<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berkelanjutan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berkelanjutan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 08:52:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berkelanjutan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pendampingan Berkelanjutan, Kapolresta Malang Kota Silaturahmi ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/pendampingan-berkelanjutan-kapolresta-malang-kota-silaturahmi-ke-keluarga-korban-tragedi-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229648</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Uthe Putu Kholis, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, silaturahmi ke keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, Rabu (21/01/2026) tadi. Pertemuan ini, dilaksanakan di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Uthe Putu Kholis, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, silaturahmi ke keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, Rabu (21/01/2026) tadi. Pertemuan ini, dilaksanakan di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota dan diikuti sekitar 32 keluarga korban.</p>



<p>Pelaksanaan silaturahmi ini, menjadi wujud komitmen Kombes Pol Putu Kholis sejak menjabat sebagai Kapolres Malang hingga kini memimpin Polresta Malang Kota, untuk terus mendampingi, membersamai, serta menjaga hubungan emosional dengan keluarga korban insiden Kanjuruhan. Selain sebagai ajang mempererat komunikasi, silaturahmi pada sore hari ini, menjadi ruang dialog aspirasi, harapan keluarga korban dan institusi Kepolisian agar lebih baik lagi kedepannya.</p>



<p>Menurut Kombes Pol Putu Kholis, silaturahmi tersebut juga merupakan panggilan moral institusi dan pribadi untuk terus hadir di tengah keluarga korban Kanjuruhan. Dirinya menegaskan bahwa Polresta Malang Kota ingin menjadi rumah yang menaungi serta membersamai keluarga korban.</p>



<p>“Kami ingin bersilaturahmi langsung ke rumah bapak dan ibu sekalian, namun karena keterbatasan waktu dan kondisi, maka kami mengundang keluarga korban, khususnya yang berdomisili di Kota Malang. Agar menjadikan Polresta Malang Kota menjadi rumah yang bisa menaungi, membersamai dan selalu hadir bagi keluarga korban Kanjuruhan,&#8221; ujar Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Dalam momen penuh haru ini, mengingatkan kembali kedekatan Kombes Pol Putu Kholis dengan keluarga korban, hingga saat ini terus dipupuk dengan baik. Ini sebagai komitmen dan kelanjutan dari nilai-nilai kepemimpinan sebelumnya.</p>



<p>“Kami meyakini bapak dan ibu pernah berinteraksi dengan jajaran Polresta Malang Kota pada masa kepemimpinan Kombes Pol Budi Hermanto. Nilai-nilai itulah yang terus kami lanjutkan agar pasca Tragedi Kanjuruhan, kami bertugas dengan pendekatan yang lebih humanis dan membersamai keluarga korban,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pertemuan yang mengedepankan sisi kepedulian dan kemanusiaan ini, juga dihadiri pengamat kepolisian, Bambang Rukminto, para PJU Polresta Malang Kota, serta keluarga hingga perwakilan keluarga korban Kanjuruhan. Menurut Kombes Putu Kholis, pertemuannya menjadi bentuk tanggung jawab moral yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari PJU, Kapolsek, hingga Bhayangkari, agar memiliki empati dan nuansa kebatinan yang sama dalam mendukung keluarga korban.</p>



<p>“Silaturahmi sore ini sebagai dorongan dan kewajiban moral bagi kami, baik secara pribadi maupun sebagai institusi. Kami mengajak para pejabat utama memiliki kesamaan niat, empati, dan kepedulian dalam membersamai keluarga korban Kanjuruhan,” tegasnya.</p>



<p>Sementara di sesi interaksi, Kapolresta Malang Kota memberikan kesempatan kepada perwakilan keluarga korban untuk menyampaikan uneg-uneg, harapan, masukan, serta keluhannya. Jajaran Polresta Malang Kota siap memfasilitasi kebutuhan yang masih dalam kewenangan kepolisian maupun menjembatani dengan instansi terkait.</p>



<p>“Kami siap mendukung dan memfasilitasi, mulai dari pendampingan bagi putra-putri keluarga korban yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, dukungan layanan kesehatan, penjajakan beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,” imbuh Kombes Putu Kholis.</p>



<p>Selain itu, Polresta Malang Kota juga memberikan kemudahan layanan administrasi kepolisian seperti SIM melalui Satlantas, SKCK melalui Intelkam, serta dukungan kewilayahan melalui para Kapolsek untuk membantu kebutuhan sosial kemasyarakatan keluarga korban di masing-masing wilayah.</p>



<p>Dengan penuh rasa hormat, Kombes Pol Putu Kholis menyampaikan, bagi keluarga korban yang belum sempat hadir karena keterbatasan pekerjaan atau kondisi tertentu, dirinya akan menitipkan ke Kapolsek jajaran untuk silaturahmi langsung ke rumah serta menyampaikan tali asih dari Polresta Malang Kota sebagai bentuk kepedulian. Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama untuk para almarhum dan almarhumah korban Tragedi Kanjuruhan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi penguat batin bagi keluarga yang ditinggalkan.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas, memperkuat pendekatan kemanusiaan, serta membangun hubungan baik dengan keluarga korban Kanjuruhan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom dan sahabat masyarakat. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMK Kota Malang Naik, DPRD Dorong Kebijakan Pendukung dan Evaluasi Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/umk-kota-malang-naik-dprd-dorong-kebijakan-pendukung-dan-evaluasi-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendukung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perubahan Upah Minimum Kota (UMK) Malang Tahun 2026 menjadi sebesar Rp 3.736.101, mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Malang. Itu karena, tidak hanya terkait dengan kenaikan, namun juga perlu dibarengi dengan kebijakan pendukung lain. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan bahwa kebijakan pendukung lainnya itu seperti, pada bidang kesehatan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perubahan Upah Minimum Kota (UMK) Malang Tahun 2026 menjadi sebesar Rp 3.736.101, mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Malang. Itu karena, tidak hanya terkait dengan kenaikan, namun juga perlu dibarengi dengan kebijakan pendukung lain.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyampaikan bahwa kebijakan pendukung lainnya itu seperti, pada bidang kesehatan, pendidikan, maupun kebijakan sosial lainnya. &#8220;Ini kan juga penting sebagai bahan penyempurnaan kebijakan ketenagakerjaan di Kota Malang,&#8221; ujar Mia-sapaannya, Senin (29/12/2025) tadi.</p>



<p>Ditegaskannya, bahwa dalam hal ini, sinergitas antara unsur tripartit, yakni pemerintah, pelaku usaha dan pekerja itu perlu diperkuat. Bahkan, komunikasi tidak cukup dilakukan melalui forum formal yang bersifat seremonial, tetapi perlu dibangun kedekatan secara emosional agar pemerintah dapat memahami persoalan riil di lapangan.</p>



<p>“Dengan kedekatan itu, kita bisa betul-betul mendengarkan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha maupun para pekerja. Kenaikan UMK ini apakah sudah cukup dan jika belum, di bagian mana yang perlu dilengkapi,” tambah Mia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, pihaknya juga mendorong adanya apresiasi bagi perusahaan yang patuh terhadap ketentuan UMK. Bentuknya bisa berupa kemudahan perizinan, insentif nonfiskal, hingga fasilitasi program bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat.</p>



<p>&#8220;Tetapi kalau misalnya perusahaan tidak memenuhi UMK, ini perlu kita telaah dulu secara kajiannya. Mungkin, kondisi revenue sedang tidak baik atau apa, tapi itu harus dijelaskan secara terbuka. Jadi sisi-sisi evaluasinya harus ada,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sehingga, dalam hal ini juga diperlukan evaluasi berkelanjutan dan Pemkot Malang harus hadir untuk mencari solusi. Dengan tujuan agar pelaksanaan UMK dapat berjalan adil dan berimbang, sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha serta perlindungan hak pekerja di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Jadi ini yang kemudian nanti bisa kita formulasikan dalam kebijakan-kebijakan yang lebih komprehensif,&#8221; imbuh Mia. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Pertanian Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan, Pemkot Probolinggo Gelar Seminar Ekonomi Sirkular</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-pertanian-berkelanjutan-dan-ketahanan-pangan-pemkot-probolinggo-gelar-seminar-ekonomi-sirkular</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[sirkular,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227849</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Bapperinda menggelar Seminar Ekonomi Sirkular di Ruang Majapahit Bale Hinggil Resto dan Ballroom, Rabu (19/11/2025) tadi. Kegiatan ini, sebagai salah satu upaya Pemkot Probolinggo mewujudkan transformasi ekonomi untuk ketahanan pangan berkelanjutan serta membangun sistem ketahanan pangan yang bertanggung jawab. Sementara hadir di acara ini, Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Bapperinda menggelar Seminar Ekonomi Sirkular di Ruang Majapahit Bale Hinggil Resto dan Ballroom, Rabu (19/11/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini, sebagai salah satu upaya Pemkot Probolinggo mewujudkan transformasi ekonomi untuk ketahanan pangan berkelanjutan serta membangun sistem ketahanan pangan yang bertanggung jawab. Sementara hadir di acara ini, Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, Pj Sekdakot Probolinggo, Rey Suwigtyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala OPD.</p>



<p>Dalam seminar itu, hadir sebagai nara sumber yaitu dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Nur Baladina, yang memaparkan latar belakang, konsep dasar ekonomi sirkular, implementasi, manfaat, serta tantangan penerapannya di sektor pertanian dan pangan.</p>



<p>Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bapperinda Kota Probolinggo, Retno Ambarwati, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk membuka wawasan masyarakat mengenai penerapan ekonomi sirkular dalam kegiatan perekonomian, khususnya pada pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan. Selain itu, juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat serta stakeholder tentang implementasinya dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, serta mengidentifikasi sejauh mana ekonomi sirkular telah diterapkan oleh elemen masyarakat dan stakeholder dalam usaha atau kegiatan mereka.</p>



<p>“Seminar ini menjadi sarana penting untuk melihat sejauh mana praktik ekonomi sirkular sudah diterapkan. Sekaligus, mendorong masyarakat untuk semakin inovatif dan berkelanjutan dalam menjalankan usaha,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara, Wali Kota Aminuddin menekankan bahwa penerapan ekonomi sirkular menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi masa kini. Pemerintah, baik pusat maupun daerah, tengah mengembangkan model ekonomi yang berputar (circular economy) untuk menciptakan dampak berlipat dan meminimalkan limbah.</p>



<p>“Kita ingin tidak ada lagi sisa usaha yang terbuang. Semuanya harus bisa kembali dimanfaatkan,” kata Wali Kota Probolinggo.</p>



<p>Wali Kota Aminiddin juga menyoroti, pentingnya inovasi, terutama dari kalangan petani milenial. Limbah pertanian diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik, sehingga mendukung keberlanjutan ekosistem pangan.</p>



<p>Wali Kota Probolinggo turut menyampaikan, bahwa keberadaan MBG menjadi pasar utama bagi pengembangan usaha masyarakat, serta Koperasi Merah Putih berperan dalam menggerakkan perekonomian lokal melalui layanan pinjaman dana bergulir hingga Rp 5 juta bagi pelaku usaha pemilik NIB. “Prinsip bisnis sederhana, apa yang kita lakukan harus ada pasarnya. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, potensi Kota Probolinggo bisa menjadi kekuatan besar menuju Indonesia Emas 2045,” tambah Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Seminar Ekonomi Sirkular ini, diikuti oleh 72 peserta, terdiri dari perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kota Probolinggo, petani milenial, Kelompok Pekarangan Pangan Lestari (P2L), peternak, kelompok nelayan, pembudidaya ikan, Poklahsar dan pelaku industri dan perusahaan. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BI Malang Gelar Artcofest 2025, Satukan Hulu-Hilir Industri Kopi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/bi-malang-gelar-artcofest-2025-satukan-hulu-hilir-industri-kopi-untuk-pertumbuhan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artcofest]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[hulu-hilir]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[satukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan kopi dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Artcofest 2025, Senin (03/11/2025) malam. Kegiatan bertajuk &#8216;Brewing Bridges: Fostering Connections and Driving Sustainable Growth&#8217;, itu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kopi, akademisi, serta komunitas kreatif. Kepala Kantor Perwakilan BI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan kopi dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Artcofest 2025, Senin (03/11/2025) malam. Kegiatan bertajuk &#8216;Brewing Bridges: Fostering Connections and Driving Sustainable Growth&#8217;, itu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kopi, akademisi, serta komunitas kreatif.</p>



<p>Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Febrina, menyampaikan bahwa melalui Artcofest 2025, BI Malang ingin mendorong sinergi dari hulu hingga hilir industri kopi, yakni mulai dari petani, pengolah, roastery, kedai kopi, hingga pelaku ekonomi kreatif. Tentu itu dilakukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Ini juga sebagai bentuk nyata komitmen BI dalam memperkuat rantai nilai (value chain) kopi dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Malang Raya. Selain itu, juga tidak hanya mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk, tetapi juga membuka peluang pembiayaan dan ekspor bagi pelaku usaha,” ujar Febrina.</p>



<p>Melalui kegiatan tersebut, BI Malang juga berkomitmen mendukung UMKM melalui tiga strategi utama, yakni kebijakan, implementasi dan sinergi. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan korporatisasi, kapasitas dan akses pembiayaan, khususnya untuk sektor unggulan seperti kopi.</p>



<p>“Sinergi antara pelaku usaha, akademisi, komunitas dan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi, memperluas pasar, sekaligus membuka peluang ekspor kopi khas Malang dan Jawa Timur,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, kegiatan Artcofest 2025 juga turut mendukung program nasional seperti Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan nilai ekonomi sektor pertanian serta UMKM.</p>



<p>“Melalui Artcofest 2025, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan bangga menggunakan produk kopi lokal, serta memperkuat kolaborasi menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” lanjutnya.</p>



<p>Diharapkan, melalui kegiatan tersebut nantinya dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam industri kopi, menumbuhkan kreativitas dan memperkuat ekonomi kreatif berbasis komoditas unggulan daerah.</p>



<p>Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Artcofest 2025 memadukan edukasi, inovasi dan kolaborasi. Diantaranya, coffee talks, dengan menghadirkan narasumber dari akademisi dan praktisi industri kopi, seperti Andik Irawan, Ph.D. (Founder Eiko Coffee Roaster), Prof. Luchman Hakim, Prof. Mangku Purnomo dari Universitas Brawijaya, serta Aji Pramono (Kapiten Nusantara) dan sejumlah pelaku kopi nasional lainnya.</p>



<p>Selain itu, juga coffee exhibition, menampilkan lebih dari 50 pelaku industri kopi dan roastery unggulan di wilayah kerja BI Malang, seperti Vensfamily, Malbourne, SURA, Gigsy Project, Janus Coffee, Motiv, Amstirdam, Partikular, dan Fifteen Seventeen Kopi Tjap Giling.</p>



<p>&#8220;Lalu juga ada business matching dan inovasi expo, yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan guna memperluas akses pembiayaan serta memperkuat jejaring bisnis, kemudian juga ada manual brewing competition, sebagai ajang kreativitas dan pengembangan kompetensi bagi barista muda serta generasi muda di sektor kopi,&#8221; imbuh Febrina. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DLH Kota Malang Terus Gencarkan Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/dlh-kota-malang-terus-gencarkan-upaya-pengelolaan-sampah-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227102</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya pengelolaan sampah di Kota Malang terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Terlebih, berdasarkan hasil penilaian tim Adipura, sebanyak 99 persen sampah di Kota Malang telah terkelola dengan baik, baik melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Kelola Daur (TKD), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Upaya pengelolaan sampah di Kota Malang terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Terlebih, berdasarkan hasil penilaian tim Adipura, sebanyak 99 persen sampah di Kota Malang telah terkelola dengan baik, baik melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Kelola Daur (TKD), maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, dalam kegiatan Sosialisasi Pengurangan Sampah dan Pembinaan Kelompok Masyarakat, yang digelar Sabtu (25/10/2025) tadi. Pria yang akrab disapa Raymond, itu mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan di Kota Malang sudah berjalan pada arah yang tepat.</p>



<p>“Dari hasil penilaian tim Adipura kemarin, masih ada sekitar 1 persen sampah atau sekitar 6,9 ton per hari yang belum terkelola. Sampah itu sebagian besar berasal dari kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah di pinggir sungai atau di lahan kosong, bahkan ada yang dibakar,” ujar Raymond.</p>



<p>Sebagai tindak lanjut, DLH Kota Malang telah melakukan penutupan terhadap beberapa lokasi pembuangan liar yang dibuat sendiri oleh warga. Langkah itu dilakukan bertepatan dengan peringatan World Clean Up Day, sebagai wujud nyata komitmen menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Contohnya di kawasan Bumiayu, kami menemukan titik pembuangan liar di pinggir sungai. Lokasi itu sudah kami tutup, sebagian sampahnya kami angkut, lalu kami urug dengan tanah dan ditutup bambu. Kami pasangi tulisan ‘Dilarang Membuang Sampah di Sini’ agar masyarakat tidak mengulanginya,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, DLH juga aktif melakukan pembersihan sampah di sungai. Salah satunya dilakukan pada 28 September lalu di kawasan Bandulan, dengan total sampah yang berhasil diangkat mencapai sekitar dua ton. Kegiatan tersebut melibatkan petugas DLH bersama masyarakat sekitar yang peduli terhadap kebersihan sungai.</p>



<p>&#8220;Dengan kegiatan itu, kami dari DLH berusaha memberikan TPS yang memudahkan para penggerobak sampah untuk membuang. Jadi jangan lagi membuang sembarangan ataupun membuang di pinggir sungai. Bahkan di sungainya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa persoalan pembuangan sampah sembarangan, terutama ke sungai, tidak hanya berdampak di Kota Malang saja. Sampah-sampah tersebut akan terbawa arus dan menumpuk di hilir, seperti yang ada di Bendungan Sengguruh, Kabupaten Malang, sehingga menimbulkan masalah baru di wilayah lain.</p>



<p>“Kalau sampah dibuang ke sungai, mungkin di wilayah kita aman, tapi dampaknya dirasakan di bawah, seperti di Sengguruh. Itu menumpuk karena ulah masyarakat yang tidak disiplin,” katanya.</p>



<p>Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, DLH Kota Malang terus mengajak masyarakat agar lebih tertib dalam membuang sampah. Warga diimbau memanfaatkan TPS yang telah disediakan, atau melalui penggerobak sampah yang dibentuk di tingkat RT/RW. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227102</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Jadi Jatim, Bupati Lumajang Ingatkan Kolaborasi Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-jadi-jatim-bupati-lumajang-ingatkan-kolaborasi-pembangunan-inklusif-dan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226699</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (13/10/2025) tadi. Dalam amanatnya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan bahwa momentum Hari Jadi ke-80 Jawa Timur, menjadi pengingat pentingnya peran pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (13/10/2025) tadi. Dalam amanatnya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan bahwa momentum Hari Jadi ke-80 Jawa Timur, menjadi pengingat pentingnya peran pemerintah kabupaten dalam mewujudkan visi provinsi. “Sebagai perpanjangan tangan pemerintah provinsi, Lumajang terus berkomitmen mendukung semangat ‘Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh’. Semua program pembangunan, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga ketahanan pangan, dijalankan dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat,” kata Bunda Indah, membacakan sambutan Gubernur Jatim.</p>



<p>Bunda Indah menyebut, pertumbuhan ekonomi Lumajang, selaras dengan capaian provinsi. Termasuk, penguatan UMKM, peningkatan ketahanan pangan, serta pengembangan desa mandiri. Hal ini, sejalan dengan target Jawa Timur, menjadi provinsi dengan desa mandiri terbanyak di Indonesia.</p>



<p>“Momentum peringatan ini mengingatkan kita bahwa setiap capaian besar provinsi lahir dari sinergi pemerintah daerah dan masyarakat. Di Lumajang, kita menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam sektor pendidikan dan SDM, Bupati Indah menegaskan dukungan Lumajang terhadap pengembangan talenta muda melalui peningkatan akses pendidikan dan pembinaan kompetensi. Sehingga, generasi muda siap bersaing dan berkontribusi pada kemajuan provinsi.</p>



<p>“Kita juga menekankan implementasi ekonomi hijau dan inovasi lokal, selaras dengan provinsi, untuk memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi ekonomi tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ungkapnya.</p>



<p>Pelaksanaan Peringatan Upacara Hari Jadi ke-80 Jawa Timur di Lumajang, berlangsung khidmat dan diikuti Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta ASN Pemkab Lumajang. Gelaran ini, menjadi refleksi bahwa Lumajang aktif berperan serta dalam perjalanan kemajuan Jawa Timur, dari pembangunan ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan, hingga penguatan karakter masyarakat.</p>



<p>“Setiap keberhasilan provinsi adalah hasil kerja keras seluruh kabupaten dan kota. Dengan semangat Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh, mari kita wujudkan masa depan Jawa Timur yang lebih inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan,” papar Bunda Indah. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226699</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Tak Ada Lagi Pungutan di SD hingga SMP, DPRD Kabupaten Malang Godok Skema Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-tak-ada-lagi-pungutan-di-sd-hingga-smp-dprd-kabupaten-malang-godok-skema-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pungutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226896</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, menegaskan jika saat ini dewan bersama pemerintah daerah sedang menghitung kebutuhan anggaran tambahan di luar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Skema pembiayaan itu, nantinya diproyeksikan melalui BOS daerah (Bosda) atau mekanisme lain. “Pendidikan gratis sudah kita upayakan, hanya saja BOS belum cukup. Makanya, perlu tambahan dari APBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, menegaskan jika saat ini dewan bersama pemerintah daerah sedang menghitung kebutuhan anggaran tambahan di luar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Skema pembiayaan itu, nantinya diproyeksikan melalui BOS daerah (Bosda) atau mekanisme lain.</p>



<p>“Pendidikan gratis sudah kita upayakan, hanya saja BOS belum cukup. Makanya, perlu tambahan dari APBD agar program berjalan penuh,” jelas Darmadi, Senin (06/10/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, bahwa target utama kebijakan ini adalah memastikan tidak ada lagi pungutan biaya kepada siswa. Penguatan itu, seperti di SD maupun SMP.</p>



<p>“Kami berharap pada 2026, pendidikan gratis bisa direalisasikan sepenuhnya. Meskipun, tentunya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.</p>



<p>Darmadi juga mengingatkan, agar pemerintah daerah agar menyiapkan skema pembiayaan yang berkelanjutan. Hal ini penting, agar implementasi putusan MK tidak berhenti di tengah jalan akibat kendala dana. <strong>(sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226896</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut 2025, Wamenpar RI Ajak Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-2025-wamenpar-ri-ajak-perkuat-kolaborasi-wujudkan-pariwisata-berkualitas-dan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[wamenpar]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Riau &#8211; Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) RI, Ni Luh Puspa, mengajak seluruh insan pariwisata Indonesia menyambut tahun baru 2025 sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi mewujudkan pariwisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan. &#8220;Ini adalah momen spesial yang telah kita nantikan bersama. Tidak terasa, sudah saatnya kita siap menyongsong harapan baru di tahun 2025,&#8221; kata Wamenpar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Riau</strong> &#8211; Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) RI, Ni Luh Puspa, mengajak seluruh insan pariwisata Indonesia menyambut tahun baru 2025 sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi mewujudkan pariwisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Ini adalah momen spesial yang telah kita nantikan bersama. Tidak terasa, sudah saatnya kita siap menyongsong harapan baru di tahun 2025,&#8221; kata Wamenpar Ni Luh Puspa, seusai menghadiri acara perayaan malam pergantian tahun 2024-2025 di Lagoi Bay, Bintan Resorts, Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (01/01/2025) tadi.</p>



<p>Wamenpar juga menyampaikan harapan untuk mewujudkan cita-cita pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Pariwisata yang memberikan dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga nilai-nilai keberagaman juga budaya serta kearifan lokal.</p>



<p>&#8220;Hal ini juga selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pemerataan pembangunan, serta pelestarian alam dan budaya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sejumlah indikator kinerja sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2024. Diantaranya kontribusi PDB Pariwisata pada paruh pertama 2024 mencapai 4,01 persen. Angka ini, melebihi kontribusi di tahun sebelumnya sebesar 3,9 persen.</p>



<p>Sementara untuk kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman), Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga Oktober 2024, jumlah wisatawan mancanegara telah mencapai 11,6 juta kunjungan dan diyakini akan terus bertambah hingga Desember 2024. Bahkan diproyeksikan jumlahnya melebihi realisasi tahun 2023 sebesar 11,7 juta kunjungan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Target utama Kementerian Pariwisata tahun 2025 telah ditetapkan. Kemenpar tentu tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu kami mengajak peran aktif semua pihak untuk bersama-sama menyongsong pariwisata yang semakin baik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Perayaan malam Tahun Baru 2025 di Lagoi Bay, Bintan Resort, berlangsung meriah. Bertajuk &#8216;Bintan Resorts Carnival&#8217;, event ini menghadirkan ragam suguhan mulai dari kuliner, musik dan atraksi kembang api itu ramai dipadati wisatawan.</p>



<p>Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan event ini sebagai salah satu daya tarik wisata khususnya di malam pergantian tahun yang menjadi salah satu potensi pergerakan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Kemenpar bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus berbenah mengembangkan daya tarik pariwisata Indonesia termasuk penyelenggaraan event.</p>



<p>&#8220;Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk manajemen Bintan Resorts, khususnya Bintan Resort Cakrawala yang telah menghadirkan Bintan Resorts Carnival sebagai penutup yang meriah untuk tahun 2024. Semoga Bintan dan Kepulauan Riau terus menjadi destinasi wisata unggulan yang menginspirasi,&#8221; kata Ni Luh Puspa.</p>



<p>Kemenpar di sepanjang tahun 2024 mendukung penyelenggaraan berbagai event mencakup 175 event daerah (KEN dan Non-KEN), 101 event nasional dan 31 event internasional. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dukungan terhadap penyelenggaraan event-event tersebut juga merupakan upaya untuk memperkenalkan dan memperkuat citra Indonesia ke kancah dunia.</p>



<p>&#8220;Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, saya yakin kita mampu menghadirkan event-event berkelas dunia yang memberikan dampak positif bagi pariwisata Indonesia,&#8221; kata Wamenpar Ni Luh Puspa.</p>



<p>Turut hadir mendampingi Wamenpar Ni Luh Puspa, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, Direktur Event Nasional dan Internasional, Fransiskus Handoko, serta Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara, Dwi Marhen Yono. Termasuk, juga hadir Bupati Kabupaten Bintan, Roby Kurniawan, Wakil Bupati Kabupaten Bintan, Ahdi Muqsith, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti, Vice President Director, PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Gianto Gunara; serta Chief Operating Officer, PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab. <strong>(kom/par/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng Pelaku Usaha, Pemkot Malang Siap Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-pelaku-usaha-pemkot-malang-siap-wujudkan-pembangunan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menggandeng pelaku usaha untuk mempercepat pembangunan kota melalui sinergi dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (TSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Hal tersebut, diwujudkan melalui forum Ngalam Berkolaborasi, yang digelar pada Kamis (28/11/2024) malam, dengan melibatkan ratusan pelaku usaha. Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menegaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menggandeng pelaku usaha untuk mempercepat pembangunan kota melalui sinergi dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (TSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Hal tersebut, diwujudkan melalui forum Ngalam Berkolaborasi, yang digelar pada Kamis (28/11/2024) malam, dengan melibatkan ratusan pelaku usaha.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada anggaran pemerintah saja, tetapi juga memerlukan kontribusi dari sektor swasta.&nbsp;</p>



<p>“Pemkot Malang tidak bisa membangun secara optimal tanpa dukungan dari pelaku usaha yang mencari nafkah di Kota Malang. Saya berharap kolaborasi ini dapat semakin menguatkan komitmen bersama dalam membangun kota yang lebih baik,” kata Pj Wali Kota Iwan.&nbsp;</p>



<p>Dalam forum tersebut, dirinya memaparkan 11 program prioritas Pemkot Malang yang dirancang berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat dan hasil diskusi dengan berbagai pihak. Program tersebut meliputi, revitalisasi Pasar Besar Malang, pembangunan Tempat Penampungan Sampah (TPS), penanganan banjir di kawasan Jalan Sukarno-Hatta, pengadaan lahan parkir di Kayutangan Heritage, pengembangan Malang Creative Center (MCC) dan pemberdayaan UMKM.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, rehabilitasi gedung SD-SMP, pemberian bantuan sosial terpadu, percepatan realisasi anggaran, optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), revitalisasi Alun-alun Merdeka dan persiapan pelaksaan Porprov Jatim 2025.</p>



<p>&#8220;Harapannya beberapa program tersebut dapat didukung oleh pendanaan TSP dari pelaku usaha,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Melalui forum tersebut, berhasil menghimpun dana CSR sebesar Rp 400 juta dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring komitmen dari pelaku usaha yang belum terdata.</p>



<p>“Ini merupakan pembelajaran luar biasa bahwa kolaborasi pemerintah dengan swasta dapat menghasilkan manfaat nyata bagi pembangunan kota,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Melalui kegiatan tersebut, Pj Wali Kota Iwan mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku usaha, untuk terus berkontribusi dalam upaya membangun Kota Malang.</p>



<p>“Pembangunan yang dilakukan Pemkot Malang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari kita bersama-sama berkolaborasi untuk menjadikan Kota Malang lebih maju dan berdaya saing,&#8221; imbuh Iwan. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217128</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
