<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berencana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berencana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Feb 2025 12:17:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berencana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Berencana Terbitkan Buku Panduan untuk Tangani Anak Tidak Sekolah</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-berencana-terbitkan-buku-panduan-untuk-tangani-anak-tidak-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berencana]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[panduan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tangani]]></category>
		<category><![CDATA[terbitkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, berencana akan menerbitkan buku panduan dalam menangani Anak Tidak Sekolah (ATS). Rencananya, buku panduan itu di dalamnya akan memuat berbagai strategi, tantangan serta berbagai kisah dalam upaya menekan angka ATS di Kota Malang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, berencana akan menerbitkan buku panduan dalam menangani Anak Tidak Sekolah (ATS). Rencananya, buku panduan itu di dalamnya akan memuat berbagai strategi, tantangan serta berbagai kisah dalam upaya menekan angka ATS di Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa buku panduan tersebut nantinya juga bisa menjadi panduan bagi masyarakat dan tenaga pendidik. Di samping, juga untuk menunjukkan keseriusan Pemkot Malang dalam menangani kasus tersebut.</p>



<p>&#8220;Karena di daerah lain belum seserius di Kota Malang. Makanya, di sini juga sering dijadikan rujukan, bagaimana penanganan ATS. Daerah lain yang studi kasus ke sini, itu kasus ATS bisa sampai di atas 20 ribu,&#8221; kata Kadisdikbud Suwarjana, Jumat (28/02/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, salah satu tantangan dalam menekan angka ATS, adalah faktor lingkungan dan budaya. Karena banyak anak yang lebih memilih bekerja dan merasa nyaman dengan kondisinya saat ini. Atau bahkan, sudah menikah sehingga sulit diajak kembali ke bangku pendidikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sudah terlanjur nyaman bekerja, nyaman dengan lingkungannya dan ada juga yang sudah menikah, jadi begitu kami datangi, itu tidak diperbolehkan suaminya. Tetapi, itu tetap kami upayakan untuk bisa kembali sekolah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, lanjutnya, upaya yang dilakukan Pemkot Malang meliputi program pendidikan non formal yakni melalui kejar paket. Sehingga, meskipun saat ini anak-anak tersebut belum merasakan pentingnya ijazah, namun nantinya hal itu akan sangat dibutuhkan, terutama saat melamar pekerjaan.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, kami sudah berupaya tetapi kembali lagi, bahwa terkadang orang tua itukan ingin anaknya cepat kerja dan praktis. Mereka tidak memikirkan efek ke depannya kepada si anak. Makanya, kami galakkan penanganan ATS di Kota Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Suwarjana juga mengungkapkan rasa terima kasih pada pemerintah pusat yang telah memberikan data terkait dengan jumlah ATS di Kota Malang. &#8220;Kalau data itu tidak turun, mungkin kami juga belum tahu kalau ternyata ada angka ATS ini,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219727</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sukses Tingkatkan Program Keluarga Berencana, Bupati Jember Raih Penghargaan MKK</title>
		<link>https://memontum.com/sukses-tingkatkan-program-keluarga-berencana-bupati-jember-raih-penghargaan-mkk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211284</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK), dalam acara Malam Penghargaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tahun 2024, &#8216;Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas&#8217;, di Merapi Grand Ballroom PRPP, Jalan Anjasmoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/06/2024) malam. Dalam kegiatan ini, Bupati Hendy menegaskan bahwa penghargaan ini kali pertama didapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK), dalam acara Malam Penghargaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tahun 2024, &#8216;Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas&#8217;, di Merapi Grand Ballroom PRPP, Jalan Anjasmoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/06/2024) malam.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, Bupati Hendy menegaskan bahwa penghargaan ini kali pertama didapat oleh Kabupaten Jember. Dirinya bahkan juga menyebut, jika penghargaan MKK ini merupakan motivasi Pemkab Jember untuk lebih giat bekerja. Khususnya, dalam mencegah dan menekan stunting dengan keluarga berencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini merupakan hasil kerja keras kita semua, terutama para penyuluh KB yang terus intens menjalankan tugasnya. Salah satunya, seperti memberikan edukasi tentang pengaturan kehamilan dan kelahiran serta edukasi alat kontrasepsi untuk pengendalian populasi penduduk dan kesehatan reproduksi,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya juga berharap, agar penghargaan ini harus dipertahankan dan menjadi pelecut motivasi untuk meningkatkan program rumah tangga. Sehingga keluarga berkualitas di Kabupaten Jember mengalami peningkatan.</p>



<p>&#8220;Kita harus terus lebih giat lagi dan MKK ini akan jadi motivasi bersama,&#8221; tambah Bupati Hendy. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kalahkan Persebaya, Mas Dhito Berencana Datangkan Pemain Baru untuk Persik</title>
		<link>https://memontum.com/kalahkan-persebaya-mas-dhito-berencana-datangkan-pemain-baru-untuk-persik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[berencana]]></category>
		<category><![CDATA[datangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kalahkan]]></category>
		<category><![CDATA[pemain]]></category>
		<category><![CDATA[Persebaya]]></category>
		<category><![CDATA[Persik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200548</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Dewan Pembina Persik Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyebut bahwa pihaknya berencana mendatangkan pemain baru. Rencana tersebut, menyusul berakhirnya putaran pertama Liga 1 2023/2024. Dikatakan Mas Dhito-sapaan akrabnya, bahwa adanya rencana mendatangkan pemain baru di tim Macan Putih tersebut, tengah dimatangkan oleh official bersama dirinya. &#8220;Tidak menutup kemungkinan setelah putaran pertama selesai, kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Dewan Pembina Persik Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyebut bahwa pihaknya berencana mendatangkan pemain baru. Rencana tersebut, menyusul berakhirnya putaran pertama Liga 1 2023/2024.</p>



<p>Dikatakan Mas Dhito-sapaan akrabnya, bahwa adanya rencana mendatangkan pemain baru di tim Macan Putih tersebut, tengah dimatangkan oleh official bersama dirinya. &#8220;Tidak menutup kemungkinan setelah putaran pertama selesai, kita akan aktif di bursa transfer. Tetapi saya perlu banyak diskusi dengan manager tim terutama dengan Mas Artur Irawan,” terang Mas Dhito, Jumat (27/10/2023) tadi.</p>



<p>Terkait siapa pemain yang akan diambil untuk menambah kekuatan Persik, Mas Dhito masih enggan untuk mengungkapkan. Pasalnya, pihaknya masih butuh diskusi matang dengan official.</p>



<p>Pun demikian, pihaknya menilai peforma Persik semakin membaik meski di awal musim sempat terseok hingga pernah berada di posisi 14 klasemen. Sehingga, jika nantinya rencana tersebut bisa direalisasi, harapannya Macan Putih bisa merangsek ke 5 besar klasemen.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Ada kemungkinan amunisi pemain baru di putaran kedua. Kemudian, harapannya bisa masuk ke 5 besar,” jelas pria yang juga Bupati Kediri.</p>



<p>Persik sendiri, di akhir putaran pertama mampu meraih kemenangan telak atas tamunya Persebaya Surabaya dengan hasil akhir 4-0. Tiga poin tersebut, membuat Macan Putih naik ke klasemen 9.</p>



<p>Dalam pertandingan tersebut, Bayu Otto dkk terlihat mendominasi permainan meski di babak pertama, kedua kesebelasan masih belum menemukan taktik yang sesuai untuk membobol gawang lawan. Baru memasuki babak kedua, Macan Putih terlihat lebih agresif dan mampu membubuhkan 4 goal di papan skor. Gol Persik diciptakan oleh Adi Eko, dua goal dari kaki Flavio Silva serta satu goal bunuh diri.</p>



<p>Melihat pertandingan secara langsung di Stadion Brawijaya, Mas Dhito mengapresiasi semangat tim asuhan Marcelo Rospide. &#8220;Djajati tiga poin, larilah Macan Putihku,” papar pria yang juga gemar mengendarai vespa itu.<strong> (pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Besaran Insentif Guru PAUD, Pemkot Malang Berencana Usulkan Senilai Rp 1 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/respon-besaran-insentif-guru-paud-pemkot-malang-berencana-usulkan-senilai-rp-1-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berencana]]></category>
		<category><![CDATA[besaran]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[juta]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[senilai]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Malang, Widayati Sutiaji, memberikan perhatian terhadap kecilnya gaji insentif guru PAUD yang masih jauh dari Upah Minimum Regional (UMR) Kota Malang. Padahal menurutnya, guru memiliki peran dalam mendidik para siswa menuju generasi emas. Perempuan yang kerap disapa Widayati, itu mengatakan bahwa ke depan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Malang, Widayati Sutiaji, memberikan perhatian terhadap kecilnya gaji insentif guru PAUD yang masih jauh dari Upah Minimum Regional (UMR) Kota Malang. Padahal menurutnya, guru memiliki peran dalam mendidik para siswa menuju generasi emas.</p>



<p>Perempuan yang kerap disapa Widayati, itu mengatakan bahwa ke depan di tahun 2024, gaji insentif untuk guru PAUD akan diproyeksikan mengalami kenaikan. Jika semula sebesar Rp 600 ribu, maka akan menjadi Rp 1 juta, atau dengan penambahan Rp 400 ribu di tiap bulannya.</p>



<p>“Mudah-mudahan tahun 2024, gaji para guru PAUD bisa naik menjadi Rp 1 juta. Pak Wali sudah menyetujui dan tinggal selanjutnya. Mudah-mudahan bisa berhasil,” kata Widayati, seusai mengikuti gebyar Hari Anak Nasional (HAN) di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Perhatian itu diberikan, paparnya, karena pendidikan siswa siswi PAUD menjadi kekuatan untuk menjadi generasi emas di masa yang akan datang. Sehingga, peran serta guru dalam mendidik siswa perlu diberikan apresiasi.</p>



<p>Senada dengan rencana itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa pihaknya yakin jika anggaran untuk gaji insentif guru PAUD nantinya dapat diakomodasi. Karena menurutnya, pendidikan dianggap sebagai prioritas utama dalam alokasi anggaran.</p>



<p>“Saya yakin bisa dianggarkan. Karena kalau untuk pendidikan, saya yakin anggarannya pasti ada dan akan kami usahakan,” kata Suwarjana.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika di Kota Malang sendiri memiliki 2.700 guru PAUD dan akan mendapatkan manfaat dari peningkatan gaji insentif. Namun, hal tersebut akan dilakukan pendataan ulang agar valid dan tepat sasaran.</p>



<p>“Di kita ada 2.700 guru PAUD. Sehingga, kemungkinan nantinya akan ada anggaran alokasi dari Pemkot Malang sekitar Rp 27 miliar. Namun nantinya, akan kami lakukan pendataan ulang agar data yang digunakan nanti valid dan tepat sasaran,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194499</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
