<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berlubang, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berlubang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2026 18:37:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berlubang, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang</link>
					<comments>https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berlubang,]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230640</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengebut melakukan pekerjaan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan. Upaya ini dilakukan, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat musim mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menyampaikan perbaikan ini difokuskan untuk penanganan kerusakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengebut melakukan pekerjaan perbaikan ruas jalan yang mengalami kerusakan. Upaya ini dilakukan, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat musim mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menyampaikan perbaikan ini difokuskan untuk penanganan kerusakan pada titik-titik lubang, utamanya ruas jalan poros yang menjadi jalur mudik. “Sesuai instruksi Mas Bupati (Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana) jalan-jalan yang berlubang kita dahulukan untuk ditangani. Penanganan jalan berlubang ini harus kita selesaikan sebelum H-7 Lebaran,” katanya, Senin (02/03/2026) tadi.</p>



<p>Irwan menjelaskan, perbaikan jalan sebenarnya terus dilakukan sejak Januari hingga Februari lalu dengan cara lapis penetrasi (Lapen). Hanya saja, karena intensitas hujan yang masih tinggi, penanganan yang dilakukan terlihat tidak linier atau sebanding dengan kerusakan jalan yang muncul.</p>



<p>“Padahal setiap hari ada penanganan, tapi tingkat kerusakan lebih cepat,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya juga menerangkan, berdasarkan pengecekan kerusakan, tidak terjadi sepanjang ruas jalan. Melainkan, hanya berada di titik-titik tertentu yang umumnya tergenang air karena kondisi drainase sekitar yang buruk. Genangan air tersebut menyebabkan aspal terkelupas dan berlubang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jalan aspal maupun cor tidak boleh tergenang air lebih dari 6 jam. Jalan kalau sudah tergenang air pasti rusak,” terangnya.</p>



<p>Menurutnya, jalan yang berlubang ditangani dengan dilakukan penambalan baik itu menggunakan Lapen maupun hotmix dan prioritas utama ruas jalan poros yang menjadi jalur mudik seperti ruas Gurah-Pagu hingga nanti perbatasan Jombang, ruas Pare-Papar, ruas Wates hingga perbatasan Kota Kediri. &#8220;Kita tangani lubang-lubang yang memang parah. Nanti setelah hari raya, kita lakukan penanganan secara regular,” imbuhnya.</p>



<p>Dengan kondisi kerusakan yang ada dan waktu yang terus berjalan, lanjutnya, penanganan perbaikan jalan dilakukan dengan langsung menerjunkan 6 tim menyebar pada titik-titik yang ditentukan. Adapun pada titik yang diperbaiki, pihaknya meminta penanganan termasuk pada drainase sekitar untuk mencegah kembali muncul genangan air.</p>



<p>“Seperti hari ini, 2 tim bergerak untuk penanganan ruas Pagu-Bogo, Badas-Kunjang, untuk besok 2 tim untuk ruas Bogo-Kunjang dan Badas-Kunjang,” urai Irwan.</p>



<p>Adapun ruas jalan yang sudah dikerjakan berdasarkan data DPUPR Kabupaten Kediri, yakni ruas Mojokerep-Purwoasri, Kras-Kanigoro, Sambirejo-Sumberejo, Wates-Plosoklaten, Tertek-Siman, Kranding-Petungroto, Wonosari-Bulupasar, Gurah-Pagu, Karangdinoyo-Puncu, Kranggan-Plosoklaten. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230640</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tambal Jalan Berlubang, Tim Reaksi Cepat DPUPR Jombang Gunakan Material Aspal Cold Mix</title>
		<link>https://memontum.com/tambal-jalan-berlubang-tim-reaksi-cepat-dpupr-jombang-gunakan-material-aspal-cold-mix</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berlubang,]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[material]]></category>
		<category><![CDATA[reaksi]]></category>
		<category><![CDATA[tambal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jombang melalui Bidang Bina Marga melakukan pemeliharaan rutin jalan berlubang di wilayah Kabupaten Jombang. Salah satu badan jalan yang dipelihara atau dilakukan perawatan oleh Unit Reaksi Cepat, seperti badan Jalan Sengon &#8211; Pattimura, Desa Sengon, Kecamatan Jombang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jombang melalui Bidang Bina Marga melakukan pemeliharaan rutin jalan berlubang di wilayah Kabupaten Jombang. Salah satu badan jalan yang dipelihara atau dilakukan perawatan oleh Unit Reaksi Cepat, seperti badan Jalan Sengon &#8211; Pattimura, Desa Sengon, Kecamatan Jombang.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan bahwa pekerjaan penutupan lubang jalan yang dilakukan, yaitu menggunakan material aspal cold mix. Dengan model ini, diharapkan jumlah jalan berlubang bisa berkurang dan tidak bertambah lebar.</p>



<p>&#8220;Perawatan rutin jalan ini bertujuan untuk menjaga kondisi jalan agar tetap baik dan dapat berfungsi secara optimal. Perawatan rutin jalan sendiri dilakukan secara terus menerus sepanjang tahun, agar kondisi jalan tetap terjada,&#8221; katanya, Jumat (28/02/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, pemeliharaan jalan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan perawatan dan perbaikan jalan. Tujuannya, untuk mempertahankan kondisi jalan agar berfungsi secara optimal melayani lalu lintas selama umur rencana jalan yang ditetapkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kekuatan dan ketahanan jalan tersebut merupakan faktor penting yang menentukan kualitas dan keamanan perjalanan. Salah satu komponen utama dalam pembangunan serta perawatan jalan raya adalah penggunaan aspal cold mix. Ini adalah jenis aspal yang populer karena berbagai keunggulannya, seperti dapat diaplikasikan tanpa perlu pemanasan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Diuraikannya, meskipun cold mix diaplikasikan pada suhu dingin, tetapi mampu memberikan kualitas yang hampir setara dengan aspal panas. Aspal cold mix sendiri dapat memberikan daya tahan dan kekuatan yang baik pada jalan. Sehingga, ini menjadikannya alternatif yang menarik dalam pembangunan dan perawatan jalan.</p>



<p>&#8220;Kualitas yang hampir setara antara aspal cold mix dan aspal panas, menunjukan bahwa jalan yang dibangun menggunakan cold mix dapat memiliki umur pakai yang panjang. Sekaligus, mengurangi kebutuhan perbaikan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Pemakaian aspal cold mix sendiri, ujarnya, memiliki keunggulan dalam proses aplikasi yang relatif lebih sederhana dan murah dibandingkan dengan penggunaan aspal panas. Karena, tidak memerlukan pemanasan tambahan dan proses ini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.</p>



<p>&#8220;Sehingga, akan mengurangi biaya dan waktu konstruksi secara signifikan. Selain itu, karena tidak memerlukan peralatan pemanasan yang rumit, proses aplikasi cold mix juga lebih ramah lingkungan,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pohon Randu Mati dengan Kondisi Batang Berlubang, DPUPR Kota Batu Curigai Sengaja Dibunuh</title>
		<link>https://memontum.com/pohon-randu-mati-dengan-kondisi-batang-berlubang-dpupr-kota-batu-curigai-sengaja-dibunuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[batang]]></category>
		<category><![CDATA[berlubang,]]></category>
		<category><![CDATA[curigai]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dibunuh]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[sengaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195710</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pohon Randu berukuran diameter hampir 1 meter, yang berada pinggir Jalan Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, diketahui mengering dan mati. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, yang melakukan pengecekan pun menduga bahwa pohon tersebut mati akibat diduga diracun orang yang tidak bertanggungjawab. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pohon Randu berukuran diameter hampir 1 meter, yang berada pinggir Jalan Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, diketahui mengering dan mati. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, yang melakukan pengecekan pun menduga bahwa pohon tersebut mati akibat diduga diracun orang yang tidak bertanggungjawab.</p>



<p>Kepala Dinas PUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan bahwa Pohon Randu yang sebagian batangnya mengering dan mati itu, berada tepat di depan Kantor Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Jalan Oro-oro Ombo. &#8220;Kami mencurigai, matinya sebagian batang Pohon Randu berdiameter hampir 1 meter itu sepertinya diracuni orang. Karena, petugas mendapati ada lubang pada bagian batangnya,&#8221; terangnya, di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Minggu (13/08/2023) tadi.</p>



<p>Setelah dilakukan pengecekan, paparnya, pada batang pohon terdapat bekas lubang pengeboran sedalam kurang lebih 15 centimeter. Diduga, lubang bekas pengeboran tersebut digunakan untuk memasukkan cairan racun ke batang pohon.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebab, imbuh Alfi, jika dilubangi dengan pengeboran saja tidak sampai membuat batang pohon mati. Oleh sebab itu, kejadian ini perlu ada tindak lanjut untuk dilakukan penelitian.</p>



<p>&#8220;Ini ada kemungkinan besar, memang pohon itu sebagian batangnya mati sengaja diracun. Dan, lubang 15 centimeter itu bekas pengeboran itu menjadi jalur masuknya racun,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, atas kejadian tersebut Alfi meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian pohon yang ada di pinggir-pinggir jalan seluruh wilayah Kota Batu. &#8220;Kalau masyarakat yang mengetahui ada orang yang tidak bertanggungjawab meracuni pohon-pohon, diharapkan untuk melaporkan ke Pemkot Batu atau langsung kepada kami,&#8221; imbaunya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195710</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
