<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bentrokan, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bentrokan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jun 2023 02:00:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bentrokan, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Respon Aksi Bentrokan dan Sweping, Wali Kota Sutiaji Ingatkan Kondusifitas dan Norma</title>
		<link>https://memontum.com/respon-aksi-bentrokan-dan-sweping-wali-kota-sutiaji-ingatkan-kondusifitas-dan-norma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[bentrokan,]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kondusifitas]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[norma]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[sweping]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aksi sweping yang sempat terjadi paska bentrokan di sebuah kafe di wilayah Kabupaten Malang hingga ke wilayah Kota Malang, pada Minggu (25/06/2023) kemarin, menuai perhatian serius Wali Kota Malang, Sutiaji. Menanggapi aksi itu, dirinya mengimbau untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Malang dan mematuhi norma-norma yang berlaku. Orang nomor satu di lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aksi sweping yang sempat terjadi paska bentrokan di sebuah kafe di wilayah Kabupaten Malang hingga ke wilayah Kota Malang, pada Minggu (25/06/2023) kemarin, menuai perhatian serius Wali Kota Malang, Sutiaji. Menanggapi aksi itu, dirinya mengimbau untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Malang dan mematuhi norma-norma yang berlaku.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan jika mahasiswa Unitri tersebut juga sebagai bagian dari Negara Indonesia. Sehingga, sudah seharusnya tidak melakukan kegiatan yang kontraproduktif atau merusak.</p>



<p>“Warga Kota Malang sendiri sudah arif dan bijak dalam bertindak. Semalam sudah sampai dilakukan pertemuan. Pagi ini juga sudah dilakukan pertemuan dari masing-masing mahasiswa dan telah dilakukan apel bersama di Unitri, untuk menjaga situasi yang kondusif ini,” ujar Wali Kota Sutiaji, Senin (26/06/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, tambah Wali Kota Sutiaji, agar budaya atau kebiasaan yang tidak baik dan melanggar norma-norma yang berlaku, juga tidak dilakukan. Meskipun, kegiatan tersebut mungkin dianggap baik dalam konteks tertentu, namun jika itu melanggar norma di wilayah Kota Malang, maka kegiatan tersebut tidak boleh dilakukan.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>“Perlu diingat, jangan sampai mengganggu orang lain. Jika itu mengganggu orang lain, maka pihak yang melakukan kegiatan akan berurusan dengan aparat keamanan. Karena norma itu, apa yang terjadi di sana di kelompoknya baik, tapi kalau di sini tidak baik, ya jangan dilakukan,” jelasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menekankan bahwa mahasiswa tersebut merupakan anak bangsa yang perlu diingatkan dan dididik dengan baik. Walaupun ada yang melakukan kesalahan, perlu untuk dibantu agar memperbaiki diri.</p>



<p>“Mereka itu juga anak bangsa dan perlu kita ingatkan. Jangan terus kita apriori. Tapi, harus tetap kita ingatkan,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, terkait dengan perangkat wilayah setempat, baik RT maupun RW, menurutnya sudah berjalan dengan baik. Di mana mereka (perangkat wilayah) sudah meminta untuk tidak ada tindakan sweeping yang dilakukan oleh siapa pun. Kecuali dari pihak berwenang yang memang diperlukan.</p>



<p>“Pemerintah tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemerintah juga akan melibatkan masyarakat dalam mencari pelaku dan melakukan penertiban di tempat-tempat yang menjadi sumber kerusuhan. Untuk konkretnya organisasi daerah nya nanti mau kita kumpulkan,” imbuhnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Melebarnya Bentrokan, Personel Brimob dan Polresta Malang Turut Pantau Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-melebarnya-bentrokan-personel-brimob-dan-polresta-malang-turut-pantau-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[bentrokan,]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melebarnya]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[turut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aksi bentrokan yang mengakibatkan tewasnya mahasiswa Unitri bernama Krinael Murri, Sumba Barat Daya Provinsi NTT, di Jalan Karya Wiguna Dusun Gondang, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini hari, berbuntut panjang. Selain di lokasi kejadian awal, yakni kafe mengalami kerusakan dan beberapa kendaraan dan rumah terdampak, sejumlah antisipasi susulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aksi bentrokan yang mengakibatkan tewasnya mahasiswa Unitri bernama Krinael Murri, Sumba Barat Daya Provinsi NTT, di Jalan Karya Wiguna Dusun Gondang, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini hari, berbuntut panjang. Selain di lokasi kejadian awal, yakni kafe mengalami kerusakan dan beberapa kendaraan dan rumah terdampak, sejumlah antisipasi susulan juga dilakukan petugas.</p>



<p>Itu karena, hingga Minggu sore, sejumlah rekan korban yang masih terus mencari pelaku, terlihat berkerumun di beberapa titik. Termasuk, hingga ke wilayah Kota Malang.</p>



<p>Kabag Ops Polres Malang, Kompol M Bagus Kurniawan, mengatakan jika pihaknya telah menerjunkan dua peleton atau sebanyak 60 personel Brimob Polda Jatim. Sejumlah personel diturunkan untuk menjaga keamanan sekitar lokasi kerusuhan.</p>



<p>&#8220;Menindaklanjuti pencegahan melebarnya masalah, kami datangkan Brimob dua pleton,” ujar Kompol Bagus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nantinya, ujarnya, dua peleton itu akan diterjunkan dan disiagakan di dua polsek yang berpotensi. Yakni Polsek Dau dan Polsek Karangploso, yang menjadi lokasi awal hingga melebarkan aksi. Selain menerjunkan Brimob, pihak kepolisian telah melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, Polres Malang juga koordinasi dengan Polresta Malang Kota, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita juga koordinasi dengan kota (Polresta Malang, red), untuk lakukan kontroling upaya penyekatan di masing-masing daerah,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar, dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa untuk TKP awal atau kafe, sudah steril. Hanya saja, dari aksi itu informasi juga berdampak ke wilayah lain.</p>



<p>&#8220;Untuk lokasi Kafe, itu sekarang sudah aman. Bahkan, tidak ada tidak ada kerumunan. Hanya saja, usai aksi itu infonya juga berlanjut. Makanya, untuk penanganan penyelidikan diambil alih polres,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hingga Minggu (25/06/2023) sore, sempat terjadi kembali kerumunan mahasiswa di kawasan Tlogomas, Kota Malang. Mereka tampak bergerombol berjalan di pinggir jalan. Untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan, petugas Polresta Malang Kota dan Polsek Lowokwaru segera datangi lokasi. Bahkan, petugas Polresta Malang Kota juga bersiaga di beberapa titik yang awalnya jadi kerumunan. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191844</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
