<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bermain &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bermain/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2025 09:46:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bermain &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kunjungi Keluarga Korban Anak Hanyut, Wali Kota Malang Minta Pinggiran Sungai Jangan Jadikan Tempat Bermain</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-keluarga-korban-anak-hanyut-wali-kota-malang-minta-pinggiran-sungai-jangan-jadikan-tempat-bermain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jangan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pinggiran]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Posko Search and Rescue (SAR) dan mengunjungi keluarga korban anak hanyut, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (17/06/2025) tadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Nm (10) bocah SD Kelas 4, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas Kota Malang, Senin (16/06/2025) kemarin. Wali Kota Wahyu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Posko Search and Rescue (SAR) dan mengunjungi keluarga korban anak hanyut, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (17/06/2025) tadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Nm (10) bocah SD Kelas 4, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas Kota Malang, Senin (16/06/2025) kemarin.</p>



<p>Wali Kota Wahyu, menyampaikan bahwa kondisi keluarga korban nampak masih belum stabil dan masih diliputi ketidakpastian serta kesedihan mendalam. &#8220;Saya baru saja mengunjungi keluarga korban. Tampak keluarga korban belum stabil, karena belum ada kepastian. Kami dari Pemkot Malang dengan Basarnas dan relawan serta semua pihak, terus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kepastian,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa operasi pencarian dilakukan secara gabungan melalui darat dan air. Sebanyak enam tim telah diterjunkan dan berbagai elemen masyarakat turut membantu terutama dalam menyediakan konsumsi untuk petugas serta relawan melalui dapur umum.</p>



<p>&#8220;Semua elemen berupaya memaksimalkan pencarian untuk bisa mendapatkan kepastian korban dengan waktu yang tidak terlalu lama,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, Wali Kota Wahyu juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar sungai. Menurutnya, jalur yang dilalui korban menuju sungai bukanlah jalur umum.</p>



<p>“Ini jadi pembelajaran. Di pinggiran sungai, itu sebaiknya tidak dimanfaatkan untuk bermain, mandi atau aktivitas lainnya. Musibah bisa datang tiba-tiba. Saya minta nanti dikoordinasikan dengan camat dan lurah, agar wilayah pinggiran sungai dipantau lebih ketat. Bisa juga dengan memasang pagar pengaman,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Yoni Fariza, menjelaskan bahwa tim SAR telah membagi pencarian menjadi dua jalur, yaitu tim air dan tim darat. Untuk tim air sendiri berjumlah 25 personel yang menyusuri sungai sejauh lima kilometer dari titik jatuh, sedangkan tim darat ditempatkan di sejumlah titik pemantauan.</p>



<p>&#8220;Dalam proses pencarian di hari kedua ini menghadapi beberapa kendala, seperti medan sungai yang berbatu, tumpukan sampah, hingga arus deras dan air keruh yang membatasi visibilitas. Operasi SAR kami lakukan mulai pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Bila tidak ditemukan tanda-tanda, maka waktu di luar itu kami gunakan untuk menyusun strategi pencarian hari berikutnya,” imbuh Yoni. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Webinar di Lamongan, Kemenkominfo Angkat Tema Cakap Digital dengan Bijak Bermain Game</title>
		<link>https://memontum.com/webinar-di-lamongan-kemenkominfo-angkat-tema-cakap-digital-dengan-bijak-bermain-game</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213251</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (23/08/2024) pagi, mulai pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Cakap Digital dengan Bijak Bermain Game&#8217;, diskusi virtual yang akan diikuti pelajar dan tenaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (23/08/2024) pagi, mulai pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Cakap Digital dengan Bijak Bermain Game&#8217;, diskusi virtual yang akan diikuti pelajar dan tenaga pendidik dengan menggelar nonton bareng (Nobar) dari sekolah masing-masing itu, rencananya menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Waryani Fajar Riyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Munif Syarif, Direktur Utama PT Mahakarya Samudra Agung Muhajir Sulthonul Aziz dan Anissa Rilia selaku moderator.</p>



<p>”Webinar ini juga dapat diikuti secara gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranlamongan2308. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama diskusi,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Kamis (22/08/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema webinar, Kemenkominfo menjelaskan, kompetensi kecakapan digital dapat membantu seseorang lebih bijak di dunia digital. Bahkan, dengan bekal kemampuan digital tertentu, pengguna tidak mudah menuai masalah terkait keamanan maupun terjerumus dalam tindakan negatif dunia maya.</p>



<p>”Kecakapan digital seperti pemahaman perangkat keras dan lunak berikut aplikasinya, mengenal mesin pencarian, aplikasi belanja dan media sosial, transaksi elektronik dan dompet digital, perlu dimiliki pengguna digital,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Kecakapan digital, lanjut Kemenkominfo, dapat menjadi landasan seseorang untuk tidak berbuat negatif di dunia digital. Seperti perjudian, penipuan, perundungan (cyberbullying), ujaran kebencian (hate speech), maupun bermain game dengan bijak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Sedangkan bijak bermain game, artinya bisa membagi waktu antara tugas wajib dan hiburan, menghormati sesama pemain, menghindari perilaku toxic, menjaga privasi dan keamanan akun, serta berpartisipasi dalam komunitas dengan baik,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Lamongan ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Sampai dengan akhir 2023, program peningkatan #literasidigitalkominfo tercatat telah diikuti sebanyak 24,6 juta orang. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213251</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Anak Nasional, Pj Wali Kota Kediri Senam dan Bermain bersama Pelajar SLB Putera Asih</title>
		<link>https://memontum.com/hari-anak-nasional-pj-wali-kota-kediri-senam-dan-bermain-bersama-pelajar-slb-putera-asih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[putera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212257</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Peringati Hari Anak Nasional Ke-40, Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, senam dan bermain bersama siswa-siswi SLB Putera Asih, Jumat (19/07/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota menyampaikan perasaan senangnya kepada sejumlah pelajar. &#8220;Senang sekali pagi ini bisa berkunjung di SLB Putera Asih. Pagi ini kita senam dan bermain bersama,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Peringati Hari Anak Nasional Ke-40, Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, senam dan bermain bersama siswa-siswi SLB Putera Asih, Jumat (19/07/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota menyampaikan perasaan senangnya kepada sejumlah pelajar.</p>



<p>&#8220;Senang sekali pagi ini bisa berkunjung di SLB Putera Asih. Pagi ini kita senam dan bermain bersama,&#8221; kata Pj Wali Kota Zanariah, di Lapangan SLB Putera Asih.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah juga mengungkapkan, bahwa Hari Anak Nasional merupakan momen penting yang bukan hanya sekedar peringatan. Tetapi juga menjadi panggung untuk mengangkat isu-isu kritis yang mempengaruhi anak-anak. Di tengah cepatnya laju perkembangan teknologi dan informasi, memberi pengaruh cukup signifikan terhadap perilaku manusia.</p>



<p>&#8220;Tidak sedikit kejadian cyberbullying, perundungan di sosial media yang sudah berdampak besar pada mentalitas anak-anak baik korban dan pelaku. Padahal menurut World Population Review tahun 2022, Indonesia menempati urutan ke 7 dari 10 negara paling ramah di dunia. Belum lagi diskriminasi yang sempat dialami anak-anak terutama teman-teman disabilitas. Hal serupa tidak bisa kita biarkan terus menerus,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Wali Kota Kediri menambahkan, banyak sekali kabar menggembirakan datang dari masyarakat yang memiliki empati terhadap teman-teman disabilitas. Mulai dari banyak muncul konten belajar bahasa isyarat, edukasi tentang disabilitas, bahkan ada salah satu cafe di Surabaya yang mengajak teman-teman disabilitas untuk berkarya.</p>



<p>Beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri juga sudah merekrut penyandang disabilitas untuk bekerja. &#8220;Saya berharap spirit dan empati ini terus tumbuh dan berkembang di Kota Kediri. Salah satunya melalui dengan kegiatan pagi ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Kediri juga mengapresiasi kepada Forum Anak Kota Kediri yang ikut serta dalam acara ini. Diharapkan, terjalin persahabatan erat antara Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak dengan siswa SLB Putera Asih Balowerti.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah mengajak seluruh elemen untuk bersatu menjaga Kota Kediri agar terus menjadi Kota Layak Anak dan Ramah Disabilitas. &#8220;Saya pesan kepada Forum Anak untuk menyebarkan semangat ini pada teman-teman kalian. Semoga bisa menjadi inspirasi teman sebaya lainnya. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan karena tidak hanya momen bersenang-senang, tetapi juga memperkuat komitmen kita terhadap pendidikan yang adil dan inklusif bagi semua anak-anak,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Kepala DP3AP2KB, Arief Cholisudin, Kepala Dinas Pendidikan, Anang Kurniawan, Kepala Dinas Sosial, Paulus, Plt Camat Kota, Bagus Hermawan, Lurah Balowerti, Komardiyanto, Penasihat Yayasan Pendidikan Luar Biasa Putera Asih, Indrakso, Kepala SLB Putera Asih, Komarul Hadi, Kepala SLB-B Putera Asih, Setyaningtyas dan tamu undangan. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212257</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gelar Webinar Cakap Digital dengan Bijak Bermain Game bersama Pelajar Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gelar-webinar-cakap-digital-dengan-bijak-bermain-game-bersama-pelajar-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2024 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209343</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kompetensi literasi digital kalangan pelajar perlu terus ditingkatkan. Dengan kemampuan digital yang baik, seseorang dapat banyak mengambil manfaat atas kemajuan teknologi digital. Begitu pula, bijak dalam membagi waktu dan menentukan kapan saatnya belajar dan bermain game. Agar pelajar memiliki kompetensi literasi kecakapan digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kompetensi literasi digital kalangan pelajar perlu terus ditingkatkan. Dengan kemampuan digital yang baik, seseorang dapat banyak mengambil manfaat atas kemajuan teknologi digital. Begitu pula, bijak dalam membagi waktu dan menentukan kapan saatnya belajar dan bermain game.</p>



<p>Agar pelajar memiliki kompetensi literasi kecakapan digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/05/2024) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Cakap Digital dengan Bijak Bermain Game&#8217;, diskusi virtual yang akan diikuti secara nonton bareng (Nobar) oleh siswa dan tenaga pendidik itu, rencananya menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen sekaligus Digital Enthusiast, M Adhi Prasnowo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Jaenuri, key opininya leader presenter, Tya Yustia Oceania dan Chichi Zakaria selaku moderator.</p>



<p>”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftaranbanyuwangi1505" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftaranbanyuwangi1505</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet sebesar Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Selasa (14/05/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan bahwa bagi kalangan pelajar dunia digital selalu menarik dan tidak pernah kehabisan waktu untuk menjelajahinya. Selain menawarkan banyak pengetahuan, dunia digital juga menyediakan banyak hiburan maupun game online.</p>



<p>&#8220;Tapi awas, game online dapat mengakibatkan kecanduan sehingga lupa waktu. Selain itu, jika harus memainkan game online, pilih permainan yang positif dan menambah ketrampilan dan wawasan pengetahuan,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Dunia digital, lanjut Kemenkominfo, tidak selalu memberikan manfaat bagi pelajar. &#8220;Hindari konten negatif seperti pornografi, perjudian, hoaks, ujaran kebencian, perundungan, ataupun permusuhandan pencemaran nama baik. Jangan lupa, selalu kedepankan etika digital!” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Banyuwangi ini, merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>&#8220;Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tutur Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Taman Bermain Green Park di Musrena Keren, Ketua TP PKK Trenggalek Usulkan CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-taman-bermain-green-park-di-musrena-keren-ketua-tp-pkk-trenggalek-usulkan-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[keren,]]></category>
		<category><![CDATA[musrena]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204935</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Salah satu perwakilan Forum Anak di Kabupaten Trenggalek, memberikan sorotan terhadap taman bermain Green Park, yang dianggap tidak aman karena disalahgunakan untuk tindakan tidak senonoh oleh oknum tak bertanggung jawab. Hal itu, disampaikan langsung dalam kegiatan Musyawarah Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan (Musrena Keren) tahun 2024. Menurut keterangan perwakilan Forum Anak Trenggalek, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Salah satu perwakilan Forum Anak di Kabupaten Trenggalek, memberikan sorotan terhadap taman bermain Green Park, yang dianggap tidak aman karena disalahgunakan untuk tindakan tidak senonoh oleh oknum tak bertanggung jawab. Hal itu, disampaikan langsung dalam kegiatan Musyawarah Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan (Musrena Keren) tahun 2024.</p>



<p>Menurut keterangan perwakilan Forum Anak Trenggalek, dirinya menyampaikan kondisi taman bermain anak saat ini sedang tidak baik-baik saja. Bahkan, dirinya mengaku sempat melihat dengan mata kepala sendiri, jika taman bermain anak di Green Park Trenggalek disalahgunakan untuk tindakan asusila.</p>



<p>&#8220;Selain melihat sendiri, ada laporan yang masuk melalui layanan suara anak. Jika di Green Park Trenggalek, itu disalahgunakan untuk tindakan asusila. Dan tentu, pemandangan itu sangat tidak pantas dipertontonkan di depan anak-anak,&#8221; ungkap Ahmad Fahrul Muna.</p>



<p>Ditegaskan Fahrul, kejadian seperti berpacaran yang berlebihan, itu sangat merugikan anak-anak. Mereka (Anak-anak, red) yang seharusnya dapat bermain, menikmati fasilitas taman bermain yang disediakan justru mendapati pemandangan yang tak pantas.</p>



<p>&#8220;Intinya, kami meminta agar Pemerintah Daerah lebih bisa meningkatkan segi pengawasan di sejumlah taman bermain anak. Atau jikalau sudah dilakukan pengawasan, agar lebih ditingkatkan lagi. Sehingga taman bermain ini tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kritikan forum anak ini, pum memantik perhatian masyarakat Trenggalek, utamanya para orang tua. Diharapkan, Pemerintah Daerah bisa segera bertindak dalam meningkatkan pengawasan, keamanan dan kenyamanan anak-anak di taman bermain.</p>



<p>&#8220;Kami juga berharap, Pemkab segera mengambil langkah-langkah strategis kedepannya. Agar kejadian semacam itu tidak kembali terjadi, sehingga anak-anak lebih bisa menikmati fasilitas taman bermain yang seharusnya,&#8221; harap Fahrul.</p>



<p>Menanggapi kritikan dari forum anak itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, langsung memberikan respon positif. Salah satu, solusi yang diberikan untuk menghindari adanya oknum pengunjung yang berbuat tak senonoh di taman bermain anak adalah mengusulkan penerapan sistem pengawasan secara digital.</p>



<p>Disampaikan suami Bupati Trenggalek ini, usulan inovatif untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di tempat-tempat publik termasuk taman bermain anak adalah dengan membuat sistem pengawasan digital yakni pengadaan CCTV. Hal ini, dinilai dapat memantau aktifitas di taman bermain anak dan mencegah tindakan asusila.</p>



<p>&#8220;CCTV ini nantinya akan dipasang di beberapa titik di kawasan Green Park. Tujuannya, mengawasi kawasan tersebut. Nanti saya akan mengusulkan ke bupati supaya ruang publik seperti Green Park dapat diawasi dengan CCTV yang terintegrasi dengan pihak kepolisian atau instansi terkait lainnya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Masih kata Novita, kalau hanya mengandalkan human saja, seperti Forkopimda, polisi dan Dandim, itu bisa. Namun, dimungkinkan tidak bisa optimal. Sebaliknya, manusia akan menjadi optimal kalau bisa berteman dengan teknologi.</p>



<p>Novita Hardini juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Termasuk anak-anak, agar mereka dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak dan menghindari potensi kekerasan.</p>



<p>Dirinya juga berharap, dengan sistem pengawasan digital dan edukasi literasi digital, taman bermain anak di Trenggalek dapat menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak. &#8220;Hari ini kalau kita tidak mendidik diri kita untuk paham literasi digital maka kita nanti akan ketinggalan. Termasuk juga membiasakan anak-anak kita paham tentang digital, agar pertama ya tidak ada kekerasan. Kedua, kita bisa menjadikan digital itu teman kita,&#8221; papar ibu tiga anak ini.</p>



<p>Inisiator Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan (Sepeda Keren) ini berharap, DPRD dan Bupati Trenggalek dapat mendukung penerapan sistem pengawasan digital di taman bermain anak. Sekiranya nanti DPRD Trenggalek mungkin bisa bersuara juga kalau misalnya di tahun 2024 atau 2025 akan mulai direncanakan dan dianggarkan.</p>



<p>&#8220;Intinya saya berharap dengan adanya sistem pengawasan berbasis digital ini, taman bermain anak seperti Green Park akan menjadi lebih aman dan nyaman bagi anak-anak serta keluarga yang mengunjunginya. Penerapan teknologi di berbagai aspek pembangunan diharapkan juga akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Trenggalek,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komputer Ruangan Komisi di DPRD Pamekasan Diduga Dipergunakan Bermain Slot</title>
		<link>https://memontum.com/komputer-ruangan-komisi-di-dprd-pamekasan-diduga-dipergunakan-bermain-slot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[dipergunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[ruangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200745</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Beredar video berdurasi 18 detik memperlihatkan fasilitas komputer di ruang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, diduga dipergunakan bermain slot. Dalam video tersebut, terlihat dari luar pintu ruangan salah satu komisi, tengah digunakan. Terlihat, ada sebuah komputer yang diduga dipergunakan bermain judi slot, di saat jam aktif kerja. Namun, dalam video [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Beredar video berdurasi 18 detik memperlihatkan fasilitas komputer di ruang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, diduga dipergunakan bermain slot. Dalam video tersebut, terlihat dari luar pintu ruangan salah satu komisi, tengah digunakan.</p>



<p>Terlihat, ada sebuah komputer yang diduga dipergunakan bermain judi slot, di saat jam aktif kerja. Namun, dalam video tersebut tidak disebutkan dalam ruangan komisi berapa, monitor komputer di ruang komisi itu digunakan.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam, menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui soal video yang beredar. Sehingga, dirinya tidak bisa memastikan apakah itu judi slot atau game biasa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pertama, kita belum tahu videonya. Bisa tidak, kita dikirim videonya. Supaya, kita bisa mengetahui dan memberikan pandangan. Saya tidak tahu judi slot itu seperti apa, karena itukan tidak jelas cuma gambar saja,&#8221; katanya, Selasa (31/10/2023) tadi.</p>



<p>Kader PKB itu juga membenarkan, bahwa video itu dari ruangan salah satu Ruang Komisi di DPRD Pamekasan. Hanya saja, merupakan tempat duduk staf bukan anggota DPRD.</p>



<p>&#8220;Sepertinya di ruangan salah satu komisi dan itu tempat duduknya staf. Jadi jelas, itu bukan tempat duduknya teman-teman anggota DPRD. Tetapi tempat duduk di staf,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Khairul Umam menegaskan, dirinya akan menindaklanjuti soal video itu. Untuk sementara, dirinya masih mendalami apakah itu judi slot ataukah game biasa. &#8220;Kami berharap mendapatkan informasi yang utuh. Karena merupakan tanggung jawab bagi kami, untuk menindaklanjuti. Karena itu menggunakan fasilitas di DPRD Pamekasan dan kami keberatan,&#8221; tegasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200745</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sumber Ngesong Kota Batu Jadi Favorit Baru Anak-anak Bermain dan Mandi Air secara Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/sumber-ngesong-kota-batu-jadi-favorit-baru-anak-anak-bermain-dan-mandi-air-secara-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ngesong]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197875</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mata air Sumber Ngesong yang berada di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi favorit baru untuk anak-anak bermain air. Keunikan Sumber Ngesong, selain letaknya yang tidak jauh dari Kota Batu atau bisa ditempuh dengan perjalanan menggunakan angkutan kota arah Taman Rekreasi Selecta, lokasi ini bisa dinikmati secara gratis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Mata air Sumber Ngesong yang berada di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menjadi favorit baru untuk anak-anak bermain air. Keunikan Sumber Ngesong, selain letaknya yang tidak jauh dari Kota Batu atau bisa ditempuh dengan perjalanan menggunakan angkutan kota arah Taman Rekreasi Selecta, lokasi ini bisa dinikmati secara gratis.</p>



<p>Sumber air ini, posisinya berada di tengah tebing. Sementara sumber air di lokasi ini, banyak bermunculan di antara bebatuan. Sedangkan di bagian bawah sumber ini, terdapat aliran sungai. Sehingga, jika dilihat seperti tampak bangunan rooftop dan bisa melihat pemandangan dengan udara yang sejuk.</p>



<p>Salah satu pengunjung Sumber Ngesong, Muslikin (40) warga Desa Beji, mengatakan bahwa dirinya sering bersama keluarga mengunjungi sumber itu. &#8220;Ya, kalau saya seminggu sekali datang ke sini. Karena, di sini aman. Anak saya bisa bebas bermain. Juga airnya sangat bersih,&#8221; terangnya di Sumber Ngesong, Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (10/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Kejernihan air dan udara segar di Sumber Ngesong, paparnya, menjadikan kawasan ini sangat menjadi favorit anak-anak. Bahkan, anak-anak bisa bebas berandam tanpa khawatir flu atau pilek.</p>



<p>&#8220;Anak saya, selama bermain air di sumber ini tidak pernah batuk atau flu. Dan, di sini juga kami sering mengajak anak-anak tetangga hingga saudara,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Salah satu warga RT03 RW04 Dusun Kungkuk, Tumidi, mengatakan bahwa selama ini warga sekitar selalu melakukan kerja bakti di area sumber air. Tujuannya, agar kawasan selalu bersih dan bisa dimanfaatkan oleh semua warga.</p>



<p>“Selama ini tidak ada kendala terkait sumber air. Justru, warga telah mempunyai kolam ikan demi menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya mengaku, warga Dusun Kungkuk mendapatkan sumber air yang melimpah. Karenanya, akan selalu menjaga kawasan tetap bersih dan indah. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197875</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
