<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>beringin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/beringin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 12:00:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>beringin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pohon Beringin Tua Tumbang dan Timpa Rumah Warga di Muharto Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-beringin-tua-tumbang-dan-timpa-rumah-warga-di-muharto-kota-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/pohon-beringin-tua-tumbang-dan-timpa-rumah-warga-di-muharto-kota-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beringin]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Muharto]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230726</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pohon Beringin berukuran besar, tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Muharto Gang 5, RT 17 RW 06, Kota Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Peristiwa tersebut, diduga dipicu angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian rumah warga. Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Latif Widodo. Korban mengaku tidak mengetahui secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pohon Beringin berukuran besar, tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Muharto Gang 5, RT 17 RW 06, Kota Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Peristiwa tersebut, diduga dipicu angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian rumah warga.</p>



<p>Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Latif Widodo. Korban mengaku tidak mengetahui secara pasti, detik-detik pohon tersebut roboh. Karena pada saat kejadian, dirinya masih tertidur di lantai dua rumahnya.</p>



<p>“Kalau untuk pastinya saya tidak tahu, karena waktu itu masih tidur. Tapi kata warga, kejadiannya sekitar kira-kira pukul 08.00 WIB,” ujar Latif, saat ditemui di lokasi kejadian.</p>



<p>Menurutnya dari informasi yang didapatkan, sebelum terjadi pohon tumbang sempat ada angin kencang yang menyerupai puting beliung di kawasan tersebut. Latif mengaku sangat terkejut saat mendengar suara keras dari arah luar rumahnya. Bahkan, dia sempat mengira telah terjadi gempa bumi.</p>



<p>“Saya langsung kaget sekali, suaranya keras sekali. Saya pikir gempa atau apa. Tidak terpikir sama sekali kalau pohon ini roboh,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibat kejadian itu, sejumlah bagian rumah Latif mengalami kerusakan, terutama pada bagian balkon dan plafon. Dirinya memperkirakan kerusakan masih perlu dicek lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan secara keseluruhan.</p>



<p>“Plafon depan sudah pecah, balkon juga kena. Tapi belum dicek semuanya. Kalau rusak parah mungkin harus pembenahan total,” tuturnya.</p>



<p>Selain rumah Latif, pohon tumbang itu juga berdampak pada dua bangunan lain di sekitarnya. Namun, kedua bangunan tersebut diketahui tidak dihuni dan hanya digunakan sebagai gudang. Usai kejadian, Latif segera melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT setempat. Tak lama kemudian petugas dari berbagai instansi, termasuk tim penanganan bencana, datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon.</p>



<p>&#8220;Petugas kemudian melakukan pemotongan batang dan dahan pohon secara bertahap untuk menghindari risiko pohon bergeser dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pohon-beringin-tua-tumbang-dan-timpa-rumah-warga-di-muharto-kota-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230726</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diserang Cuaca Ekstrem, Pohon Beringin Tumbang Timpa Truk di Ngajum</title>
		<link>https://memontum.com/diserang-cuaca-ekstrem-pohon-beringin-tumbang-timpa-truk-di-ngajum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beringin]]></category>
		<category><![CDATA[diserang]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Ngajum]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226972</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang, sebabkan satu Pohon Beringin tumbang di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa, (21/10/2025) tadi. Adalah pohon berdiameter 1 meter dan tinggi 25 meter, yang mengalami tumbang di depan Kompleks Punden Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum. Akibat musibah itu, satu unit truk milik Hermanto, warga Dusun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang, sebabkan satu Pohon Beringin tumbang di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa, (21/10/2025) tadi. Adalah pohon berdiameter 1 meter dan tinggi 25 meter, yang mengalami tumbang di depan Kompleks Punden Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum.</p>



<p>Akibat musibah itu, satu unit truk milik Hermanto, warga Dusun Krajan RT 8 RW 1, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, yang saat itu sedang terparkir di lokasi, menjadi korban musibah itu. Beruntung, sang pemilik yang sedang beristirahat di dalam truk, tidak mengalami luka serius.</p>



<p>Kejadian itu, selain merusak truk, juga merusak sarana lain. Seperti, rusaknya instalasi kabel milik PLN dan PT Telkom.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Informasi kejadian itu, diterima oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Malang, sekitar pukul 16.10 WIB. Menindaklanjuti laporan, Pusdalops PB segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan TRC PB melakukan assessment serta penanganan di lapangan. Proses pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang telah dilakukan, dan penanganan dinyatakan selesai.</p>



<p>&#8220;Kami langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Tim kami bersama unsur terkait melakukan pemotongan pohon dan pembersihan material di lokasi kejadian. Saat ini kami juga terus memantau kondisi cuaca agar bisa mengambil langkah antisipatif jika terjadi kejadian serupa,&#8221; kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa maupun kebutuhan mendesak, dalam kejadian itu. Namun, BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika cuaca menunjukkan potensi hujan lebat disertai angin kencang. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226972</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Beringin Tumbang, Pemeliharaan Sarpras Alun-alun Lumajang Jadi Sorotan</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-beringin-tumbang-pemeliharaan-sarpras-alun-alun-lumajang-jadi-sorotan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 09:27:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[beringin]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Sarpras]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132465</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tumbangnya Pohon Beringin di Alun-alun Lumajang, menyisakan sejumlah sorotan. Maklum, akibat tumbangnya pohon yang menjadi ikon Lumajang, siapa sangka juga merusak program pengelolaan ruang terbuka hijau. Dari data yang diperoleh, pada 8 Juli hingga 5 September 2020, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, mengalokasikan dana sebesar Rp 99,400 juta, untuk nama pekerjaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tumbangnya Pohon Beringin di Alun-alun Lumajang, menyisakan sejumlah sorotan. Maklum, akibat tumbangnya pohon yang menjadi ikon Lumajang, siapa sangka juga merusak program pengelolaan ruang terbuka hijau.</p>



<p>Dari data yang diperoleh, pada 8 Juli hingga 5 September 2020, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, mengalokasikan dana sebesar Rp 99,400 juta, untuk nama pekerjaan pemeliharaan sarana dan prasarana (Sarpras) Alun-alun Lumajang.</p>



<p>Sementara pekerjaan yang dilakukan, yakni merubah kolam renang yang berada di sekitar Pohon Beringin yang sudah tumbang, menjadi taman kota.</p>



<p>Kabid Ruang Terbuka Hijau DLH Kabupaten Lumajang, Gunawan, saat diwawancarai melalui telepon mengatakan, dahulu awalnya adalah sebuah kolam di sekitar Beringin. Namun, sekarang kolam tersebut dirubah menjadi taman kota.</p>



<p>&#8220;Perubahan kolam menjadi taman kota ini, harus menggunakan alat berat atau tidak bisa dilakukan secara manual,&#8221; katanya, pada Selasa (19/01) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, tambahnya, mengambilan kabel-kabel yang digunakan untuk lampu elektrical. Setelah itu, kemudian diurug atau digali, juga pengambilan batu piring, untuk selanjutnya ditimbun.</p>



<p>&#8220;Kemudian, diganti dengan tanah subur. Kami juga melakukan pembelian rumput jenis Gajah Mini,&#8221; terang Gunawan.</p>



<p>Pegiat Lingkungan Lumajang, Arsyad Subekti, saat dikonfirmasi memontum.com pada Selasa (19/01) tadi, mengaku kaget jika penanaman rumput di bawah Pohon Beringin, nilai anggarannya hampir Rp 100 juta. Dengan alasan, nilai luasan yang dikerjakan tidak seberapa.</p>



<p>&#8220;Lha iya, kok mahal sekali. Logikanya, harga rumput itu per meter berapa, kok sampai segitu mahalnya. Tanyakan ke dinas, mas. Digunakan apa saja, uang itu,&#8221; ujarnya. <strong>(ryk/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132465</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
