<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berkonsep &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berkonsep/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jun 2025 13:33:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berkonsep &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Ingatkan Sekolah Agar Tak Gelar Pelepasan Siswa Berkonsep Mewah dan Tuai Keluhan</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-ingatkan-sekolah-agar-tak-gelar-pelepasan-siswa-berkonsep-mewah-dan-tuai-keluhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berkonsep]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelepasan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tegaskan agar kegiatan pelepasan siswa dengan konsep mewah seperti digelar di hotel berbintang, tidak dilaksanakan jika ada wali murid yang keberatan. Hal itu disampaikannya, menyusul banyaknya keluhan dari orang tua terkait acara pelepasan yang dinilai berlebihan dan membebani secara finansial. “Bisa dilakukan, dengan catatan tidak ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tegaskan agar kegiatan pelepasan siswa dengan konsep mewah seperti digelar di hotel berbintang, tidak dilaksanakan jika ada wali murid yang keberatan. Hal itu disampaikannya, menyusul banyaknya keluhan dari orang tua terkait acara pelepasan yang dinilai berlebihan dan membebani secara finansial.</p>



<p>“Bisa dilakukan, dengan catatan tidak ada keberatan. Kalau ada keberatan dari wali murid, saya tegaskan tidak boleh dilaksanakan,” kata Wali Kota Wahyu, Senin (09/06/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan pelepasan siswa pada dasarnya diperbolehkan, namun harus berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak sekolah dan seluruh orang tua atau wali murid. Dengan kata lain, agar sekolah tidak memaksakan konsep mewah jika berpotensi memberatkan pihak tertentu.</p>



<p>“Ini untuk pelepasan loh ya, bukan wisuda. Boleh dilaksanakan, tapi dengan syarat jika ada satu keluhan saja, tidak boleh dilaksanakan. Kalau mereka sepakat, silakan dilakukan,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut disampaikan, Pemkot Malang tidak akan mengeluarkan larangan formal terkait kegiatan tersebut. Namun, ditekankan bahwa prinsip musyawarah dan kesetaraan harus dijunjung dalam penyelenggaraan acara-acara seremonial di sekolah.</p>



<p>“Kita kembalikan lagi, jangan sampai memberatkan orang tua,” tegasnya.</p>



<p>Isu pelepasan siswa dengan konsep mewah, belakangan ini menuai pro dan kontra di Kota Malang. Sejumlah sekolah dikabarkan menggelar acara di hotel dengan biaya tinggi dan memicu keluhan dari wali murid yang merasa terbebani.</p>



<p>&#8220;Kami dari Pemkot Malang pun mendorong agar sekolah lebih bijak dan inklusif dalam merencanakan kegiatan perpisahan, dengan didasari persetujuan bersama dan tidak boleh ada unsur paksaan,&#8221; imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222811</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Surabaya Resmikan Pilot Project Pasar Tradisional Berkonsep Modern</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-surabaya-resmikan-pilot-project-pasar-tradisional-berkonsep-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[berkonsep]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[project]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217828</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Surabaya &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meresmikan keberadaan Pasar Karah Baru, yang terletak di Jalan Karah Lapangan Belakang, Kecamatan Jambangan, Senin (23/12/2024) tadi. Pasar tradisional yang berkonsep modern itu, kini semakin bersih dan nyaman serta lebih tertata rapi. Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa Pasar Karah Baru merupakan pilot project pasar tradisional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Surabaya</strong> &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meresmikan keberadaan Pasar Karah Baru, yang terletak di Jalan Karah Lapangan Belakang, Kecamatan Jambangan, Senin (23/12/2024) tadi. Pasar tradisional yang berkonsep modern itu, kini semakin bersih dan nyaman serta lebih tertata rapi.</p>



<p>Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa Pasar Karah Baru merupakan pilot project pasar tradisional yang memiliki konsep modern di Kota Pahlawan. “Saya berharap semua pasar di Surabaya, ya seperti ini (modern, red). Jadi nanti di 2025, 2026 dan 2027, kita mulai menghitung (jumlah) pasar. Sehingga nanti akan menjadi seperti ini,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.</p>



<p>Dirinya berharap, agar pasar tradisional di Surabaya, itu tidak becek dan kumuh. Karenanya, ke depan direncanakan mengubah stigma satu persatu pasar tradisional di Surabaya secara bertahap, menjadi pasar modern.</p>



<p>Wali Kota Surabaya juga menyebutkan, bahwa Pasar Karah Baru memiliki empat zona terpisah. Di zona pertama, yakni pasar kering, kemudian di zona kedua ada pasar basah, di zona ketiga, ada tempat khusus menjual jajanan pasar, dan keempat adalah zona makanan siap saji.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak asal membangun pasar modern. Dirinya mencontohkan, seperti di Pasar Karah Baru. Di pasar ini, Pemkot menyediakan kran air di masing-masing stan zona pasar basah. Tujuan adanya kran air itu, adalah untuk membersihkan saluran dan memperlancar instalasi pengolahan air limbah.</p>



<p>“Ketika pasar ini selesai (tutup), maka petugas pasar itu membuka krannya. Tujuannya, agar (air limbah) yang masuk ke saluran itu, bisa langsung ke dalam IPAL-nya. Jadi nggak kotor dan nggak bau, karena setiap operasional pasar ini berhenti, maka secara otomatis petugas pasar memutar kran-kran tadi. Sehingga, airnya terbuang ke IPAL dan itu bedanya pasar ini dengan pasar lainnya,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena Pasar Karah Baru menjadi percontohan pasar lain, ujarnya, maka dirinya akan melakukan evaluasi selama beberapa pekan ke depan. Menurutnya, Pasar Karah Baru perlu ada penambahan ventilator, tujuannya agar suasana pasar tidak terlalu panas. Sehingga, yang belanja di pasar ini semakin merasa nyaman.</p>



<p>“Wong sing blonjo ben nyaman (orang yang belanja biar nyaman). Jadi biar nggak panas, meskipun ini sudah ada angin-anginnya, tadi juga disampaikan oleh Koperasi Pasar Karah untuk disiapkan Apar (alat pemadam api ringan),” ungkapnya.</p>



<p>Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyampaikan, Pasar Karah memiliki memori yang kuat di dalam hidupnya. Karena mulai dari kecil hingga memiliki keluarga, seringkali berbelanja di pasar tersebut.</p>



<p>“Ini pasar memori saya ya. Karena mulai kecil itu belanjanya di Pasar Karah dan alhamdulillah tadi (masih ada pedagang) yang pada saat saya menikah dan membelikan mainan untuk anak saya itu, masih ada (pedagangnya). Jadi ini (Pasar Karah) mengingat masa kecil dan masa lalu,” katanya.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, menambahkan bahwa Pasar Karah Baru merupakan pasar yang dikelola oleh Pemkot di bawah naungan Dinkopumdag Surabaya. Sebelumnya, pedagang Pasar Karah berjualan di pinggir Jalan Karah Agung I dan tidak memiliki tempat yang layak untuk berjualan.</p>



<p>Kini, lanjut Dewi, para pedagang Pasar Karah telah dipindahkan ke tempat yang lebih layak di Pasar Karah Baru. Diketahui, jumlah lapak yang disediakan di Pasar Karah Baru ada sebanyak 230 stand. “Untuk lapak di zona kering ada 122 stand, di lapak basah ada 48 stand, di zona jajanan pasar ada 24 stand, dan siap saji ada 30 stand,” kata Dewi. <strong>(kom/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Senja Utara Festival 2024, Pemkot Surabaya Suguhkan Musik Jazz Berkonsep Tepi Pantai Kenjeran</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-senja-utara-festival-2024-pemkot-surabaya-suguhkan-musik-jazz-berkonsep-tepi-pantai-kenjeran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[berkonsep]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kenjeran]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216319</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Surabaya &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Senja Utara Festival 2024 di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran sisi utara, Sabtu (09/11/2024) hari ini. Senja Utara Festival 2024, merupakan konser musik jazz berkonsep tepi pantai pertama yang digelar di Kota Surabaya. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Surabaya</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Senja Utara Festival 2024 di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran sisi utara, Sabtu (09/11/2024) hari ini. Senja Utara Festival 2024, merupakan konser musik jazz berkonsep tepi pantai pertama yang digelar di Kota Surabaya.</p>



<p>Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan konser musik jazz dengan konsep tepi pantai ini bakal dihadiri oleh musisi Ibu Kota, Pongki Barata dan Jaz Hayat. Dimana, tujuan digelarnya konser musik jazz Senja Utara Festival 2024 ini, adalah untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan berkunjung ke Surabaya, khususnya di kawasan utara.</p>



<p>“Untuk meramaikan kegiatan-kegiatan di Surabaya juga. Jadi penggemar musik jazz itu bisa menikmati, karena Jaz Hayat dan Pongki ini juga cukup menarik bagi anak-anak muda Generasi Z,” kata Hidayat di Surabaya, Sabtu (00/11/2024) tadi.</p>



<p>Selain menarik wisatawan untuk berkunjung ke Surabaya, Pemkot Surabaya juga ingin mengenalkan sejumlah venue yang bisa digunakan untuk konser di Kota Pahlawan. “Jadi, selain Surabaya Expo Center, kami juga ada di THP Kenjeran. Kan sekarang ini masyarakat inginnya ada konser musik festival, maka dari itu kami gelar kegiatan musik festival ini dengan view pantai,” ujar Hidayat.</p>



<p>Hidayat mengungkapkan, digelarnya Senja Utara Festival 2024 ini, juga sekaligus untuk mengubah stigma masyarakat terhadap THP Kenjeran. Menurutnya, THP Kenjeran saat ini sudah tidak seperti dahulu, yang terkesan kumuh dan tidak terawat. Kini, lanjut Hidayat, suasana THP Kenjeran sudah lebih baik dan layak untuk digunakan kegiatan festival musik dan sebagainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami berusaha membiaskan image THP Kenjeran, karena sudah tidak seperti yang dahulu ya. Artinya, kawasan Surabaya utara ini tempat yang aman dan nyaman untuk diadakan konser,” ungkapnya.</p>



<p>Mantan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya itu memastikan, lahan parkir yang disiapkan untuk para pengunjung juga cukup luas. Ada dua tempat lahan parkir yang bisa digunakan untuk konser jazz tepi pantai tersebut. Diantaranya di sisi THP Kenjeran lama dan THP Kenjeran sisi utara.</p>



<p>“Pengunjung tidak perlu khawatir soal parkir, yang di THP dan THP sisi utara juga ada. Itu sudah cukup. Dalam konser tersebut nantinya juga ada stan-stan UMKM yang kami siapkan, ada juga kopi jalanan, juga playground untuk anak-anak,” ucapnya.</p>



<p>Konser Senja Utara Festival 2024 ini, lanjut dia, memiliki konsep yang unik dari konser-konser yang digelar di Kota Surabaya sebelumnya. Yakni penonton akan menyaksikan konser tersebut dengan cara duduk lesehan, seperti sedang berpiknik.</p>



<p>Dirinya berharap, adanya festival musik ini semakin menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Surabaya ke depannya. Menurutnya, tempat wisata di Surabaya saat ini lebih bervariasi dan layak untuk dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.</p>



<p>Dalam kesempatan ini, dirinya turut mengajak masyarakat di seluruh Kota Surabaya untuk meramaikan konser Senja Utara Festival 2024. “Nah, beli tiketnya melalui web tiketsuroboyo.com,” tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216319</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Kediri Resmikan Pasar Tematik Wates, Pasar Tradisional Berkonsep Modern</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-kediri-resmikan-pasar-tematik-wates-pasar-tradisional-berkonsep-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkonsep]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[tematik]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[wates,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205806</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meresmikan Pasar Wates Kediri, Senin (29/01/2024) tadi. Peresmian yang dihadiri Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, tokoh masyarakat hingga jajaran perbankkan itu, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti. Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu, menyampaikan bahwa revitalisasi Pasar Wates ini ada dua tahap. Tahap I, menggunakan anggaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meresmikan Pasar Wates Kediri, Senin (29/01/2024) tadi. Peresmian yang dihadiri Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, tokoh masyarakat hingga jajaran perbankkan itu, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti.</p>



<p>Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu, menyampaikan bahwa revitalisasi Pasar Wates ini ada dua tahap. Tahap I, menggunakan anggaran APBN tahun 2022 dan tahap II menggunakan anggaran APBD tahun 2023 yang menelan biaya kurang lebih Rp 16 miliar.</p>



<p>Program yang menjadi prioritas pemerintah daerah ini, lanjutnya, adalah kesehatan, pendidikan, pertanian dan infrastruktur. Bahkan, setelah Pasar Wates, rencana kedepannya akan melakukan revitalisasi Pasar Ngadiluwih.</p>



<p>&#8220;Saya mengimbau kepada seluruh pedagang maupun pengunjung Pasar Wates, untuk menjaga kebersihan. Jangan sampai pasar yang sudah kita bangun dengan usaha yang bisa dibilang gotong-royong dari teman-teman Pemkab Kediri dan masukan dari teman-teman pedagang, jangan sampai dirusak cuman hanya hal sepele. Artinya, buanglah sampah di tempatnya, habis buka lapak dibersihkan kembali dan sebagainya,&#8221; kata Mas Dhito atau juga biasa disapa Mas Bupati.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pasar Wates ini juga menyertakan tematik. Yakni, pasar wisata berbudaya dengan konsep tradisional modern.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi ini merupakan arahan dan juga apa yang menjadi harapan Mas Bupati,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pasar Wates ini, paparnya, didesain tidak hanya sekedar pasar. Tetapi, bagaimana pasar ini bisa menjadi daya tarik, juga untuk orang luar Kediri untuk berkunjung.</p>



<p>&#8220;Apalagi dengan destinasi wisata yang ada di sekitar Pasar Wates, khususnya area Gunung Kelud menjadi daya tarik sendiri untuk menjadikan Pasar Wates pilot project dengan Tematik Wisata Berbudaya Tradisional Modern,&#8221; tambah Tutik.</p>



<p>Pasar Wates juga menunjukkan sosialisasi terkait kebudayaan di Kabupaten Kediri, dari detail bangunan pasar dan tak lupa tagline Kediri Berbudaya. &#8220;Kemudian kita juga mengangkat tradisionalnya teman-teman pedagang dan ada modernnya dengan digitalisasi yaitu teknologi mulai dari CCTV, kartu parkir dan akan diusahakan e-Retribusi,&#8221; jelas Tutik.</p>



<p>Sebagai informasi, Pasar Wates ini terletak di Jalan Raya Wates Tawang, Desa Tawang, Kecamatan Wates memiliki luas tanah 10.240 meter persegi dengan luas bangunan 8.268 meter persegi. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205806</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
