<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bekasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bekasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 07:18:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bekasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Korban Meninggal Laka Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 14 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232029</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang dan 84 lainnya teridentifikasi luka-luka. Hal ini, disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Selasa (28/04/2026 tadi. Diuraikannya, bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tersebut bertambah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang dan 84 lainnya teridentifikasi luka-luka. Hal ini, disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Selasa (28/04/2026 tadi.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi 14 orang dan sudah dibawa ke RS Polri. &#8220;Korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, barang-barang milik penumpang yang menjadi korban dalam insiden itu, lanjutnya, juga telah diamankan oleh petugas. Selanjutnya, pendataan dan pengelolaan barang akan dilakukan secara terkoordinasi bersama kepolisian untuk mendukung proses identifikasi korban lebih lanjut.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, kejadian itu bermula dari insiden KRL yang menabrak Taksi Green SM, akibat terhenti di tengah perlintasan, Senin (28/04/2026). Dari kejadian itu, KRL di arah berlawanan berhenti dan menunggu proses evakuasi. Saat tengah berhenti itulah, melintas KA Argo Bromo di jalur sama dari arah belakang. Akibatnya, KA itupun menabrak bagian belakang gerbong KRL. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232029</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, 7 Orang Meninggal dan 81 Luka-Luka</title>
		<link>https://memontum.com/kecelakaan-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-7-orang-meninggal-dan-81-luka-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[luka-luka]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL), berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam musibah itu, tujuh penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dan 81 luka-luka. Informasi yang diperoleh, insiden itu berawal ketika angkutan kendaraan bewarna hijau berhenti dan tertemper KRL di perlintasan sebidang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL), berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam musibah itu, tujuh penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dan 81 luka-luka.</p>



<p>Informasi yang diperoleh, insiden itu berawal ketika angkutan kendaraan bewarna hijau berhenti dan tertemper KRL di perlintasan sebidang (JPL) dekat Bulak Kapal. Sementara dari arah berlawanan, juga berhenti KRL yang tengah menunggu proses evakuasi tabrakan tersebut. Saat tengah berhenti dan menunggu itulah, dari arah belakang melaju KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya, hingga menabrak bodi belakang KRL.</p>



<p>&#8220;Saat KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,&#8221; ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.</p>



<p>Insiden itu, kontan membuat sejumlah penumpang menjadi korban dan beberapa diantaranya terhimpit. Sementara kondisi gerbong, pun menjadi ringsek dan proses evakuasi terus dilakukan hingga Selasa (28/04/2026) pagi.</p>



<p>Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan update jumlah korban dalam musibah itu ada 7 orang meninggal dan 81 korban luka-luka. Yang masih terperangkap, teridentifikasi ada tiga orang.</p>



<p>&#8220;Proses evakuasi hingga sampai delapan jam, karena kita lakukan hati-hati sekali,&#8221; ujarnya, Selasa (28/04/2026) pagi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi menyebut sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. Bahkan, PT&nbsp; KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.</p>



<p>Ditambahkannya, korban luka tersebar di beberapa rumah sakit. Diantaranya mendapat perawatan di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.</p>



<p>&#8220;KAI menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia, ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan,&#8221; ujar Anne.</p>



<p>Selain itu, Anne juga menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama, karena adanya korban yang masih hidup dan membutuhkan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, hingga Tim KAI terus melakukan upaya pertolongan di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang,&#8221; urainya. Untuk sementara Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPK Tetapkan Bupati Bekasi dan Ayah Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek</title>
		<link>https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-bekasi-dan-ayah-jadi-tersangka-dugaan-suap-proyek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228908</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang (ADK) dan HM Kunang (HMK), ayahnya, menjadi tersangka suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Selain keduanya, KPK juga menetapkan penyuap dari pihak swasta, Sarjan (Srj). Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa penetapan tersangka Ade [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang (ADK) dan HM Kunang (HMK), ayahnya, menjadi tersangka suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Selain keduanya, KPK juga menetapkan penyuap dari pihak swasta, Sarjan (Srj).</p>



<p>Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa penetapan tersangka Ade Kuswara berawal ketika KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (18/12/2025) malam. &#8220;Dalam kegiatan tersebut, tim mengamankan 10, orang yang kemudian 8 diantaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; kata Asep, saat konfrensi pers di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2025) tadi.</p>



<p>Dari delapan orang, tambahnya, KPK menetapkan tiga orang menjadi tersangka. Diantaranya, Bupati Bekasi, ADK dan Kepala Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan, sekaligus ayah ADK, yakni HMK serta pihak swasta Srj.</p>



<p>Mereka bertiga bermain proyek dengan modus Ijon atau pemberian suap di muka, sebelum proyek berjalan. Dijelaskan oleh Asep Guntur Rahayu, bahwa tersangka Ade Kuswara sebagai kepala pemerintahan di Pemkab Bekasi sudah menjalin komunikasi dengan Sarjan setahun terakhir. &#8220;Hasil komunikasi tersebut, dalam rentang 1 tahun terakhir sejak Desember 2024 sampai dengan Desember 2025, ADK rutin meminta Ijon paket proyek kepada SRJ melalui perantara saudara HMK dan pihak lainnya,&#8221; jelas Asep.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, HM Kunang sebagai ayah Ade Kuswara Kunang, juga ikut dalam pemufakatan jahat tersebut. Dirinya menjadi kurir duit dan ikut minta bagian dalam praktik Ijon yang dilakukan anaknya bersama Sarjan.</p>



<p>KPK mencatat, aliran uang untuk praktik Ijon Ade Kuswara dengan Sarjan melalui HM Kunang mencapai Rp 9,5 miliar dan diserahkan bertahap sebanyak 4 kali. &#8220;Diketahui bahwa selain aliran dana tersebut, sepanjang tahun 2025, ADK juga diduga mendapatkan penerimaan lainnya, yang berasal dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp 4,7 miliar,&#8221; imbuh Asep.</p>



<p>KPK juga menyita barang bukti Rp 200 juta dari setoran keempat dari Sarjan kepada Ade Kuswara. Kini, Ade dan ayahnya bersama koleganya harus menginap di rutan KPK selama 20 hari untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;Atas perbuatannya, ADK bersama HMK selaku pihak penerima disangkakan Pasal 12 Huruf a atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP serta Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13, ini untuk pemberinya TPK juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPm Sementara, Srj selaku pihak pemberi disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Tindak Pidana Korupsi,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228908</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dugaan Suap Proyek, KPK OTT Bupati Bekasi</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-suap-proyek-kpk-ott-bupati-bekasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228881</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bekasi &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara bersama enam orang lainnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025) malam. Dalam penangkapan itu, KPK mengamankan sebanyak sekitar 10 orang dari berbagai lokasi. Namun dari jumlah tersebut, hanya tujuh orang yang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bekasi</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara bersama enam orang lainnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025) malam.</p>



<p>Dalam penangkapan itu, KPK mengamankan sebanyak sekitar 10 orang dari berbagai lokasi. Namun dari jumlah tersebut, hanya tujuh orang yang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.</p>



<p>Dalam OTT itu, petugas KPK juga menyita uang tunai dalam jumlah ratusan juta rupiah. Selain mengamankan uang tunai, KPK juga melakukan penyegelan di sejumlah lokasi strategis. Lokasi yang disegel, antara lain ruang kerja Bupati Bekasi di kompleks Pemkab Cikarang serta Kantor Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa dari 10 orang itu, sebanyak tujuh orang telah dibawa ke Gedung KPK. “Dari tujuh orang yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, satu diantaranya adalah penyelenggara negara, yaitu Bupati Bekasi dan enam diantaranya selaku pihak swasta. Masih (semua, red) dalam pemeriksaan intensif,&#8221; ujarnya, Jumat (19/12/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan bahwa OTT tersebut terkait dugaan suap proyek. &#8220;Ini masih terus didalami, diantaranya terkait dengan proyek-proyek di Bekasi. Iya (terkait suap),&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kasus ini masih dalam pendalaman akan diadakan konfrensi pers dalam waktu dekat. Sementara dari penangkapan ini, KPK informasinya juga menangkap ayah Ade Kuswara.</p>



<p>“Benar, jadi diantara tujuu orang yang diamankan, salah satunya ayah dari Bupati juga diamankan. Tim juga mengamankan dan menyita barang bukti dalam bentuk uang tunai dalam jumlah ratusan juta. Nanti detailnya kami akan sampaikan saat konferensi pers,” imbuhnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228881</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Villa di Kota Batu Tergerus Air Hujan dan Ambruk, Enam Penyewa Asal Bekasi Terluka</title>
		<link>https://memontum.com/villa-di-kota-batu-tergerus-air-hujan-dan-ambruk-enam-penyewa-asal-bekasi-terluka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[penyewa]]></category>
		<category><![CDATA[tergerus]]></category>
		<category><![CDATA[terluka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217985</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kota Batu. Akibat kejadian itu, bangunan Villa Manzara, di Jalan Klengkeng Gang 1, RT2 RW3, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, ambruk atau roboh. Kejadian yang mengejutkan warga desa itu, terjadi Senin (30/12/2024) sekitar pukul 19.30. Saat kejadian berlangsung, wilayah Desa Oro Oro Ombo tengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kota Batu. Akibat kejadian itu, bangunan Villa Manzara, di Jalan Klengkeng Gang 1, RT2 RW3, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, ambruk atau roboh.</p>



<p>Kejadian yang mengejutkan warga desa itu, terjadi Senin (30/12/2024) sekitar pukul 19.30. Saat kejadian berlangsung, wilayah Desa Oro Oro Ombo tengah diguyur hujan lebat sejak pukul 17.00.</p>



<p>Akibat musibah itu, sebanyak enam orang wisatawan yang menyewa Villa Manzara, mengalami luka ringan. Sejumlah korban, harus menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.</p>



<p>“Tadi saya diberi tahu Pak RT, bahwa ada villa roboh. Lalu saya menuju lokasi. Yang saya ketahui, tanah bangunan itu milik Pak Unggul. Lalu dibangun villa,” jelas Ketua RW 3, Hariyono.</p>



<p>Ditambahkannya, izin lokasi sebenarnya untuk perumahan. Hanya saja, dibangun untuk villa. Sementara untuk korban dari kejadian itu, dirinya belum paham secara pasti.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Yang menyewa villa berhubungan langsung dengan marketing villa. Memang untuk disewa satu keluarga. Sedangkan untuk korban mengalami luka ringan dan sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.</p>



<p>Usai kejadian itu, Polres Batu memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Berikutnya, beberapa wisatawan yang menyewa villa di dekat lokasi kejadian memilih pindah villa untuk menghindari kejadian serupa.</p>



<p>“Saya bersama keluarga dari Surabaya. Tadi pukul 14.00 saya baru masuk villa. Karena ada kejadian ini, saya memilih pindah villa,” sebut wisatawan yang tak mau disebutkan namanya.</p>



<p>Berdasarkan data dari BPBD Kota Batu, hujan dengan intensitas tinggi dan debit air yang meningkat serta saluran drainase yang tersumbat menyebabkan air menggerus plengsengan vila dan mengakibatkan pondasi bangunan vila roboh. Termasuk, tiang listrik PLN dan Telkom juga ikut roboh. Sehingga, menutup akses jalan ke vila. <strong>(man/sit)</strong></p>



<p>Enam korban yang dilaporkan mengalami luka dan perawatan di RS Hasta Brata.</p>



<p>1. Rachel Immanuella Silaban, usia 32 tahun asal Bekasi (istri).</p>



<p>2. Lionel Benjamin Messi Harianja, usia 1,5 tahun asal Bekasi (anak).</p>



<p>3. Clarissa Gloria Harianja, usia 3 tahun asal Bekasi (anak).</p>



<p>4. Noviasna Silitonga, usia 60 tahun asal Bekasi (ibu).</p>



<p>5. Tumbur Harianja, usia 34 tahun asal Bekasi (suami).</p>



<p>6. Raja Romario Silaban usia 33 tahun asal bekasi (kakak).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217985</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Iwan Dampingi Studi Banding Pj Bupati Bekasi di Pusat Kreativitas Gedung MCC</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-iwan-dampingi-studi-banding-pj-bupati-bekasi-di-pusat-kreativitas-gedung-mcc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banding]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216482</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mendampingi rombongan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam kegiatan studi banding di Gedung Malang Creative Center (MCC), Kamis (14/11/2024) tadi. Dalam kegiatan tersebut, rombongan diperkenalkan melihat dari dekat dari ruangan ke ruangan lain yang berada di Lantai II hingga Lantai VI di MCC. Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mendampingi rombongan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam kegiatan studi banding di Gedung Malang Creative Center (MCC), Kamis (14/11/2024) tadi. Dalam kegiatan tersebut, rombongan diperkenalkan melihat dari dekat dari ruangan ke ruangan lain yang berada di Lantai II hingga Lantai VI di MCC.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa dengan adanya studi banding tersebut juga menunjukkan adanya testimoni yang sangat konkret. Sehingga, keberadaan MCC sebagai pusat aktivitas kreatif masyarakat Kota Malang, terutama bagi para pemuda, perlu untuk dipertahankan dan ditingkatkan.</p>



<p>“MCC mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk Kabupaten Bekasi. Ini menjadi prioritas bagi saya untuk terus dikembangkan tanpa harus khawatir soal biaya operasional. MCC adalah wujud kepedulian Pemerintah Kota Malang terhadap masyarakat yang membutuhkan wadah berkreativitas,” kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyampaikan adanya rencana pengembangan MCC untuk lebih lanjut. Dalam hal ini, diperlukan koordinasi bersama dengan pelaku kreatif yang ada di Gedung MCC tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mereka harus membuat program jangka pendek dan jangka panjang, mulai dari bulan Januari sampai Desember 2025. Jadi kita bisa intervensi apa yang menjadi keluhan, menjadi masalah, kita identifikasi dan menjadikan prioritas di Kota Malang terkait dengan MCC ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Malang dalam mengembangkan pusat kreativitas Gedung MCC tersebut. Pihaknya berencana akan mereplikasi model serupa di Kabupaten Bekasi.</p>



<p>&#8220;Gedung MCC ini sangat fungsional. Kami melihat langsung bagaimana tempat ini menjadi wadah kreatif untuk seluruh komunitas, pelaku ekonomi dan anak muda. Semua lapisan dan semua elemen bisa masuk sini dan ini sangat membantu pemerintah. Saya sangat mengapresiasi dan bagus sekali apa yang sudah dilakukan oleh Kota Malang ini,” kata Dedy.</p>



<p>Diakhir, dirinya juga menyebut bahwa program pengembangan pusat kreativitas seperti MCC akan menjadi prioritas strategis Kabupaten Bekasi. Dengan harapan dapat memberikan manfaat serupa bagi masyarakat di wilayahnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216482</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
