<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berbagai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berbagai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Aug 2025 11:32:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berbagai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jadi Jujugan Ratusan Riders Berbagai Kota, Bupati Jember Kenalkan Kopi dan Cerutu</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-jujugan-ratusan-riders-berbagai-kota-bupati-jember-kenalkan-kopi-dan-cerutu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cerutu]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[riders]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Salah satu komunitas penghobi touring rider atau pengendara motor, memilih Kabupaten Jember menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Royal Riders Indonesia (RoRI). Gelaran yang berlangsung di GOR PKPSO Jember itu, dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, yaitu 9 hingga 10 Agustus 2025. Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya sekitar 500 riders [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Salah satu komunitas penghobi touring rider atau pengendara motor, memilih Kabupaten Jember menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Royal Riders Indonesia (RoRI). Gelaran yang berlangsung di GOR PKPSO Jember itu, dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, yaitu 9 hingga 10 Agustus 2025.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya sekitar 500 riders dari berbagai daerah di Indonesia, hadir untuk meramaikan acara. Gelaran yang mengusung semangat &#8216;Brotherhood, Adventure, Unity&#8217;, juga dihadiri Bupati Jember, Muhammad Fawait dan Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Rizky Aditya Putra.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jember sebagai lokasi perayaan. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Jember mengucapkan terima kasih kepada RoRI dan RE Community yang telah berkenan mengadakan HUT ke-9 di Jember. Ini sebuah kebanggaan bagi kami, yang menerima ratusan bikers dari seluruh Indonesia. Kehadiran para riders, menunjukkan bahwa Jember semakin dikenal kembali sebagai destinasi wisata di ujung timur Pulau Jawa. Ke depan, Jember akan selalu terbuka untuk komunitas-komunitas dari seluruh Indonesia,” kata Bupati Fawait, Sabtu (09/08/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen yang sama itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga memperkenalkan kekayaan khas Jember, kepada sejumlah riders. Diantaranya, seperti kopi dan cerutu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jember adalah surga kopi dan penghasil cerutu terbesar di Indonesia. Kopi tanpa cerutu, rasanya hambar. Jadi kalau mau merasakan keduanya, datanglah ke Jember,” terang Gus Fawait.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, juga menyatakan keinginannya untuk menjadi bagian dari RoRI. &#8220;Saya mau bergabung dengan RoRI dan mungkin tahun depan, kita bisa gelar acara di Lamandau. Kabupaten kami ada di Kalimantan Tengah bagian barat dan saya siap menyiapkan tempat untuk penyelenggaraan. Kami akan fokus mengembangkan pariwisata dan agribisnis, serta berharap ada kerjasama yang baik dengan Jember,” kata Bupati Rizky.</p>



<p>Presiden Royal Riders Indonesia, Harry Prasetyo, mengungkapkan bahwa komunitasnya juga mendapat kehormatan tampil dalam Jember Fashion Carnival (JFC) 2025. “Kami diberi kesempatan oleh JFC untuk tampil di Grand Carnival, pada slot pertama. Besok pagi, antara 300 sampai 400 riders akan ikut memeriahkan karnaval di hari terakhir JFC,” jelas Harry.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan ini, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para riders, tetapi juga sarana promosi pariwisata dan budaya Kabupaten Jember. Kolaborasi komunitas otomotif dengan agenda besar seperti JFC, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi ekonomi lokal dan memperluas jejaring antar daerah.</p>



<p>Kehadiran para kepala daerah ini, tentunya menjadi bentuk dukungan terhadap komunitas otomotif sekaligus ajang mempererat kerjasama antar daerah. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setor Madu di Kecamatan Ranuyoso, Bupati Lumajang Suguhkan Berbagai Pelayanan untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/setor-madu-di-kecamatan-ranuyoso-bupati-lumajang-suguhkan-berbagai-pelayanan-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali melaksanakan Program Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Kali ini, dilaksanakan di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/07/2025). Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang memimpin langsung setiap pelayanan pemerintahan dalam program unggulan Setor Madu. Program yang sudah memasuki gelombang keduanya ini, bukan sekadar perpindahan meja kerja dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali melaksanakan Program Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Kali ini, dilaksanakan di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/07/2025). Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang memimpin langsung setiap pelayanan pemerintahan dalam program unggulan Setor Madu.</p>



<p>Program yang sudah memasuki gelombang keduanya ini, bukan sekadar perpindahan meja kerja dari pendopo ke kecamatan. Namun, menjadi ruang aktualisasi keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pinggiran.</p>



<p>“Setor Madu adalah komitmen nyata kami dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintahan harus hadir, bukan hanya dalam data, tetapi dalam wajah dan aksi nyata,” tegas Bunda Indah saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Kecamatan Ranuyoso.</p>



<p>Selama sehari penuh, warga disuguhkan beragam layanan esensial secara langsung. Pemeriksaan kesehatan gratis, penanaman pohon, pemberian bantuan sosial, hingga layanan administrasi kependudukan semuanya dihadirkan tanpa birokrasi yang berbelit.</p>



<p>Layanan yang biasanya mengharuskan warga menempuh perjalanan jauh kini bisa dinikmati tepat di halaman rumah mereka. Atmosfer gotong royong sangat terasa. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Perangkat Daerah (PD), TNI, Polri, para kepala desa dan perangkat kecamatan. Semua menyatu dalam semangat pelayanan yang humanis.</p>



<p>“Kami ini pelayan rakyat. Maka sudah semestinya kami yang mendatangi rakyat, bukan rakyat yang bersusah payah mencari kami,” ucap Bunda Indah, disambut tepuk tangan ratusan warga yang memadati lokasi acara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tak hanya pelayanan administratif, kegiatan ini juga menjadi panggung penguatan sosial. Penyaluran bantuan bagi masyarakat kurang mampu dilakukan langsung oleh Bunda Indah dengan pendekatan yang penuh empati. Satu per satu warga disapa, didengar aspirasinya dan diberi perhatian yang setara tanpa sekat antara pejabat dan rakyat.</p>



<p>Setor Madu sejatinya merevolusi cara pandang terhadap hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Program ini memotret kebutuhan dasar publik, akses yang mudah, cepat dan manusiawi terhadap layanan negara. Lebih dari itu, program ini juga membangun kembali kepercayaan publik bahwa negara hadir bukan hanya saat Pemilu, tapi juga saat rakyat membutuhkan pelukan kebijakan yang adil.</p>



<p>Bunda Indah menekankan bahwa inisiatif ini akan terus berlanjut di kecamatan-kecamatan lain. “Kami ingin birokrasi ini lentur, mampu menyesuaikan diri dengan denyut kebutuhan masyarakat. Inilah wajah baru pelayanan publik yang ingin kami bangun lebih dekat, lebih responsif dan lebih menyentuh,” ujarnya.</p>



<p>Inovasi pelayanan seperti Setor Madu patut diapresiasi dalam konteks nasional. Lumajang menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan humanis bisa menjadi jawaban. Dengan melibatkan semua lapisan, dari desa hingga kabupaten, program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi vertikal-horizontal mampu menghasilkan solusi konkret.</p>



<p>Bunda Indah telah membuktikan, ketika pemimpin berani turun tangan, pelayanan bukan lagi sekadar program, melainkan bentuk cinta. Kecamatan Ranuyoso hari ini bukan sekadar lokasi kegiatan, melainkan sebuah gambaran bahwa pelayanan publik tidak harus mahal dan rumit. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal Ikawangi Bandung, Bupati Banyuwangi Apresiasi Soliditas Warga Banyuwangi di Berbagai Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-ikawangi-bandung-bupati-banyuwangi-apresiasi-soliditas-warga-banyuwangi-di-berbagai-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ikawangi,]]></category>
		<category><![CDATA[soliditas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221766</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri halal bihalal Ikatan Keluarga Besar Banyuwangi (Ikawangi) Bandung di Puri Bambu, Kota Bandung, Minggu (04/05/2025) tadi. Dalam pertemuan itu, Bupati Ipuk mengapresiasi soliditas Diaspora Banyuwangi di berbagai daerah. Disampaikannya, bahwa soliditas menjadi instrumen penting dalam pembangunan daerah. Melalui Ikawangi, diharapkan mampu mengorkestrasi berbagai potensi luar daerah untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri halal bihalal Ikatan Keluarga Besar Banyuwangi (Ikawangi) Bandung di Puri Bambu, Kota Bandung, Minggu (04/05/2025) tadi. Dalam pertemuan itu, Bupati Ipuk mengapresiasi soliditas Diaspora Banyuwangi di berbagai daerah.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa soliditas menjadi instrumen penting dalam pembangunan daerah. Melalui Ikawangi, diharapkan mampu mengorkestrasi berbagai potensi luar daerah untuk kampung halaman.</p>



<p>&#8220;Kami sangat mengharapkan adanya kolaborasi dengan semua pihak. Tidak mungkin kami hanya mengandalkan sumber daya yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Kami butuh uluran tangan dan pikiran semua pihak,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya pun mengajak warga Banyuwangi yang merantau di berbagai daerah, untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Sehingga, dapat meraih prestasi terbaiknya dan juga berkontribusi bagi Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Kalau kemarin hastag itu viral, kami tidak melarang. Silakan lihat dunia. Tapi, mari kita lihat kampung halaman dan majukan daerah. Tingkatkan kompetensi dan persembahkan untuk Kabupaten Banyuwangi,&#8221; ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ajakan Bupati Ipuk, pun disambut antusias oleh keluarga besar Ikawangi. Meski secara fisik terpisah dari kampung halaman, jiwa dan pikiran mereka masih terikat dengan Banyuwangi. Hal ini, seperti yang dikatakan oleh sesepuh Ikawangi Bandung, Djuhri Rosyidi. Mahasiswa ITB pertama asal Kabupaten Banyuwangi angkatan 1957, ini bahkan siap berkontribusi demi kemajuan Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Apa pun yang dibutuhkan di Kabupaten Banyuwangi, sepanjang kami mampu, kami siap membantu untuk kemajuan Kabupaten Banyuwangi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pensiunan Kementerian ESDM itu mengatakan, Diaspora Banyuwangi kini banyak yang ahli di berbagai bidang ilmu. &#8220;Ada ahli gempa, ahli pertambangan, ahli penerbangan dan masih banyak lagi,&#8221; kata pria kelahiran 1933 ini.</p>



<p>Hal senada juga ditegaskan Ketua Ikawangi Bandung, yang juga Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Edy Suwondo. Menurutnya, kemajuan Banyuwangi saat ini, menambah semangat para perantau untuk menunjukkan jati dirinya dan mengambil peran.</p>



<p>&#8220;Proses regenerasi terus berlanjut. Banyak dosen muda di Kabupaten Banyuwangi yang terus mengembangkan kariernya. Kami bangga mengaku sebagai orang Banyuwangi dan kami pun tertantang untuk berkontribusi bagi kampung halaman kami ini,&#8221; ungkap pria asal Genteng ini.</p>



<p>Acara halal bihalal tidak hanya diikuti oleh Ikawangi Bandung, namun juga hadir Ikawangi dari sejumlah kota di Jawa Barat dan Jakarta. Diantara yang menarik perhatian adalah kehadiran, Dewi Agustiningsih. Wanita kelahiran 1998 ini berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di UGM sebagai lulusan termuda dan tercepat. &#8220;Sejak November tahun lalu, tinggal di Bandung. Diterima jadi dosen di ITB,&#8221; tutur wanita yang memiliki keahlian di bidang kimia itu. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221766</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Musrenbang RKPD 2026, Bupati Pamekasan Targetkan Pemerataan Berbagai Sektor</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-musrenbang-rkpd-2026-bupati-pamekasan-targetkan-pemerataan-berbagai-sektor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerataan]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221075</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (25/03/2025) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Wakil Bupati, H Sukriyanto, Ketua DPRD, Ali Maskur, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sigit Priyono, pimpinan organisasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (25/03/2025) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Wakil Bupati, H Sukriyanto, Ketua DPRD, Ali Maskur, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sigit Priyono, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan perwakilan organisasi profesi, tokoh agama dan tokoh masyarakat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Kepala Bapperida Pamekasan, Sigit Priyono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut didasari Undang-Undang (UU) Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah. Selain itu, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD serta beberapa regulasi lain.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Adapun tujuan dari kegiatan ini, adalah menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan prioritas dan sasaran pembangunan nasional, serta usulan program dan usulan Musrenbang desa dan tingkat kecamatan,&#8221; kata Kepala Bapperida.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, berharap bahwa kegiatan Musrenbang RKPD 2026 ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dari berbagai sektor. Mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. &#8220;Ketimpangan antara Utara dan Selatan, Barat dan Timur ini kita harus hapuskan. Sehingga, terjadi pemerataan sesuai dengan apa yang kita harapkan,&#8221; kata Bupati Pamekasan.</p>



<p>Dirinya mencontohkan, keberadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar) selama ini hanya ada di wilayah Selatan, sementara daerah Utara tidak tersedia. Demikian juga dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang tidak hanya fokus di wilayah Selatan. Sehingga, pemerataan antara selatan dan Utara benar-benar terealisasi.</p>



<p>&#8220;Pada masa yang akan datang, mari kita jangan hanya bisa pengadaan. Akan tetapi, pelestarian dan pemanfaatan bagaimana maksimal,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221075</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Berbagai Program, Baznas Tulungagung Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-berbagai-program-baznas-tulungagung-komitmen-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu. Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial dan ekonomi. Program-program tersebut, mencakup pemberian modal usaha, beasiswa pendidikan, bedah rumah, hingga santunan bagi warga kurang mampu.</p>



<p>Plt Ketua Baznas Tulungagung, H Abdul Wachid, mengatakan program yang dijalankan meliputi pemberian modal usaha sebesar Rp1,5 juta perorang, budidaya kambing dalam sistem berkelompok serta beasiswa bagi pelajar dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Sementara salah satu program unggulan Baznas, yakni Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), yang telah membiayai pendidikan 80 mahasiswa dari keluarga tidak mampu di beberapa perguruan tinggi. Seperti di UIN Tulungagung, STAI Diponegoro, STAI Muhammadiyah, Universitas Tulungagung dan Universitas Bhineka PGRI Tulungagung.</p>



<p>Selain itu, Baznas juga menjalankan program bedah rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak dengan anggaran Rp 12,5 juta per unit dari Baznas Tulungagung, Rp 15 juta dari Baznas Provinsi, serta Rp 20 juta dari Baznas Pusat.</p>



<p>Program lainnya, mencakup pembangunan sanitasi bagi masyarakat yang tidak memiliki jamban, santunan bulanan Rp 300 ribu bagi Lansia sebatang kara, serta bantuan Sembako dan modal usaha bagi penyandang disabilitas, penderita HIV/AIDS dan pasien TBC. Baznas juga secara rutin melakukan evaluasi dampak program melalui survei triwulanan untuk mengukur efektivitas bantuan dalam mengentaskan kemiskinan.</p>



<p>“Kami melihat ada peningkatan ekonomi pada penerima bantuan, seperti pedagang kecil yang omzetnya bertambah setelah mendapatkan modal usaha,” ujar H Abdul Wachid, Kamis (13/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan dana akibat masih minimnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menyalurkan zakat melalui Baznas. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat, khususnya ASN di Tulungagung yang berjumlah sekitar 10.500 orang, untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas guna mendukung program sosial yang berkelanjutan.</p>



<p>Untuk memastikan transparansi, Baznas melaporkan pemasukan dan penyaluran dana kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para muzaki setiap tiga bulan sekali. Lembaga ini, juga diaudit secara berkala oleh Inspektorat, Kantor Akuntan Publik, serta Irjen Kemenag Pusat.</p>



<p>Sementara menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Baznas Tulungagung akan menyalurkan santunan bagi penjaga palang pintu kereta api yang tidak memiliki palang resmi serta bagi pekerja informal seperti pengatur lalu lintas di persimpangan jalan. Bantuan akan diberikan dalam bentuk Sembako dan uang saku.</p>



<p>Selain itu, Baznas akan mengadakan Gerakan Cinta Zakat dengan melibatkan ASN, Bupati dan Forkopimda untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Santunan bagi anak yatim dan pendistribusian zakat fitrah juga akan dilakukan ke seluruh desa di Kabupaten Tulungagung.</p>



<p>Ke depan, Baznas Tulungagung berupaya bersinergi dengan OPD dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan ekonomi masyarakat. “Kami berharap program ini bisa terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi warga Tulungagung yang membutuhkan,” jelasnya. <strong>(kom/tul/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Kekeringan, Pemkab Lumajang Gandeng Berbagai Pihak Kolaborasi Salurkan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-kekeringan-pemkab-lumajang-gandeng-berbagai-pihak-kolaborasi-salurkan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama PT Mustikatama dan sejumlah pihak menginisiasi bantuan air bersih di beberapa wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya, seperti penyaluran air bersih di Dusun Lor Curah, Desa Merakan, Kecamatan Padang, Senin (04/11/2024) tadi. &#8220;Hari ini, kami berhasil menyalurkan air bersih di satu titik dari total 11 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama PT Mustikatama dan sejumlah pihak menginisiasi bantuan air bersih di beberapa wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Lumajang. Salah satunya, seperti penyaluran air bersih di Dusun Lor Curah, Desa Merakan, Kecamatan Padang, Senin (04/11/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Hari ini, kami berhasil menyalurkan air bersih di satu titik dari total 11 titik di Kecamatan Padang. Sekarang warga yang sebelumnya mengalami kesulitan akses air dapat menikmati air bersih,&#8221; kata Babinsa Merakan, Serda Joni Sugiarto, di sela kegiatannya, Senin (04/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masyarakat di Dusun Lor Curah, ujarnya, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Mengingat, mereka telah lama menghadapi kesulitan dalam mendapatkan air bersih, terutama di musim kemarau.</p>



<p>&#8220;Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga penyaluran air bersih ini dapat terus berlanjut hingga semua wilayah yang membutuhkan dapat terpenuhi,&#8221; ujar salah satu warga setempat, Parman.</p>



<p>Dengan penyaluran air bersih yang dilakukan secara bertahap, diharapkan semua wilayah di Kecamatan Padang, yang terdampak krisis air dapat segera mendapatkan akses air bersih yang memadai. Kegiatan tersebut, diharapkan tidak hanya memberikan solusi sementara, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Desa Merakan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plt Bupati Banyuwangi Sambut Kapal Yacht Berbagai Negara di Ekspedisi Sail 2 Indonesia Rally 2024</title>
		<link>https://memontum.com/plt-bupati-banyuwangi-sambut-kapal-yacht-berbagai-negara-di-ekspedisi-sail-2-indonesia-rally-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspedisi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215258</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, menyambut kedatangan rombongan Kapal Yacht peserta Ekspedisi Sail 2 Indonesia Rally 2024 dari berbagai negara yang tiba di Banyuwangi, Kamis (10/10/2024) tadi. Rombongan kapal tersebut, bersandar di Pantai Marina Boom, Kabupaten Banyuwangi dan akan mengeksplorasi kekayaan wisata dan budaya Banyuwangi selama 5 hari, yakni pada 10 hingga 14 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, menyambut kedatangan rombongan Kapal Yacht peserta Ekspedisi Sail 2 Indonesia Rally 2024 dari berbagai negara yang tiba di Banyuwangi, Kamis (10/10/2024) tadi. Rombongan kapal tersebut, bersandar di Pantai Marina Boom, Kabupaten Banyuwangi dan akan mengeksplorasi kekayaan wisata dan budaya Banyuwangi selama 5 hari, yakni pada 10 hingga 14 Oktober 2024.</p>



<p>Plt Bupati Banyuwangi sendiri menyambut rombongan secara langsung dalam acara Welcoming Ceremony Sail To Indonesia 2024 di Pantai Boom. &#8220;Selamat datang di ujung timur Pulau Jawa. Kota yang sarat dengan seni budaya ditambah keelokan alamnya. Penduduk kami juga dikenal sangat ramah,&#8221; kata Plt Bupati Sugirah.</p>



<p>Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu lokasi yang disinggahi ekspedisi laut Indonesia yang digelar oleh PT Pelindo. Berangkat dari Australia, puluhan Kapal Yacht mengawali petualangan laut mereka dari Kepulauan Rei, Maluku Tenggara, untuk menjelajahi destinasi wisata di Indonesia, hingga akhirnya tiba di Banyuwangi.</p>



<p>Saat tiba bersandar di Pantai Marina Boom, sebanyak 17 Kapal Yacht dari berbagai negara, seperti Australia, Perancis, Amerika Serikat, Inggris, Rumania dan Kanada, disambut meriah dengan penampilan kesenian khas Banyuwangi, Tari Gandrung. Tarian selamat datang itu disuguhkan untuk para tamu kehormatan.</p>



<p>Menurut Plt Bupati Sugirah, Sail to Indonesia adalah ajang yang sangat strategis untuk mempromosikan potensi Banyuwangi di kancah Internasional. Sekaligus, mendorong tumbuhnya pariwisata maritim internasional di Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, PT Pelindo, sehingga Pantai Marina Boom bisa menjadi tempat singgah bagi para pelayar dari seluruh dunia. Apalagi kita didukung Dermaga Yacht Pantai Marina Boom, yang juga diajukan sebagai salah satu persinggahan Fremantle Yacht Race tahun 2025 mendatang,&#8221; tambah Plt Bupati Sugirah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, melalui kegiatan ini dapat memicu wisatawan mancanegara dan domestik untuk berkunjung ke Banyuwangi semakin banyak. &#8220;Dengan jejaring mereka, kita harapkan para Yachter dunia ini akan mengajak teman-temannya semakin banyak datang ke Banyuwangi. Sehingga, ini akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan pendapatan daerah,&#8221; harapnya.</p>



<p>Para Yachter yang singgah ini, rencananya akan mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada di Banyuwangi. &#8220;Saya sangat takjub dengan keindahan pemandangan yang ada di sini. Bayangkan melihat sunrise dengan pemandangan Pulau Bali. Tidak cuma itu, juga ada latar belakang pegunungan yang indah,&#8221; ujar Aubrey Graham, Yachters asal Kanada.</p>



<p>Aubrey bersama rekan-rekannya berencana akan mengunjungi beberapa destinasi wisata di Banyuwangi, seperti Taman Nasional Baluran, Hutan De Djawatan dan Pulau Merah. &#8220;Kami datang lebih dulu dibanding rombongan kemarin dan kami sempatkan menaiki Ijen untuk melihat api birunya. Ini adalah pengalaman kami paling menarik dibanding sebelum-sebelumnya,&#8221; ujar Aubrey.</p>



<p>Hal yang sama juga dikatakan Kapten Kapal Yacht Larusia, Timothy Forderer. Pelaut asal Inggris itu sebelumnya telah mengunjungi Pulau Banda, Flores, Raja Ampat, Bali dan terakhir berlabuh di Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Selama 40 tahun saya berlayar mengelilingi dunia, Indonesia adalah negara yang paling indah yang pernah saya kunjungi. Perasaan itu juga kami rasakan di Banyuwangi, semuanya menyambut kami dengan baik dan sangat ramah. Mulai dari makanan hingga alamnya juga indah. Saya besok bersama istri rencananya akan menikmati sunset ke Pulau Merah sebelum melanjutkan perjalanan,&#8221; ujar Tim.</p>



<p>Sementara Direktur Utama PT Pelindo Properti Indonesia, Sukariyadi Rudi Meidianto, menjelaskan Sail 2 Indonesia Rally 2024 dimulai pada Juli lalu. Mereka berlayar dari New Zealand dan Australia untuk menjajal petualangan laut Indonesia dan mengunjungi berbagai destinasi wisata, mulai dari Raja Ampat, Pulau Banda, Flores dan Bali. &#8220;Semoga 4 hari ke depan, para Yachters mengunjungi sebanyak-banyaknya wisata Banyuwangi dan mempromosikannya ketika kembali ke negara asal,&#8221; harap Rudi. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215258</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Raih Berbagai Penghargaan di Tahun 2024, Pj Bupati Beri Apresiasi ASN dan Non ASN</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-raih-berbagai-penghargaan-di-tahun-2024-pj-bupati-beri-apresiasi-asn-dan-non-asn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 06:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengucapkan rasa terima kasihnya untuk seluruh ASN maupun non-ASN Lumajang yang telah bekerja solid untuk Pemkab Lumajang. Berkat kegigihan dan kesolidan dalam kerja sama tersebut, menjadikan Lumajang banyak diberi penghargaan selama tahun 2024. Hal tersebut, disampaikan Bunda Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, saat memimpin Upacara Bendera di Halaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengucapkan rasa terima kasihnya untuk seluruh ASN maupun non-ASN Lumajang yang telah bekerja solid untuk Pemkab Lumajang. Berkat kegigihan dan kesolidan dalam kerja sama tersebut, menjadikan Lumajang banyak diberi penghargaan selama tahun 2024. Hal tersebut, disampaikan Bunda Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, saat memimpin Upacara Bendera di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (07/10/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Lumajang, mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerja solid bapak-ibu semua. Sehingga, banyak penghargaan yang telah diperoleh Pemerintah Kabupaten Lumajang,&#8221; kata Bunda Yuyun.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang mengungkapkan, bahwa selama tahun 2024 ini, Pemkab Lumajang menerima sejumlah penghargaan. Diantaranya, Predikat Pelayanan Publik Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman, Terbaik 1 dalam kategori Pemerintah Daerah yang Melakukan Pengawasan Pangan Olahan Sesuai Standar dari BPOM RI, Opini WTP 6 Kali Berturut-turut dari BPK hingga Penghargaan Pemerintah Daerah dengan Sertifikasi Tanah Barang Milik Daerah Terbanyak dan Terluas dari KPK RI.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Nilai Reformasi Birokrasi kita naik peringkat dari nilai B menjadi BB. Ini telah bisa kita sandingkan untuk nilai SAKIP kita dan Selasa (01/10/2024) kemarin saya dan Pak Sekda menerima penghargaan nilai SAKIP kita dari B menjadi BB,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Berbagai penghargaan yang berhasil diraih oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang tersebut, ujarnya, merupakan buah atas kerja keras seluruh elemen dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Kabupaten Lumajang. &#8220;Kita harus tetap memacu semangat kerja kita untuk menjadi yang terbaik. Teruslah bermimpi, wujudkan mimpi ini menjadi kenyataan, mendorong kemajuan Lumajang menjadi lebih baik dan sejahtera. Mari bergerak bersama mencapai titik yang lebih membanggakan,&#8221; paparnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dongkrak UMKM Kota Malang, Pj Wali Kota Wahyu Kenalkan berbagai Produk di Rakernas Apeksi 2024</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-umkm-kota-malang-pj-wali-kota-wahyu-kenalkan-berbagai-produk-di-rakernas-apeksi-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[rakernas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Melalui gelaran ajang Indonesia City Expo (ICE) pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Malang, turut memeriahkan. Keikutsertaan UMKM Kota Malang itu, menurut Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, merupakan bagian dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Melalui gelaran ajang Indonesia City Expo (ICE) pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII Tahun 2024 di Kota Balikpapan, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Malang, turut memeriahkan. Keikutsertaan UMKM Kota Malang itu, menurut Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Malang untuk mempromosikan produk UMKM Kota Malang agar semakin naik kelas.</p>



<p>“Kami dari Pemerintah Kota Malang membawa beberapa pelaku UMKM yang memang mempunyai satu keunggulan yang berbeda dari UMKM yang ada di kota atau kabupaten lain. Hal ini, bisa membawa dan memberikan satu gambaran bahwa UMKM di Kota Malang berkembang drastis,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa gelaran Apeksi tersebut menjadi suatu ajang untuk mempromosikan keunggulan-keunggulan dan potensi yang dimiliki oleh Kota Malang. Disebutkannya, bahwa UMKM yang dikenalkan, diantaranya terkait dengan kuliner, fesyen, kriya dan lainnya.</p>



<p>“Mudah-mudahan dengan Indonesia City Expo di Apeksi 2024 ini bisa memperkenalkan UMKM Kota Malang agar lebih maju dan naik kelas,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, salah satu pengrajin Batik Soendari Kota Malang, Satria, menyampaikan jika ciri khas batiknya adalah dengan mengkreasikan beberapa batik khas Kota Malang. Seperti motif topeng, tugu, kemudian ada teratai, trembesi dan masih banyak lagi. Dengan menampilkan ikon-ikon Kota Malang ini harapannya daerah-daerah lain bisa semakin mengenal Kota Malang.</p>



<p>“Merupakan pengalaman yang menarik dalam mengikuti Apeksi ini karena banyak dari kota-kota lain yang berkumpul, jadi bisa berbagi ilmu juga. Dengan mengenal kota-kota lain kita berharap bisa berbagi, baik pengetahuan tentang batik itu sendiri juga kesempatan untuk bisa memperluas pemasaran dari produk-produk kita,” jelas Satria.</p>



<p>Menariknya, selain membawa produk batik kreasinya, para pengunjung ICE Apeksi 2024 ini juga dapat belajar membatik dan mewarnai batik secara langsung dengan berbagai media bersama Soendari Batik.</p>



<p>Selain Batik Soendari, beberapa produk yang dikenalkan ke kancah nasional diantaranya dari UMKM Antique Batik by Febby, Eva Unique Accesories, daster dari Red Tulip serta kuliner seperti aneka keripik sayur, keripik buah, keripik bakso, Soes Imoet, Tempa Tempe dan keripik tempe. Stan Pemkot Malang pun tampak ramai dikunjungi oleh para pengunjung yang memborong berbagai macam produk mulai dari kuliner hingga fesyen. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210312</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
