ketua Baznas Banyuwangi yang baru dilantik, Dwi Yanto, menyatakan siap menjalankan tugas-tugasnya berkolaborasi dengan Pemkab untuk kemaslahatan umat. &#8220;Kami siap bermitra dengan Pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik (penerima zakat),&#8221; kata Dwi.</p>



<p>Dwi menambahkan, Baznas juga siap bersinergi dalam program pengentasan kemiskinan Pemkab Banyuwangi, hingga peningkatan ekonomi pelaku UMKM. Seperti pelaksanaan bedah rumah, bantuan pendidikan untuk siswa kurang mampu, hingga program ekonomi kerakyatan.</p>



<p>&#8220;Program-program yang sudah berjalan sebelumnya kita evaluasi, kita perbaiki lagi. Termasuk pesan Ibu Bupati terkait pelayanan berbasis digital. Semoga ke depan Baznas mampu menghadirkan layanan zakat yang lebih cepat, mudah dan amanah,&#8221; tuturnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baznas Pasuruan Bagikan Dua Motor untuk Da&#8217;i Kecamatan Tosari</title>
		<link>https://memontum.com/baznas-pasuruan-bagikan-dua-motor-untuk-dai-kecamatan-tosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[da’i]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[tosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229600</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasuruan memfasilitasi dua orang da&#8217;i di daerah terpencil dengan bantuan kendaraan. Bantuan kendaraan yang diberikan, yaitu berupa dua unit sepeda motor yang diberikan kepada Ustadz Abdillah dan Ustadz Sahal, yang bertugas di wilayah Kecamatan Tosari. Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor, mengatakan jika pemberian kendaraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasuruan memfasilitasi dua orang da&#8217;i di daerah terpencil dengan bantuan kendaraan. Bantuan kendaraan yang diberikan, yaitu berupa dua unit sepeda motor yang diberikan kepada Ustadz Abdillah dan Ustadz Sahal, yang bertugas di wilayah Kecamatan Tosari.</p>



<p>Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor, mengatakan jika pemberian kendaraan tersebut merupakan bantuan hibah dari Pemkab Pasuruan, yang telah diajukan oleh Baznas di tahun lalu. Meskipun unit motor yang diberikan bekas, namun kondisi kendaraan tersebut masih sangat layak untuk digunakan di medan berat seperti wilayah pegunungan di Tosari.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, kendaraannya sudah kami serahkan minggu lalu dan langsung digunakan oleh dua ustadz yang menerima, yakni Ustadz Abdillah dan Ustadz Sahal,&#8221; kata Gus Nasih-sapaan akrabnya, Selasa (20/01/2026) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Gus Nasih, kedua orang da&#8217;i tersebut memang binaan Baznas Kabupaten Pasuruan, yang ditugaskan untuk memberikan pendampingan keagamaan ke wilayah terpencil. Untuk ustadz menjadi da&#8217;i di Kampung Sempol, Desa Sedaeng, yang menjadi kampung binaan Baznas Kabupaten Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sedangkan Ustadz Sahal, melaksanakan pendampingan keagamaan para muallaf dari warga sekitar Tosari.</p>



<p>&#8220;Untuk sementara, kami bisanya mengirimkan dua orang da&#8217;i ke daerah dengan minoritas dengan fokus tugas yang berbeda dan semuanya berjalan lancar,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dengan diserahkannya kendaraan tersebut, Gus Nasih berharap agar tugas para da&#8217;i semakin maksimal dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan sentuhan agama dengan baik. &#8220;Harapannya, bisa memaksimalkan dalam membina keagamaan di daerah minoritas dalam bimbingan keagamaan dan yang butuh sentuhan da&#8217;i,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Ustadz Sahal mengaku sudah tujuh bulan lebih bertugas di Tosari, mendampingi para muallaf agar lebih tahu tentang Islam yang sebenarnya. Perihal bantuan motor, dirinya mengaku berterima kasih lantaran benar-benar dibutuhkan untuk mobilitas dari dusun satu ke dusun lainnya.</p>



<p>&#8220;Kami mendatangi rumah para muallaf yang mau kami bimbing untuk belajar salat, wudhu, aqidah dan lainnya. Waktunya kami terserah warga, kami siap membimbing di jam berapapun dan untuk kendaraannya memang sangat dibutuhkan untuk aktifitas kami,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229600</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bimtek Penyusunan RKAT 2026, Baznas Jatim Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/bimtek-penyusunan-rkat-2026-baznas-jatim-fokus-pengentasan-kemiskinan-dan-pemberdayaan-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengentasan]]></category>
		<category><![CDATA[penyusunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227223</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026, di Kota Malang, Rabu (29/10/2025) tadi. Kegiatan tersebut, diikuti oleh seluruh perwakilan Baznas se-Jawa Timur, sebagai ajang konsolidasi program dan penyelarasan arah kebijakan zakat tahun depan. Plt Asisten I Setda Provinsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026, di Kota Malang, Rabu (29/10/2025) tadi. Kegiatan tersebut, diikuti oleh seluruh perwakilan Baznas se-Jawa Timur, sebagai ajang konsolidasi program dan penyelarasan arah kebijakan zakat tahun depan.</p>



<p>Plt Asisten I Setda Provinsi Jawa Timur, sekaligus Kepala Biro Kesra Jawa Timur, Imam Hidayat, menyampaikan bahwa Baznas memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terlebih, salah satu tugas Baznas memang menghimpun dan menyalurkan zakat.</p>



<p>&#8220;Harapan kami, sasarannya bisa semakin tepat dan program-program ke depan punya unggulan yang bisa diandalkan, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,&#8221; ujar Imam.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa kegiatan Bimtek tersebut juga menjadi momentum bagi Baznas se-Jatim untuk saling berbagi ide, informasi dan pengalaman guna memperkuat sinergi antar daerah. Ditegaskan, bahwa Pemprov Jatim siap memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis Baznas.</p>



<p>“Yang penting, Baznas di kabupaten atau kota bisa berseiring dengan pemerintah daerah masing-masing dan stakeholder terkait, agar programnya benar-benar bisa diwujudkan. Program yang baik itu harus dijalankan bersama, dengan kerja sama yang kuat,” tambahnya.</p>



<p>Imam juga menyoroti pentingnya kepercayaan (trust) masyarakat terhadap lembaga amil zakat. Menurutnya, semakin transparan dan terukur kinerja Baznas, maka semakin besar pula potensi masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui lembaga resmi ini. “Program dan kinerja yang bagus akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan begitu, penghimpunan dana zakat juga semakin besar,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Imam juga menyinggung salah satu program Baznas, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Selain itu, juga program pemberdayaan ekonomi mikro, termasuk memberikan modal usaha kecil dan pelatihan bagi pelaku UMKM, guna membantu masyarakat terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol) dan rentenir.</p>



<p>&#8220;Memutus kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan modal. Tapi harus dimulai dari pendidikan. Kalau satu keluarga miskin bisa punya sarjana, maka peluang keluar dari kemiskinan semakin besar. Selain itu juga banyak masyarakat kecil butuh modal hanya Rp 500 ribu, tapi tidak punya akses ke lembaga keuangan, akhirnya ke pinjol. Nah, di sini Baznas bisa turun membantu,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua III Baznas Jatim, Muhammad Zakki, menjelaskan bahwa saat ini Baznas tengah memperkuat program tematik yang berfokus pada peningkatan keberdayaan dan kepercayaan. Pihaknya mendorong adanya keseragaman program tematik yang bisa mengangkat mustahik (penerima zakat) menjadi berdaya.</p>



<p>&#8220;Ada value dan enlightenment (pencerahan,red) yang membuat mereka tercerahkan. Dua hal itu kita padukan sehingga jadi program yang membangun kepercayaan,” jelas Zakki.</p>



<p>Zakki menambahkan, saat ini masyarakat semakin mengenal dan percaya pada Baznas sebagai lembaga resmi pemerintah non-struktural yang profesional dan transparan.</p>



<p>“Sekarang orang sudah paham Baznas itu apa. Tidak seperti dulu, yang masih disalahartikan. Ini kemajuan luar biasa,” ucapnya.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menyebut bahwa penyaluran zakat terbesar di Jawa Timur berasal dari program pemberdayaan usaha kecil dan menengah, seperti peternakan kambing koloni, yang terbukti mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat miskin secara berkelanjutan. “Dampaknya luar biasa. Ketika kambing beranak, hasilnya kembali ke mustahik lain. Jadi ada efek berantai yang menggerakkan ekonomi,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Baznas Jatim mencatat penghimpunan dana zakat, infak dan sedekah tahun ini mencapai sekitar Rp 45 miliar dan menargetkan Rp 60 miliar pada tahun depan. “Potensi penggalian dana masih besar, sekitar 60 persen belum tergarap optimal. Karena itu, kami bersama Pemprov terus berupaya memotivasi daerah agar semangat menghimpun dan menyalurkan zakat dengan transparan dan tepat sasaran,” imbuh Zakki. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227223</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Raih Penghargaan dalam Baznas Award 2025</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-raih-penghargaan-dalam-baznas-award-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut, diterima Bupati Sanusi dalam pelaksanaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Award di Hotel Grand Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/08/2025) tadi. Penghargaan itu, diserahkan secara langsung Ketua Baznas Republik Indonesia, KH Noor Achmad. Sedangkan penghargaan sendiri, diperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut, diterima Bupati Sanusi dalam pelaksanaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Award di Hotel Grand Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/08/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan itu, diserahkan secara langsung Ketua Baznas Republik Indonesia, KH Noor Achmad. Sedangkan penghargaan sendiri, diperoleh Bupati Malang untuk kali kedua. Di tahun sebelumnya atau 2024, Bupati Sanusi juga meraih penghargaan kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik.</p>



<p>“Alhamdulillah, penghargaan yang diberikan Baznas Republik Indonesia ini merupakan penghargaan bagi kita semua, terutama untuk seluruh masyarakat Kabupaten Malang. Capaian ini dari sebuah komitmen kita semua untuk berzakat. Tentu, kita juga telah bekerjasama dalam berbuat kebaikan. Karena zakat ini, digunakan untuk kemaslahatan umat dan digunakan untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan,” kata Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penghargaan tersebut, tambahnya, semakin memotivasi dalam mendukung kinerja Baznas Kabupaten Malang, sebagai lembaga pengelola zakat yang terpercaya untuk membangun keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Yakni, melalui penghimpunan dan pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) secara transparan dan akuntabel.</p>



<p>&#8221;Harapannya, dari capaian penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkomitmen dan istiqomah dalam menjalankan perintah Allah SWT, yaitu membayar zakat, berbuat baik dan terus membantu fakir dan miskin untuk merubah kehidupannya menjadi lebih baik dan sejahtera. Semoga ke depannya kita bisa semakin banyak berzakat sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat kita bantu bersama melalui Baznas Kabupaten Malang,” tambah Bupati Malang.</p>



<p>Ketua Baznas Kabupaten Malang, KH Khoirul Hafidz Fanani, mengatakan bahwa pada momen ini Baznas Kabupaten Malang juga meraih penghargaan kategori Baznas Kabupaten dengan Koordinasi Kelembagaan Terbaik. Setiap tahunnya, peroleh zakat dan infaq cukup besar, berkisaran Rp 10 miliar. Sedangkan pada tahun 2025 sampai pada Agustus, sudah mencapai Rp 6 miliar.</p>



<p>“Ini adalah zakat dan infaq para ASN Pemerintah Kabupaten Malang. Dimana Bapak Bupati Malang yang menggerakkan para ASN untuk membayar zakat dan berinfaq melalui Baznas Kabupaten Malang,” imbuhnya. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225499</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baznas Jatim dan Banyuwangi Salurkan Santunan Uang Tunai dan Perlengkapan Sekolah untuk 1 Ribu Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/baznas-jatim-dan-banyuwangi-salurkan-santunan-uang-tunai-dan-perlengkapan-sekolah-untuk-1-ribu-anak-yatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[perlengkapan]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220496</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Lembaga Baznas Jawa Timur dan Banyuwangi, menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim, di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (21/03/2025) tadi. Adapun sejumlah bantuan yang diberikan, diantaranya santunan berupa uang tunai dan perlengkapan sekolah. Sementara dalam pelaksanaan itu, dihadiri langsung Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Wakil Kepala (Waka) 2 Baznas Jatim, KH Ahsanul Haq, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Lembaga Baznas Jawa Timur dan Banyuwangi, menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim, di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (21/03/2025) tadi.</p>



<p>Adapun sejumlah bantuan yang diberikan, diantaranya santunan berupa uang tunai dan perlengkapan sekolah. Sementara dalam pelaksanaan itu, dihadiri langsung Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Wakil Kepala (Waka) 2 Baznas Jatim, KH Ahsanul Haq, Ketua Baznas Banyuwangi, Lukman Hakim dan Forpimda Banyuwangi.</p>



<p>Wabup Mujiono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa, atas perhatian yang diberikan Baznas Provinsi. &#8220;Kami atas nama Pemkab Banyuwangi, sangat mengapresiasi dan terima kasih kepada Baznas yang menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim di Banyuwangi. Santunan anak yatim sendiri, itu telah &#8216;ditradisikan&#8217; Bupati Ipuk sebagai pembuka acara di Pemkab. Ini tentunya sebagai syiar agar kita semua lebih perhatian ke mereka,&#8221; katanya.</p>



<p>Wabup Mujiono berharap, melalui kegiatan ini agar bukan hanya agenda tahunan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk memberi perhatian pada masa depan anak anak yatim yang lebih baik. &#8220;Saya mengajak kita tidak hanya memberi santunan materi, tetapi juga dukungan ke pendidikan mereka agar bisa meraih masa depan yang lebih baik. Karenanya, untuk anak-anak semua kalian adalah anak hebat dan jangan pernah menyerah. Jadikan semua tantangan hidup untuk menjadi motivasi agar lebih kuat, lebih baik dan lebih sukses di masa depan,&#8221; ujar Wabup Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama ini, lanjut Wabup Banyuwangi, sinergi antara Pemkab Banyuwangi dan Baznas sudah terjalin dengan baik di semua sektor. Baik pendidikan, kesehatan dan sosial.</p>



<p>&#8220;Baznas telah menjadi mitra penting Pemkab Banyuwangi, terutama dalam masalah penanganan kemiskinan dan masalah sosial. Baznas telah menjadi pendukung program-program kemiskinan pemkab,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Waka 2 Baznas Jatim, KH Ahsanul Haq, mengatakan bahwa program santunan pada 1 ribu anak yatim merupakan program tahunan Baznas Jawa Timur bersama dengan Baznas dari daerah. Dirinya pun menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Banyuwangi dan Baznas Banyuwangi, atas sinergi yang berjalan dengan hingga hingga terlaksananya program ini.</p>



<p>Pada kesempatan itu, KH Ahsanul juga memberikan tausiah dengan tema menyambut Malam Lailatul Qadar. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayar Zakat Mal, Mas Dhito bersama Mbak Cicha Datangi Kantor Baznas Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/bayar-zakat-mal-mas-dhito-bersama-mbak-cicha-datangi-kantor-baznas-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Ketua TP PKK Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mendatangi Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri, Kamis (20/03/2025) tadi. Kedatangan bupati yang akrab disapa Mas Dhito, itu tidak lain untuk menunaikan pembayaran zakat mal. Keterangan ini, disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Kediri, Iffatul Lathoif. &#8220;Selama ini beliau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Ketua TP PKK Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mendatangi Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri, Kamis (20/03/2025) tadi. Kedatangan bupati yang akrab disapa Mas Dhito, itu tidak lain untuk menunaikan pembayaran zakat mal.</p>



<p>Keterangan ini, disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Kediri, Iffatul Lathoif. &#8220;Selama ini beliau (Mas Dhito-sapaan dan keluarga, red) selalu membayarkan zakat malnya ke Baznas sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan Baznas Kabupaten Kediri,&#8221; kata Gus Toif-sapaan akrabnya.</p>



<p>Sebagai badan resmi yang dibentuk pemerintah untuk mengumpulkan dan penyalur zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS), disampaikan Gus Toif, bahwa Baznas Kabupaten Kediri berupaya menjaga amanah yang diberikan secara baik sesuai syariat. &#8220;Tentu harapan kami, masyarakat Kabupaten Kediri bisa menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kabupaten Kediri,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pengumpulan ZIS melalui Baznas Kabupaten Kediri pasca dibentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terus mengalami kenaikan. Bahkan, pada tahun 2024 dari target sebesar Rp 4,5 miliar, Baznas Kabupaten Kediri mampu mengumpulkan Rp 7,4 miliar yang disalurkan melalui berbagai program.</p>



<p>Dalam pertemuan dengan komisioner Baznas Kabupaten Kediri di awal 2025 lalu, Mas Dhito mengapresiasi atas capaian zakat di Baznas pada tahun 2024. Termasuk pula, pelaporan pengelolaan anggaran dan program-program yang dijalankan.</p>



<p>&#8220;Goalnya tidak hanya ASN Pemkab, namun masyarakat merasa aman menaruh ZIS -nya di Baznas,” paparnya.</p>



<p>Mas Dhito pun mendorong program yang dijalankan Baznas Kabupaten Kediri, agar dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah supaya tidak terjadi tumpang tindih program. Terlebih, masyarakat miskin dapat merasakan dampak dari sinergitas program. Apalagi, program prioritas Kediri yakni mengatasi persoalan seperti kemiskinan, kesehatan, hingga pendidikan. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Hadiri Penyaluran Santunan di Gebyar Lalilatul Qodar Baznas Kota Malang 2025</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-hadiri-penyaluran-santunan-di-gebyar-lalilatul-qodar-baznas-kota-malang-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[lalilatul]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyaluran]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, menghadiri acara Gebyar Lalilatul Qodar Baznas Kota Malang 2025, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Minggu (16/03/2025) tadi. Acara tersebut digelar, dalam rangka menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dan duafa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, menghadiri acara Gebyar Lalilatul Qodar Baznas Kota Malang 2025, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Minggu (16/03/2025) tadi. Acara tersebut digelar, dalam rangka menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dan duafa.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Wali Kota Wahyu mengapresiasi kegiatan peduli dengan memberikan santunan terhadap anak yatim dan duafa. Termasuk, peran Baznas Kota Malang, yang selama ini sudah sangat baik.</p>



<p>&#8220;Baznas Kota Malang sejauh ini sudah sangat baik. Dan ini menjadi salah satu lembaga terdepan dalam membantu Pemerintah Kota Malang, seperti tanggap ketika ada bencana dan kegiatan sosial lainnya. Salah satunya, seperti Safari Ramadan yang telah dilakukan dari masjid ke masjid,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Wahyu juga menegaskan akan terus meningkatkan sinergi dengan memperbanyak bantuan yang disalurkan ke Baznas melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ). &#8220;Semakin besar jumlah yang terkumpul, maka akan semakin banyak masyarakat yang terdampak dari pelaksanaan ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Baznas Kota Malang, H Kasuwi Saiban, menyampaikan bahwa acara seperti ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Dan di bulan ini, sebanyak Rp 350 juta tersalurkan untuk memberikan santunan kepada yang membutuhkan.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang sudah mendukung program santunan ini. Sehingga, pelaksanaan bisa lancar dalam menebar kebaikan antar sesama,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kemudian, Kasuwi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas santunan. Namun, juga ada program ngaji zakat yang itu dilaksanakan dari masjid ke masjid.</p>



<p>&#8220;Dan juga dari lembaga ke lembaga, untuk kami berikan edukasi tentang kewajiban zakat hingga ketentuan-ketentuannya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Baznas Kota Malang mendapatkan sertifikat ISO 9001: 2015 atau merupakan sertifikat standar internasional yang mengatur sistem manajemen mutu (SMM) organisasi. Standar ini, diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO). <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220300</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
