<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berkendara, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berkendara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2025 13:02:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berkendara, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Polres Trenggalek Tekankan Pentingnya Keselamatan Berkendara</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-zebra-semeru-2025-dimulai-polres-trenggalek-tekankan-pentingnya-keselamatan-berkendara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara,]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227785</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Operasi Zebra Semeru 2025 resmi digelar serentak di Jawa Timur. Di Trenggalek, operasi kepolisian kewilayahan ini ditandai dengan penyematan pita operasi dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolres Trenggalek. Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, yang bertindak selaku pimpinan apel mengatakan jika pelaksanaan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh sumber daya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Operasi Zebra Semeru 2025 resmi digelar serentak di Jawa Timur. Di Trenggalek, operasi kepolisian kewilayahan ini ditandai dengan penyematan pita operasi dalam apel gelar pasukan di halaman Mapolres Trenggalek.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, yang bertindak selaku pimpinan apel mengatakan jika pelaksanaan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh sumber daya, baik personel maupun sarana pendukung lainnya. Sehingga, kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan data Ditlantas Polda Jatim, pada tahun 2025 (Januari-Oktober) tercatat 22.815 kejadian Laka Lantas, yang menyebabkan 2.792 orang meninggal dunia, 927 korban luka berat, dan 33.316 korban luka ringan,&#8221; ungkapnya, Senin (17/11/2025) tadi.</p>



<p>Di Kabupaten Trenggalek sendiri, berdasarkan data analisa dan evaluasi (Anev), diketahui bahwa dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, (Januari hingga Oktober tahun 2025) telah terjadi kurang lebih 471 kali kejadian kecelakaan lalu lintas dan 50 orang korban diantaranya meninggal dunia. “Tingginya angka korban jiwa, tetap menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas bersama. Hal tersebut, salah satunya disebabkan masih rendahnya kesadaran berlalu lintas para pengemudi atau pengguna jalan,&#8221; terang AKBP Maliki.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oleh karena itu, untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran, perlu dilakukan penindakan secara tegas terhadap pelanggar yang berpotensi terhadap terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas, untuk memberikan detterence effect serta mewujudkan pengguna jalan yang berkeselamatan (safer people). “Operasi akan digelar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 17 sampai dengan 30 November 2025 dengan mengedepankan giat preemtif, preventif dan represif serta humanis,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pihaknya menambahkan, Operasi Zebra Semeru 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Termasuk, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan dan citra polri dalam membangun kepercayaan publik serta mempersiapkan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dan agenda nasional akhir tahun.</p>



<p>&#8220;Dalam operasi ini, terdapat sejumlah pelanggaran prioritas yang menjadi fokus utama. Yaitu, pengendara tidak menggunakan helm SNI, pengemudi tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara dan melawan arus,&#8221; tegas Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Selain itu, pelanggaran lainnya adalah berkendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan dan mengemudi dalam pengaruh alkohol atau kendaraan tidak laik jalan. Termasuk, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 orang, kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis dan menerobos lampu merah serta kendaraan ODOL atau Over Dimension Over Loading.</p>



<p>“Penegakan hukum akan dilakukan secara elektronik melalui ETLE statis dan mobile serta tilang manual,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Operasi Keselamatan Berkendara untuk Kendaraan Kelebihan Muatan</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-operasi-keselamatan-berkendara-untuk-kendaraan-kelebihan-muatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara,]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muatan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan operasi gabungan keselamatan berkendara, dengan menyasar kendaraan angkutan barang yang diperkirakan menyalahi aturan, di Jalan Raya Langsep, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (31/07/2024) tadi. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan operasi rutin dilakukan setiap bulan. Hal itu dilakukan, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan operasi gabungan keselamatan berkendara, dengan menyasar kendaraan angkutan barang yang diperkirakan menyalahi aturan, di Jalan Raya Langsep, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (31/07/2024) tadi.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan operasi rutin dilakukan setiap bulan. Hal itu dilakukan, dalam rangka memberikan jaminan keselamatan pada para pengguna jalan.</p>



<p>“Jadi ini menyasar kendaraan, seperti mobil pickup atau bak yang terbuka dengan kelebihan muatan dan kendaraan yang overdimensi. Ini juga dilakukan dalam rangka mengurangi risiko kecelakaan,” jelas Jaya-sapaannya.</p>



<p>Dari data bulan sebelumnya, ujarnya, Dishub Kota Malang telah mencatat bahwa ada 120 kendaraan yang telah mengikuti kegiatan operasi tersebut. Lalu, ditemukan ada sekitar 25 sampai 30 kendaraan yang melanggar dan itu terbanyak dari sektor industri serta angkutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Terutama paling banyak kendaraan bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut barang, dominan digunakan pertokoan. Kemudian paling banyak mobil angkutan orang (travel),” ujarnya.</p>



<p>Dari pelanggaran tersebut, ungkapnya, tentu akan diberikan sanksi dan ada penindakan yang diberikan. Apabila melanggar aturan lalu lintas, maka akan ditindak dari pihak kepolisian.</p>



<p>“Karena kita operasi gabungan bersama dengan TNI/Polri. Sehingga, kalau ada yang melanggar aturan lalu lintas akan ditindak oleh rekan rekan dari kepolisian,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir, Jaya berharap dengan dilakukan kegiatan tersebut nantinya kendaraan yang melanggar bisa semakin turun, bahkan tidak ada. Apalagi ujir KIR saat ini diberikan secara gratis oleh pemerintah.</p>



<p>“Tren pelanggarannya cenderung stabil. Kita harapkan masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor terutama angkutan barang bisa melakukan tes Uji KIR,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ingatkan Disiplin dan Keselamatan Berkendara, Polresta Malang Kota Buat Monumen dari Knalpot Brong</title>
		<link>https://memontum.com/ingatkan-disiplin-dan-keselamatan-berkendara-polresta-malang-kota-buat-monumen-dari-knalpot-brong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara,]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin,]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[knalpot]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Monumen]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198277</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 210 knalpot hasil penindakan knalpot brong dari Satlantas Polresta Malang Kota, telah dimanfaatkan menjadi sesuatu yang unik. Yaitu, dibentuk menjadi suatu Monumen Robot seperti dalam film Transformers yang mirip dengan tokoh Optimus Prime. Dan itu, telah terpasang di dekat pintu masuk Mabes Polresta Malang Kota, Sabtu (16/09/2023) tadi. Kasatlantas Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 210 knalpot hasil penindakan knalpot brong dari Satlantas Polresta Malang Kota, telah dimanfaatkan menjadi sesuatu yang unik. Yaitu, dibentuk menjadi suatu Monumen Robot seperti dalam film Transformers yang mirip dengan tokoh Optimus Prime. Dan itu, telah terpasang di dekat pintu masuk Mabes Polresta Malang Kota, Sabtu (16/09/2023) tadi.</p>



<p>Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim, menyampaikan jika monumen tersebut diberi nama Monumen Disiplin. Tentu ada maksud dan tujuan dengan pemasangan monumen tersebut.</p>



<p>“Tujuan kita tentunya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan knalpot. Bahwasannya, penggunaan knalpot pada kendaraan harus memenuhi standar. Karena beberapa kali kami melakukan penindakan dan itu menemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar,” ujar Kompol Fani.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menyampaikan, jika ide awal pembuatan monumen tersebut yakni dari Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto. Tentu dalam pengerjaan monumen tersebut, melibatkan seniman Kota Malang, Firman.</p>



<p>“Idenya dari Pak Kapolresta sendiri, biar semua bisa saling mengingatkan terkait penggunaan knalpot yang sesuai standar. Pengerjaannya waktu itu tiga bulan. Monumen robot itu memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dan lebar 1,5 meter,” tambahnya.</p>



<p>Ditambahkan, jika sementara ini monumen robot tersebut adalah yang pertama. Ke depan, pihaknya belum memiliki rencana konkret untuk memasang monumen serupa di tempat lain. Namun, Polresta Malang Kota berharap bahwa monumen tersebut dapat memberikan pesan yang kuat kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan keselamatan berkendara.</p>



<p>“Meskipun monumen robot ini terbuat dari hasil pelanggaran, tetapi ini menggambarkan bahwa dari hal-hal yang negatif, kita dapat memanfaatkannya untuk memberikan pesan positif kepada masyarakat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198277</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
