<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Berkarya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berkarya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2025 15:24:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berkarya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sinergi Berkarya Berkembang Bersama Jadi Tema SERU.co.id di HUT Ke-6</title>
		<link>https://memontum.com/sinergi-berkarya-berkembang-bersama-jadi-tema-seru-co-id-di-hut-ke-6</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[seru.co.id,]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225260</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Media SERU.co.id menggelar HUT ke-6 tahun, dengan mengusung tema ‘Sinergi Berkarya Berkembang Bersama,’ di Sriwijaya Catering dan Rumah Makan, Rest Area Karangploso, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (21/08/2025) tadi. Dalam bertambahnya usia itu, diharapkan media ini bisa terus berkembang dan tetap mengedepankan fungsi sebagai kontrol sosial. Direktur SERU.co.id, Mochamad Zainal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Media SERU.co.id menggelar HUT ke-6 tahun, dengan mengusung tema ‘Sinergi Berkarya Berkembang Bersama,’ di Sriwijaya Catering dan Rumah Makan, Rest Area Karangploso, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (21/08/2025) tadi. Dalam bertambahnya usia itu, diharapkan media ini bisa terus berkembang dan tetap mengedepankan fungsi sebagai kontrol sosial.</p>



<p>Direktur SERU.co.id, Mochamad Zainal Machrus, mengatakan SERU.co.id hadir seperti fungsi utama media yakni sebagai sarana penyampaian informasi pendidikan, hiburan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Dirinya juga menyebut, perjalanan selama 6 tahun ini, sangatlah tidak mudah. Banyak rintangan yang telah dilalui, namun berkat kekompakan tim, berbagai hal itu dapat dilalui dengan baik.</p>



<p>“Di usia 6 tahun itu bukan usia yang singkat, tetapi sebuah fondasi untuk membangun keberlanjutan dan keharmonisan. Tema yang diangkat mengajak semua tim untuk bersinergi bersama dan berkarya,” ujar pria yang kerap disapa Max tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Acara HUT ke-6, Dearga Sukarya, menjelaskan bahwa usia 6 tahun ini diibaratkan sebagai fondasi yang mulai kokoh dan sudah memiliki legalitas yang jelas. Pihaknya juga merasa bersyukur, di tengah momen perayaan HUT SERU.co.id dari tahun ke tahun selalu diselenggarakan dengan penuh kebersamaan.</p>



<p>“Usia 6 tahun, merupakan usia yang bisa terbilang tidak lagi muda dan dapat diibaratkan sebagai fondasi yang mulai kokoh. Memiliki identitas yang jelas, visi yang terarah, budaya tim yang kuat, serta jejaring relasi yang semakin luas,” ungkap Dearga.</p>



<p>Dirinya mengatakan, dengan mengangkat tema ‘Sinergi Berkarya, Berkembang Bersama’ ini, akan menjadi pengingat bahwa perjalanan SERU.co.id tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi, kerja keras dan dukungan dari semua pihak. “Kehadiran bapak dan ibu sekalian hari ini (para tamu) adalah bukti nyata kebersamaan itu, yang sangat kami syukuri,” urainya.</p>



<p>Dirinya berharap, agar momentum ini semakin menguatkan langkah tim besar SERU.co.id, untuk terus berkarya, memberi manfaat dan tumbuh bersama menjadi lebih baik. <strong>(wul/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225260</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Musisi Lokal Semakin Berkarya di Platform Digital, Loka Nesia 2025 Gandeng YouTube Music Academy</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-musisi-lokal-semakin-berkarya-di-platform-digital-loka-nesia-2025-gandeng-youtube-music-academy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[academy]]></category>
		<category><![CDATA[Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi]]></category>
		<category><![CDATA[platform]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224792</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dorong musisi lokal untuk semakin berkiprah di platform digital, Loka Nesia 2025 hadir di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang. Membangun komunitas yang memahami industri musik, musik digital dan regulasi platform, sehingga dapat memberdayakan para musisi dan kreator secara nasional. Loka Nesia adalah sebuah program kolaborasi dari Sosia Loka Indonesia dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dorong musisi lokal untuk semakin berkiprah di platform digital, Loka Nesia 2025 hadir di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang. Membangun komunitas yang memahami industri musik, musik digital dan regulasi platform, sehingga dapat memberdayakan para musisi dan kreator secara nasional.</p>



<p>Loka Nesia adalah sebuah program kolaborasi dari Sosia Loka Indonesia dan MCC, dirancang untuk menjadi sebuah acara komprehensif yang memberdayakan ekosistem musik kreatif Indonesia. Dalam kegiatan kali ini, Loka Nesia menghadirkan beberapa sub-event yaitu YouTube Music Academy/LokaTalk, Lokalapak dan Proklamusic.</p>



<p>Direktur Operasional Sosia Loka Indonesia, Adam Febrianata, menjelaskan bahwa di dalam kegiatan ini menghadirkan beragam rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi, UMKM dan panggung musik. Untuk pesertanya adalah creator musik dan wajib memiliki YouTube.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tahun ini kita berkolaborasi dengan YouTube Music Academy mengadakan LokaTalk terkait perkembangan di industri musik, khususnya di platform YouTube. Harapannya dengan adanya LokaTalk, teman teman bisa lebih aktif, lebih baik dan lebih mengerti platform di YouTube dan karya mereka mendapatkan eksposur dan performa lebih baik,&#8221; ujar Adam, Jumat (08/08/2025) tadi.</p>



<p>Dengan memberikan edukasi kepada agar semakin berkarya di YouTube, kegiatan ini mendorong musisi-musisi lokal untuk memahami untuk mengelola sebuah karya. &#8220;Harapannya musisi lokal bisa tampil di panggung yang lebih besar. Kita edukasi bagaimana mengelola karya mereka, mengetahui hak apa saja yang didapat nantinya,&#8221; jelas Adam.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pemateri, Ade Govinda, mengatakan kegiatan ini untuk mendorong masyarakat Kota Malang untuk mengetahui bagaimana industri musik dan memaksimalkan sebuah karya. &#8220;Peluangnya memang tergantung pada sebuah karya. Sebuah karya harus bagus. Jadi bagaimana sebuah karya itu bisa dimaksimalkan dengan berbagai cara,&#8221; ujar Ade. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan SK Pensiun untuk 38 ASN, Wabup Pasuruan Ingatkan Tetap Berkarya di Tengah Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/serahkan-sk-pensiun-untuk-38-asn-wabup-pasuruan-ingatkan-tetap-berkarya-di-tengah-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220663</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Sebanyak 38 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, memasuki masa purna tugas per 1 April mendatang. Sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas itu, secara simbolis menerima SK purna tugas dari Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, di sela-sela pelaksanaan Khotmil Qur&#8217;an di Command Center, Kamis (27/03/2025) tadi. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sebanyak 38 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, memasuki masa purna tugas per 1 April mendatang. Sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas itu, secara simbolis menerima SK purna tugas dari Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, di sela-sela pelaksanaan Khotmil Qur&#8217;an di Command Center, Kamis (27/03/2025) tadi.</p>



<p>Dalam penyerahan SK itu, nampak terlihat Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Suwito Adi, Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Dibyo Darminto, serta Rudi Supiono, dengan jabatan terakhir sebagai Pengadministrasi Karcis Dinas Pariwisata, yang mewakili para ASN purna. Sementara turut hadir di momen itu, Sekda Yudha Triwidya Sasongko serta Kepala BKPSDM, Ninuk Ida Suryani.</p>



<p>Dalam sambutannya, Gus Shobih-sapaan Wabup Pasuruan, mengatakan bahwa purna tugas merupakan hal yang biasa terjadi di pemerintahan. Hanya saja, meski purna tugas menjadi akhir perjalanan karir seorang ASN, namun bukanlah akhir dari perjuangan seorang warga negara untuk tetap dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.</p>



<p>&#8220;Setiap ASN akan menghadapi masa pensiun. Sehingga, semua tinggal menunggu waktunya saja. Yang terpenting, sudah siap menghadapi berbagai macam tantangan selepas purna tugas,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di hadapan puluhan ASN yang akan pensiun, Gus Shobih mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama berpuluh-puluh tahun menjadi seorang birokrat. Sebab, dedikasi dan integritas sebagai abdi negara telah diberikan untuk melayani masyarakat dan Pemkab Pasuruan, dalam kurun waktu yang tidak sedikit.</p>



<p>&#8220;Ada yang mengabdi 25 tahun dan bahkan sampai lebih dari 30 tahun. Maka, saya mewakili Bapak Bupati Pasuruan menegaskan bahwa tidak ada ucapan yang pantas kami sampaikan selain ucapan terima kasih yang tidak terhingga secara tulus dari lubuk hati yang paling dalam,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ke depan, Gus Shobih berharap kepada para ASN purna tugas untuk dapat beradaptasi dengan keadaan baru yang cukup berbeda. Dirinyapun juga meyakini bahwa masa purna tugas tidak akan menjadi penghalang untuk terus berkarya di tengah-tengah masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tetaplah berkontribusi meskipun sudah memasuki purna tugas. Tetap semangat untuk menjalankan peran dalam kehidupan bermasyarakat dengan ikhlas. Selamat berkumpul kembali dengan keluarga,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220663</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disabilitas Surabaya Melawan Keterbatasan dengan Berkarya dari Hati Lewat Dunia Seni</title>
		<link>https://memontum.com/disabilitas-surabaya-melawan-keterbatasan-dengan-berkarya-dari-hati-lewat-dunia-seni</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2021 11:47:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[Disabilitas Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151607</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Komunitas Mata Hati merupakan komunitas disabilitas di Surabaya yang berlokasi di jalan Rungkut Asri. Walau mereka mempunyai keterbatasan fisik bukan berarti menjadi penghalang mereka untuk berkarya. Dengan melawan keterbatasan mereka terus berkaya dari hati lewat dunia seni. Mereka hampir setiap hari para penyandang disabilitas tersebut berkumpul untuk berlatih alat musik, maupun berlatih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Komunitas Mata Hati merupakan komunitas disabilitas di Surabaya yang berlokasi di jalan Rungkut Asri. Walau mereka mempunyai keterbatasan fisik bukan berarti menjadi penghalang mereka untuk berkarya. Dengan melawan keterbatasan mereka terus berkaya dari hati lewat dunia seni.</p>



<p>Mereka hampir setiap hari para penyandang disabilitas tersebut berkumpul untuk berlatih alat musik, maupun berlatih tari dan drama bersama.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Rutinitas kegiatan yang dilakukan oleh para penyandang disabilitas adalah kegiatan sehari-hari yang dituntut oleh para relawan Komunitas Mata Hati untuk mandiri. Seperti, memasak, makan, belajar, dan berinteraksi dengan banyak orang.</p>



<p>Salah satu relawan Komunitas Mata Hati, Dian Ika Riani mengatakan, bahwa konsep mengasihani para penyandang disabilitas harus mulai dihindari. Hal ini berakibat buruk dan menyebabkan para penyandang disabilitas menjadi tidak menghargai.</p>



<p>“Prinsipnya hidup mereka tidak hanya di sekitar teman-teman difabel saja, tapi juga membaur bersama masyarakat lainnya. Kita harus melihat mereka dari sisi yang lain, artinya memang mereka difabel yang memiliki perbedaan kemampuan, bukan ketidakmampuan,” terangnya Dian Ika saat ditemui, Selasa (24/08) tadi.</p>



<p>Selain itu, kata dia, bahwa penyandang disabilitas atau difabel seperti tunanetra juga tidak melulu beraktifitas sebagai tukang pijit, melainkan juga kegiatan lainnya, seperti konter kreator.</p>



<p>“Sebetulnya mereka ini sudah melek teknologi. Untuk tunanetra misalnya, mereka sudah paham dengan IT friendly. Tunanetra melalui teknologi handphonenya mereka sudah bisa mandiri, dengan screen reader yaitu membaca apapun yang ada di layar,” ucapnya.</p>



<p>Kemudian untuk tunarungu, lanjut dia, bahwa kecanggihan teknologi juga bisa membuat mereka berkomunikasi dengan mudah, sama halnya dengan tunadaksa yang juga dimudahkan dengan alat bantu.</p>



<p>“Tunarungu juga bisa video call bisa text juga, ada fitur enkripsi ya mengubah suara menjadi teks. Teman-teman daksa kan sudah ada tongkat atau kaki palsu atau lainnya, mereka sudah kita anggap tidak memiliki dis (disabilitas, red) tapi sudah able (mampu), melalui teknologi,” jelasnya.</p>



<p>Dari kemampuan ini lah, Dian Ika bersama relawan yang lainnya membantu untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang edukasi dan pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh para penyandang disabilitas lewat dunia seni. “Kita butuh untuk menyuarakan ini. Sosialisasi difabel ini harus terus-terusan, kami menyuarakan itu dengan berbagai bentuk, tapi karena kita di seni, jadi kita mengarahkan melalui musik, tari, dan drama untuk menyampaikan pesan,” tambahnya. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151607</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
