<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>beji, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/beji/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jul 2023 12:42:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>beji, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Buron Palsukan Kematian dan Kuasai Harta, Warga Beji Dibekuk Tim Intelejen Kejati Jatim dan Kejagung</title>
		<link>https://memontum.com/buron-palsukan-kematian-dan-kuasai-harta-warga-beji-dibekuk-tim-intelejen-kejati-jatim-dan-kejagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 12:41:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[beji,]]></category>
		<category><![CDATA[buron]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[harta,]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[intelejen]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[kejati]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kuasai]]></category>
		<category><![CDATA[palsukan]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194310</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tim Intelejen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) bernama Guntur Utomo (50), warga Jalan Sarimun, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Guntur berhasil diciduk petugas, di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (26/07/2023) sekitar pukul 11.30. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Tim Intelejen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) bernama Guntur Utomo (50), warga Jalan Sarimun, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Guntur berhasil diciduk petugas, di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (26/07/2023) sekitar pukul 11.30.</p>



<p>Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Kota Batu, Mohammad Januar Ferdian, mengatakan Guntur Utomo, sering pindah tempat. Seperti halnya saat ditangkap, Guntur sudah pindah tempat tinggal di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon.</p>



<p>&#8220;Hari ini, Tim Intelejen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berhasil mengamankan tersangka buron atau DPO atas nama Guntur Utomo di tempat tinggal terakhirnya Desa Pandesari, Kecamatan Pujon tepatnya arah Paralayang,&#8221; terangnya, di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Batu, Rabu (26/07/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Buron ini, menurutnya, telah dinyatakan bersalah karena sejak tahun 2011 terbukti melakukan pidana dengan pemalsuan surat yang dibuatnya. &#8220;Jadi, yang dilakukan Guntur Utomo ini membuat surat palsu di Kantor Desa Beji untuk isbat nikah antara ibu kandungnya dengan almarhum Hardjo Hutomo. Yang dilakukan adalah membuat surat kematian palsu almarhum Hardjo Hutomo. Dengan tujuan, untuk menguasai rumah atas nama almarhum,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Padahal saat itu, paparnya, Hardjo Hutomo masih memiliki istri bernama Sutilah. &#8220;Dari sini, akhirnya Sutilah melaporkan ke pihak berwajib untuk merebut haknya yaitu rumah atas nama suaminya almarhum Hardjo Hutomo. Disomasi sebanyak tiga kali, Guntur Utomo tidak mau meninggalkan rumah itu dan mengakibatkan Sutilah menjadi rugi sebesar Rp 2 miliar,&#8221; urainya.</p>



<p>Dari hasil laporan, imbuh Januar, sudah beberapa kali pemanggilan terhadap Guntur Utomo tetap saja tidak dihiraukan. Dan, setelah diketahui sudah tidak tinggal di alamat sesuai KTP serta tidak diketahui keberadaannya maka ditetapkan sebagai DPO.</p>



<p>Hasil pelacakan, Guntur Utomo banyak pindah tempat tinggal. Di antaranya, dari Desa Beji pindah ke Desa Oro-oro Ombo. Lalu, dicari lagi ternyata tinggal Kelurahan Ngaglik hingga diketahui pindah lagi ke Desa Pandesari, Kecamatan Pujon. &#8220;Pada pukul 14.00 hari ini, terpidana Guntur Utomo langsung dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1A Lowokwaru Malang,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194310</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Tempe Desa Beji, Siapkan 2 Kuintal Kedelai untuk Diolah Jadi Sajian Makanan Inovasi Baru</title>
		<link>https://memontum.com/festival-tempe-desa-beji-siapkan-2-kuintal-kedelai-untuk-diolah-jadi-sajian-makanan-inovasi-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 10:39:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[beji,]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[diolah]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kedelai]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kuintal]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[sajian]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Festival Tempe yang digelar Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yang berlangsung 13 sampai 15 Juli 2023, dipastikan akan berlangsung meriah. Itu karena, panitia menyiapkan 2 kuintal kedelai untuk diolah menjadi tempe. Sedangkan, dari kreasi kedelai menjadi tempe, ini ternyata mewujudkan inovasi baru pembuatan mie yang berasal dari kulit kedelai. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Festival Tempe yang digelar Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yang berlangsung 13 sampai 15 Juli 2023, dipastikan akan berlangsung meriah. Itu karena, panitia menyiapkan 2 kuintal kedelai untuk diolah menjadi tempe. Sedangkan, dari kreasi kedelai menjadi tempe, ini ternyata mewujudkan inovasi baru pembuatan mie yang berasal dari kulit kedelai.</p>



<p>Kepala Desa Beji, Deny Cahyono, mengatakan Festival Tempe yang digelar tersebut sudah menjadi agenda tahunan. Dan, tahun 2023 ini merupakan tahun ke empat digelar acara itu.</p>



<p>&#8220;Tahun 2023 ini adalah tahun keempat digelarnya Festival Tempe. Dan, dalam kegiatan ini disiapkan 2 kuintal kedelai untuk diolah warga dari beberapa dusun dan tingkat rukun warga, secara bersamaan untuk dijadikan tempe. Dalam acara puncak nanti, tempe yang sudah jadi itu diolah lagi menjadi makanan,&#8221; terangnya di lokasi Festival Tempe di Desa Beji, Kamis (13/07/2023) tadi.</p>



<p>Sebenarnya, ujar Deny, olahan kedelai bukan hanya bisa dijadikan tempe semata. Warga pengrajin tempe, pun berhasil juga membuat olahan tempe menjadi makanan ringan. Seperti brownies, puding, sate, keripik.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bahkan, selain kedelainya yang bisa diolah, kulit kedelai juga bisa diolah menjadi mie yang selama ini dinamakan mie Sule. Mie ini pernah mendapatkan penghargaan inovasi teknologi pangan tahun 2022 lalu.</p>



<p>&#8220;Jadi, tujuan dari festival ini tentunya untuk mengenalkan lebih jauh, bagaicaranya pengolahan kedelai menjadi tempe. Lalu, bagaimana selanjutnya olahan tempe itu bisa diproses ke olahan lain. Dan, untuk kulit kedelainya juga bisa diolah menjadi mie. Tentunya, disinilah masyarakat luas juga bisa mengetahui bahwa Desa Beji adalah sentra produksi tempe di Kota Batu,&#8221; urainya.</p>



<p>Mengenai pengrajin tempe, jelas Deny, tercatat sejak Januari 2023 di Desa Beji sebanyak 263. Sedangkan, setiap harinya untuk kedelai yang dibutuhkan setiap harinya oleh para warga pengrajin tempe ini mencapai 7 ton.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, kami berharap dari tempe ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, melalui Festival Tempe ini tentunya secara langsung wisatawan dan masyarakat luar akan mengenal edukasi tempe dan bisa berkunjung disini,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193151</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
