<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bediding &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bediding/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jul 2025 15:12:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bediding &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Fenomena Bediding Landa Kota Malang, BMKG Sebut Suhu Dingin Masih dalam Batas Normal</title>
		<link>https://memontum.com/fenomena-bediding-landa-kota-malang-bmkg-sebut-suhu-dingin-masih-dalam-batas-normal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bediding]]></category>
		<category><![CDATA[dingin,]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[normal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beberapa hari terakhir ini suhu udara di Kota Malang lebih dingin dari biasanya. Fenomena itu, dikenal dengan istilah bediding, yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), merupakan hal yang wajar terjadi setiap tahun pada periode musim kemarau. Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi (Stalkim) Jawa Timur, Linda Fitrotul Muzayanah, menyampaikan bahwa suhu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beberapa hari terakhir ini suhu udara di Kota Malang lebih dingin dari biasanya. Fenomena itu, dikenal dengan istilah bediding, yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), merupakan hal yang wajar terjadi setiap tahun pada periode musim kemarau.</p>



<p>Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi (Stalkim) Jawa Timur, Linda Fitrotul Muzayanah, menyampaikan bahwa suhu dingin ini disebabkan oleh dominasi angin timuran yang bersifat kering dan dingin. Kemudian, ditambah dengan kondisi langit cerah pada malam hari.</p>



<p>&#8220;Langit cerah mempercepat pelepasan panas dari permukaan bumi ke atmosfer saat malam. Inilah yang menyebabkan suhu terasa lebih dingin atau istilahnya mbediding,&#8221; kata Linda, Sabtu (12/07/2025) tadi.</p>



<p>Kondisi ini, menurutnya, merupakan fenomena musiman yang umum terjadi pada bulan Juli hingga September. Terutama di wilayah yang pola hujannya bersifat monsunal seperti Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Jadi ini bukan hal ekstrem. Suhunya masih normal, bahkan pernah lebih dingin dari ini di tahun-tahun sebelumnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk saat ini, suhu terendah di wilayah Kota Malang masih belum mencatatkan rekor tertinggi. Linda memperkirakan suhu di bulan Agustus berpotensi turun hingga 14-15 derajat Celsius, terutama di dataran tinggi. Namun fenomena ini tidak terjadi merata di seluruh wilayah Indonesia.</p>



<p>&#8220;Tergantung topografi dan letak geografisnya. Daerah dengan pola hujan monsunal seperti Jatim lebih cenderung mengalaminya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain faktor angin dan langit cerah, hujan lokal yang masih terjadi di beberapa wilayah juga turut memperkuat rasa dingin. “Hujan membawa massa udara dingin dari awan ke permukaan dan menghalangi pemanasan dari sinar matahari,” ucapnya.</p>



<p>Diakhir, Linda juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mewaspadai dampaknya terhadap sektor pertanian dan peternakan. Selain itu, juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi tidak valid atau hoaks terkait cuaca ekstrem.</p>



<p>“Jaga daya tahan tubuh dengan cukup minum air putih dan vitamin. Waspadai juga embun es di dataran tinggi yang bisa berdampak pada tanaman. Sektor peternakan, khususnya unggas, juga rentan terhadap kematian akibat suhu dingin,” imbuh Linda. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angin Kencang di Kepanjen Karena Bediding</title>
		<link>https://memontum.com/angin-kencang-di-kepanjen-karena-bediding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 11:29:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Bediding]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Karangkates]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120193-angin-kencang-di-kepanjen-karena-bediding</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Angin kencang yang berlangsung khususnya Kabupaten Malang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangkates, Kabupaten Malang, merupakan proses perpindahan cuaca atau sering disebut Bediding, Selasa (28/7/2020). Selama kurang lebih 3 hari ini, di Jawa Timur khususnya Kabupaten Malang mengalami kondisi cuaca yang ekstrim karena perpindahan musim memasuki kemarau dan sering disebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Angin kencang yang berlangsung khususnya Kabupaten Malang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangkates, Kabupaten Malang, merupakan proses perpindahan cuaca atau sering disebut Bediding, Selasa (28/7/2020).</p>
<p>Selama kurang lebih 3 hari ini, di Jawa Timur khususnya Kabupaten Malang mengalami kondisi cuaca yang ekstrim karena perpindahan musim memasuki kemarau dan sering disebut Bediding.</p>
<p>Bediding sendiri adalah kondisi dimana pada malam hingga pagi hari terasa lebih dingin dari biasannya. Hal ini termasuk hal yang wajar dan normal terjadi pada saat musim kemarau.</p>
<p>Menurut Musripan selaku kepala stasiun Geofisika Malang, saat perpindahan cuaca ini biasanya akan berlangsung kurang lebih bakal berjalan selama 1 minggu.</p>
<p>&#8220;Cuaca nya saat ini sedang dingin karena beberapa faktor, suhu muka air laut, kemudian angin timuran dari Australia yang membawa angin kering sebagai patokan musim kemarau, tapi kalau siang cuaca sangat terik karena dilangit cuaca clear (tidak berawan),&#8221; tuturnya.</p>
<p>Untuk saat ini karena cuacanya sedang berada pada cuaca ekstrim, harapannya untuk masyarakat Jawa timur khususnya Kabupaten Malang agar lebih ekstra dalam menjaga kesehatan, apalagi saat ini bertepatan dengan pandemi covid-19.<strong>(mg2/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120193</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
