<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berbahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berbahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Mar 2024 14:20:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berbahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Diduga Dilempar Bom Berbahan Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-ketua-kpps-di-pamekasan-diduga-dilempar-bom-berbahan-mercon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dilempar]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Rumah milik Kusairi (53) asal Dusun Timur, RT 01/RW 03, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, diduga kuat dilempar bom berbahan mercon oleh orang tak dikenal, Senin (19/02/2024) dini hari pukul 02.00. Akibat dari kejadian itu, rumah pria yang diketahui sebagai Ketua KPPS di kawasan Kabupaten Pamekasan, ini mengalami kerusakan cukup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Rumah milik Kusairi (53) asal Dusun Timur, RT 01/RW 03, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, diduga kuat dilempar bom berbahan mercon oleh orang tak dikenal, Senin (19/02/2024) dini hari pukul 02.00. Akibat dari kejadian itu, rumah pria yang diketahui sebagai Ketua KPPS di kawasan Kabupaten Pamekasan, ini mengalami kerusakan cukup parah.</p>



<p>Menurut keterangan Kusairi, bahwa saat kejadian berlangsung dirinya sedang istirahat. Karena kecapekan, sehingga ketika peristiwa terjadi dirinya tidak mendengar suara ledakan.</p>



<p>&#8220;Saking lelapnya tidur bersama semua keluarga, saya tidak mendengar suara ledakan itu. Tetapi, tetangga yang mendengar, itu langsung membangunkan saya. Karena saat itu, dikiranya lemari roboh sekitar pukul,&#8221; katanya, Selasa (20/02/2024) tadi.</p>



<p>Usai terbangun, dirinya melihat kaca dan sejumlah perabotan rumahnya sudah hancur. Rumah bagian belakang rumahnya itu, diduga dilempar bom dari bahan mercon. Sementara rumah itu, biasa ditempati saat siang hari.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kejadian ini tidak ada kaitannya dengan Pemilu kemarin. Karena saya tidak ada konflik dengan pendukung Caleg, pendukung Capres atau siapapun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengatakan bahwa saat kejadian berlangsung pemilik rumah sedang tidur dan mendengar suara mirip piring jatuh. “Setelah dicek, ternyata ledakan itu terjadi di rumah bagian belakang. Sehingga Kusairi bergegas ke belakang dan melihat kondisinya sudah berantakan. Bahkan, listriknya padam,” ujarnya.</p>



<p>AKP Sri menyampaikan, usai ledakan tersebut, rumah milik Kusairi mengalami kerusakan di bagian atap, kaca jendela, lemari dan beberapa barang lain dengan nilai nominal kerugian mencapai Rp 10.000.000. Beruntungnya, pemilik rumah selamat tanpa adanya luka apapun.</p>



<p>&#8220;Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pamekasan mendatangi TKP sekitar jam 09.00. Sementara Tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim Batalyon D Pamekasan tiba di lokasi jam 14.00, yang disusul Tim Penjinak Bom Gegana Polda Jatim pada jam 16.30,&#8221; tambahnya.</p>



<p>AKP Sri menambahkan, bahwa Personel Polres Pamekasan bersama Polda Jatim sudah melakukan olah TKP hingga Senin malam untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan barang bukti. &#8220;Kami masih terus berupaya mengumpulkan keterangan dari saksi dan memeriksa barang bukti di Labfor Polda Jatim. Jadi, sementara untuk motif dan jenis peledak masih belum diketahui secara pasti,” ungkapnya.</p>



<p>AKP Sri menghimbau agar masyarakat terutama para penyelenggara Pemilu untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan terus berlangsungnya proses tahapan Pemilu 2024. “Ronda di kampung-kampung mungkin bisa ditingkatkan lagi, kemudian para pendukung ini bisa lebih bijak menyikapi hasil sementara yang sudah ada. Tetap harus menunggu hasil resmi dari KPU,” tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi UMKM Berbahan Kayu di Rejoso, Pj Wali Kota Batu Dorong Jadi Sentra Kerajinan dan Desa Tematik</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-umkm-berbahan-kayu-di-rejoso-pj-wali-kota-batu-dorong-jadi-sentra-kerajinan-dan-desa-tematik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[rejoso,]]></category>
		<category><![CDATA[sentra]]></category>
		<category><![CDATA[tematik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tahun 2024 mendatang, Dusun Rejoso, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, bakal disiapkan menjadi sentra UMKM kerajinan tangan dan desa tematik. Pernyataan ini, diungkapkan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat berada lokasi UMKM yang memproduksi kerajinan tangan berbahan kayu. Aries menyampaikan, visinya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batu melalui pengembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tahun 2024 mendatang, Dusun Rejoso, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, bakal disiapkan menjadi sentra UMKM kerajinan tangan dan desa tematik. Pernyataan ini, diungkapkan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat berada lokasi UMKM yang memproduksi kerajinan tangan berbahan kayu.</p>



<p>Aries menyampaikan, visinya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batu melalui pengembangan sektor UMKM. Sementara, Dusun Rejoso jika dilihat memiliki kekayaan budaya dan keahlian berbagai kerajinan tangan, yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan serta mendukung perekonomian lokal.</p>



<p>&#8220;Kami akan berusaha mengangkat potensi Dusun Rejoso, Desa Junrejo, sebagai pusat produksi UMKM di bidang kerajinan tangan dan desa tematik pada tahun 2024,&#8221; terangnya, Rabu (06/12/2023) tadi.</p>



<p>Menurutnya, dibutuhkan langkah-langkah konkret termasuk pembentukan kelompok kerja bersama komunitas setempat. Lalu, penyediaan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerajinan dan promosi potensi wisata desa.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kami menargetkan di tahun 2024, Dusun Rejoso, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, ini akan menjadi sentra wisata kerajinan tangan dan UMKM yang akan menarik wisatawan untuk belajar tentang bagaimana cara produksi dan pemasaran produk ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Untuk itu, Aries menambahkan bahwa sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi lokal. Dan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan.</p>



<p>Lebih dari itu, dalam pengembangan desa tematik, dirinya juga berharap dapat menciptakan identitas unik Desa Junrejo yang menarik minat wisatawan. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan ekonomi lokal di wilayah-wilayah sekitarnya, membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kurangi Ketergantungan Impor, Tim Politeknik Media Kreatif Ciptakan Inovasi Tinta Berbahan Sawit</title>
		<link>https://memontum.com/kurangi-ketergantungan-impor-tim-politeknik-media-kreatif-ciptakan-inovasi-tinta-berbahan-sawit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[impor]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[ketergantungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kurangi]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201352</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi salah satu binaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), tim Politeknik Media Kreatif berhasil mencipakan sebuah inovasi baru. Yaitu, membuat tinta cetak offset dengan berbahan sawit. Tim Development dari tinta sawit, Adil Quarta Anggoro, menyampaikan jika inovasi tersebut telah diciptakan sejak tahun 2021 lalu. Inovasi tersebut tentunya membawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi salah satu binaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), tim Politeknik Media Kreatif berhasil mencipakan sebuah inovasi baru. Yaitu, membuat tinta cetak offset dengan berbahan sawit.</p>



<p>Tim Development dari tinta sawit, Adil Quarta Anggoro, menyampaikan jika inovasi tersebut telah diciptakan sejak tahun 2021 lalu. Inovasi tersebut tentunya membawa dampak positif dalam mengurangi ketergantungan industri percetakan terhadap bahan impor.</p>



<p>“Dimana keunggulannya bisa mereduksi bahan-bahan yang sebelumnya import, dengan menggunakan bahan lokal. Karena menurut kami, yang sangat dekat dengan dunia cetak merasa agak miris, karena dari semua bahan tinta yang digunakan semua industri percetakan masih menggunakan bahan yang berasal dari luar negeri. Sehingga kami berinisiatif untuk melakukan subtituasi bahan dan menemukan sawit yang sangat cocok,” jelas Adil saat mengikuti pameran kegiatan BPDPKS di Kota Malang, Jumat (10/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menyampaikan, jika produk tinta berbahan sawit tersebut memiliki keunggulan yang tidak jauh berbeda dengan kompetitor lainnya. Selain itu, pihaknya juga meyakini bahwa dengan kualitas yang sama, bahan lokal bisa mensubsitusi bahan import.</p>



<p>“Harga kita tetap bersaing dengan harga di pasaran. Satu set bervariatif, tergantung pada formulasi. Namun, kita punya kebanggaan dengan bahan yang menggunakan bahan lokal dapat menghasilkan hasil yang sama baiknya,” ujarnya.</p>



<p>Meskipun saat ini produksi tinta berbahan sawit masih berskala kecil, namun pihaknya juga tengah berusaha untuk menskalakan produksi dan tengah melakukan proses negosiasi dengan pabrikan. Itu dilakukan agar kapasitas produksi yang diproduksi bisa meningkat dengan skala yang lebih besar.</p>



<p>“Kalau sudah skala pabrikan tentunya bisa menyesuaikan kapasitas produksi pabrik tersebut. Misalnya bisa satu ton per hari untuk penggunaaan bahan satu jenis tinta. Pasar masih terbuka lebar, karena industri cetak seperti kemasan, advertasing, itu meningkat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Produk UMKM Berbahan Sawit Go Internasional, BPDPKS Gelar Pameran UKMK Sawit di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-produk-umkm-berbahan-sawit-go-internasional-bpdpks-gelar-pameran-ukmk-sawit-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berbahan]]></category>
		<category><![CDATA[bpdpks]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201349</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di bawah naungan Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan, menggelar kegiatan promosi gebyar Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) berbahan Sawit, di salah satu Mal Kota Malang, Jumat (10/11/2023) tadi. Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, menyampaikan jika gelaran tersebut dilakukan guna untuk mempromosikan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di bawah naungan Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan, menggelar kegiatan promosi gebyar Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) berbahan Sawit, di salah satu Mal Kota Malang, Jumat (10/11/2023) tadi.</p>



<p>Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, menyampaikan jika gelaran tersebut dilakukan guna untuk mempromosikan dan memasarkan produk UKMK berbahan sawit, agar lebih dikenal hingga go international (menuju pasar internasional, red). &#8220;Jadi kita BPDPKS memberikan dukungan pada mereka, bagaimana agar mereka bisa mengembangkan sawit dan supaya tidak sampai di situ saja. Sehingga, kita upayakan terus hingga mereka nanti bisa memasarkan dan kalau bisa go internasional hingga di export,” kata Eddy.</p>



<p>Hingga saat ini, ujarnya, sudah ada sekitar 300 hingga 400 binaan UKMK yang ada di seluruh Indonesia. Angka tersebut, akan terus bertambah dan tidak hanya berhenti di situ. Selain itu, pembinaan juga akan terus diberikan.</p>



<p>“Tentunya kita ini akan jalan terus dan melanglang buana hingga internasional. Apalagi, sudah ada beberapa dan salah satunya sarang burung walet, yang termasuk binaan kita. Tujuan kita membina mereka itu, agar UKMK betul-betul tumbuh,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui kegiatan tersebut, pihaknya juga ingin memperkenalkan bahwa sawit dapat menyerap karbon dioksida (CO2) terbaik. Sehingga, hal tersebut juga berpengaruh pada kehidupan keanekaragaman hayati di sekitar perkebunan sawit yang lebih bagus.</p>



<p>“Tanaman sawit di Indonesia itu, dilakukan di tanah degradasi dan tanah yang rusak. Sehingga menjadi lebih bagus lagi. Sawit katanya mengandung kolestrol tinggi dan ternyata pada hasil penelitian tidak seperti itu. Sawit ini juga sebagai salah satu produk dasar nasional kita,” paparnya.</p>



<p>Sementara saat disinggung mengenai pemilihan lokasi di Kota Malang sebagai tempat kegiatan, pihaknya menyampaikan jika ingin memperkenalkan manfaat dari tanaman sawit itu sendiri. Apalagi, di tiap harinya peran dari tanaman sawit itu dibutuhkan.</p>



<p>“Di seluruh kehidupan kita selama 24 jam atau satu hari di situ, pasti ada sawit. Karena, mulai kita mandi ada sabun mandi, pakai komestik, mulai ibu kita menggoreng pakai produk sawit terus dan seterusnya semua itu ada peran sawit disitu. Lha itu yang kita promosikan pada masyarakat, walaupun di situ tidak ada sawit tapi harus memperkenalkan sawit,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201349</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
