<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Benjut &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/benjut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Aug 2025 13:16:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Benjut &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sering Curi Helm di Ciber Mall, Seorang Pelaku Benjut Dihajar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/sering-curi-helm-di-ciber-mall-seorang-pelaku-benjut-dihajar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Benjut]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[sering]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224549</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepergok curi helm KYT di Halaman Parkir Cyber Mall, seorang laki-laki berinisial JK (29), warga asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, benjut dihajar massa, Selasa (29/07/2025) malam. Beruntung saat kejadian, ada petugas Polsek Sukun yang tengah patroli. Sehingga, bisa segera mengamankan JK untuk mendapatkan perawatan medis di RSSA Malang. Setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kepergok curi helm KYT di Halaman Parkir Cyber Mall, seorang laki-laki berinisial JK (29), warga asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, benjut dihajar massa, Selasa (29/07/2025) malam. Beruntung saat kejadian, ada petugas Polsek Sukun yang tengah patroli. Sehingga, bisa segera mengamankan JK untuk mendapatkan perawatan medis di RSSA Malang.</p>



<p>Setelah kondisi JK membaik, petugas Polsek Sukun pun segera melakukan pengembangan. Ternyata, petugas menemukan barang bukti lain, yaitu berupa dua helm hasil curian yang disimpan di kamar kos JK di kawasan Jalan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolsek Sukun, Kompol Riyan Wahyuningtiyas, mengatakan bahwa tersangka JK tertangkap tangan saat mencuri helm di Cyber Mall Jalan Raya Langsep, Kecamatan Sukun, Kota Malang. &#8220;Tersangka ditangkap saat mencuri helm di Cyber Mall. Sempat dihajar massa. Selanjutnya kami amankan dan bawa ke RSSA Malang,&#8221; ujar Kompol Riyan, Jumat (01/08/2025) tadi.</p>



<p>Dari sinilah, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga mengetahui bahwa JK telah enam kali mencuri helm di Cyber Mall di waktu yang berbeda. Bahkan, sebanyak tiga helm telah dijual melalui Medsos seharga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, sedangkan tiga helm lainnya kini menjadi barang bukti.</p>



<p>&#8220;Tersangka mengaku di Kota Malang untuk mencari kerja. Namun belum sempat mendapat kerja, dia sudah tersangka mencuri helm. Dia mengaku mencuri helm karena tidak punya uang. Atas perbuatannya, dia kami kenakan Pasal 362 KUHP,&#8221; ujar imbuhnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224549</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bakul Pentol di Bangkalan Culik Anak, Terjatuh, Benjut</title>
		<link>https://memontum.com/bakul-pentol-di-bangkalan-culik-anak-terjatuh-benjut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2018 10:51:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Benjut]]></category>
		<category><![CDATA[Terjatuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=36166</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan&#8212;Dedi Putra  (34) yang dikenal dengan nama Bang Jon warga Dusun Tengginah Laok Desa Peterongan Kec. Bangkalan yang setiap harinya bekerja sebagai penjual pentol goreng keliling diamankan Polres Bangkalan karena menculik RNR (7) warga Jl Trunojoyo Gg VII, Kelurahan Pejagan, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (9/4/2018). Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pauludin Tambunan mengatakan, korban sempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan&#8212;</strong>Dedi Putra  (34) yang dikenal dengan nama Bang Jon warga Dusun Tengginah Laok Desa Peterongan Kec. Bangkalan yang setiap harinya bekerja sebagai penjual pentol goreng keliling diamankan Polres Bangkalan karena menculik RNR (7) warga Jl Trunojoyo Gg VII, Kelurahan Pejagan, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (9/4/2018).</p>
<p>Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pauludin Tambunan mengatakan, korban sempat menolak, namun bang Jon memaksa korban dengan menggendong korban dan dinaikkan ke sepeda motor miliknya yang berisi grobak pentol goreng. &#8220;Agar tidak kabur, korban didudukkan ditengah dan bang Jon menduduki kaki kiri korban,&#8221; Katanya, Selasa (10/4/2018)</p>
<p>Setelah itu lanjut Boby, bang Jon malah membawa kabur korban. Namun dalam perjalanan, korban berontak dan membuat bang Jon kehilangan kendali dalam mengendarai motornya.</p>
<p>&#8220;Bang Jon dan korban terjatuh dari motornya di depan toko perabotan bandung. Korban mengalami luka di mata kaki sebelah kiri dan tangan sebelah kiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Nasib baik masih menyelimuti korban. Sebab, saat korban dan bang Jon jatuh dari motornya, seorang warga bernama Muhlis, yang kebetulan berada di lokasi itu, menghampiri korban dan bang Jon, dengan niat hendak menolong.</p>
<p>&#8220;Awalnya saksi (Muhlis) mengira korban adalah anak bang Jon, tapi melihat korban lari menjauh dari bang Jon, saksi curiga dan bertanya kepada korban. Korbanpun menjawab bahwa korban bukan anak dari bang Jon,&#8221; beber Kapolres.</p>
<p>Mendengar jawaban tersebut lanjut Boby, timbul kecurigaan dari saksi. Setelah itu saksi mengamankan bang Jon dan dibawa ke Polres Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Bang Jon akan dikenakan pasal 83 Jo pasal 76 f UU nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 3 tahun penjara, maksimal 15 tahun penjara,&#8221; imbuhnya. (nhs/nay)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36166</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
