<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berdayakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berdayakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Aug 2024 11:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berdayakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berdayakan Petani dan Tingkatkan Nilai Tambah, Pemkab Lumajang Gelar Temu Lapang Tembakau</title>
		<link>https://memontum.com/berdayakan-petani-dan-tingkatkan-nilai-tambah-pemkab-lumajang-gelar-temu-lapang-tembakau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[lapang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lumajang, Hari Susiati, mengikuti kegiatan Temu Lapang Tembakau di Desa Sumbersuko, Selasa (20/08/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya menjelaskan mengenai potensi tembakau Lumajang, yang sangatlah besar dan perlu ditingkatkan. Luas tanaman tembakau di Kabupaten Lumajang sendiri sebesar 933,36 hektare, yang tersebar di 16 kecamatan dengan produksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lumajang, Hari Susiati, mengikuti kegiatan Temu Lapang Tembakau di Desa Sumbersuko, Selasa (20/08/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya menjelaskan mengenai potensi tembakau Lumajang, yang sangatlah besar dan perlu ditingkatkan.</p>



<p>Luas tanaman tembakau di Kabupaten Lumajang sendiri sebesar 933,36 hektare, yang tersebar di 16 kecamatan dengan produksi sebesar 1.347,405 ton di tahun 2023. “Potensi yang besar tersebut memerlukan perhatian dan peran semua pihak terkait untuk mengembangkan, meningkatkan produksi dan nilai tambah serta pemasaran produk tembakau Kabupaten Lumajang,” kata Hari Susiati.</p>



<p>Hari Susiati juga mengapresiasi, mengenai penyelenggaraan Temu Lapang Tembakau 2024 dalam upaya mengembangkan potensi tembakau Lumajang serta meningkatkan nilai tambah melalui pola kemitraan. Kegiatan itu, dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan petani dan Peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia dengan tema &#8216;Petani Bersatu Indonesia Maju&#8217;.</p>



<p>“Temu lapang merupakan upaya untuk meningkatkan produksi dan mengenalkan inovasi teknologi untuk mencapai pertanian maju dan petani sejahtera,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Hairil Diani, menjelaskan bahwa komoditas tembakau sebagai salah satu komoditas penghasil cukai di Indonesia memiliki peran penting dalam perolehan devisa negara. Untuk itu, pada acara tersebut dirinya berharap ada dukungan stakeholder terkait untuk perluasan tanaman tembakau guna meningkatkan pajak cukai yang bisa membantu pembangunan Kabupaten Lumajang lewat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).</p>



<p>“Para petani harus senantiasa meningkatkan kapasitasnya, dengan kapasitas yang semakin meningkat, membuat para petani secara berkesinambungan bisa terus produktif dalam berbagai situasi dan keadaan. Kita sadari bahwa sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional,” tambahnya.</p>



<p>Dalam Temu Lapang Tembakau tersebut, dilaksanakan beberapa kegiatan antara lain Pemupukan Tembakau dengan pupuk ZA secara bersama (Pemerintah, Petani, APTI dan mitra (PT AOI dan PT IDS), Penyerahan bantuan DBHCHT secara simbolis berupa pupuk, widik &amp; para-para serta gudang pengering dan lomba peningkatan kapasitas petani berupa quesioner tentang tembakau. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berdayakan Petani, Pemkot Apresiasi Yatim Mandiri Kediri Buka Program Lumbung Pangan Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/berdayakan-petani-pemkot-apresiasi-yatim-mandiri-kediri-buka-program-lumbung-pangan-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Yatim Mandiri kembali menebarkan manfaat bagi masyarakat. Kali ini, Yatim Mandiri Cabang Kediri membuka program &#8216;Lumbung Pangan Mandiri&#8217;. Hadirnya program Yatim Mandiri tersebut, disambut dengan baik dan didukung penuh oleh Pemkot Kediri. Bahkan, sebagai salah satu bentuk dukungan Pemkot Kediri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, turut serta dalam kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Yatim Mandiri kembali menebarkan manfaat bagi masyarakat. Kali ini, Yatim Mandiri Cabang Kediri membuka program &#8216;Lumbung Pangan Mandiri&#8217;.</p>



<p>Hadirnya program Yatim Mandiri tersebut, disambut dengan baik dan didukung penuh oleh Pemkot Kediri. Bahkan, sebagai salah satu bentuk dukungan Pemkot Kediri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, turut serta dalam kegiatan launching dan turun langsung ke sawah guna meninjau lokasi tanam di Kelurahan Pojok, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Moh Ridwan, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Pemkot Kediri sangat mengapresiasi atas dilaunchingnya program pemberdayaan petani melalui Lumbung Pangan Mandiri oleh Yatim Mandiri. &#8220;Ini adalah kegiatan yang luar biasa. Sangat inspiratif dan bermanfaat, terutama bagi petani,&#8221; katanya.</p>



<p>Ridwan berharap, melalui program Lumbung Pangan Mandiri ini bisa tumbuh kembang di Kota Kediri dan bisa membantu lebih banyak petani. Apalagi, tantangan semakin besar dan semakin berkurangnya lahan pertanian, kegiatan umum pertanian yang terganggu dengan aktivitas perkotaan dan beberapa tantangan lainnya.</p>



<p>“Kami dengan senang hati akan siap bersinergi untuk mengembangkan program ini di Kota Kediri,” ujarnya.</p>



<p>Ridwan juga berharap, agar kedepannya program ini bisa dianalisa lebih lanjut untuk melihat keuntungan dari petani. Sehingga, nantinya hasil dari program ini akan memudahkan Yatim Mandiri dan Pemkot Kediri dalam menyebarluaskan program ini pada masyarakat dan menarik lebih banyak lagi petani untuk berpartisipasi.</p>



<p>Di kesempatan sama, Kepala Cabang Yatim Mandiri Kediri, Rifki Nurdiansyah, menjelaskan bahwa program Lumbung Pangan Mandiri ini berupa pemberdayaan dan pendampingan para petani lokal di Kota Kediri dengan anggaran dana sebesar Rp 20 juta, yang digunakan mulai dari penanaman bibit padi hingga proses akhir pasca panen untuk lahan 2 hektar. “Kegiatan ini adalah hasil dari zakat produktif dari para donatur yang memang akan kami serahkan pada kelompok tani di Kelurahan Pojok,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakan oleh Rifki, bahwa hasil panen padi ini nantinya akan dibeli oleh Yatim Mandiri dan disalurkan pada anak yatim dan duafa binaan Yatim Mandiri. &#8220;Manfaat dari program Lumbung Pangan Mandiri ini, tidak hanya akan dirasakan petani. Tetapi juga adik-adik yatim dan duafa akan merasakan manfaat tersebut,” jelasnya.</p>



<p>Rifki mengungkapnya, bahwa program pemberdayaan petani ini bukan pertama kali dilaksanakan di Kota Kediri. Sebelumnya, atau di tahun 2022 Yatim Mandiri juga mengadakan program serupa di kelurahan yang sama, yaitu Kelurahan Pojok. “Program ini memang keliling dan tidak hanya di Kota Kediri, tapi juga di Kabupaten Kediri. Kami pilih kembali Kelurahan Pojok pada program ini, dikarenakan komunikasi yang baik dan amanah luar bisa dalam mengelola dana zakat ini,” ungkapnya.</p>



<p>Kedepannya, Rifki mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan DKPP Kota Kediri untuk dapat mengembangkan program Lumbung Pangan Mandiri di Kota Kediri, agar bisa menyasar lebih banyak lagi kelompok tani dari kelurahan-kelurahan lain.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Subur Kelurahan Pojok, Moh Yusuf, mengatakan bahwa dirinya merasa bersyukur karena kelompok taninya dapat kembali dipercaya untuk mengelola dana zakat dari Yatim Mandiri. “Kami dari Petani Kelompok Tani Subur sangat berterimakasih, karena bisa bersama-sama melakukan program Lumbung Pangan Mandiri yang memiliki banyak manfaat. Selain untuk kami para petani, juga untuk anak-anak yatim dan duafa,” ungkapnya.</p>



<p>Adanya program Lumbung Pangan Mandiri ini, menurut Yusuf, juga sangat membantunya dalam masalah permodalan dalam memulai penanaman. “Ketika ada program Yatim Mandiri ini, maka pertanian kita bisa berjalan dengan lancar dan kita juga bisa memberikan zakat pertanian pada anak-anak yatim dan duafa,” ungkapnya.</p>



<p>Kegiatan launching Lumbung Pangan Mandiri ini juga turut dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yatim Mandiri Yusuf Zain, Direktur Utama Laznas Yatim Mandiri, Sholahuddin, Kepala Regional Yatim Mandiri, Nur Hasan Mustofa, perwakilan tim Yatim Mandiri Pusat dan seluruh tim Yatim Mandiri Cabang Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nobar Dukung Timnas U-23, Pemkab Banyuwangi Berdayakan UMKM untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/nobar-dukung-timnas-u-23-pemkab-banyuwangi-berdayakan-umkm-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Dukung laga Timnas Indonesia, Pemkab Banyuwangi menggelar nonton bareng (Nobar) semifinal Piala Asia U-23, antara Timnas Indonesia U-23 Indonesia melawan Uzbekistan, di depan Pendapa Sabha Swagatha Banyuwangi, Senin (29/04/2024) malam. Nobar yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi ini, terasa sangat istimewa karena tidak hanya menyediakan layar LED berukuran besar. Namun, Pemkab juga menyiapkan makanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Dukung laga Timnas Indonesia, Pemkab Banyuwangi menggelar nonton bareng (Nobar) semifinal Piala Asia U-23, antara Timnas Indonesia U-23 Indonesia melawan Uzbekistan, di depan Pendapa Sabha Swagatha Banyuwangi, Senin (29/04/2024) malam. Nobar yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi ini, terasa sangat istimewa karena tidak hanya menyediakan layar LED berukuran besar. Namun, Pemkab juga menyiapkan makanan dan minuman yang dijajakan oleh pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pendopo secara gratis.</p>



<p>Beberapa menu dari pedagang, seperti sate, bakso, mie ayam, tahu lontong, nasi tempong hingga jagung bakar, turut disediakan gratis. Tidak ketinggalan, minuman seperti angsle, teh, jus dan menu lainnya.</p>



<p>Bahkan, setidaknya ada sekitar 50-an pedagang yang disubsidi oleh Pemkab Banyuwangi untuk meramaikan acara Nobar Timnas U-23, dihadirkan di depan Pendapa. Para pedagang tersebut, merupakan penjual makanan dan minuman yang selama ini berdagang di sekitar area Pendopo, RTH Sritanjung dan Pasar Banyuwangi.</p>



<p>Masyarakat yang hadir untuk Nobar mendukung Timnas Indonesia, pun bisa memesan makanan dan minuman secara cuma-cuma kepada sejumlah pedagang yang ada di sekitar lokasi. &#8220;Sambil menyaksikan jalannya pertandingan, masyarakat bisa ngemil makanan dan minuman dari para pedagang,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, subsidi kepada para pedagang itu dilakukan selain untuk memeriahkan acara Nobar, juga untuk memberdayakan UMKM di sekitar lokasi. Dengan demikian, tidak hanya warga yang menonton acara Nobar, para pedagang juga mendapat hasil dari gelaran kegiatan tersebut.</p>



<p>&#8220;Sistemnya kita subsidi. Terserah nanti pedagang menyesuaikan menjadi berapa porsi,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Untuk subsidi pedagang minuman dan makanan, ujarnya, berbeda secara nilainya. Rata-rata antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu, untuk setiap pedagang.</p>



<p>Langkah positif ini, pun mendapat tanggapan menarik penjual kopi brand Asyifa, Nurul Imam, yang turut berjualan di lokasi. Menurutnya, langkah ini sangat menarik karena melibatkan UMKM atau masyarakat.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, saya bisa ikut mendukung Timnas Garuda dengan cara ini. Kopi hitam ini saya persembahkan untuk Timnas. Semoga menang,&#8221; ujarnya bangga. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang Partisipasi Berdayakan UMKM dan Kesenian</title>
		<link>https://memontum.com/relawan-prabowo-gibran-bolone-mase-di-kabupaten-malang-partisipasi-berdayakan-umkm-dan-kesenian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[‘bolone]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mase’]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[prabowo-gibran]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205297</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan seni yang digagas Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Bahkan, ribuan masyarakat sangat menyambut antusias pelaksanaan itu. Ketua Panitia Kegiatan, Safi&#8217;i, mengatakan bahwa kegiatan hari ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. &#8220;Acara kesenian hari ini kita mulai jam 7 malam. Ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan seni yang digagas Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Bahkan, ribuan masyarakat sangat menyambut antusias pelaksanaan itu.</p>



<p>Ketua Panitia Kegiatan, Safi&#8217;i, mengatakan bahwa kegiatan hari ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. &#8220;Acara kesenian hari ini kita mulai jam 7 malam. Ada banyak hiburan untuk masyarakat yang digagas Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217;. Selain kesenian, kita juga berdayakan banyak usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM,&#8221; kata Safi&#8217;i, Sabtu (27/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Safi&#8217;i menambahkan, kegiatan kesenian yang digelar Relawan Prabowo-Gibran malam ini, berupa pertunjukkan kesenian Bantengan, jaranan dan pertunjukan musik. &#8220;Ada Bantengan dan DJ Musik. Termasuk, tenda-tenda bagi pelaku UMKM yang turut kita berdayakan. Sehingga, diharapkan bisa membantu masyarakat untuk mengenalkan beberapa produk unggulan mereka masing-masing,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang, sekaligus menjadi ajang sosialisasi bagi pemilih dalam Pemilu tanggal 14 Februari 2024 nanti. Relawan juga berharap, melalui kegiatan ini juga akan semakin bertambah dukungan terhadap Prabowo Gibran dan semoga akan menang dalam satu putaran.</p>



<p>Puncak acara seni dan bazar UMKM, lanjutnya, dipusatkan di Lapangan Lembusuro Dusun Sumberayu, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. &#8220;Masyarakat yang hadir, itu ada banyak. Bahkan, kita memperkirakan ribuan lebih,&#8221; papar Safi&#8217;i. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205297</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TPA Tlekung Ditutup, TPS3R Desa Punten Berdayakan Kaum Hawa untuk Pemilahan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/tpa-tlekung-ditutup-tps3r-desa-punten-berdayakan-kaum-hawa-untuk-pemilahan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[pemilahan]]></category>
		<category><![CDATA[punten]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu, dalam pengelolaan sampah terlihat di TPS3R KSM Paba Asri Dusun Payan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Sebanyak tujuh orang, setiap hari memilah sampah di TPS3R tersebut, dengan penghasilan rata-rata Rp 50 ribu perhari. Perolehan itu didapat, dari iuran warga ditambah hasil produksi pilah sampah. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu, dalam pengelolaan sampah terlihat di TPS3R KSM Paba Asri Dusun Payan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Sebanyak tujuh orang, setiap hari memilah sampah di TPS3R tersebut, dengan penghasilan rata-rata Rp 50 ribu perhari. Perolehan itu didapat, dari iuran warga ditambah hasil produksi pilah sampah.</p>



<p>Salah satu pemilah sampah, Purmiati, mengatakan bahwa setiap harinya TPS3R tempatnya memilah dan menampung sampah dari dua RW yang terdiri atas sekitar 250 kepala keluarga (KK) di Dusun Payan, Desa Punten. &#8220;Setiap hari kami menangani sampah dari dua RW yang ada di Dusun Payan. Dan, dari dua RW ini lebih kurang 250 KK,&#8221; terangnya di TPS3R KSM Paba Asri, Dusun Payan, Sabtu (09/09/2023) tadi.</p>



<p>Sedangkan, tambahnya, di TPS3R itu bagian pilah sampah dilakukan oleh ibu-ibu sebanyak tujuh orang. &#8220;Di sini kami yang menangani pilah sampah. Sampah yang kami pilah organik, anorganik dan residu. Dari pilah sampah ini, kami memperoleh penghasilan rata-rata Rp 50 ribu perhari,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Proses pemilahan sampah itu, urainya, ibu-ibu hanya memproduksi bagian anorganik. Mulai dari sampah plastik, botol kaca serta kertas. &#8220;Kalau organik diolah menjadi pupuk. Itu yang menangani bapak-bapak, karena berat pemrosesannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Teknik pengolahan sampah, Purmiati menjelaskan, untuk yang organik sangat rumit hingga makan waktu tiga bulan. Proses itu yang menjadikan pupuk kompos.</p>



<p>&#8220;Hasil pupuk kompos yang dijual, kalau dibungkus plastik 5 kg dijual Rp 4 ribu. Dan, kalau ditempatkan di sak berat 25 kg dijual Rp 20 ribu. Sedangkan, untuk anorganik seperti plastik, botol kaca dan kertas sudah ada yang mengambil dengan harga perkilo. Untuk, residu dibakar,&#8221; paparnya</p>



<p>Dari produk pengolahan sampah itu, imbuhnya, sebagian menjadi penghasilan pemilah yang ditambah iuran warga. &#8220;Penghasilan kami sebesar rata-rata Rp 50 ribu, itu berasal dari hasil penjualan pilah sampah dan ditambah iuran warga,&#8221; terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197815</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
