<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berkuda &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berkuda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Sep 2025 10:02:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berkuda &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Event Berkuda Bakal Masuk Kalender Tahunan Disporapar Kota Malang Mulai Tahun 2026</title>
		<link>https://memontum.com/event-berkuda-bakal-masuk-kalender-tahunan-disporapar-kota-malang-mulai-tahun-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[kalender]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tahunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang memastikan event berkuda akan dimasukkan dalam kalender tahunan mulai tahun depan, 2026. Kepastian itu, disampaikan Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, usai menyaksikan kejuaraan berkuda yang ketiga kalinya digelar di Kota Malang, Kamis (11/09/2025) tadi. Pria yang akrab disapa Baihaqi, itu menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang memastikan event berkuda akan dimasukkan dalam kalender tahunan mulai tahun depan, 2026. Kepastian itu, disampaikan Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, usai menyaksikan kejuaraan berkuda yang ketiga kalinya digelar di Kota Malang, Kamis (11/09/2025) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Baihaqi, itu menyampaikan bahwa keberlanjutan event tersebut menjadi bukti konsistensi penyelenggara dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah. &#8220;Event-event yang berkelanjutan dan setiap tahun diadakan akan berdampak semakin dikenal masyarakat, baik skala regional maupun nasional. Dampaknya luar biasa, tidak hanya untuk olahraga berkuda, tapi juga pertumbuhan ekonomi di Kota Malang,&#8221; ucap Baihaqi.</p>



<p>Menurutnya, olah raga berkuda di Kota Malang terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terbukti dari capaian prestasi Cabang Olahraga (Cabor) berkuda yang berhasil meraih hasil terbaik dalam Porprov IX Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Cabor ini adalah salah satu cabor unggulan di Kota Malang. Maka, kejuaraan berkuda ini akan kami masukkan sebagai kalender event tetap mulai tahun depan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Baihaqi juga membuka peluang agar event berkuda ke depan dapat naik kelas ke level lebih tinggi. Hal itu dinilai dari sisi profesionalitas penyelenggaraan, venue, serta konsistensi pelaksanaan yang sudah dikenal di tingkat nasional.</p>



<p>&#8220;Ini sudah dinilai oleh tingkat nasional, sudah dikenal di puncak Joyogrand, ada venue untuk equestrian berkuda yang ada di Kota Malang,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut saat disinggung mengenai pembangunan arena pacuan khusus milik Pemkot Malang, Baihaqi mengakui masih belum ada rencana. Karena menurutnya, butuh lahan yang luas serta biaya pembangunan yang tinggi masih menjadi kendala.</p>



<p>&#8220;Kalau kemungkinan bisa saja, karena lahan di Kota Malang masih ada. Tapi untuk pacuan butuh lahan beberapa hektar dan biaya besar, sehingga kami belum mengarah ke situ,&#8221; imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Sport Tourism Kota Malang, Wali Kota Wahyu Apresiasi Kompetisi Berkuda Equestrian 2025</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-sport-tourism-kota-malang-wali-kota-wahyu-apresiasi-kompetisi-berkuda-equestrian-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[equestrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Kompetisi Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Malang 2025, di Puncak Joyo Stable, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (11/09/2025) tadi. Dalam pembukaan itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan hanya sekadar lomba olah raga, melainkan juga sarana pengenalan sekaligus pengembangan sport tourism di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Kompetisi Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Malang 2025, di Puncak Joyo Stable, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (11/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pembukaan itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan hanya sekadar lomba olah raga, melainkan juga sarana pengenalan sekaligus pengembangan sport tourism di Kota Malang. Terlebih, kompetisi berkuda mulai mendapat banyak peminat dari berbagai kalangan.</p>



<p>“Ini yang ketiga kalinya. Mulai dari Piala Pj Wali Kota hingga sekarang Piala Wali Kota. Kami mengapresiasi olahraga berkuda karena masih baru dan kita perlu memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Semakin ke sini semakin banyak peminatnya. Yang paling penting, ini adalah sport tourism,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Penyelenggaraan event tersebut, menurutnya menjadi bukti bahwa Kota Malang memiliki potensi besar dalam menggelar kejuaraan berkuda berskala nasional. Bahkan, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebelumnya, Kota Malang telah menjadi tuan rumah dan berhasil teruji sebagai lokasi kejuaraan.</p>



<p>“Tempat ini sudah benar-benar teruji, tidak hanya dikenal di Jawa Timur saja, tetapi juga di Jakarta. Artinya, Kota Malang punya potensi untuk menyelenggarakan kejuaraan sekaligus menjadi tempat penggodokan atlet-atlet berkuda,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Owner Puncak Joyo Stable sekaligus Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang, Muhammad Evril Maulana, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut berlangsung selama empat hari. Dengan diikuti sekitar 380 peserta dari berbagai daerah, mulai Jawa Timur, Semarang, Klaten, hingga Banjarmasin.</p>



<p>&#8220;Total ada 48 kelas yang dipertandingkan, meliputi kategori dressage pada Kamis dan Jumat, serta show jumping pada Sabtu dan Minggu,&#8221; ucap Evril.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa minat masyarakat terhadap olahraga berkuda, khususnya pada equestrian terus meningkat. Hal tersebut juga berdampak pada munculnya atlet-atlet baru.</p>



<p>“Dahulu olah raga berkuda sulit diakses, sekarang dengan adanya event ini semakin banyak orang mengenal equestrian. Bahkan ada yang berani mencoba hingga akhirnya ikut kompetisi. Dari situ, diharapkan lahir atlet-atlet baru yang bisa berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.</p>



<p>Untuk saat ini, Pordasi Kota Malang memiliki 18 atlet equestrian yang aktif berlatih. Para atlet tersebut sebelumnya juga turun pada ajang Porprov dan berhasil menyumbang satu medali emas.</p>



<p>&#8220;Harapannya pada Porprov selanjutnya jumlah medali bisa bertambah, sekaligus mengantarkan atlet Malang untuk mewakili Jawa Timur di Kejurnas maupun PON,&#8221; imbuh Evril. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Cabor Berkuda Equestrian di Ajang Porprov 2025, Wali Kota Malang Targetkan Juara Umum</title>
		<link>https://memontum.com/buka-cabor-berkuda-equestrian-di-ajang-porprov-2025-wali-kota-malang-targetkan-juara-umum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[equestrian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka Cabang Olah Raga (Cabor) berkuda kategori equestrian, dalam rangka Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, di Puncak Joyo Royal Stable, Senin (30/06/2025) tadi. Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa dalam Cabor berkuda ada beberapa kategori yang dipertandingkan. Itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka Cabang Olah Raga (Cabor) berkuda kategori equestrian, dalam rangka Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, di Puncak Joyo Royal Stable, Senin (30/06/2025) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa dalam Cabor berkuda ada beberapa kategori yang dipertandingkan. Itu bukan hanya digelar di Kota Malang saja, melainkan di Kota Batu dan Kota Blitar.</p>



<p>&#8220;Cabor ini punya beberapa kategori. Harapan kami, dari pertandingan ini bisa lahir atlet-atlet berkualitas yang bisa mewakili Jawa Timur di ajang PON 2028 mendatang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa sarana dan prasarana yang digunakan saat ini merupakan fasilitas permanen, yang sebelumnya juga telah digunakan dalam ajang Piala Wali Kota. Karenanya, dirinyapun optimis dengan target perolehan medali.</p>



<p>“Target kami enam medali emas dan kalau memungkinkan bisa delapan emas. Untuk cabor berkuda equestrian ini, insyaallah kami bisa meraih juara umum,” ujarnya.</p>



<p>Rencana pelaksanaan Cabor ini, total ada sebanyak 130 atlet dari kota dan kabupaten se-Jawa Timur, yang akan mengikuti pertandingan. Sementara laga, akan mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2025. Selain itu, juga ada sebanyak 79 ekor kuda yang diturunkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang, Efril Maulana, menjelaskan bahwa pada hari pertama pertandingan mempertandingkan dua kelas, yaitu kelas beregu untuk kategori workout dan kelas beregu introductory. “Untuk hari ini, kami menurunkan 15 atlet yang bertanding melawan sembilan kontingen lain dari berbagai daerah,” ujar Efril.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa Pordasi Kota Malang membina tiga disiplin olahraga berkuda, yakni berkuda pacu, berkuda memanah dan berkuda equestrian. Untuk berkuda pacu, telah dilaksanakan lebih awal pada 20 Juni di Blitar.</p>



<p>&#8220;Dari tiga kelas yang diikuti, kami meraih satu medali emas lewat satu rider perempuan asal Kota Malang, Akila dan diabsatu-satunya rider perempuan dari Jatim,” ucapnya.</p>



<p>Untuk pertandingan berkuda memanah, yang berlangsung di Kota Batu pada 27 dan 29 Juni, Pordasi Kota Malang berhasil meraih 4 emas, 6 perak dan 1 perunggu dari 12 kelas yang diikuti.</p>



<p>“Untuk equestrian sendiri, total ada 10 medali yang diperebutkan. Target kami, insyaallah bisa membawa pulang dua medali emas,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, dalam proses penjaringan atlet berkuda menurutnya sudah dilakukan sejak 1,5 tahun lalu. Itu karena jumlah atlet berkuda di Kota Malang masih terbatas. Namun demikian, hasil yang dicapai saat ini bahkan sudah melebihi capaian medali pada Porprov sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Porprov tahun sebelumnya kami dapat dua medali emas. Tahun ini kami sudah melebihi perolehan tahun sebelumnya,&#8221; imbuh Efril. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prestasi Atlet Berkuda Cukup Bagus, Pordasi Targetkan Raih Juara Umum di Porprov Jatim 2025</title>
		<link>https://memontum.com/prestasi-atlet-berkuda-cukup-bagus-pordasi-targetkan-raih-juara-umum-di-porprov-jatim-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagus,]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[pordasi]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205283</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Prestasi olah raga berkuda Kota Malang saat ini diakui cukup bagus sekali. Karena itu, ditargetkan nantinya dalam gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Poprov) Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2025 mendatang, bisa meraih juara umum. Ketua Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang, Hari Wibowo, menyampaikan bahwa tolak ukur kecukupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Prestasi olah raga berkuda Kota Malang saat ini diakui cukup bagus sekali. Karena itu, ditargetkan nantinya dalam gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Poprov) Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2025 mendatang, bisa meraih juara umum.</p>



<p>Ketua Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang, Hari Wibowo, menyampaikan bahwa tolak ukur kecukupan prestasi berkuda itu, seatim. Apalagi dalam pertandingan Horseback Archery (HBA).</p>



<p>“Prestasi olah raga berkuda di Kota Malang, ini cukup bagus sekali. Kita harapkan di Porprov Jatim ke IX nanti, itu menjadi juara umum dan kita punya optimisme. Apalagi HBA kita mengikuti di beberapa kali kejuaraan nasional,” ujar Hari, Sabtu (27/01/2024) tadi.</p>



<p>Disebutkan Hari, jika atlet berkuda Kota Malang pada Porprov VIII, telah mendapat sederet medali dari tiga divisi yang dipertandingkan. Untuk Equestrian, kontingen Kota Malang meraih medali perak dan perunggu dari empat kelas yang diikuti.</p>



<p>“Pada saat Porpov kemarin, Equestrian hanya mengikuti empat kelas, kita pun tiga kelasnya mendapat medali perak dan perunggu. Harapannya nanti kita bisa full di 12 kelas di Equestrian dan paling tidak 10 kelas menjadi juaranya di Equestrian,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, untuk di divisi Pacu, Hari optimis bahwa dari lima kelas yang dipertandingkan, tiga kelas dipastikan mendapat juara. Sedangkan, untuk divisi HBA menurutnya para atlet Kota Malang tidak perlu diragukan lagi kemampuannya.</p>



<p>&#8220;Di pacu kita ada lima kelas, tiga kelas nanti kita proyeksikan di atas kertas jadi juara. Kalau HBA Malang ini selalu jadi juara. Kemarin dari enam kelas kita dapat lima kelas yang mendominasi,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, diakui bahwa atlet berkuda di Kota Malang saat ini sudah cukup banyak. Namun, masih ada kelemahannya, salah satunya yakni belum didukungnya sarana dan prasarana (Sarpras) penunjang yang optimal.</p>



<p>“Namun kita punya kendala sarpras di Kota Malang ini belum memenuhi. Hanya baru Equestrian ini kita banggakan karena lapangan mencukupi, kemudian sarpras yang lain seperti kandang atau yang lainnya menyusul. Yang penting sarana utamanya ini sudah tercapai. Nanti tinggal nunggu yang pacu dan HBA,” imbuh Hari. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205283</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Kejuaraan Berkuda Equastrian Friends &#038; Challenge, Pj Wali Kota Malang Beri Apresiasi Positif</title>
		<link>https://memontum.com/buka-kejuaraan-berkuda-equastrian-friends-challenge-pj-wali-kota-malang-beri-apresiasi-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[challenge]]></category>
		<category><![CDATA[equastrian]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205256</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan kejuaraan berkuda Equastrian Friends &#38; Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable, Jalan Puncak Joyo Agung Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Ajang tersebut, untuk memperebutkan Piala Pj Wali Kota Malang Equastrian Friends &#38; Challenge dan digelar selama dua hari hingga besok, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan kejuaraan berkuda Equastrian Friends &amp; Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable, Jalan Puncak Joyo Agung Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Ajang tersebut, untuk memperebutkan Piala Pj Wali Kota Malang Equastrian Friends &amp; Challenge dan digelar selama dua hari hingga besok, Minggu (28/01/2024).</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi positifnya. &#8220;Saya bersyukur, dengan adanya event ini. Karena inisiatif dari Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang, di bawah Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Malang. Kami Pemkot Malang juga berterima kasih karena sudah ada kejuaraan pertama berkuda di Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Melalui event tersebut, Pj Wali Kota berharap bisa memberikan ruang bagi siapa saja yang aktif dan senang melakukan olah raga berkuda. Termasuk, juga menjadi tempat bagi para atlet untuk berlatih.</p>



<p>“Tentu ini memberikan dampak positif selain bagi para atlet, mungkin ada masyarakt lain yang akhirnya juga tertarik. Karena disini juga ada tempat yang menyediakan bagi mereka yang senang berkuda, untuk menyalurkan hobinya,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan support (dukungan, red) kepada para atlet olah raga berkuda yang ada di Kota Malang. Apalagi, ketika ada event kejuaraan lain, menurutnya Kota Malang selalu menjadi juara umum.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Betul nanti Pemkot akan mensupport, karena pada saat di Sidoarjo aja kita runner up dan kita adakan ini juga untuk bisa menutupi kekalahan kita pada saat di Porprov kemarin,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Pordasi Kota Malang, Hari Wibowo, menyampaikan bahwa dalam event tersebut diikuti oleh 175 peserta dari 11 kota yang ada di Jawa Timur. Kemudian, terdapat dua kategori yang dipertandingkan yakni Dressage dan Jumping Show.</p>



<p>“Di event ini ada 59 ekor kuda, tapi satu ekor kuda bisa join dengan rider lain. Jadi ada 175 an peserta. Dari 11 kota yang ada di Jawa Timur, ada dari Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu,” ujar Hari.</p>



<p>Lebih lanjut Hari menyampaikan, bahwa event tersebut juga untuk mencari bibit-bibit atlet yang akan dicanangkan pada Porprov 2025 mendatang. Apalagi, di Kota Malang akan menjadi tuan rumah.</p>



<p>“Kita optimis menghadapi Porprov 2025. Kita punya semangat sukses menjadi tuan rumah dan peserta. Dimana kita kemarin jadi runner up di Porprov VIII dan di Porprov 2025 kita harap bisa jadi juara umum,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205256</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
