<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Belanda &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/belanda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Sep 2024 11:16:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Belanda &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tawarkan Destinasi Wisata Bangunan Arsitektur Belanda, Bupati Jember Resmikan Kampung Belgia</title>
		<link>https://memontum.com/tawarkan-destinasi-wisata-bangunan-arsitektur-belanda-bupati-jember-resmikan-kampung-belgia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[belgia]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214203</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan Wisata Kampung Belgia, Minggu (15/09/2024) tadi. Destinasi wisata ini, terletak di Dusun Sumberwadung, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Bupati Hendy dalam kesempatan itu mengatakan bahwa destinasi wisata Kampung Belgia merupakan area Perkebunan Sumberwadung yang dikelola PDP Kahyangan Jember. Perkebunan ini, merupakan perkebunan peninggalan Belanda dan secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, meresmikan Wisata Kampung Belgia, Minggu (15/09/2024) tadi. Destinasi wisata ini, terletak di Dusun Sumberwadung, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.</p>



<p>Bupati Hendy dalam kesempatan itu mengatakan bahwa destinasi wisata Kampung Belgia merupakan area Perkebunan Sumberwadung yang dikelola PDP Kahyangan Jember. Perkebunan ini, merupakan perkebunan peninggalan Belanda dan secara resmi mengalami nasionalisasi tahun 1969.</p>



<p>Setelah resmi menjadi perusahaan daerah perkebunan, PDP Sumberwadung mengalami beberapa kali peremajaan. Baik itu bangunan maupun peralatan pabrik. Meski begitu, peremajaan tersebut tidak sampai mengubah wajah arsitektur bangunan yang ada. Meskipun perkebunan tersebut telah berusia 100 tahun lebih, namun arsitektur bangunannya tidak berubah. Bahkan, masih ada peralatan pabrik yang masih beroperasi dengan baik.</p>



<p>Selain menawarkan pemandangan perkebunan dengan pohon karet yang menjulang tinggi, Wisata Kampung Belgia juga menawarkan tipologi bangunan arsitektur Belanda. &#8220;Wisata Kampung Belgia ini merupakan salah satu destinasi wisata heritage yang telah berusia 100 tahun lebih. Bahkan, ada gedung dan peralatan yang sudah berusia 100 tahun lebih. Ini tentunya menjadi kebanggaan,&#8221; kata Bupati Hendy saat melakukan peresmian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy berharap, bahwa keberadaan Wisata Kampung Belgia ini bisa kian meningkatkan ekonomi kerakyatan, selain PAD dari hasil perkebunan. Termasuk, PDP Kahyangan memaksimalkan potensi wisata yang ada di Gunung Pasang.</p>



<p>“Destinasi Kampung Belgia ini sangat bagus untuk terus dikembangkan. Bahkan, siswa yang ada di Jember, juga bisa direkomendasikan melakukan kunjungan ke sini,” ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, saat mengunjungi destinasi Kampung Belgia ini, maka wisatawan akan dibawa melintasi ruang dan waktu. Dimana, wisatawan seakan-akan kembali pada masa Hindia Belanda.</p>



<p>Terkait pengembangan, bupati menyampaikan bahwa Pemkab Jember melalui PDP Kahyangan, diharapkan terus berkolaborasi dengan pelaku wisata dalam mengembangkan perkebunan Sumberwadung menjadi destinasi wisata. Karena, Pemkab Jember akan memberikan dukungan terhadap pengembangan wisata, dengan membangun sarana dan prasarana, agar para pengunjung bisa betah dan nyaman.</p>



<p>Selain itu, Pemkab Jember juga akan memberikan pelatihan terhadap masyarakat setempat terkait pengembangan UMKM. Termasuk, akan memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang cara penyambutan wisatawan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Promosikan Produk Sumenep, Olahan Bawang Merah Varietas Kecamatan Rubaru Tembus Belanda</title>
		<link>https://memontum.com/promosikan-produk-sumenep-olahan-bawang-merah-varietas-kecamatan-rubaru-tembus-belanda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[promosikan]]></category>
		<category><![CDATA[rubaru]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<category><![CDATA[Varietas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200952</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam mempromosikan bawang merah varietas Kecamatan Rubaru di Belanda, membuahkan hasil. Sebagai bukti, saat ini produk olahan bawang merah itu pemasarannya mulai menembus ke Belanda. Ekspor perdana bawang merah itu, melalui Korporasi Petani PT Permata Indah Rubaru (PT PIR) bekerja sama dengan Ben Helen Trading Belanda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam mempromosikan bawang merah varietas Kecamatan Rubaru di Belanda, membuahkan hasil. Sebagai bukti, saat ini produk olahan bawang merah itu pemasarannya mulai menembus ke Belanda.</p>



<p>Ekspor perdana bawang merah itu, melalui Korporasi Petani PT Permata Indah Rubaru (PT PIR) bekerja sama dengan Ben Helen Trading Belanda yang ditandatangani untuk jangka waktu lima tahun atau 2023 hingga 2028.</p>



<p>“Kontrak lima tahun itu mencapai 400 ribu dolar. Ini sebagai langkah awal untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pemasaran di Belanda serta kemampuan produksi produk olahan bawang merahnya,” kata Bupati Fauzi di sela pelepasan ekspor perdana di Kantor Bupati Sumenep, Rabu (01/11/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu dirinya juga berharap, agar produk olahan bawang merah yang diekspor ke Belanda, menjadi awal pemasaran ke negara-negara lainnya seperti Uni Eropa. Karena secara aturan di negara-negara itu untuk standar produksi dan kontrol kualitasnya sama.</p>



<p>“Semoga, pemasaran produk olahan bawang merah varietas Rubaru juga menembus negara-negara lainnya, sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani bawang merah di Kabupaten Sumenep,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>Perlu diketahui bahwa Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Arif Firmanto, telah mempromosikan bawang merah varietas Kecamatan Rubaru kepada pengusaha di Belanda saat kunjungan kerja, beberapa waktu lalu.</p>



<p>PT PIR untuk ekspor perdana ini, tidak hanya memasarkan produk olahan bawang merah saja, namun juga beberapa komoditas lainnya, seperti beras putih, merah dan hitam serta rengginang untuk dilakukan test market dan menguji pemasarannya.</p>



<p>“Para petani yang bergabung pada Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dan para pelaku usaha supaya menggali potensi-potensi eksport atas produk dan komoditas di Kabupaten Sumenep,” papar Bupati Fauzi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan bahwa produk olahan yang diekspor BUMP PT PIR, terdiri dari bawang goreng kemasan 100 gram sebanyak 2.220 pcs, bawang goreng kemasan 500 gram sebanyak 1.100 pcs.</p>



<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk mendukung dan terus mensupport memasarkan produk yang terbaik bagi dunia serta menjaga kualitas sesuai permintaan para pengusaha,&#8221; urainya.  <strong>(kom/edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200952</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rel Kereta Api Peninggalan Belanda Ditemukan di Zona Tiga Kayutangan Heritage Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/rel-kereta-api-peninggalan-belanda-ditemukan-di-zona-tiga-kayutangan-heritage-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 13:51:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177261</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rel kereta api peninggalan Belanda berhasil ditemukan di kawasan zona tiga Kayutangan Heritage, Jumat (21/10/2022) tadi. Penemuan itu, diketahui saat Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Malang, Dian Kuntari, bersama sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Rakai Hino Galeswangi, tanpa sengaja meninjau lokasi itu. Rakai Hino menuturkan, bahwa rel tersebut bersejarah, karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rel kereta api peninggalan Belanda berhasil ditemukan di kawasan zona tiga Kayutangan Heritage, Jumat (21/10/2022) tadi. Penemuan itu, diketahui saat Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Malang, Dian Kuntari, bersama sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Rakai Hino Galeswangi, tanpa sengaja meninjau lokasi itu.</p>



<p>Rakai Hino menuturkan, bahwa rel tersebut bersejarah, karena ada sejak tahun kolonial yakni 1914. Dimana, perusahan kereta api Malang Stoomtram Maatschappij (MSM) masih beroperasi, saat itu. Sehingga, TACB menilai bahwa rel termasuk bagian dari struktur cagar budaya, yang harus ditetapkan.</p>



<p>“Rel ini bagian dari struktur dan ini merupakan rel yang amat bersejarah bagi Kota Malang karena dahlu Malang punya MSM,” ucap Rakai Hino, Jumat (21/10/2022).</p>



<p>Dirinya sangat menyayangkan, jika rel yang memiliki sejarah itu tersingkap proyek. Menurutnya, DPUPRPKP seharusnya bisa melibatkan Dinas Kebudayaan dan TACB dalam pengerjaan proyek zona tiga Kayutangan Heritage.</p>



<p>“Harusnya, DPUPRPKP melibatkan bidang kebudayaan. Tapi nggak pernah dilibatkan untuk hal yang sedemikian ini,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Ke depan, dirinya berharap apabila ditemukan benda, bangunan ataupun struktur cagar budaya, bisa diberi tanda. Tujuannya adalah untuk mengetahui peninggalan sejarah yang ada di dalamnya.</p>



<p>“Harusnya dikasih board untuk papan pemberithuan bahwa disini ada peninggalan cagar budaya. Kalau Kayutangan Heritage akan ditonjoloman sebagai kawasan cagar budaya, ini harus dipedulikan jangan ditutup sampai gak ada tanda,” tegasnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Malang, Dian Kuntari, menuturkan bahwa bidang kebudayaan tidak pernah dilibatkan dalam pembangunan proyek zona tiga Kayutangan Heritage.</p>



<p>“Memang Dikbud yang mengampu ahli cagar budaya, tapi kita nggak pernah dilibatkan dalam pembangunan. Padahal kawasan Kayutangan Heritage ini zona cagar budaya,” imbuh Dian. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177261</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kambing Senduro Lumajang Hasil Kawin Silang Kambing India</title>
		<link>https://memontum.com/kambing-senduro-lumajang-hasil-kawin-silang-kambing-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 07:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kambing]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132976</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, tidak hanya dikenal sebagai wilayah penghasil susu sapi. Namun, juga sebagai wilayah yang juga menghasilkan susu kambing. Bahkan, hampir seluruh peternak kambing di Senduro, memproduksi Susu Kambing Senduro. Hanya saja, keberadaan Kambing Senduro sendiri, sedikit masyarakat yang tahu jika kambing itu merupakan keturunan Kambing India. Menurut salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/132243-awan-panas-semeru-tak-membuat-masyarakat-mengungsi-bupati-tetap-minta-berjaga-2" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132243-awan-panas-semeru-tak-membuat-masyarakat-mengungsi-bupati-tetap-minta-berjaga-2" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Lumajang</a></strong> &#8211; <a href="https://memontum.com/129258-lebih-dekat-dengan-aktifitas-perajin-seni-ukir-lumajang" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/129258-lebih-dekat-dengan-aktifitas-perajin-seni-ukir-lumajang" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kecamatan Senduro</a>, Kabupaten Lumajang, tidak hanya dikenal sebagai wilayah penghasil susu sapi. Namun, juga sebagai wilayah yang juga menghasilkan susu kambing. Bahkan, hampir seluruh peternak kambing di Senduro, memproduksi Susu Kambing Senduro.</p>



<p>Hanya saja, keberadaan Kambing Senduro sendiri, sedikit masyarakat yang tahu jika kambing itu merupakan keturunan Kambing India. </p>



<p>Menurut salah satu Inseminator Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Vidor Prayuasmi, mengatakan bahwa dirinya pernah mendapat cerita langsung dari peternak Kambing Senduro, bahwa kambing ini adalah hasil perkawinan silang. </p>



<p>Yakni, antara Kambing Etawa yang barasal dari Jamnapari atau sebuah daerah di Negara India dengan kambing lokal Senduro.</p>



<p>&#8220;Saya pernah mendapatkan cerita, dari orang-orang sana, bahwa dahulu pada masa Zaman Belanda, Presiden RI membawa dua Kambing Etawa dari India. Kemudian, ditaruh di Senduro dan Gucilait. Yang di Senduro, ini dikawinkan dengan kambing lokal Senduro,&#8221; terangnya.</p>



<p>Setelah beberapa tahun, bibit kambing tersebut berkembang banyak hingga saat ini. Kemudian, melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1055/Kpts/SR.120/10/2014 Tentang Penetapan Galur Kambing Senduro. </p>



<p>Kambing Senduro ditetapkan sebagai kekayaan sumber genetik ternak lokal Indonesia. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang melului Keputusan Bupati Lumajang Nomor 188.45/176/427.12/2015 juga menetapkan Kecamatan Senduro dan Kecamatan Pasrujambe sebagai wilayah sumber bibit Kambing Senduro di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Ada beberapa ciri khusus yang dimiliki Kambing Senduro. Beberapa di antaranya, memiliki warna putih, muka cembung dan telinga panjang menggantung ke bawah. <strong>(kom/ryk/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132976</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menlu Belanda Tabur Bunga di Makam Leluhurnya di Area Waduk Prijetan</title>
		<link>https://memontum.com/menlu-belanda-tabur-bunga-di-makam-leluhurnya-di-area-waduk-prijetan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 02:56:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Tabur Bunga]]></category>
		<category><![CDATA[Waduk Prijetan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46153-menlu-belanda-tabur-bunga-di-makam-leluhurnya-di-area-waduk-prijetan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Saat meninjau Waduk Prijetan di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Menlu Belanda Stephanus Abraham Blok juga menyempatkan untuk tabur bunga di makam JF A Dligoor, salah seorang pelaksana proyek pembangunan Waduk pada masa Belanda. Keberadaan makam JF A Dligoor ini, menurut Stephanus, menjadi salah satu tali yang bisa mempererat hubungan Indonesia dengan Belanda di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Saat meninjau Waduk Prijetan  di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Menlu Belanda  Stephanus Abraham Blok juga menyempatkan untuk tabur bunga di makam JF A Dligoor, salah seorang pelaksana proyek pembangunan Waduk pada masa Belanda. </p>
<p>Keberadaan makam JF A Dligoor ini, menurut Stephanus, menjadi salah satu tali yang bisa mempererat hubungan Indonesia dengan Belanda di masa depan. </p>
<p>&#8220;Khususnya untuk kami secara pribadi, karena kakek kami dulu kerja untuk kementerian PU PR jaman dulu. Jadi ini merupakan dimana masa lampau ke masa depan menyatu untuk saya pribadi, karena keluarga kami terlibat disini,&#8221; ucapnya. Rabu, (4/7/2018).</p>
<p>Meski senang dengan kunjungannya ke Waduk Prijetan, Stephanus mengaku tidak mengetahui secara pasti, apakah yang ada di makam tersebut laki-laki atau perempuan. Karena, menurut Stef, dia dari keluarga jauh. </p>
<p>&#8220;Saya tidak tahu pasti, laki-laki atau perempuan, karena saya dari keluarga lain, bukan keluarga yang ada di makam,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46153</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menlu Belanda Sebut Indonesia Teladan Bagi Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/menlu-belanda-sebut-indonesia-teladan-bagi-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 02:49:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46149-menlu-belanda-sebut-indonesia-teladan-bagi-dunia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Menteri Luar Negeri Kerajaan Belanda Stephanus Abraham Blok menyebut Indonesia memberi teladan bagi dunia dalam menangani terorisme. Itu disampaikannya saat mengunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian (YPI) yang didirikan eks kombatan Ust Ali Fauzi di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Rabu (4/7/2018). &#8220;Indonesia memberikan teladan kepada Dunia menunjukkan bagaimana Indonesia bisa mencari cara untuk menghadapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Menteri Luar Negeri Kerajaan Belanda Stephanus Abraham Blok menyebut Indonesia memberi teladan bagi dunia dalam menangani terorisme.  Itu disampaikannya saat mengunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian (YPI) yang didirikan eks kombatan Ust Ali Fauzi di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Rabu (4/7/2018).</p>
<p>&#8220;Indonesia memberikan teladan kepada Dunia menunjukkan bagaimana Indonesia bisa mencari cara untuk menghadapi dan menanggulangi radikalisme sedemikian rupa sehingga menjadi teladan dunia,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakannya, Indonesia yang mempunyai banyak pengalaman dengan serangan terorisme, sudah banyak sekali memiliki pengalaman dalam melakukan deradikalisasi. </p>
<p>&#8220;Ini sangat berkesan di hati saya karena seumur-umur saya tidak pernah membayangkan saya akan menjabat tangan dengan sedemikian banyak mantan teroris,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, dalam melawan paham radikalisme dan terorisme  pemerintah tidak bisa efektif dengan hanya mengandalkan hukuman, atau hard power bagi pelakunya. Pemerintah, harus menunjukkan bahwa ada opsi lain, melalui edukasi, bahwa ada opsi lain untuk kehidupan yang lebih baik, atau melalui pendekatan soft power. </p>
<p>&#8220;Yang pertama tentunya bagian mereka dihukum,  namun setelah itu bagaimana caranya mereka bisa dikembalikan ke tengah masyarakat dan diberikan kesempatan ke dua untuk hidup lebih baik. Karena Pemerintah itu tidak bisa bekerja secara efektif apabila menggunakan hukuman, harus juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa pilihan yang terbaik adalah kalau kita  memilih untuk membina keluarga kita untuk mendidik anak-anak kita demi masa depan yang lebih indah,&#8221; paparnya</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menlu Belanda Kunjungi Waduk Prijetan di Kecamatan Kedungpring</title>
		<link>https://memontum.com/menlu-belanda-kunjungi-waduk-prijetan-di-kecamatan-kedungpring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 02:42:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Waduk Prijetan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46145-menlu-belanda-kunjungi-waduk-prijetan-di-kecamatan-kedungpring</guid>

					<description><![CDATA[* Jenguk Makam Kakeknya di Area Waduk Memontum Lamongan &#8211; Dalam kunjungan kerja ke Indonesia Menteri Luar Negeri dari Kerajaan Belanda, H.E. Stef Blok menyempatkan mengunjungi Waduk Prijetan di Dusun Janten, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Rabu (3/7/2018). Dalam kesempatan tersebut Stef sapaan akrabnya berharap, kerja sama di bidang sumber daya air antara pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Jenguk Makam Kakeknya di Area Waduk</strong></h2>
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dalam kunjungan kerja ke Indonesia Menteri Luar Negeri dari Kerajaan Belanda, H.E. Stef Blok menyempatkan mengunjungi Waduk Prijetan di Dusun Janten, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Rabu (3/7/2018).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Stef sapaan akrabnya berharap, kerja sama di bidang sumber daya air antara pemerintah Belanda dan Indonesia terus ditingkatkan. Kerjasama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.</p>
<p>“Karena bagi petani adanya irigasi untuk mengairi sawah sangat penting. Selain itu juga untuk penyediaan air bersih,” kata H.E Stef Blok.</p>
<p>Selain bentuk kerjasama yang konkrit di bidang sumberdaya air ini, Stef menegaskan Pemerintah Belanda telah menyediakan beasiswa bagi mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan dibidang sumberdaya air di perguruan tinggi di Belanda.</p>
<p><em><strong>Baca Juga; </strong><a href="https://pemerintahan.memontum.com/9760-waduk-tertua-berumur-lebih-100-tahun-ada-di-kedungpring-lamongan" target="_blank" rel="noopener">Waduk Tertua Berumur LeBih 100 Tahun Ada di Kedungpring Lamongan</a></em></p>
<p>“Pemerintah Belanda menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah terkait bidang sumber daya air di Belanda,” ungkapnya di hadapan Bupati Lamongan dan Sekertaris Direktorat Sumber Daya Air Kementrian PUPR, M Arsyadi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46145</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
