<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>beri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/beri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Aug 2023 14:34:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>beri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Beri Motivasi Peserta UKW Angkatan 51 PWI Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-beri-motivasi-peserta-ukw-angkatan-51-pwi-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 09:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[raya]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193863</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Saat ini media memiliki tantangan luar biasa dengan berkembangnya dunia digital yang luar biasa. Maka, wartawan harus memiliki ketrampilan khusus dengan turut menjalani Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Sutiaji, ketika memberikan motivasi kepada 35 peserta UKW Ke 51 yang digelar PWI Malang Raya di IKIP Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Saat ini media memiliki tantangan luar biasa dengan berkembangnya dunia digital yang luar biasa. Maka, wartawan harus memiliki ketrampilan khusus dengan turut menjalani Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Sutiaji, ketika memberikan motivasi kepada 35 peserta UKW Ke 51 yang digelar PWI Malang Raya di IKIP Budi Utomo, Kota Malang, Jumat (21/07/2023) tadi.</p>



<p>Wali Kota Sutiaji menyampaikan, dengan perkembangan era digital, maka masyarakat lebih tahu dahulu momen yang terjadi. Untuk itu, dituntut kecerdasan sebuah media dengan menjaga pejabat publik.</p>



<p>&#8220;Saat ini media memiliki tantangan luar biasa. Maka, wartawan harus memiliki ketrampilan khusus dengan menjalani UKW,&#8221; terangnya di hadapan peserta UKW.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Lebih dari itu, menurut Wali Kota Sutiaji, untuk mengetahui momen yang sebenarnya dalam pemberitaan, wartawan diwajibkan melakukan investigasi. &#8220;Makanya, sekali lagi butuh ketrampilan khusus dengan mengikuti kompetensi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkan Wali Kota, bahwa Pers menjadi pilar penyangga demokrasi. Oleh sebab itu, Pers harus kuat menyuarakan kebenaran. &#8220;Yang jelas, wartawan harus punya bekal kompetensi. Dan, semua pejabat publik wajib hukumnya terbuka untuk melayani masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, mengatakan bahwa UKW yang digelar ini merupakan angkatan Ke 51. Dimana, untuk peserta UKW diikuti sebanyak 35 peserta.</p>



<p>&#8220;Tentunya, di sini saya berharap bagi teman-teman yang belum berkesempatan untuk mengikuti UKW, agar bisa memanfaatkan momen yang ada. Sehingga, dalam menjalankan profesi bisa tetap melakukan kode etik, norma dan kaidah yang ada,&#8221; paparnya.<strong>&nbsp;(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193863</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1 Muharam 1445 H, Polres Batu Beri Santunan kepada Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/1-muharam-1445-h-polres-batu-beri-santunan-kepada-anak-yatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[anak,]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[muharam]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[yatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193690</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 15 anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Hidayah Kecamatan Junrejo, Kota Batu, diberi santunan oleh Polres Batu. Kegiatan tersebut, digelar dalam rangkaian peringatan 1 Muharam 1445 H tahun ini. Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsuddin, mengatakan pemberian santunan terhadap anak yatim tersebut merupakan wujud pengayoman terhadap masyarakat terutama kepada anak yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 15 anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Hidayah Kecamatan Junrejo, Kota Batu, diberi santunan oleh Polres Batu. Kegiatan tersebut, digelar dalam rangkaian peringatan 1 Muharam 1445 H tahun ini.</p>



<p>Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsuddin, mengatakan pemberian santunan terhadap anak yatim tersebut merupakan wujud pengayoman terhadap masyarakat terutama kepada anak yang sudah ditinggal orang tuanya. &#8220;Dalam peringatan 1 Muharam 1445 H tahun ini, kami memberikan santunan terhadap 15 anak yatim di Kota Batu ini,&#8221; terangnya di Mapolres Batu, Rabu (19/07/2023) tadi.</p>



<p>Selain pemberian santunan kepada anak yatim, tambahnya, juga dilakukan doa bersama. Ini dilakukan, supaya seluruh masyarakat di Kota Batu selalu diberikan keselamatan hingga terhindar dari kegiatan yang mengandung kriminalitas.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tentunya, kami di sini berdoa bersama juga supaya seluruh masyarakat di Kota Batu dijauhkan dari kegiatan yang bisa menjerat hukum. Dan, kami juga berdoa untuk anggota yang sudah meninggal beberapa waktu lalu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, tegas Oscar, pada momen kali ini betul-betul dimanfaatkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dengan memberikan santunan dan doa bersama. &#8220;Saya berharap, melalui kegiatan kali ini, semua anggota Polres Batu senantiasa diberikan perlindungan dan kesuksesan kedepannya. Dan pada momen ini mari kita bersungguh-sungguh untuk memohon ampun atas segala kesalahan dan berdoa untuk kebaikan,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Krida Pertanian, Pemkot Probolinggo Beri Kado Program BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.652 Petani</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-krida-pertanian-pemkot-probolinggo-beri-kado-program-bpjs-ketenagakerjaan-untuk-3-652-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[kado]]></category>
		<category><![CDATA[ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[krida]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Petani di Kota Probolinggo, mendapat hadiah istimewa dari Pemkot Probolinggo, di Momen peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-5, Selasa (18/07/2023) tadi. Sebanyak 3.652 petani se-Kota Probolinggo, telah tercover program BPJS Ketenagakerjaan mulai Juli ini. Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, dalam sambutannya mengatakan bahwa petani memiliki risiko kerja yang sangat tinggi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Petani di Kota Probolinggo, mendapat hadiah istimewa dari Pemkot Probolinggo, di Momen peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-5, Selasa (18/07/2023) tadi. Sebanyak 3.652 petani se-Kota Probolinggo, telah tercover program BPJS Ketenagakerjaan mulai Juli ini.</p>



<p>Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, dalam sambutannya mengatakan bahwa petani memiliki risiko kerja yang sangat tinggi. Sehingga, rentan terjadinya kecelakaan kerja. Untuk itu, sangat perlu untuk mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan.</p>



<p>“Inilah bentuk perhatian pemerintah, karena melihat dari risiko kerjanya sangat tinggi. Apabila ada dari kelompok tani mendapatkan musibah yang tidak diinginkan. Sehingga, keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan manfaat dari program ini untuk meneruskan dan melanjutkan usaha dari apa yang ada,” kata Wali Kota Habib Hadi.</p>



<p>Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, jlujarnya, jika terjadi kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, petani akan mendapatkan manfaat sebesar Rp 172 juta. Sedangkan jika meninggal dunia dikarenakan sakit, maka hanya mendapatkan manfaat sebesar Rp 42 juta.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Seumpama tidak ada program ini, maka pemerintah tidak bisa bantu. Bantuan ini ada aspek manfaatnya, jangan hanya melihat pada saat butuhnya saja, tetapi melihat saat mereka terkena musibah. Maka pemerintah menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu dan mengcover apa yang menjadi tantangan ke depan,” ujar wali kota yang baru meraih gelar doktor ilmu lingkungan.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Aries Santoso, menambahkan bahwa ada sebanyak 3.652 petani yang tercover BPJS Ketenagakerjaan dan merupakan petani yang telah memenuhi beberapa kriteria. Yaitu, petani yang memiliki lahan kurang dari 2 hektar dan tergabung dalam kelompok tani, memiliki KTP domisili Kota Probolinggo dan usia maksimal 60 tahun.</p>



<p>“Program ini menjadi program prioritas wali kota, dikarenakan dalam proses penyiapan regulasinya harus melalui harmonisasi di Provinsi Jatim. Sehingga, perlu waktu lama dan baru bisa direalisasikan di Juli ini. Dengan program ini, maka kecelakaan kerja akan dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.</p>



<p>Diketahui, di tahun 2022 lalu Pemkot Probolinggo telah mengcover nelayan dan di tahun 2023 mampu mengcover petani dalam BPJS Ketenagakerjaan. “Hingga saat ini buruh tani belum bisa dicover dikarenakan sifatnya yang parsial atau dibutuhkan pada masa/bulan tertentu saja. Padahal seharusnya masyarakat dengan kondisi seperti ini yang seharusnya juga tercover BPJS Ketenagakerjaan. Kami terus konsultasi dengan pihak BPJS. Saran wali kota, akan kami ikuti untuk mencari referensi agar tidak menyalahi aturan yang ada. Mudah-mudahan bisa kita laksanakan,” ujarnya.<strong> (kom/nun/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang bersama PMI Beri Penghargaan untuk Kelompok Pendonor Darah</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-bersama-pmi-beri-penghargaan-untuk-kelompok-pendonor-darah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendonor]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193489</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, Imam Buchori, memberikan apresiasi penghargaan kepada kelompok yang rutin melakukan donor darah di salah satu hotel di Kota Malang, Senin (17/07/2023) tadi. Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, Imam Buchori, memberikan apresiasi penghargaan kepada kelompok yang rutin melakukan donor darah di salah satu hotel di Kota Malang, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut tentu dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Sehingga, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mendorong untuk selalu memberikan support (dukungan, red).</p>



<p>“Pemkot Malang terus selalu mensupport. Sesungguhnya, di Undang-undang juga ada, memang dibutuhkan penguatan terhadap penyedia darah, dalam hal ini PMI dan semuanya,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Terlebih, menurut Sutiaji, kebutuhan darah dalam setahun sekitar 70 ribu kantong. Sehingga, perharinya bisa mencapai sekitar 150 hingga 200 kantong, yang dibutuhkan.</p>



<p>“Bersyukur, di Kota Malang ini banyak mahasiswa dan pendonor darah rata-rata banyak dari mahasiswa juga. Sehingga, untuk memenuhi target bank darah perlu dikuatkan terus, dengan berkolaborasi bersama TNI/Polri, stakeholder, sekolah dan perguruan tinggi,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua PMI Kota Malang, Imam Buchori, menyampaikan jika sampai dengan saat ini ada sekitar 78 kelompok donor darah yang terdaftar dalam PMI Kota Malang. Untuk penghargaan yang diberikan tersebut adalah bagi pendonor darah yang rutin melakukan donor darah.</p>



<p>“Jadi itu untuk pendonor darah yang satu tahun bisa mengadakan empat kali donor, artinya bagi mereka yang rutin, antusias dan konsisten,” ujar Imam.</p>



<p>Namun, dalam pemenuhan kebutuhan darah tersebut masih ada beberapa kendala yang dialami. Yakni, tidak bisa memprediksi jenis golongan darah dari para pendonor, seperti banyak yang mendonorkan darah jenis AB, B, dan sebagainya, sedangkan O hanya sedikit.</p>



<p>“Maka sesuai yang disampaikan oleh pak wali perlu ada aplikasi bahwa darah yang tersedia di kita itu apa, yang tidak ada apa. Sehingga, masyarakat bisa donor darah sesuai dengan kebutuhan itu,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua PMI Kota Malang, Imam Buchori, dengan Wali Kota Malang, Sutiaji dan juga dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, terkait dengan Palang Merah Remaja (PMR) di lingkungan sekolah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193489</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MURI Beri Penghargaan Dua Tokoh Situbondo sebagai Pemrakasa dan Penyelenggara Sholawat Munjiyat</title>
		<link>https://memontum.com/muri-beri-penghargaan-dua-tokoh-situbondo-sebagai-pemrakasa-dan-penyelenggara-sholawat-munjiyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[munjiyat]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[pemrakasa]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelenggara]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sholawat]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi dan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Saifi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, mendapat Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pemrakasa dan penyelenggara Sholawat Munjiyat dengan peserta atau Jamaah terbanyak, Minggu (16/07/2023) malam. Sholawat Munjiyat bersama KHR Achmad Azaim Ibrahimy dan JS Bhinning Sokarajjeh yang berlangsung di Lapangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi dan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Saifi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, mendapat Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pemrakasa dan penyelenggara Sholawat Munjiyat dengan peserta atau Jamaah terbanyak, Minggu (16/07/2023) malam. Sholawat Munjiyat bersama KHR Achmad Azaim Ibrahimy dan JS Bhinning Sokarajjeh yang berlangsung di Lapangan Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, itu dihadiri 29.800 jamaah atau peserta.</p>



<p>Ketua MURI, Jaya Suprana melalui Reprentatif MURI, Sri Widiawati, mengatakan berdasarkan verifikasi MURI, jamaah atau peserta yang menghadiri Sholawat Munjiyat yang berlangsung di lapangan Desa Kotakan sebanyak 29.800. &#8220;Ini sangat luar biasa dan terlaksana dengan sukses. Untuk itu, kami mewakili Ketua Umum MURI, Jaya Suprana mengesahkan bahwa kegiatan Sholawat Munjiyat dengan peserta atau jamaah terbanyak 29.800 resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai rekor yang ke 11.640 peserta,” jelas Sri Widiawati.</p>



<p>Lebih lanjut Sri Widiawati menjelaskan, bahwa MURI menganugrahkan Piagam Penghargaan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Saifi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy dan Bupati Situbondo, Karna Suswandi. “Ini bukan yang pertama kali MURI mencatat prestasi dari Kabupaten Situbondo, namun sudah berulang kali,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Camat Situbondo, Jupri Setyo Utomo, sebagai pelaksana dari kegiatan pengajian dan shalawatan ini mengatakan bahwa terselenggaranya kegiatan ini diisisiasi oleh Kecamatan Situbondo dan masyarakat Desa Kotakan serta mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo.</p>



<p>“Kegiatan ini bukan hanya dihadiri masyarakat umum dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Situbondo saja. Namun, juga dihadiri oleh siswa-siswi SMP, SMA dan SMK dari 4 wilayah di Kabupaten Situbondo,” ujar Jupri.</p>



<p>Lebih lanjut, Jupri menjelaskan bahwa panitia mengajukan pencatatan Rekor MURI sebanyak 29.545 peserta. Tapi, hasil dari verifikasi MURI, peserta yang menghadiri Sholawat Munjiyat di lapangan Desa Kotakan tercatat sebanyak 29.800 orang atau jamaah.</p>



<p>“Semoga kegiatan ini Sholawat Munjiyat ini bisa memberikan manfaat bagi semua pihak baik yang hadir secara langsung maupun tidak langsung. Mendapat safaat dari Nabi Muhammad SAW. Dan ini juga menjadi catatan sejarah bagi Kabupaten Situbondo yang terkenal dengan Bumi Shalawat,” tambahnya. <strong>(her/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yayasan Jannaka Indonesia Gandeng Influencer Ternama Beri Inspirasi Perempuan di Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/yayasan-jannaka-indonesia-gandeng-influencer-ternama-beri-inspirasi-perempuan-di-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Influencer]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[jannaka]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[raya]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[ternama]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kegiatan bincang asik bersama Yayasan Jannaka Indonesia, dengan menggandeng salah satu influencer perempuan ternama yaitu Rachel Venya, berlangsung di salah satu cafe Kota Malang, Sabtu (15/07/2023) tadi. Founder Yayasan Jannaka Indonesia, Rino Lande, menyampaikan jika dengan melibatkan salah satu influencer, pihaknya ingin memberikan sebuah inspirasi pada perempuan-perempuan yang sedang menjalankan sebuah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kegiatan bincang asik bersama Yayasan Jannaka Indonesia, dengan menggandeng salah satu influencer perempuan ternama yaitu Rachel Venya, berlangsung di salah satu cafe Kota Malang, Sabtu (15/07/2023) tadi.</p>



<p>Founder Yayasan Jannaka Indonesia, Rino Lande, menyampaikan jika dengan melibatkan salah satu influencer, pihaknya ingin memberikan sebuah inspirasi pada perempuan-perempuan yang sedang menjalankan sebuah bisnis. Apalagi, pihaknya meyakini jika usaha yang dijalankan oleh perempuan memiliki potensi bertahan lebih lama.</p>



<p>“Kami sangat percaya teori the power of emak emak (kekuatan ibu-ibu,red), karena perempuan ini lebih amanah. Sehingga, tidak ada usaha yang gagal dari mereka. Meskipun mayoritas usaha yang dijalankan masih sebatas usaha informal dalam skala kecil,” kata Rino Lande.</p>



<p>Apalagi dalam salah satu program yang telah dijalankan, yaitu warung bergulir dengan memberdayakan para perempuan agar lebih mandiri. Seperti salah satunya, yaitu menggandeng para guru TK di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.</p>



<p>“Program tersebut ditandai dengan bantuan modal dan pendampingan usaha bagi guru TK yang mayoritas adalah kaum perempuan. Di tahun 2022, dari program tersebut mampu melahirkan satu usaha, kemudian mengalami peningkatan signifikan yakni tiga usaha baru muncul setiap bulanya,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, menurutnya pengembangan usaha masih terbentur dengan pola hidup sosial yang membuat kegelisah para perempuan. Karena, terkadang para perempuan sering kali bimbang antara mengurus rumah tangga atau memulai mengembangkan usaha dengan konsekuensi membutuhkan waktu dan perhatian lebih.</p>



<p>“Karena kegelisahan itu lah saya menggandeng Rachel Venya, untuk memberikan inspirasi kepada kaum perempuan Malang Raya dalam rangka mengembangkan usahanya. Karena sosok Rachel Venya dipandang tepat yang patut diacungi jempol dalam hal berbisnis yang digelutinya,” tambah pria yang juga Politisi PKB ini.</p>



<p>Sementara itu, Rachel Venya, menyampaikan jika untuk menjawab kegelisahan para perempuan tersebut, menurutnya perlu dibutuhkan konsistensi dan inovasi. Apalagi dalam menjalankan sebuah bisnis, juga ditemui kegagalan.</p>



<p>“Misalnya jualan pisang goreng tidak laku, tapi terus jualan. Ya jangan, itu harus di upgrade dengan inovasi-inovasi yang sedang tren saat ini. Karena tiap tahun itu mesti berubah,” ucap Rachel, saat bincang asik.</p>



<p>Tidak hanya itu, Rachel juga menambahkan, jika saat ini teknologi semakin maju maka masyarakat pun juga perlu memanfaatkan media sosial yang ada, apalagi itu dapat diakses oleh siapa saja. Sehingga, pemasaran usaha bisa dikenal dengan masyarakat luas.</p>



<p>“Karena dalam mengembangkan dunia bisnis itu bisa melalui dunia online. Tinggal promosi di account, dan jangan takut. Dimulai dari followers sedikit tidak apa-apa yang penting tetap konsisten, dan bisa di share,” imbuh Rachel. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Potensi dan Kemampuan Guru SMK Fesyen se-Indonesia di MCC, Desainer Beri Pembinaan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-potensi-dan-kemampuan-guru-smk-fesyen-se-indonesia-di-mcc-desainer-beri-pembinaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 11:08:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[se-indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 20 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia, melakukan kegiatan fesyen show (peragaan busana, red) di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (13/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan keahlian dari guru SMK fesyen di seluruh Indonesia, dengan menggandeng empat desainer ternama. Salah satu desainer [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 20 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia, melakukan kegiatan fesyen show (peragaan busana, red) di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (13/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan keahlian dari guru SMK fesyen di seluruh Indonesia, dengan menggandeng empat desainer ternama.</p>



<p>Salah satu desainer Kota Malang, Agus Sunandar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program dari Kemendikbud Ristek, Dirjen SMK, yakni Upskilling dan Reskilling (meningkatkan dan menumbuhkan kembali keahlian,red). Kota Malang, dipilih menjadi salah satu tempat pembinaan buat mereka.</p>



<p>“Jadi dari ribuan SMK di Indonesia, salah satunya yang terpilih itu di SMKN 3 Kota Malang dan penyelenggaranya pun difokuskan di situ, sebagai pusat belajar,” kata Agus Sunandar.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, dalam pelaksanaan program tersebut yakni selama 11 hari. Dimana pada kegiatan pertama, yaitu dilakukan pembuatan desain fesyen, kemudian kedua dilakukan produksi, dan ketiga presentasi dengan peragaan busana. “Jadi yang ditampilkan disini adalah bentuk presentasi dari mereka, dan ini merupakan karya otentik asli dari mereka semua,” tambahnya.</p>



<p>Untuk tema yang difokuskan dari peragaan busana tersebut, yaitu jenis atasan dengan ciri khas Indonesia. Tentunya, para peserta diberikan kebebasan untuk mengekspor sesuai dengan keinginannya.</p>



<p>“Kebetulan ini bikin blouse atau baju khusus buat perempuan cenderung untuk atasan. Tapi tetap dia eskpor dengan tema-tema indonesia. Mereka diberikan kebebasan. Sama seperti inklusivitas kurikulum sekarang merdeka,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, dari 20 guru tersebut mereka diberikan pembinaan oleh empat desainer ternama. Yaitu, Samsuga, Almira Handmade, YC Fashion Design, dan Han’s Tailor. Tentu dengan karakter masing-masing yang berbeda. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193164</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Kemarau di Situbondo, Bupati Karna Sampaikan Pembuatan Sumur Bor</title>
		<link>https://memontum.com/beri-bantuan-masyarakat-terdampak-kemarau-di-situbondo-bupati-karna-sampaikan-pembuatan-sumur-bor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jul 2023 10:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[karna]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193074</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mendistribusikan air bersih dan membagikan ratusan jerigen serta beberapa tandon air untuk masyarakat yang kekurangan air bersih akibat kemarau, Rabu (12/07/2023) tadi. Beberapa wilayah yang didistribusi air bersih, jerigen dan tandon air, diantaranya Dusun Sokaan, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mendistribusikan air bersih dan membagikan ratusan jerigen serta beberapa tandon air untuk masyarakat yang kekurangan air bersih akibat kemarau, Rabu (12/07/2023) tadi.</p>



<p>Beberapa wilayah yang didistribusi air bersih, jerigen dan tandon air, diantaranya Dusun Sokaan, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Dusun Bendusa dan Dusun Polay, Desa Jatisari Kecamatan Arjasa, Dusun Jerugen, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Dusun Sekar Putih dan Dusun Curah Temu, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan bahwa Pemkab melalui BPBD Situbondo mendistribusikan air bersih dan memasang tandon air serta memberikan bantuan 200 jerigen kepada warga yang tinggal di Desa Gunung Putri, Selomukti, Jatisari dan Sumberanyar. &#8220;Bantuan jerigen yang diberikan ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, pemerintah kabupaten telah memberikan bantuan sebanyak 141 jerigen kepada warga yang tinggal di Dusun Ampenang dan Dusun Polay, Desa Jatisari,” ujar Bupati Karna saat memberikan bantuan secara simbolis di Pendopo Aryo Situbondo.</p>



<p>Bupati juga menjelaskan, bahwa Pemkab Situbondo juga memberikan bantuan tandon ke beberapa dusun yang mengalami kekurangan air bersih akibat debit sumber mata air di desa setempat mengecil. &#8220;Masih banyak warga yang butuh bantuan jerigen dan tandon untuk menampung air bersih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai solusi jangka panjang, kata Bupati Karna, pemerintah membangun sumur bor di setiap titik yang menjadi langganan kekeringan setiap memasuki musim kemarau. &#8220;Untuk jangka panjang, kami sudah membangun sumur bor di beberapa titik. Salah satunya, di Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh,&#8221; jelas Bung Karna. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193074</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halau Pengguna Jalan Lewati Jembatan Putus Malang &#8211; Lumajang, Satlantas Polres Malang Beri Himbauan</title>
		<link>https://memontum.com/halau-pengguna-jalan-lewati-jembatan-putus-malang-lumajang-satlantas-polres-malang-beri-himbauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[halau]]></category>
		<category><![CDATA[Himbauan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lewati]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[putus]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demi keselamatan masyarakat pasca putusnya jembatan di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, petugas Polres Malang langsung berjaga di sekitar lokasi. Bahkan, petugas juga memberikan imbauan di sekitar Simpang Empat Dampit, Kabupaten Malang. Di simpang empat Dampit tersebut, Personel Satlantas Polres Malang memberikan himbauan dan peringatan bagi pengguna jalan agar tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demi keselamatan masyarakat pasca putusnya jembatan di Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, petugas Polres Malang langsung berjaga di sekitar lokasi. Bahkan, petugas juga memberikan imbauan di sekitar Simpang Empat Dampit, Kabupaten Malang. Di simpang empat Dampit tersebut, Personel Satlantas Polres Malang memberikan himbauan dan peringatan bagi pengguna jalan agar tidak ke Lumajang melalui Ampelgading.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita, mengatakan bahwa seluruh pengguna jalan dan masyarakat yang menuju Lumajang melalui kawasan Ampelgading, untuk memutar haluan karena putusnya jembatan di Desa Sidorenggo. &#8220;Kami mengimbau agar tidak melintas dulu dan putar haluan karena jembatan putus. Agar masyarakat tidak putar balik terlampau jauh, kami siagakan personel di Simpang Empat Dampit,&#8221; ujar AKP Agnis.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa Simpang Empat Dampit berjarak puluhan kilometer dari jembatan putus yang masuk Desa Sidorenggo. Akses jalan dari Dampit, Tirtoyudo dan Ampelgading, merupakan jalan raya utama menuju Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten&nbsp;Lumajang.<strong>&nbsp;(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192621</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
