<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berkembang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berkembang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2025 15:24:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berkembang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sinergi Berkarya Berkembang Bersama Jadi Tema SERU.co.id di HUT Ke-6</title>
		<link>https://memontum.com/sinergi-berkarya-berkembang-bersama-jadi-tema-seru-co-id-di-hut-ke-6</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[seru.co.id,]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225260</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Media SERU.co.id menggelar HUT ke-6 tahun, dengan mengusung tema ‘Sinergi Berkarya Berkembang Bersama,’ di Sriwijaya Catering dan Rumah Makan, Rest Area Karangploso, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (21/08/2025) tadi. Dalam bertambahnya usia itu, diharapkan media ini bisa terus berkembang dan tetap mengedepankan fungsi sebagai kontrol sosial. Direktur SERU.co.id, Mochamad Zainal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Media SERU.co.id menggelar HUT ke-6 tahun, dengan mengusung tema ‘Sinergi Berkarya Berkembang Bersama,’ di Sriwijaya Catering dan Rumah Makan, Rest Area Karangploso, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (21/08/2025) tadi. Dalam bertambahnya usia itu, diharapkan media ini bisa terus berkembang dan tetap mengedepankan fungsi sebagai kontrol sosial.</p>



<p>Direktur SERU.co.id, Mochamad Zainal Machrus, mengatakan SERU.co.id hadir seperti fungsi utama media yakni sebagai sarana penyampaian informasi pendidikan, hiburan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Dirinya juga menyebut, perjalanan selama 6 tahun ini, sangatlah tidak mudah. Banyak rintangan yang telah dilalui, namun berkat kekompakan tim, berbagai hal itu dapat dilalui dengan baik.</p>



<p>“Di usia 6 tahun itu bukan usia yang singkat, tetapi sebuah fondasi untuk membangun keberlanjutan dan keharmonisan. Tema yang diangkat mengajak semua tim untuk bersinergi bersama dan berkarya,” ujar pria yang kerap disapa Max tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Acara HUT ke-6, Dearga Sukarya, menjelaskan bahwa usia 6 tahun ini diibaratkan sebagai fondasi yang mulai kokoh dan sudah memiliki legalitas yang jelas. Pihaknya juga merasa bersyukur, di tengah momen perayaan HUT SERU.co.id dari tahun ke tahun selalu diselenggarakan dengan penuh kebersamaan.</p>



<p>“Usia 6 tahun, merupakan usia yang bisa terbilang tidak lagi muda dan dapat diibaratkan sebagai fondasi yang mulai kokoh. Memiliki identitas yang jelas, visi yang terarah, budaya tim yang kuat, serta jejaring relasi yang semakin luas,” ungkap Dearga.</p>



<p>Dirinya mengatakan, dengan mengangkat tema ‘Sinergi Berkarya, Berkembang Bersama’ ini, akan menjadi pengingat bahwa perjalanan SERU.co.id tidak mungkin terwujud tanpa kolaborasi, kerja keras dan dukungan dari semua pihak. “Kehadiran bapak dan ibu sekalian hari ini (para tamu) adalah bukti nyata kebersamaan itu, yang sangat kami syukuri,” urainya.</p>



<p>Dirinya berharap, agar momentum ini semakin menguatkan langkah tim besar SERU.co.id, untuk terus berkarya, memberi manfaat dan tumbuh bersama menjadi lebih baik. <strong>(wul/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225260</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desainer Grafis Kota Malang Mendunia, Potensi Ekonomi Kreatif Kian Berkembang</title>
		<link>https://memontum.com/desainer-grafis-kota-malang-mendunia-potensi-ekonomi-kreatif-kian-berkembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mendunia,]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu pusat industri kreatif di Indonesia. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah desain grafis, dengan prestasi yang semakin mendunia. Karya milik Ketua Asosiasi Designer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Malang, Dimas Fakhrudin, berhasil menembus lima besar nominasi sayembara logo Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu pusat industri kreatif di Indonesia. Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah desain grafis, dengan prestasi yang semakin mendunia. Karya milik Ketua Asosiasi Designer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Malang, Dimas Fakhrudin, berhasil menembus lima besar nominasi sayembara logo Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah bersaing dengan 500 karya lain dari seluruh Indonesia.</p>



<p>Menurut Dimas, ekosistem desain grafis di Kota Malang berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan desain. “Peluangnya sangat besar karena desain selalu menjadi katalis bagi berbagai industri. Maka dari itu, bidang desain akan terus dibutuhkan, dan para pelakunya akan terus bertumbuh dan berkembang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Dimas, Kamis (30/01/2025) tadi.</p>



<p>Desainer grafis lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjelaskan bahwa komunitas desain grafis di Kota Malang terbagi dalam beberapa kategori. Mulai dari desainer freelance, in-house designer di studio atau perusahaan, hingga pemilik studio desain. Meski belum ada wadah tunggal yang menghubungkan seluruh desainer grafis di Kota Malang, namun semangat kolaborasi yang kuat terus mendorong lahirnya berbagai inisiatif kreatif.</p>



<p>&#8220;Banyak inisiasi lintas ekosistem yang muncul dengan melibatkan teman-teman desain grafis sebagai salah satu kolaboratornya. Sebut saja Pasar Santai, kemudian Grebek Studio oleh komunitas Malang Creative Author, Kumpul Obek oleh ADGI Malang, dan juga kolaborasi dengan pihak akademisi (universitas &amp; SMK) yang selalu terjadi,” tuturnya.</p>



<p>Berbagai kolaborasi lintas ekosistem terus berkembang, melibatkan desainer grafis sebagai bagian dari inisiatif kreatif. Beberapa di antaranya adalah Pasar Santai, Grebek Studio oleh komunitas Malang Creative Author, Kumpul Obek oleh ADGI Malang, serta kerja sama dengan akademisi dari universitas dan SMK.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu ajang kolaborasi terbesar yang digelar adalah Malang Design Wave (MDW) 2024, yang berlangsung pada November lalu. Acara ini menjadi wadah pertemuan bagi para desainer grafis dan pelaku industri lain seperti arsitektur, desain interior, UI/UX, startup, serta kuliner. Selama dua minggu penyelenggaraan, MDW menghadirkan 32 event, mulai dari pameran, diskusi desain, kunjungan studio, hingga konferensi.</p>



<p>“MDW 2024 menghadirkan 37 kolaborator dari berbagai studio dan komunitas kreatif. Setiap kolaborator menginisiasi berbagai acara, seperti exhibition, design talks, dan design book &amp; market. Ini membuktikan bahwa Kota Malang memiliki ekosistem desain yang sangat dinamis,” katanya.</p>



<p>Tidak hanya berkembang di ranah komunitas dan industri, para desainer grafis di Kota Malang juga menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam berbagai proyek. Beberapa di antaranya adalah perancangan maskot Kota Malang, identitas visual HUT Kota Malang, serta redesain kemasan UMKM melalui Festival Mbois. Dimas menilai bahwa Pemkot Malang memiliki komitmen besar dalam mendukung perkembangan desain grafis.</p>



<p>&#8220;Kolaborasi yang telah terjalin dengan ADGI Chapter Malang menjadi bukti bahwa pemerintah mendukung perkembangan industri desain. Harapannya, dunia desain bisa semakin dikenal luas dan memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa Kota Malang telah menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif nasional. “Malang Creative Center (MCC) adalah salah satu bentuk komitmen Pemkot Malang dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Ini juga menjadi perhatian utama dalam pemerintahan Presiden Prabowo,” ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Iwan menyebut bahwa Kota Malang memiliki keunggulan khusus dalam berbagai subsektor industri kreatif, termasuk desain grafis, animasi, game dan pengembangan kecerdasan buatan (AI). “Kami sangat mengapresiasi inisiatif kreatif yang dipelopori oleh ADGI Chapter Malang. Ini menjadi bukti bahwa Kota Malang mampu bersaing dan berkontribusi dalam ekonomi kreatif nasional,” imbuh Iwan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Aktif Kerja Sama Pembangunan Internasional Negara Berkembang</title>
		<link>https://memontum.com/indonesia-aktif-kerja-sama-pembangunan-internasional-negara-berkembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213384</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Indonesia telah lama berperan aktif dalam kerja sama pembangunan internasional diantara negara-negara berkembang, termasuk negara-negara Afrika. Dalam satu dekade terakhir, Indonesia telah melaksanakan sekitar 60 Program Kerja Sama Selatan-Selatan Triangular (KSST) yang melibatkan sekitar 500 peserta dari kawasan Afrika. Kerja sama ini, mencakup berbagai sektor unggulan. Antara lain pertanian, perikanan dan kelautan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Indonesia telah lama berperan aktif dalam kerja sama pembangunan internasional diantara negara-negara berkembang, termasuk negara-negara Afrika. Dalam satu dekade terakhir, Indonesia telah melaksanakan sekitar 60 Program Kerja Sama Selatan-Selatan Triangular (KSST) yang melibatkan sekitar 500 peserta dari kawasan Afrika.</p>



<p>Kerja sama ini, mencakup berbagai sektor unggulan. Antara lain pertanian, perikanan dan kelautan, kesehatan, energi, tata kelola yang baik, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pembangunan infrastruktur, manajemen risiko bencana, pemberdayaan perempuan, serta perdagangan dan investasi.</p>



<p>Inisiatif ini semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional sebagai negara donor baru yang diakui. “Saya ingin menekankan bahwa saat ini Indonesia semakin diakui secara internasional sebagai mitra pembangunan yang dapat diandalkan bagi negara-negara berkembang, a reliable southern provider,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Siti Nugraha Mauludiah, Minggu (25/08/2024) tadi.</p>



<p>Komitmen Indonesia semakin nyata, dengan didirikannya Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesia AID pada tahun 2019, sebagai lembaga satu pintu untuk penyaluran bantuan pembangunan kepada negara-negara mitra. Sejak berdirinya lembaga ini, kerja sama pembangunan Indonesia telah menjangkau 23 dari 54 negara di Afrika, atau sekitar 42 persen dari total negara di kawasan tersebut. Sektor kerja sama yang dijalankan mencakup ketahanan pangan, kesehatan dan energi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam sektor ketahanan pangan, Indonesia telah memberikan dukungan pengadaan bahan pangan untuk mengatasi dampak bencana kekeringan di Kenya, Ethiopia dan Madagaskar serta program revitalisasi beberapa Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia dan Tanzania.</p>



<p>Di sektor kesehatan, Indonesia juga telah menghibahkan obat-obatan dan alat kesehatan yang diproduksi oleh PT Kimia Farma kepada Mozambik dan Zimbabwe. Pada tahun 2023, Indonesia juga menyalurkan dukungan Vaksinasi Pentavalent produksi PT Bio Farma sebanyak 1.580.000 dosis untuk Nigeria, yang disalurkan dalam dua tahap. Terakhir, dalam sektor energi, Indonesia memberikan pelatihan pembangunan kapasitas Energi Surya bagi Namibia, Mozambik, Sudan, Senegal, dan Tanzania.</p>



<p>Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama pembangunan dengan negara-negara di Afrika sebagai mitra alternatif yang setara dan dapat diandalkan. Pelaksanaan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 pada 1-3 September 2024 yang mengangkat tema &#8216;Semangat Bandung untuk Agenda 2063 Afrika&#8217;, menjadi momentum untuk memperkuat hubungan konkret antara Indonesia dan Afrika, yang diharapkan dapat membawa kemakmuran bersama.</p>



<p>Hal itu sejalan dengan pernyataan Presiden RI, Joko Widodo saat kunjungannya ke Tanzania pada 2023, yang menyampaikan bahwa Indonesia sedang menyelesaikan grand design pembangunan lima tahun ke depan untuk Afrika dan berupaya mewujudkan kolaborasi konkret dengan kawasan tersebut. <strong>(kom/par/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Ciri Khas dari Limbah Kain Perca, Daster Eva Kota Malang Berkembang Pesat</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-ciri-khas-dari-limbah-kain-perca-daster-eva-kota-malang-berkembang-pesat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[daster]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[perca,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berdiri sejak tahun 2000 an, kini Daster Eva Kota Malang tetap eksis di tengah gempuran fashion yang semakin modern. Dengan memiliki ciri khas dari limbah kain perca, peminat terus bertambah. Bahkan, dikenal hingga luar Kota Malang. Sebagai Owner Daster Eva, Eva Sofia Hayati, menyampaikan bahwa usahanya tersebut berawal dari keinginannya untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berdiri sejak tahun 2000 an, kini Daster Eva Kota Malang tetap eksis di tengah gempuran fashion yang semakin modern. Dengan memiliki ciri khas dari limbah kain perca, peminat terus bertambah. Bahkan, dikenal hingga luar Kota Malang.</p>



<p>Sebagai Owner Daster Eva, Eva Sofia Hayati, menyampaikan bahwa usahanya tersebut berawal dari keinginannya untuk menghidupi sang anak. Dengan modal yang terlalu banyak itu, kini usahanya masih tetap bertahan dengan stabil.</p>



<p>“Dahulu itu awalnya, karena saya tidak punya pensiunan dan menghidupi ketiga anak saya. Sehingga dengan modal yang pas-pasan pinjam di bank, akhirnya sekarang bisa sampai seperti saat ini, bahkan telah mempekerjakan 100 lebih orang,” cerita Eva.</p>



<p>Dari limbah kain perca tersebut, ujarnya, selain menjadi daster juga menghasilkan pernak-pernik. Seperti tempat tisu, tas, dan sebagainya. Sehingga, tidak ada limbah yang tersisa dari usahanya tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau di saya itu limbah jadi semua dan itu yang bisa banyak mempekerjakan karyawan. Dengan limbah yang sekecil itu pun bisa digunakan untuk keset dan saya kasih ke tunanetra. Jadi benar-benar tidak ada limbah,” ucapnya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa usaha daster miliknya kini sudah mempunyai tiga cabang. Selain di Kota Malang, juga terdapat di Kota Batu dan Jakarta. Berkembangnya hingga Jakarta itu juga karena banyak digemari oleh para pejabat.</p>



<p>“Karena ibu-ibu pejabat di sanalebih senang khas Malang, sehingga saya taruh disana. Daster ini juga model yang abadi dan semua orang itu pasti suka mengenakan daster,” ujarnya.</p>



<p>Namun, disisi lain ada kelemahan yang dialaminya. Yakni tidak bisa masuk ke dalam pangsa pasar luar negeri. Terlebih, dengan aturan ekspor yang menurutnya sangat rumit.</p>



<p>“Kita pernah ke Abu Dhabi, tapi kenyataannya memang beda budaya. Kemudian untuk ekspor, kita di sini juga sudah mengikuti aturan, tapi disananya itu yang ribet. Ya mungkin memang belum rezeki, sepertinya juga kalah saing dengan produk Thailand bahkan India,” imbuh Eva. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210903</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pamit ke Warga di Alun-alun Lumajang, Cak Thoriq dan Bunda Indah Sampaikan Lumajang Maju dan Berkembang</title>
		<link>https://memontum.com/pamit-ke-warga-di-alun-alun-lumajang-cak-thoriq-dan-bunda-indah-sampaikan-lumajang-maju-dan-berkembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Sep 2023 16:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[thoriq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikan, dalam acara Pamitan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, bertempat di Alun-alun Lumajang, Sabtu (23/09/2023) malam. Ungkapan terima kasih yang luar biasa ini disampaikan, karena masyarakat Lumajang dinilai mantan pasangan kepala daerah ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikan, dalam acara Pamitan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, bertempat di Alun-alun Lumajang, Sabtu (23/09/2023) malam.</p>



<p>Ungkapan terima kasih yang luar biasa ini disampaikan, karena masyarakat Lumajang dinilai mantan pasangan kepala daerah ini, telah memberikan dukungan dan ikut serta dalam membangun Kabupaten Lumajang menjadi lebih baik. &#8220;Karena kita semua mempunyai kontribusi yang luar biasa untuk Kabupaten Lumajang,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang, saat menyampaikan pesan dan kesan kepada masyarakat.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Cak Thoriq juga mengapresiasi serta menyampaikan penghormatan kepada masyarakat Lumajang. Dirinya juga menyampaikan bahwa jerih payah dirinya bersama Bunda Indah, selama memimpin Kabupaten Lumajang diniatkan untuk dihibahkan demi pembangunan Kabupaten Lumajang, serta kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Saya dengan Bunda Indah, sudah lima tahun ini memimpin Kabupaten Lumajang dan saatnya besok 24 September 2023, kami berakhir menjabat dan kami harus pamit,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Cak Thoriq juga mengungkapkan, bahwa Kabupaten Lumajang memiliki potensi luar biasa untuk maju dan berkembang. Oleh sebab itu, dirinya berpesan agar nantinya masyarakat Lumajang, bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk lebih mengembangkan pembangunan Kabupaten Lumajang.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya Bupati dan Wakil Bupati saja, namun masyarakat juga harus optimis bahwa Lumajang ke depan akan menjadi kabupaten yang maju, kabupaten yang luar biasa serta akan menjadi kabupaten yang mensejahterakan masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Bunda Indah-sapaan Wakil Bupati Lumajang, dimomen pamitan tersebut juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kesalahan, kekhilafan dan ada kebijakan yang kurang berkenan selama menjabat wakil bupati. &#8220;Malam ini, Cak Thoriq dan Bunda Indah dalam rangka pamit dan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kalau, selama lima tahun ini mungkin ada kesalan dan kata-kata kami yang kurang berkenan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bunda Indah berharap, Kabupaten Lumajang ke depan lebih berkembang, pembangunannya lebih maju dan masyarakatnya sejahtera. &#8220;Pokoke (yang terpenting, red) masyarakat Lumajang harus selalu tersenyum, merasa senang dan sejahtera,&#8221; harapnya.</p>



<p>Usai melaksanakan acara ceremoni, Cak Thoriq bersama Bunda Indah secara langsung menyapa masyarakat yang hadir di acara itu sembari bersalaman dan foto bersama. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan dan Perputaran Ekonomi Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang Berkembang Pesat</title>
		<link>https://memontum.com/pertumbuhan-dan-perputaran-ekonomi-kawasan-kayutangan-heritage-kota-malang-berkembang-pesat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perputaran]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kawasan Kayutangan Heritage yang tumbuh menjadi destinasi wisata Kota Malang, kini terus menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan. Tentunya, hal itu tidak lepas dari komitmen dan kebijakan yang telah diusung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kawasan Kayutangan Heritage yang tumbuh menjadi destinasi wisata Kota Malang, kini terus menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan. Tentunya, hal itu tidak lepas dari komitmen dan kebijakan yang telah diusung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.</p>



<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan jika nilai potensi perputaran ekonomi di Kawasan Kayutangan Heritage, perharinya bisa mencapai ratusan juta. Apalagi, jika kondisinya di saat weekend (hari libur, red).</p>



<p>“Luar biasa di situ untuk perputaran ekonominya. Belum lagi kalau weekend yang selalu ramai dan ada kegiatan di sana. Sehingga, potensi ini perlu terus ditingkatkan lagi kedepannya,” kata Arif, Rabu (20/09/2023) tadi.</p>



<p>Terlebih, saat ini menurutnya usaha kafe, resto dan hotel di Kawasan Koridor Kayutangan Heritage, juga kian bertambah. Belum lagi yang ada di dalam Kampung Kayutangan Heritage. Sehingga, hal tersebut menunjukkan potensi ekonomi yang ada semakin berkembang.</p>



<p>“Pertumbuhan ekonomi di sana luar biasa, terutama kafe dan hotel. Tentunya, perizinan nanti akan kami bantu semua, karena dengan adanya kawasan ini dampak positifnya luar biasa sekali,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Hal senada, juga diungkap oleh Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, jika perputaran perekonomian yang ada di kawasan tersebut sangat luar biasa. Terlebih, dengan adanya kunjungan wisatawan yang terus meningkat.</p>



<p>“Saya belum menghitung secara pasti untuk perputaran perekonomiannya. Tetapi dari sisi jumlah hunian hotel, di situ semakin tinggi dan kemudian orang berjualan juga semakin ramai. Kalau mau menghitung secara sederhana, misalnya 30 ribu wisatawan perbulan. Nah, pasti kalau wisatawan ke sana bawa uang dan paling tidak mengeluarkan Rp 50 ribu, maka tinggal dihitung saja sudah berapa itu,” kata Baihaqi.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya belum lagi jika ditambah event-event yang dihadirkan di Kawasan Kayutangan Heritage, dengan mengundang ribuan masyarakat. Tentu perputaran perekonomian sangat luar biasa.</p>



<p>“Terbukti, saat ini yang di dalam kampung Kayutangan Heritage saja, sudah banyak sekarang yang buka usaha dan semua ramai. Apalagi kalau sudah ada event pasti lebih ramai,” imbuh Baihaqi. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Sosialisasi dan Evaluasi IDM, Bupati Situbondo Optimis 34 Desa Berkembang Jadi Maju atau Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/buka-sosialisasi-dan-evaluasi-idm-bupati-situbondo-optimis-34-desa-berkembang-jadi-maju-atau-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Aug 2023 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membuka acara Sosialisasi dan Evaluasi Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023 di Aula Lantai II Sekdakab Situbondo, Rabu (23/08/2023) tadi. Di hadapan ratusan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan pendamping desa, Bupati Karna mengatakan optimis 34 desa berkembang yang ada di Kabupaten Situbondo bisa naik kelas menjadi desa maju [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membuka acara Sosialisasi dan Evaluasi Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023 di Aula Lantai II Sekdakab Situbondo, Rabu (23/08/2023) tadi. Di hadapan ratusan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan pendamping desa, Bupati Karna mengatakan optimis 34 desa berkembang yang ada di Kabupaten Situbondo bisa naik kelas menjadi desa maju di tahun 2024.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, tahun depan sudah tidak ada lagi desa berkembang di Kabupaten Situbondo. Namun, semua sudah menjadi desa maju dan mandiri,&#8221; kata Bupati Karna.</p>



<p>Untuk itu, orang nomor satu di pemerintahan Kota Santri Pancasila ini meminta kepada para camat untuk mencatat desa mana saja yang masih berstatus desa berkembang. Nantinya, desa-desa tersebut menjadi prioritas program pemerintah.</p>



<p>&#8220;Saya minta dicatat. Pak Camat biar tidak lupa. Data itu menjadi prioritas pelaksanaan kegiatan di masing-masing desanya. Utamanya, Kecamatan Banyuglugur, Jangkar, Jatibanteng, Sumbermalang dan Mlandingan, ini perlu penguatan dan pendamping. Pak Kadis PMD ini perlu ada perhatian khusus bagaimana status desa berkembang ini tahun depan sudah tidak ada lagi,&#8221; tegasnya</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Lebih lanjut pria yang akrab disapa Bung Karna ini mengungkapkan, untuk mewujudkan itu semua butuh kerja keras, sinergitas, kolaborasi seluruh stakeholder yang ada termasuk KPM dan pendamping desa. &#8220;Oleh karena itu, kami berharap seluruh KPM dan pendamping desa bersama camat dan Dinas PMD bisa berupaya semaksimal mungkin di dalam meningkatkan status desanya masing-masing,&#8221; ujar bupati.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Situbondo, Suriyatno, menjelaskan bahwa IDM adalah indeks komposit yang dibentuk dari tiga jenis indeks. &#8220;Yakni indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan ekologi atau lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mantan Camat Besuki ini membeberkan, di tahun 2023 ini dari 132 desa di Situbondo, ada 34 desa masih berstatus berkembang, 63 desa berstatus maju dan 35 desa berstatus mandiri. &#8220;Sementara itu, alhamdulillah untuk desa berstatus tertinggal nol,&#8221; jelasnya.&nbsp;<strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Tasyakuran Hari Koperasi, Bupati Jember Ingatkan Pola Baru untuk Berkembang</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-tasyakuran-hari-koperasi-bupati-jember-ingatkan-pola-baru-untuk-berkembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[pola]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193385</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri tasyakuran Hari Koperasi Nasional Ke 76 yang berlangsung di Gedung PLUT Jember, Jumat (14/07/2023) tadi. Dalam sambutannya, Bupati Hendy mendorong agar semangat berkoperasi di kalangan masyarakat tetap bisa hidup. Karena pada prinsip, berkoperasi merupakan bentuk gotong royong dalam membangun ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. &#8220;Koperasi saat ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri tasyakuran Hari Koperasi Nasional Ke 76 yang berlangsung di Gedung PLUT Jember, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Hendy mendorong agar semangat berkoperasi di kalangan masyarakat tetap bisa hidup. Karena pada prinsip, berkoperasi merupakan bentuk gotong royong dalam membangun ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Koperasi saat ini atau dimana pun juga, kondisinya lesu sedang semua. Bahkan, jarang sekali yang kondisinya sehat. Padahal, anggaran di Kementerian Koperasi sangat tinggi dan itu memungkinkan untuk kita manfaatkan kesempatan tersebut,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya menambahkan, koperasi-koperasi yang sekarang menjalankan pola-pola lama, seperti berbentuk Simpan Pinjam meski ini tidak menyalahi aturan, namun kurang tepat bentuk usahanya. Karenanya, apabila koperasi itu ingin hidup kembali dan usahanya tepat, maka menjadi motor perekonomian seluruh masyarakat Jember.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>Ditambahkan Bupati Hendy, koperasi merupakan wujud nyata dari demokrasi ekonomi. Dari pelaksanaan perekonomian yang berdasarkan azas kekeluargaan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar.</p>



<p>“Kalau ini berjalan, maka ini akan menjadi role model dari Jember, bahwa pemerintah daerah ikut andil dalam menyejahterakan rakyat,” terangnya.</p>



<p>Bupati Hendy kemudian memberikan sejumlah arahan. Diantaranya atau pertama, yaitu agar koperasi menerapkan open managemen kepada semua anggotanya. &#8220;Open management harus diterapkan. Contoh keterbukaan masjid itu sangat open manajemen. Sehingga, semua paham perkembangannya,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Yang tidak kalah pentingnya, tambahnya, bidang usaha yang dijalankan sudah saatnya usaha sektor riil. &#8220;Setidaknya, bisa mengakomodir UMKM sekitarnya. Bisa menjadi daya tawar yang tinggi, bagi koperasi dalam meningkatkan perekonomian warga,” paparnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193385</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Probolinggo Dorong Tata Kelola Koperasi untuk Terus Berkembang dan Daya Saing</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-probolinggo-dorong-tata-kelola-koperasi-untuk-terus-berkembang-dan-daya-saing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[daya]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kelola]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[saing]]></category>
		<category><![CDATA[tata]]></category>
		<category><![CDATA[terus]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193362</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong tata kelola koperasi untuk meningkatkan peran dan daya saingnya di era modern. Salah satunya, melalui kegiatan &#8216;Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi melalui Modernisasi Koperasi&#8217;. Diklat tersebut, digelar selama tiga atau mulai Senin (10/07/2023) hingga Rabu (12/07/2023) di Kota Probolinggo. Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong tata kelola koperasi untuk meningkatkan peran dan daya saingnya di era modern. Salah satunya, melalui kegiatan &#8216;Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi melalui Modernisasi Koperasi&#8217;. Diklat tersebut, digelar selama tiga atau mulai Senin (10/07/2023) hingga Rabu (12/07/2023) di Kota Probolinggo.</p>



<p>Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, mengatakan bahwa pengembangan modernisasi koperasi ini tidak hanya fokus pada pengelolaan kelembagaan. Namun, juga pada integrasi digital dengan memanfaatkan tekonologi informasi. Untuk itu, agar koperasi terus berkarya dan berinovasi menghadapi dinamika zaman.</p>



<p>“Koperasi harus terus berinovasi melakukan terobosan, kolaborasi dan harus bisa menggandeng semua anggotanya untuk saling menguatkan. Khususnya, bagi pelaku usaha kecil menengah. Harapan saya, dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha koperasi yang ada di wilayah Kota Probolinggo, melalui DKUMP untuk melakukan pembinaan-pembinaan, mengupgrade informasi, memberikan advice perkembangan tentang arah digitaliasi modern,” ujarnya di depan perwakilan 45 pengurus koperasi di Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUMP), Fitriawati, mengungkapkan digitalisasi koperasi akan memberikan kemudahan dalam pelaporan keuangan. Menurutnya, pengelolaan keuangan akan lebih transparan dan akuntabel sehingga kepercayaan anggota koperasi akan meningkat.</p>



<p>“Selama ini, koperasi di Kota Probolinggo ini masih manual, terutama dalam hal pelaporan keuangan. Kita ingin, ke depan koperasi bisa menjadi koperasi digital. Sehingga, bisa menjadi kepercayaan bagi anggota. Kalau semuanya sudah digital, mereka mau lihat keuangan koperasi itu kan bisa transparan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan, ada akuntabilitas di sini,” ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, Fitriawati berharap ke depan, akan ada peningkatan skala koperasi ke sektor riil, “Koperasi itu tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam saja, kami ingin koperasi juga bergerak di bidang usaha dan anggotanya juga memiliki keinginan untuk menjadi UKM,” lanjutnya.</p>



<p>Diketahui, saat ini ada 166 koperasi aktif di Kota Probolinggo. Rencananya pembinaan akan terus dilakukan untuk mewujudkan digitalisasi koperasi. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193362</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
