<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bendungan Sutami &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bendungan-sutami/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Dec 2018 11:43:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bendungan Sutami &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Banjir Saat Hujan, Jasa Tirta Keruk Bendungan Sutami</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-banjir-saat-hujan-jasa-tirta-keruk-bendungan-sutami</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Dec 2018 11:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Sutami]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70836-cegah-banjir-saat-hujan-jasa-tirta-keruk-bendungan-sutami</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki musim penghujan, tidak sedikit kekhawatiran masyarakat akan terjadinya banjir. Pengendalian banjir yang menjadi salah satu tugas Perum Jasa Tirta (PJT) l juga dilakukan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Salah satunya, melakukan pengerukan sedimentasi di waduk yang menjadi wilayah DAS Brantas, seperti Bendungan Sutami, Bendungan Lahor, Bendungan Sengguruh, Bendungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki musim penghujan, tidak sedikit kekhawatiran masyarakat akan terjadinya banjir. Pengendalian banjir yang menjadi salah satu tugas Perum Jasa Tirta (PJT) l juga dilakukan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Salah satunya, melakukan pengerukan sedimentasi di waduk yang menjadi wilayah DAS Brantas, seperti Bendungan Sutami, Bendungan Lahor, Bendungan Sengguruh, Bendungan Selorejo, dan lainnya. </p>
<p>Pengerukan ini dilakukan sepanjang musim kemarau, dikarenakan sedimentasi tumpukan sampah, lumpur dari hulu mengendap di waduk, debit air berkurang, dan lainnya nampak di permukaan karena surutnya air waduk. Dengan kata lain, tahap pengosongan alami saat kemarau. Ketika musim kemarau dari tiap bendungan, jadwal pengerukan tidak sama. Seperti Bendungan Selorejo mulai Maret hingga November, Bendungan Sutami mulai Maret hingga Desember, dan lainnya.</p>
<div id="attachment_70838" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-70838" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181229-WA0033-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Wiwin Prihantono, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-70838" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181229-WA0033-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181229-WA0033-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-70838" class="wp-caption-text"><strong> Wiwin Prihantono, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</strong></p></div>
<p>&#8220;Tiap bendungan beda jadwalnya. Karena bendungan Sutami itu luas, maka jadwalnya lebih panjang. Terlebih dekat dengan pemukiman, jadi sampah dari hulu lebih banyak,&#8221; jelas Wiwin Prihantono, juru pintu air Bendungan Sutami, kepada awak media saat media gathering, di Bendungan Sutami, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis-Jumat (27-28/12/2018).</p>
<p>Wiwin menambahkan, berdasarkan catatan volume kumulatif pengerukan oleh DJA yang ditampung di spoilbank, tercatat 2014 dikeruk 1.070.000 m3, 2015 dikeruk 1.090.000 m3, 2016 dikeruk 1.295.000 m3, total 3.455.000 m3.</p>
<div id="attachment_70837" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-70837" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181229-WA0032-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Kapal keruk dan penyedot sedimentasi. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-70837" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181229-WA0032-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181229-WA0032-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-70837" class="wp-caption-text"><strong>Kapal keruk dan penyedot sedimentasi. (rhd)</strong></p></div>
<p>Selain itu, PJT I memberlakukan piket banjir di kawasan Bendungan Sutami. Ada pelaporan data setiap 3 jam sekali dari petugas di lokasi, dimana penjaga juga koordinasi dengan penjaga pintu air di bendungan lain. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi sejak dini akan terjadinya banjir. Wiwin menjelaskan, ada batasan angka tertentu, sehingga harus membuka pintu air. Salah satu indikasi pembukaan pintu air, ketika ketinggian air sudah melimpah, atau telah mencapai batas ketentuan. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70836</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tubuh Penjaring Ikan Kalipare Ketemu!</title>
		<link>https://memontum.com/tubuh-penjaring-ikan-kalipare-ketemu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2018 12:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Sutami]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kalipare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/64205-tubuh-penjaring-ikan-kalipare-ketemu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Tim pencari korban tenggelam, Kamis (15/11/2018) pukul 11.00, berhasil menemukan tubuh korban Winarno (60) di perairan dekat Bendungan Sutami Karangkates. Tenggelam semalaman, nyawa korban tak tertolong. Tim SAR, kemudian mengevakuasi jenazah dengan memasukkannya ke kantung mayat. Jenazah korban segera dibawa menuju rumah duka di Dusun Tawang RT27/RW05, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Informasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tim pencari korban tenggelam, Kamis (15/11/2018) pukul 11.00, berhasil menemukan tubuh korban Winarno (60) di perairan dekat Bendungan Sutami Karangkates. Tenggelam semalaman, nyawa korban tak tertolong.</p>
<p>Tim SAR, kemudian mengevakuasi jenazah dengan memasukkannya ke kantung mayat. Jenazah korban segera dibawa menuju rumah duka di Dusun Tawang RT27/RW05, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181115-WA0020-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-64207" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181115-WA0020-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181115-WA0020-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Informasi terakhir diketahui, korban memiliki riwayat asam urat dan diduga kambuh saat memasang jaring Rabu (14!11/2018) sore. Naas waktu itu, korban naik perahu dan langsung tenggelam.</p>
<p>Arifin (27) anak kandungnya sempat berusaha menolong sang bapak. Namun tarikan tangan sang anak terlepas. Sejak itulah tersebar kabar jatuhnya atau tenggelamnya koeban Winarno.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181115-WA0033-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-64206" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181115-WA0033-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181115-WA0033-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/21540-lagi-perahu-terbalik-penjaring-ikan-tenggelam" rel="noopener" target="_blank">Lagi, Perahu Terbalik, Penjaring Ikan Tenggelam</a></p>
<p>Kamis (15/11/2018) siang, usai ditemukan tim SAR, pihak kepolisian sempat memeriksa kondisi jenazah. Tidak ada tanda-tanda yang janggal di tubuh korban. Atas kehendak keluarga dan diketahui perangkat desa, meninggalnya korban dipahami sebagai musibah murni.<strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">64205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panik Perahu Oleng, Pemancing Blitar Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/panik-perahu-oleng-pemancing-blitar-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2018 12:44:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bendungan Sutami]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kalipare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/59527-panik-perahu-oleng-pemancing-blitar-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Panik perahu oleng di tengah sekitaran Bendungan Sutami, pemancing ini tertimpa musibah karena melompat ke dalam air. Musibah menimpa Feridianto (19) warga Desa Sumberarum, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Nyawanya tak tertolong saat tenggelam, Rabu (10/10/2018) sore. Tepatnya, pukul 15.30, korban masuk dalam air. Miris, korban tak bisa berenang sehingga tenggelam. Rekan-rekannya tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Panik perahu oleng di tengah sekitaran Bendungan Sutami, pemancing ini tertimpa musibah karena melompat ke dalam air. </p>
<p>Musibah menimpa Feridianto (19) warga Desa Sumberarum, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Nyawanya tak tertolong saat tenggelam, Rabu (10/10/2018) sore. </p>
<p>Tepatnya, pukul 15.30, korban masuk dalam air. Miris, korban tak bisa berenang sehingga tenggelam. Rekan-rekannya tak dapat menolong karena. Kedua temannya sempat berteriak. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181010-WA0058-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-59528" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181010-WA0058-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181010-WA0058-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dua warga dekat lokasi berusaha menolong korban. Yakni, Manan (50) dan Mustar (54) segera menyelam dan berenang mendekati lokasi jatuhnya korban. </p>
<p>Namun sayang, korban terlalu lama dalam air. Saat ditarik saksi penolong ke tepian, korban sudah tak bernafas. Korban diduga terlalu banyak meminum air saat tenggelam.</p>
<p> &#8220;Korban bersama dua temannya naik perahu untuk memancing. Di tengah sungai oleng, korban melompat dan tenggelam,&#8221; ungkap Kasubaghumas Polres Malang, Ipda Eka Yuliandri Aska. </p>
<p>Dimintai keterangan sebagai saksi, dua rekan korban, Sugeng (22) dan Genta (23), keduanya warga Desa Kaliwungu RT01/RW03, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. </p>
<p>Sadari kejadian tersebut murni kecelakaan, pihak keluarga korban tidak bersedia untuk otopsi dan membuat surat pernyataan diketahui para saksi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka. </p>
<p>Hadir ke lokasi kejadian, Kapolsek Kalipare AKP Fatkhurohman bersama sejumlah anggota, termasuk anggota Reskrim Polsek Kalipare. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59527</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
