<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bendungan lahor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bendungan-lahor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bendungan lahor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ngogon, ABG Pelajar Madrasah Kromengan Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/ngogon-abg-pelajar-madrasah-kromengan-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2018 13:08:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bendungan lahor]]></category>
		<category><![CDATA[bocah tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kromengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23591-ngogon-abg-pelajar-madrasah-kromengan-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Musibah menimpa seorang anak baru gede (ABG) berusia 14 tahun saat nggogon atau mencari ikan dengan menyelam, Rabu (31/1/2018) siang di sekitar Bendungan Lahor, masuk Dusun Karanganom, Desa/Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Informasi didapat Memontum.com, Rabu siang, korban Jafar Sodiq (14) mencari ikan bersama 2 temannya. Ketiganya menyelam mencari ikan. Siang itu, hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Musibah menimpa seorang anak baru gede (ABG) berusia 14 tahun saat nggogon atau mencari ikan dengan menyelam, Rabu (31/1/2018) siang di sekitar Bendungan Lahor, masuk Dusun Karanganom, Desa/Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.</p>
<p>Informasi didapat <a href="https://memontum.com" rel="noopener" target="_blank">Memontum.com</a>, Rabu siang, korban Jafar Sodiq (14) mencari ikan bersama 2 temannya. Ketiganya menyelam mencari ikan. Siang itu, hujan rintik turun di lokasi tempat korban menyelam dengan temannya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23593" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Mendadak, korban tidak kunjung muncul dari dalam air. Seorang temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Saksi ini juga memberitahu warga sekitar sehingga informasi tersebut diketahui Polsek Kromengan.</p>
<p>Terkait adanya orang tenggelam, pihak Polsek Kromengan segera menghubungi BPBD Kabupaten Malang dan PMI Kabupaten Malang guna pencarian korban. Hingga jelang petang, tubuh korban belum ditemukan dan rencananya akan dilanjutkan besok (Kamis, 1/2/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23592" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan membenarkan adanya musibah korban tenggelam. Menurut Okta, korban berstatus pelajar Madrasah Tsanawiyah (Ringinanom). Lokasinya, mirip kanal yang kondisinya dimungkinkan ada pusaran air bawah. </p>
<p>&#8220;Besok dilanjutkan pencarian. Korban masih muda, warga Kater, ya dekat dengan lokasi, &#8221; ungkap AKP Okta Panjaitan kepada Memontum.com, Rabu jelang petang. Rencananya, besok dilakukan pencarian dengan perahu, termasuk penyelaman di titik korban menghilang. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjaring Ikan Sumberpucung Tenggelam Disaksikan Istri</title>
		<link>https://memontum.com/penjaring-ikan-sumberpucung-tenggelam-disaksikan-istri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Nov 2017 10:36:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bendungan lahor]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/6344-terjatuh-dari-perahu-penjaring-ikan-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Seorang wisatawan terkejut melihat seseorang tercebur dan ada seorang wanita berteriak minta tolong di perairan dekat wisata Bendungan Lahor. Rabu (15/11 /2017) pukul 13.00, seorang pencari ikan pakai jaring dan ban, tenggelam. Miris, musibah terjadi di hadapan sang istri. Musibah menimpa Bambang Hariyanto (40) warga Jalan Wisnu RT20/RW02, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Seorang wisatawan terkejut melihat seseorang tercebur dan ada seorang wanita berteriak minta tolong di perairan dekat wisata Bendungan Lahor. Rabu (15/11 /2017) pukul 13.00, seorang pencari ikan pakai jaring dan ban, tenggelam. Miris, musibah terjadi di hadapan sang istri.</p>
<p>Musibah menimpa Bambang Hariyanto (40) warga Jalan Wisnu RT20/RW02, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Saat kejadian ia memakai ban, bermaksud mencari ikan memakai jaring.</p>
<p>&#8220;Dia pakai ban. Saat mencari ikan bersama istrinya. Istri tidak bisa menolong dan korban tenggelam karena tidak bisa berenang, &#8221; ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Widya, kepada memontum.com.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2017/11/WhatsApp-Image-2017-11-15-at-18.45.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-3072" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Informasi awal korban naik perahu atau sampan saat tercebur. Namun Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, termasuk istri korban, korban Bambang tenggelam saat menebar jaring. Ia menggunakan ban di permukaan air.</p>
<p>Menurut Widya, korban bersama Winanti (38) istrinya. Sang istri merupakan warga difabel, namun setia menemani korban saat mencari ikan. Saat tebar jaring, jaring sempat tersangkut. Saat berusaha menarik jaring, korban tenggelam. Sang istri kesulitan menolongnya.</p>
<p>Musibah menimpa korban sekitar pukul 13.00. Teriakan minta tolong sempat ditanggapi pihak keamanan Bendungan Lahor. Pihak keamanan lalu menyambungkan informasi ke pihak SAR.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3062" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2017/11/IMG-20171115-WA0148-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Anggota SAR Awangga, personil BPBD dan PMI Kabupaten segera meluncur ke lokasi. Baru sekitar pukul 15.00, tubuh korban ditemukan seorang penyelam Jasa Tirta. Sayangnya, nyawanya tak terselamatkan.</p>
<p>&#8220;Sekitar 2,5 jam, jarak 40 meter dari titik jatuh, jenazah ditemukan. Langsung dibawa ke rumah duka,&#8221; sebut Sumber Memontum.com. Musibah tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar wisata Bendungan Lahor.</p>
<p>&#8220;Keluarga menerima kejadian sebagai musibah murni. Tidak ada tanda kekerasan dari kejadian itu, &#8221; ungkap AKP Widya kepada memontum.com. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6344</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
