<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Berangkatkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berangkatkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 14:52:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berangkatkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mas Dhito Berangkatkan Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri dari Kawasan Simpang Lima Gumul</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-berangkatkan-calon-jamaah-haji-kabupaten-kediri-dari-kawasan-simpang-lima-gumul</link>
					<comments>https://memontum.com/mas-dhito-berangkatkan-calon-jamaah-haji-kabupaten-kediri-dari-kawasan-simpang-lima-gumul#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[simpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memberangkatkan sebanyak 1.213 calon jamaah haji (CJH) dari kawasan Simpang Lima Gumul. Ribuan calon jamaah haji yang tergabung dalam 4 Kloter itu, diberangkat secara bertahap. Diketahui, calon jamaah haji tertua, adalah Mbah Marsiyah berusia 105 tahun dan tergabung dalam Kloter 112 dan diberangkatkan, Rabu (20/05/2026) siang. Adapun 3 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memberangkatkan sebanyak 1.213 calon jamaah haji (CJH) dari kawasan Simpang Lima Gumul. Ribuan calon jamaah haji yang tergabung dalam 4 Kloter itu, diberangkat secara bertahap.</p>



<p>Diketahui, calon jamaah haji tertua, adalah Mbah Marsiyah berusia 105 tahun dan tergabung dalam Kloter 112 dan diberangkatkan, Rabu (20/05/2026) siang. Adapun 3 Kloter lain, telah diberangkatkan sehari sebelumnya.</p>



<p>Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, sebelum proses pemberangkatan Kloter 112, pun menyempatkan diri untuk menyapa para calon jamaah haji yang sudah bersiap di dalam bus. &#8220;Meski sudah ada petugas pendamping haji dari daerah, ketika berada di Tanah Suci, para jamaah diharapkan untuk tetap saling menjaga dan tolong menolong,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, saat menyapa CJH yang sudah bersiap berangkat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bagi jamaah yang usianya lebih muda, tambah Mas Dhito, agar bisa membantu jamaah lain yang sudah Lansia. &#8220;Tadi dalam satu bus, ada yang usianya 105 tahun dan ada yang usianya 22 tahun. Artinya, yang 22 tahun ini membantu yang 105 tahun, semisal kalau ada hal-hal yang diperlukan nantinya di Saudi,&#8221; tambah Mas Dhito, mencontohkan.</p>



<p>Calon jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 112 dan diberangkatkan siang itu, keseluruhan ada 148 orang calon jamaah. Sedang, 3 Kloter lain, meliputi Kloter 109 sejumlah 322 jamaah, Kloter 110 sejumlah 373 jamaah dan Kloter 111 sejumlah 370 jamaah telah diberangkatkan dahulu, Selasa (19/05/2026) kemarin.</p>



<p>Selain menitipkan pesan untuk saling menjaga, Mas Dhito juga menitipkan pesan untuk tetap mendoakan kebaikan bagi Kabupaten Kediri. &#8220;Minta didoakan supaya Kabupaten Kediri tetap guyub rukun ayem tentrem,&#8221; imbuh Mas Dhito-sapaan. <strong>(pan/gie/kom)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/mas-dhito-berangkatkan-calon-jamaah-haji-kabupaten-kediri-dari-kawasan-simpang-lima-gumul/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-hari-ke-14-embarkasi-surabaya-berangkatkan-17-835-cjh-dan-petugas</link>
					<comments>https://memontum.com/masuki-hari-ke-14-embarkasi-surabaya-berangkatkan-17-835-cjh-dan-petugas#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[17.835]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[embarkasi]]></category>
		<category><![CDATA[ke-14,]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Memasuki hari ke-14, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 17.835 calon jamaah haji (CJH) dan petugas ke Tanah Suci. Jumlah tersebut, mencapai sekitar 40 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 Hijriyah. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Embarkasi Surabaya per 4 Mei 2026 pukul 10.00, total CJH yang telah diberangkatkan terdiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Memasuki hari ke-14, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 17.835 calon jamaah haji (CJH) dan petugas ke Tanah Suci. Jumlah tersebut, mencapai sekitar 40 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 Hijriyah.</p>



<p>Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Embarkasi Surabaya per 4 Mei 2026 pukul 10.00, total CJH yang telah diberangkatkan terdiri atas 8.338 laki-laki dan 9.497 perempuan dalam 47 kelompok terbang (Kloter). Pada hari yang sama, Embarkasi Surabaya kembali memberangkatkan 1 Kloter berjumlah 380 orang. Sehingga, total kumulatif keberangkatan mencapai 17.835 orang.</p>



<p>Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini dijadwalkan memberangkatkan 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jamaah. Termasuk, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji serta Umrah (PIH KBIHU) yang terbagi dalam 116 Kloter.</p>



<p>Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan bahwa operasional pemberangkatan hingga saat ini berjalan tertib dan lancar, berkat koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat. “Alhamdulillah, hingga hari ke-14 operasional, proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar dan seluruh Kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Mekanisme mutasi juga berjalan efektif. Sehingga, mampu menekan jumlah kursi kosong,” kata Anam, Rabu (06/05/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pelaksanaan operasional, lanjutnya, tercatat terdapat 51 mutasi keluar yang disebabkan berbagai faktor. Seperti, jamaah sakit di rumah sakit sebanyak 12 orang, kondisi hamil 1 orang, pendamping 6 orang, tunda keberangkatan 8 orang, perpindahan Kloter 18 orang, serta 6 kursi kosong karena alasan teknis.</p>



<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 kursi berhasil diisi kembali melalui mutasi masuk dari jamaah cadangan maupun jamaah yang telah memiliki nomor Kloter. Dengan demikian, jumlah kursi kosong atau open seat tersisa 25 kursi.</p>



<p>Selain itu, PPIH juga mencatat sebanyak 11 jamaah mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dengan uraian, terdiri atas 7 jamaah sakit dan 4 pendamping. Dari sisi ketepatan waktu penerbangan, 47 Kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki On Time Performance (OTP) 100 persen atau berangkat sesuai jadwal.</p>



<p>Sementara itu, saat ini terdapat laporan 1 jamaah wafat di Arab Saudi dan informasi detail telah disampaikan melalui keterangan resmi sebelumnya. Pada 5 Mei 2026, Embarkasi Surabaya dijadwalkan menerima kedatangan 1.520 jamaah dari 4 Kloter yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Diantaranya, Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Jember, Jombang, Pasuruan, Banyuwangi, Tulungagung, Lumajang dan Kota Malang.</p>



<p>PPIH Embarkasi Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk terus memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar pelayanan demi menjamin keamanan, kenyamanan dan kelancaran ibadah haji. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/masuki-hari-ke-14-embarkasi-surabaya-berangkatkan-17-835-cjh-dan-petugas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Berangkatkan 419 Jamaah Haji Menuju Embarkasi Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-berangkatkan-419-jamaah-haji-menuju-embarkasi-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[embarkasi]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231931</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara langsung melepas keberangkatan dua kloter terbesar calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang menuju Embarkasi Surabaya. Keberangkatan itu, dilakukan dari Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jalan Ronggolawe, Kamis (23/04/2026) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa pemberangkatan kali ini merupakan kloter [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara langsung melepas keberangkatan dua kloter terbesar calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang menuju Embarkasi Surabaya. Keberangkatan itu, dilakukan dari Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jalan Ronggolawe, Kamis (23/04/2026) tadi.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa pemberangkatan kali ini merupakan kloter 10 dan kloter 11 dengan total 419 jemaah. Dua kloter tersebut menjadi rombongan terbanyak dibandingkan kloter lainnya dari Kota Malang.</p>



<p>“Ini kloter 10 dan 11 sebanyak 419 jemaah. Dari total tujuh kloter yang akan diberangkatkan, dua kloter ini memang yang paling banyak,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Keberangkatan kali ini, menurutnya dilakukan lebih awal agar rombongan dapat tiba tepat waktu di embarkasi sebelum jadwal pemeriksaan lanjutan menjelang penerbangan. Dalam hal ini Pemkot Malang, menurutnya turut membantu proses pemberangkatan, khususnya dalam penyediaan transportasi menuju embarkasi.</p>



<p>&#8220;Namun, untuk teknis penyelenggaraan ibadah haji sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Haji dan Umrah,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Wahyu juga menitipkan pesan kepada para calon jamaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah serta membawa nama baik Kota Malang di Tanah Suci. “Saya titip doa agar Kota Malang tetap aman dan kondusif. Jamaah juga kami harapkan menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan pulang dalam keadaan haji mabrur,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Elis Mufida, menjelaskan bahwa seluruh jemaah haji asal Kota Malang masuk gelombang pertama pemberangkatan melalui Embarkasi Surabaya. Total, jamaah haji Kota Malang tahun ini tercatat sebanyak 1.201 orang yang terbagi dalam tujuh kloter keberangkatan, mulai kloter awal hingga kloter terakhir.</p>



<p>Sebelum terbang ke Arab Saudi, seluruh jemaah kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di embarkasi guna memastikan kondisi fisik benar-benar siap menjalankan ibadah haji.</p>



<p>Ditambahkan Elis, menjelang keberangkatan terdapat beberapa perubahan data jemaah. Tercatat tiga jemaah meninggal dunia sebelum keberangkatan dan langsung digantikan oleh jemaah cadangan sehingga kuota tetap terpenuhi. Selain itu, dua jemaah lainnya terpaksa menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan, di antaranya mengalami stroke dan penurunan kesadaran.</p>



<p>“Total ada lima jamaah yang tidak berangkat tahun ini, tiga karena meninggal dunia dan dua menunda karena sakit,” jelasnya.</p>



<p>Adapun jamaah haji tertua asal Kota Malang tahun ini, berusia 96 tahun dan untuk yang termuda berusia 16 tahun. Untuk pemberangkatan hari ini, kloter 10 membawa 43 jemaah, sedangkan kloter 11 berjumlah 475 jemaah setelah adanya perubahan data. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231931</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkatkan 36 CJH ASN, Wali Kota Malang Tegaskan TPP dan Absensi Tetap Aman</title>
		<link>https://memontum.com/berangkatkan-36-cjh-asn-wali-kota-malang-tegaskan-tpp-dan-absensi-tetap-aman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[absensi]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231806</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi memberangkatkan 36 Calon Jamaah Haji dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Masjid Baiturrohim, Balai Kota Malang, Senin (20/04/2026) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, 36 ASN Pemkot Malang tersebut telah menunggu antrean haji selama sekitar 13 hingga 14 tahun. Karenanya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi memberangkatkan 36 Calon Jamaah Haji dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Masjid Baiturrohim, Balai Kota Malang, Senin (20/04/2026) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, 36 ASN Pemkot Malang tersebut telah menunggu antrean haji selama sekitar 13 hingga 14 tahun. Karenanya, dirinya mengapresiasi kesabaran para ASN yang tetap menjaga komitmen hingga tiba waktu keberangkatan.</p>



<p>“Ada 36 ASN yang sudah menunggu cukup lama. Kami mengapresiasi karena mereka menjaga daftar tunggunya dengan baik sampai akhirnya bisa berangkat tahun ini,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Wahyu memberikan sejumlah pesan penting kepada para calon jamaah haji, terutama terkait sikap dan tanggung jawab sebagai representasi Pemkot Malang. Dirinya menekankan, bahwa para ASN yang berangkat haji turut membawa nama baik daerah.</p>



<p>“ASN Pemkot Malang adalah wajah Kota Malang. Karena itu harus menjaga diri, menjaga perilaku, serta menunjukkan kedisiplinan dan kejujuran selama menjalankan ibadah,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Wali Kota Wahyu meminta para jamaah untuk fokus beribadah dan tidak memikirkan pekerjaan selama menjalani rangkaian haji. “Fokus saja beribadah, jaga kesehatan fisik dan ikuti seluruh aturan serta arahan pembimbing agar ibadahnya berjalan dengan baik,” tambahnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu berharap, seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan menjadi teladan bagi lingkungan kerja maupun masyarakat.</p>



<p>Terkait tugas kedinasan, Wali Kota Wahyu memastikan keberangkatan haji tidak memengaruhi hak ASN, termasuk absensi maupun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “Tidak ada pengaruh sama sekali. Ini cuti besar atau cuti ibadah haji, jadi hak ASN tetap aman,” ucapnya.</p>



<p>Dirinya menyebut, masa pelaksanaan ibadah haji berlangsung sekitar satu bulan setengah. Pada kesempatan itu, dirinya juga menitipkan doa kepada para jemaah haji agar turut mendoakan Kota Malang dan jalannya pemerintahan daerah.</p>



<p>“Saya titip doa agar kami di Pemerintah Kota Malang bisa terus menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231131</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi sutejo, memberangkatkan ratusan warga yang akan mudik Lebaran ke kampung halaman, Rabu (18/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang hendak pemudik tersebut, diberangkatkan dari pintu masuk Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan. Sebelum memberangkatkan pemudik, Mas Rusdi-sapaan akrab Bupati Pasuruan, terlebih dulu menyapa para pemudik yang bersiap di dalam bus. &#8220;Gimana bapak ibu? [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi sutejo, memberangkatkan ratusan warga yang akan mudik Lebaran ke kampung halaman, Rabu (18/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang hendak pemudik tersebut, diberangkatkan dari pintu masuk Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan.</p>



<p>Sebelum memberangkatkan pemudik, Mas Rusdi-sapaan akrab Bupati Pasuruan, terlebih dulu menyapa para pemudik yang bersiap di dalam bus. &#8220;Gimana bapak ibu? Semangat mudiknya ya,&#8221; tanya Mas Rusdi.</p>



<p>Suasana akrab itu, sontak mendapat respon positif pemudik. Terlebih, pemudik yang sudah di atas kendaraan, tidak sabar untuk bertemu dengan keluarga dan sanak saudaranya di tanah kelahiran.</p>



<p>Di hadapan para pemudik, Mas Rusdi berharap perjalanan menuju kampung halaman berjalan lancar dan selamat sampai tujuan. &#8220;Semoga lancar semuanya dan sampai di kampung halaman serta kembali ke Kabupaten Pasuruan dengan selamat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Rusdi menjelaskan, bahwa ratusan pemudik diberangkatkan dengan menggunakan tujuh bus. Dengan rincian, lima bus dari Dinas Perhubungan dan dua bus support Polres Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama perjalanan, lanjutnya, para pemudik didampingi oleh pendamping dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan dan dikawal oleh Satlantas Polres Pasuruan. &#8220;Tahun ini kita memberangkatkan 7 bus, ada yang ke arah timur sampai Banyuwangi dan ada yang ke arah barat sampai Solo. Selama perjalanan ada pengawalan pendamping Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Pasuruan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, menambahkan bahwa untuk tahun ini rute mudik terbagi menjadi enam tujuan. Diantaranya, Pasuruan-Solo, Pasuruan-Pacitan, Pasuruan-Trenggalek, Pasuruan-Tuban, Pasuruan-Jember dan Pasuruan Banyuwangi.</p>



<p>Sebelum berangkat, pihaknya memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan. Termasuk kondisi kesehatan para supir dan awak bus yang telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Supir dan awak bus kita periksa kesehatannya. Mulai gula darah, kolesterol, tekanan darah dan pemeriksaan urine oleh BNNK Pasuruan. Dan Alhamdulillah semuanya aman,&#8221; terangnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231131</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Berangkatkan 7 Armada Bus Program Mudik Gratis Lebaran Kabupaten Malang 2026</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-berangkatkan-7-armada-bus-program-mudik-gratis-lebaran-kabupaten-malang-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Armada]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, secara langsung memberangkatkan 385 peserta Mudik Gratis Lebaran Kabupaten Malang 2026 dari Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim No.07, Malang, Selasa (17/03/2026) tadi. Turut mendampingi dalam prosesi itu, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, unsur Forkopimda dari Kapolres Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, secara langsung memberangkatkan 385 peserta Mudik Gratis Lebaran Kabupaten Malang 2026 dari Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim No.07, Malang, Selasa (17/03/2026) tadi. Turut mendampingi dalam prosesi itu, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, unsur Forkopimda dari Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, serta Dandim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, hingga Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen dan perwakilan dari PT Bagong Dekaka Makmur.</p>



<p>&#8220;Pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus meringankan beban biaya transportasi bagi warga yang akan melaksanakan mudik ke luar wilayah Kabupaten Malang. Adapun tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meminimalisir risiko keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran. Sehingga, perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan tertib,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkannya, total peserta mudik tercatat sebanyak 385 orang, dengan komposisi 86 persen merupakan warga Kabupaten Malang dan 14 persen berasal dari luar Kabupaten Malang. Sementara untuk mendukung kelancaran kegiatan, disediakan sebanyak tujuh unit bus sebagai armada pengangkut pemudik, dengan kapasitas masing-masing bus sebanyak 55 tempat duduk.</p>



<p>Adapun rute perjalanan Mudik Gratis Lebaran Kabupaten Malang 2026, telah ditetapkan dengan tujuan ke beberapa terminal di wilayah Jawa Timur. Diantaranya,Terminal Arya Wiraraja Sumenep, dengan rute Malang – Bangkalan – Sampang – Pamekasan – Sumenep. Terminal Kertonegoro Ngawi, dengan rute Malang – Nganjuk – Madiun – Ngawi. Terminal Brawijaya Banyuwangi, dengan rute Malang – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, juga ada Terminal Pacitan, dengan rute Malang – Trenggalek – Ponorogo – Pacitan. Termasuk, Terminal Bondowoso, dengan rute Malang – Probolinggo – Jember – Bondowoso.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang menghadirkan Program Mudik Gratis ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. &#8220;Program ini tidak hanya membantu meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga bertujuan memberikan fasilitas transportasi yang lebih aman, nyaman, dan tertib. Sehingga, masyarakat dapat pulang kampung dengan tenang,&#8221; urainya.</p>



<p>Selain itu, program ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Malang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan potensi kecelakaan selama arus mudik Lebaran. &#8220;Oleh karena itu, saya berpesan agar seluruh peserta mudik selalu menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama perjalanan. Gunakan kesempatan ini untuk beristirahat dengan baik agar tiba di kampung halaman dalam keadaan sehat dan selamat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, Bupati Malang juga meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan, agar pada pelaksanaan Mudik Gratis di tahun mendatang dapat dilakukan penambahan jumlah armada maupun kuota peserta. Hal ini, diharapkan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Berangkatkan 9 Bus Mudik Gratis, Tujuan Ponorogo dan Banyuwangi Paling Diminati</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-berangkatkan-9-bus-mudik-gratis-tujuan-ponorogo-dan-banyuwangi-paling-diminati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[diminati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[paling]]></category>
		<category><![CDATA[ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231067</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran Forkopimda Kota Malang, memberangkatkan sembilan bus program mudik gratis bagi masyarakat, dari Halaman Balai Kota Malang, Selasa (17/03/2026) tadi. Pelaksanaan program tersebut, diikuti sekitar sebanyak 332 pemudik dengan berbagai tujuan di Jawa Timur. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa program mudik gratis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran Forkopimda Kota Malang, memberangkatkan sembilan bus program mudik gratis bagi masyarakat, dari Halaman Balai Kota Malang, Selasa (17/03/2026) tadi. Pelaksanaan program tersebut, diikuti sekitar sebanyak 332 pemudik dengan berbagai tujuan di Jawa Timur.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan agenda rutin Pemkot Malang, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. &#8220;Hari ini bersama Forkopimda, kami memberangkatkan sembilan bus dengan 332 orang pemudik. Mudik gratis ini dibantu oleh perbankan, perusahaan otobus dan juga perguruan tinggi di Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dengan adanya program tersebut, dirinya berharap dapat bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas saat arus mudik. Terutama, bagi masyarakat yang biasanya pulang kampung menggunakan sepeda motor.</p>



<p>“Kami berharap, dengan mudik gratis ini bisa meminimalisir potensi kecelakaan. Biasanya mereka menggunakan kendaraan roda dua untuk kembali ke kampung halaman, tetapi sekarang difasilitasi dengan bus,” jelasnya.</p>



<p>Menurut Wali Kota Wahyu, program tersebut juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa tujuan terbanyak pemudik dalam program tersebut adalah ke Ponorogo dan Banyuwangi. Hampir seluruh bus yang diberangkatkan terisi oleh peserta mudik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Paling banyak menuju ke tujuan Ponorogo dan Banyuwangi. Banyuwangi lewat Situbondo, Banyuwangi lewat Jember. Itu penuh semuanya,&#8221; kata Jaya-sapaannya.</p>



<p>Hanya saja, menurutnya untuk tujuan ke Bangkalan, Madura akan menjadi bahan evaluasi. Karena jumlah peminatnya tidak sebanyak rute lain. Hal tersebut terjadi karena sebagian calon pemudik menginginkan perjalanan langsung hingga daerah yang lebih jauh di Madura seperti Pamekasan atau Sumenep.</p>



<p>“Masih banyak peserta mudik yang ingin sampai Pamekasan atau Sumenep, sementara bantuan bus yang kami terima hanya sampai Sampang,” ucapnya.</p>



<p>Jaya juga menjelaskan, bahwa tidak semua kursi bus diisi penuh. Hal tersebut dilakukan secara sengaja, demi menjaga kenyamanan pemudik selama perjalanan. Menurutnya, satu bus sebenarnya memiliki kapasitas sekitar 50 hingga 54 penumpang.</p>



<p>&#8220;Jumlah penumpang kami batasi sekitar 40 orang, agar mereka tidak berdesakan, terutama karena terdapat bayi dan anak kecil yang ikut dalam perjalanan. Terlebih, tagline-nya kan Mudik Nyaman, Keluarga Bahagia, jadi kami tidak ingin penumpang duduk berdesakan,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, salah satu peserta mudik tujuan Bojonegoro, Soleh (50), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Dirinya berangkat bersama istri dan anaknya untuk pulang ke kampung halaman.</p>



<p>“Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya mudik gratis ini. Saya berangkat bertiga dengan keluarga. Tahun lalu pulang pakai travel, baru tahun ini memanfaatkan mudik gratis,” imbuh Soleh. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231067</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim Berangkatkan Mudik Gratis dari Pelabuhan Jangkar Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-berangkatkan-mudik-gratis-dari-pelabuhan-jangkar-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[jangkar,]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231073</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, melakukan pemberangkatan Program Mudik–Balik Gratis Kepulauan 2026 dengan rute Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi. Peluncuran program tersebut, dilakukan di area Pelabuhan Jangkar, Minggu (15/03/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Gubernur Khofifah didampingi Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, melakukan pemberangkatan Program Mudik–Balik Gratis Kepulauan 2026 dengan rute Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi. Peluncuran program tersebut, dilakukan di area Pelabuhan Jangkar, Minggu (15/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Gubernur Khofifah didampingi Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati, Ulfiah. Diketahui, bahwa program ini diluncurkan guna membantu mobilitas masyarakat kepulauan saat arus mudik Lebaran. Turut hadir di pelaksanaan itu, unsur Forkopimda dan pejabat instansi vertikal, diantaranya Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi, Dandim 0823, Letkol Inf Tri Wiratno, Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, serta Dankodaeral V, Laksda TNI Ali Triswanto.</p>



<p>Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan bahwa program mudik gratis ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya warga kepulauan. “Program Mudik Lebaran Gratis 2026 ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Sehingga, dapat merayakan Idul Fitri dengan sukacita tanpa terbebani biaya transportasi yang mahal,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengimbau para pemudik, agar mematuhi aturan pelayaran demi keselamatan selama perjalanan. Pada program mudik tahun ini, pemerintah menyiapkan armada Kapal Feri Dharma Wicit a 1 yang melayani rute Jangkar menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi.</p>



<p>Selama periode angkutan Lebaran, kapal tersebut dijadwalkan melakukan 12 kali pelayaran dengan kapasitas sekitar 300 penumpang dan 100 unit sepeda motor pada setiap perjalanan. Seluruh biaya transportasi dalam program ini, ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jatim.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Rio mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi terhadap peningkatan konektivitas wilayah kepulauan di daerahnya. Menurutnya, program mudik gratis tidak hanya membantu mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Pelabuhan Jangkar.</p>



<p>&#8220;Semoga ini memberikan dampak untuk masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Kegiatan peluncuran sendiri, ditutup dengan pemberangkatan perdana para pemudik yang tampak antusias memenuhi geladak kapal untuk menyeberangi Selat Madura menuju kampung halaman. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231073</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Berangkatkan Bantuan Sosial MTC untuk Warga Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-berangkatkan-bantuan-sosial-mtc-untuk-warga-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229213</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberangkatkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi dhuafa Malang Raya, dari Halaman Balai Kota Malang, Jumat (02/01/2026) tadi. Bantuan tersebut, menjadi bagian dari komitmen Malang Tahes Club (MTC) dalam aksi kemanusian yang telah dilakukan secara rutin. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa sebelumnya MTC [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberangkatkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi dhuafa Malang Raya, dari Halaman Balai Kota Malang, Jumat (02/01/2026) tadi. Bantuan tersebut, menjadi bagian dari komitmen Malang Tahes Club (MTC) dalam aksi kemanusian yang telah dilakukan secara rutin.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa sebelumnya MTC juga telah menyalurkan bantuan ke sejumlah daerah terdampak bencana di luar Jawa, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh. Kali ini, bantuan difokuskan untuk masyarakat di wilayah Malang Raya.</p>



<p>“Hari ini memang ada kegiatan yang diberikan khusus untuk Malang Raya. Tadi kita berangkatkan yang ada di Kota Batu terlebih dahulu, kemudian akan bergiliran ke Kabupaten Malang dan Kota Malang,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai pembina MTC, Wali Kota Wahyu berharap komunitas tersebut tidak hanya menjadi ruang berkumpulnya pejabat, pengusaha dan berbagai elemen masyarakat, tetapi juga mampu memberi manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. “Kami berharap MTC ini menjadi wadah yang bisa memberikan perhatian. Tidak hanya sekadar berkumpul membahas Kota Malang ke depan, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial dan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.</p>



<p>Masih menurut Wali Kota Wahyu, keberagaman latar belakang anggota MTC, mulai dari pengusaha, pejabat daerah, hingga unsur TNI/Polri, menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun sinergi sosial. “Tadi secara simbolis saya berangkatkan bantuannya. Ini sinergi yang baik, karena komunitasnya luas, pengusahanya ada, pejabat dari TNI-Polri juga ada. Ini menjadi kekuatan bersama untuk masyarakat Kota Malang dan sekitarnya,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229213</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
