<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berprestasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berprestasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 06:22:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berprestasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Beasiswa Kesra Kota Malang Prioritaskan untuk Warga Tak Mampu Berprestasi</title>
		<link>https://memontum.com/beasiswa-kesra-kota-malang-prioritaskan-untuk-warga-tak-mampu-berprestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[prioritaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229258</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program beasiswa pendidikan di Kota Malang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang diprioritaskan bagi warga tidak mampu yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, bukan secara khusus untuk korban bencana. Ketentuan itu, telah tertuang secara jelas dalam Peraturan Wali (Perwal) Kota Malang. Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kota Malang, Achmad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program beasiswa pendidikan di Kota Malang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang diprioritaskan bagi warga tidak mampu yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik, bukan secara khusus untuk korban bencana. Ketentuan itu, telah tertuang secara jelas dalam Peraturan Wali (Perwal) Kota Malang.</p>



<p>Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kota Malang, Achmad Sholeh, mengatakan bahwa skema bantuan pendidikan di Kesra memiliki kriteria ketat. Salah satunya, penerima harus berasal dari keluarga kurang mampu dan memiliki capaian prestasi.</p>



<p>“Beasiswa di Kesra itu untuk warga tidak mampu yang punya prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Itu sudah diatur di Perwal,” kata Sholeh, Senin (05/01/2026) tadi.</p>



<p>Meski begitu, menurutnya tidak menutup kemungkinan korban bencana mendapatkan beasiswa pendidikan. Namun, dengan catatan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.</p>



<p>“Kalau korban bencana itu masuk kategori tidak mampu dan punya anak SMA/SMK sederajat atau mahasiswa yang berprestasi, bisa mengajukan beasiswa. Tapi tetap harus sesuai aturan,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk jenjang pendidikan, beasiswa yang dikelola Kesra hanya diperuntukkan bagi SMA/SMK sederajat dan perguruan tinggi. Sementara untuk SD dan SMP menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Terlebih, beasiswa Kesra memiliki kuota terbatas, mengingat keterbatasan anggaran APBD.</p>



<p>&#8220;Penetapan penerima dilakukan secara by name by address dan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Kalau sifatnya insidentil dan belum tercover dalam SK, kami koordinasikan dengan Baznas. Baznas bisa memberikan bantuan dalam bentuk dana segar,” tuturnya.</p>



<p>Secara keseluruhan, jumlah penerima beasiswa pendidikan di Kota Malang mencapai lebih dari 1.000 orang, mulai dari jenjang SD-SMP hingga perguruan tinggi. Meski anggaran Kesra mengalami sedikit penurunan, jumlah penerima justru meningkat karena adanya peralihan penerima dari SMA/SMK ke jenjang perguruan tinggi.</p>



<p>&#8220;Namun di sepanjang tahun 2025, di bagian Kesra belum tercatat adanya penerima beasiswa baru yang disebabkan langsung oleh dampak bencana. Tapi kalau di Disdikbud, saya belum dapat datanya,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, ditegaskannya bahwa anggaran bantuan korban bencana bukan berada di Kesra, melainkan di Dinas Sosial-P3AP2KB. Sementara, Kesra berperan sebagai penghubung antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan Baznas.</p>



<p>“Kesra ini sifatnya supporting. Kami mengoordinasikan laporan dari OPD, kemudian menghubungkannya dengan Baznas, karena Baznas juga punya intervensi bantuan bagi korban bencana,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229258</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Apresiasi Perangkat Daerah dan Unit Kerja Berprestasi dalam Pelayanan Publik</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-apresiasi-perangkat-daerah-dan-unit-kerja-berprestasi-dalam-pelayanan-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat fondasi reformasi birokrasi dengan memberi apresiasi kepada perangkat daerah dan unit kerja berprestasi dalam pelayanan publik tahun 2025. Penghargaan tersebut, diserahkan dalam upacara bendera rutin yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (05/01/2026) tadi. Dalam amanatnya, Sekda Agus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat fondasi reformasi birokrasi dengan memberi apresiasi kepada perangkat daerah dan unit kerja berprestasi dalam pelayanan publik tahun 2025. Penghargaan tersebut, diserahkan dalam upacara bendera rutin yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (05/01/2026) tadi.</p>



<p>Dalam amanatnya, Sekda Agus menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik merupakan kunci strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Dirinya menilai, dinamika kebijakan dan meningkatnya ekspektasi publik menuntut birokrasi untuk bertransformasi menjadi organisasi yang agile, dinamis, fleksibel, adaptif, serta responsif terhadap perubahan.</p>



<p>“Setiap perangkat daerah harus mampu beradaptasi, baik secara responsif maupun antisipatif terhadap perubahan lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Birokrasi tidak boleh berjalan statis,” tegas Sekda Agus.</p>



<p>Sebagai instrumen pengukuran kinerja kelembagaan, Pemkab Lumajang menggunakan evaluasi dari Kementerian PANRB dan Kementerian Dalam Negeri, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 dan PermenPANRB Nomor 20 Tahun 2018. Evaluasi tersebut, mencakup keselarasan tugas dan fungsi, tata kelola organisasi, kepatuhan regulasi, standar operasional prosedur (SOP), manajemen risiko, pemanfaatan teknologi informasi, penjaminan mutu layanan, budaya organisasi, hingga inovasi. Berdasarkan hasil evaluasi kelembagaan tahun 2025, sebanyak lima perangkat daerah berhasil meraih predikat tertinggi Peringkat Komposit lima versi PermenPANRB, yakni Badan Pengelola Keuangan Daerah, Kecamatan Lumajang, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, lima perangkat daerah lainnya meraih predikat Tingkat Kematangan Sangat Tinggi versi Permendagri, yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah, serta Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Selain evaluasi kelembagaan, Pemkab Lumajang juga melakukan penilaian penyelenggaraan pelayanan publik berdasarkan PermenPANRB Nomor 29 Tahun 2022.</p>



<p>Dari hasil pemantauan dan evaluasi mandiri terhadap 103 unit penyelenggara pelayanan publik, Kabupaten Lumajang mencatat Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 3,28 dengan predikat Baik dengan Catatan (B-). Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 0,31 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 2,97 dengan predikat Cukup.</p>



<p>Atas capaian tersebut, apresiasi khusus diberikan kepada empat unit pelayanan publik yang meraih predikat Pelayanan Prima (A) dengan indeks di atas 4,5, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, UPTD Puskesmas Pasrujambe, serta RSUD dr Haryoto. Sekda Agus juga menekankan, bahwa keberhasilan pelayanan publik tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).</p>



<p>Pada tahun 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat Kabupaten Lumajang mencapai 83,61 dengan kategori Baik. Lima unit penyelenggara pelayanan publik yang meraih kategori Sangat Baik (A) dalam SKM tahun 2025, yaitu UPT Perbibitan Ternak Kambing Senduro, UPT Puskeswan Senduro, Kecamatan Yosowilangun, UPTD Puskesmas Gucialit, serta Kelurahan Ditotrunan.</p>



<p>Sekda Agus menegaskan, bahwa capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi di tahun 2026, bukan sekadar prestasi sesaat. “Capaian ini tidak boleh menurun. Mari bersama meningkatkan kinerja organisasi, membangun birokrasi yang agile, mendukung kinerja Bupati Lumajang, serta mewujudkan pelayanan publik yang prima, bebas korupsi dan inklusif,” tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan Fasilitas Stadion Milik PTM Anugerah Kencong, Gus Fawait Dorong Atlet Desa Berprestasi Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-fasilitas-stadion-milik-ptm-anugerah-kencong-gus-fawait-dorong-atlet-desa-berprestasi-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kencong]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228017</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendorong atlet dari desa agar terus berprestasi hingga nasional dan bahkan internasional. Menurutnya, kunci sukses lahirnya atlet berprestasi adalah dukungan semua pihak, tidak hanya dari pemerintah semata. Pernyataan tersebut, disampaikan Bupati Fawait saat meresmikan fasilitas stadion milik PTM Anugerah Kencong, Sabtu (22/11/2025) tadi. Kegiatan ini, juga menjadi penutup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendorong atlet dari desa agar terus berprestasi hingga nasional dan bahkan internasional. Menurutnya, kunci sukses lahirnya atlet berprestasi adalah dukungan semua pihak, tidak hanya dari pemerintah semata.</p>



<p>Pernyataan tersebut, disampaikan Bupati Fawait saat meresmikan fasilitas stadion milik PTM Anugerah Kencong, Sabtu (22/11/2025) tadi. Kegiatan ini, juga menjadi penutup kegiatan Bunga Desaku di Kecamatan Kencong.</p>



<p>Kehadiran orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Jember, ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap perkembangan olah raga di tingkat desa, yang semakin menunjukkan kemajuan nyata. Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait-sapaan Bupati Lumajang, mengaku terkejut sekaligus bangga melihat adanya pembinaan atlet tenis meja yang dilakukan secara konsisten di Desa Kencong. Menurutnya, potensi olah raga di wilayah pedesaan selama ini acapkali kurang, padahal banyak bibit unggul yang lahir dari desa-desa di Jember.</p>



<p>“Jujur saya kaget dan tidak menyangka di Desa Kencong, ada pembinaan calon atlet tenis meja yang sangat serius. Anak-anak kita ini bukan hanya hebat di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di non akademik, terutama olahraga,” kata Gus Fawait.</p>



<p>Pada momen tersebut, Bupati Fawait juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan penghargaan kepada para atlet yang berprestasi. Dirinya menegaskan, bahwa pada gelaran Porprov 2025, Pemkab Jember memberikan bonus terbesar dibandingkan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gus Fawait juga mengajak para atlet muda di Kencong, untuk tidak setengah-setengah dalam menekuni dunia olah raga. &#8220;Prestasi tidak hanya membutuhkan latihan, tetapi juga kedisiplinan, doa, serta sikap hormat kepada orang tua, guru dan pelatih,&#8221; urainya.</p>



<p>Menurutnya, prestasi lahir bukan hanya dari kerja keras, tetapi juga dari sikap hormat. &#8220;Kalau tidak patuh pada pelatih, bagaimana bisa berkembang? Ketika disuruh ke kanan, malah ke kiri, nanti malah tidak nyambung. Kunci keberhasilan itu tekun, berdoa dan hormat,” pesannya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyinggung perjalanan hidupnya sebagai bukti bahwa anak desa juga bisa mencapai posisi penting. “Saya sendiri lahir di desa yang bahkan lebih pelosok dari Kencong. Bisa menjadi anggota DPR tiga kali dan hari ini diberi amanah sebagai Bupati Jember. Maka saya yakin adik-adik di Kencong pasti bisa berprestasi,” ungkapnya.</p>



<p>Gus Fawait menyampaikan terima kasih kepada jajaran PTM Anugerah Kencong, yang telah menghadirkan fasilitas olah raga modern bagi masyarakat, terutama anak-anak di wilayah pedesaan bagian barat Jember. Dirinya berharap, kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet masa depan.</p>



<p>“Kami sangat berterima kasih atas fasilitas luar biasa ini. Semoga dari Kencong akan lahir atlet-atlet Jember, bahkan atlet nasional di masa mendatang,” tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228017</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Bupati Lamongan Beri Apresiasi Pemuda Berprestasi</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-peringatan-hari-sumpah-pemuda-bupati-lamongan-beri-apresiasi-pemuda-berprestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227186</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun 2025, di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Selasa (28/10/2025) tadi. Pada momentum itu, Pemkab Lamongan memberikan apresiasi kepada pemuda pemudi Lamongan yang berhasil menorehkan prestasi. Salah satunya, adalah pemuda asal Solokuro, Kurniawan Adi Prasetyo, atas dedikasinya dalam melestarikan benih lokal Nusantara dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun 2025, di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Selasa (28/10/2025) tadi. Pada momentum itu, Pemkab Lamongan memberikan apresiasi kepada pemuda pemudi Lamongan yang berhasil menorehkan prestasi.</p>



<p>Salah satunya, adalah pemuda asal Solokuro, Kurniawan Adi Prasetyo, atas dedikasinya dalam melestarikan benih lokal Nusantara dan mengembangkan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Kurniawan diketahui mulai mengumpulkan benih lokal tersebut sejak tahun 2014.</p>



<p>Saat memimpin peringatan Hari Sumpah Pemuda, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa pemuda harus berseiringan dengan pemerintah dalam mengimplentasikan pembangunan. Selain bergerak bersama, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga berkomitmen untuk membangun kepemudaan. Dimana hal itu, telah tertuang dalam RPJMD 2025-2029 dan program prioritas Lamongan Generasi Emas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Program tersebut, sebagai upaya untuk membentuk generasi pemuda yang unggul dan berdaya saing tinggi. Melalui pendekatan holistik, progam ini tidak hanya fokus pada aspek pendidikan, tetapi juga pengembangan karakter, ketrampilan dan potensi individu (atlet dan pelaku kreatif). Lamongan Generasi Emas, diharapkan mampu menjadi tulang punggung pembangunan yang berkelanjutan di masa depan.</p>



<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Lamongan mendukung eksistensi kiprah pemuda. Dan terus membuka ruang kolaborasi agar dapat menjadi daya dorong pembangunan Lamongan. Terlebih, pemuda adalah civil society dan agent of change,&#8221; tambah Bupati Yuhronur.</p>



<p>Sementara itu, Kurniawan Adi Prasetyo menyampaikan bahwa selain mendukung ketahanan pangan, pengumpulan benih Nusantara juga memiliki nilai manfaat dan nilai kesehatan. Hingga saat ini, Bank Benih Solokuro sudah terdapat 800 benih padi yang sudah terkumpul, 70 benih jagung, 50 kacang-kacangan dan benih umbi-umbian.</p>



<p>&#8220;Tujuan utamanya adalah mengekspos kembali benih lokal yang sudah diciptakan nenek moyang sebelumnya, karena kualitasnya juga bagus. Jadi hingga saat ini terus dikembangkan dan sudah disebar juga di Sumatera hingga Manado,&#8221; kata Kurniawan. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227186</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ajak Santri Jember untuk Terus Berprestasi dan Jaga Peradaban Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ajak-santri-jember-untuk-terus-berprestasi-dan-jaga-peradaban-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Alun-Alun Jember Nusantara, Rabu (22/10/2025) tadi. Dalam peringatan yang mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, turut hadir Wakil Bupati Jember, Joko Susanto, Pimpinan DPRD Jember, jajaran Forkopimda serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Alun-Alun Jember Nusantara, Rabu (22/10/2025) tadi. Dalam peringatan yang mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, turut hadir Wakil Bupati Jember, Joko Susanto, Pimpinan DPRD Jember, jajaran Forkopimda serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Jember.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait mengajak seluruh santri untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Bahkan, santri diharapkan turut memperkuat komitmen terhadap NKRI, serta berperan aktif dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Bangsa ini berhutang kepada kiai, santri dan pondok pesantren. Kenapa, karena saat mengusir penjajah, saat merebut kemerdekaan, para kiai santri berada di garda terdepan mengorbankan jiwa raga bahkan nyawanya. Tapi akhir-akhir ini, ada pihak-pihak yang ingin menghapus sejarah itu dengan mendiskreditkan pesantren dan para kyai,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Karenanya, Bupati Fawait kemudian meminta, agar para santri dan kalangan pondok pesantren tidak perlu menyikapinya dengan emosional dengan berbuat negatif. Para santri diminta untuk menunjukan prestasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tidak perlu emosi, tidak perlu berbuat onar. Kita tunjukan prestasi, bahwa santri ke depan lebih baik dari yang lainnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga menyampaikan dirinya terus berupaya untuk meningkatkan porsi beasiswa dan program pendidikan bagi santri pada tahun-tahun mendatang. &#8220;Porsi beasiswa tahun ini harus lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Saya ingin santri-santri di Jember, bisa meneruskan pendidikan di kampus di Jember, di kampus di seluruh Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk itu, Gus Fawait memohon doa agar diberi kemudahan untuk mewujudkan Jember Baru Jember Maju. &#8220;Kalau ada yang mengkritisi bahkan mencaci kita, senyumin saja, kita sholawatin saja. Kita buktikan dengan kerja nyata dimasa yang akan datang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Upacara peringatan sendiri juga diisi dengan penyerahan piala, hadiah dan piagam penghargaan bagi pemenang MTQ ke-XXXI serta lomba Peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkatkan Atlet Porprov, Bupati Sanusi Targetkan Tiga Besar dan Bonus untuk Atlet Berprestasi</title>
		<link>https://memontum.com/berangkatkan-atlet-porprov-bupati-sanusi-targetkan-tiga-besar-dan-bonus-untuk-atlet-berprestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin pelaksanaan pemberangkatan atlet Kontingen Kabupaten Malang, untuk berlaga di Ajang Porprov Jatim IX, dari Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (27/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya ada sebanyak 1000 atlet, yang terdiri 425 atlet putra, 357 atlet putri dan 260 official tim, yang diberangkatkan. Dalam sambutannya, Bupati Sanusi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin pelaksanaan pemberangkatan atlet Kontingen Kabupaten Malang, untuk berlaga di Ajang Porprov Jatim IX, dari Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (27/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya ada sebanyak 1000 atlet, yang terdiri 425 atlet putra, 357 atlet putri dan 260 official tim, yang diberangkatkan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menjelaskan bahwa Pemkab Malang mendukung penuh para atlet yang akan berlaga di Porprov. Ini dilakukan, sebagai bentuk komitmen untuk kemajuan olah raga dan pembinaan atlet-atlet muda berprestasi.</p>



<p>“Selain menjadi tuan rumah dengan menunjukkan kesiapan infrastruktur dan manajemen penyelenggaraan, kami juga harus mengirimkan para atlet berprestasi untuk mendukung kemajuan olahraga,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan rasa syukurnya, mengenai Kabupaten Malang yang kini tengah memiliki prestasi gemilang, selama pelaksanaan Porprov. Yakni, sementara berada di posisi ke 4 klasemen sementara Porprov IX tahun 2025.</p>



<p>Karenanya, dirinya mentargetkan kontingen Kabupaten Malang, untuk bisa masuk 3 besar dengan jumlah medali sebanyak 77 emas, 77 perak dan 77 perunggu. “Target kami berada 3 besar. Karena sebelumnya, kita digelaran Porprov sebelumnya mendapat peringkat ke-5. Syukur-syukur, sekarang kita bisa menjadi runner up,” tambah Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa Pemkab Malang juga sudah menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali. Baik itu untuk perolehan medali Emas, Perak hingga Perunggu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Untuk bonus sudah kami anggarkan. Nanti kalau memang kurang, akan saya tambahi dan yang penting semua semangat,” terangnya.</p>



<p>Menyinggung mengenai warna kostum Kabupaten Malang yakni merah dan putih, Bupati Sanusi menjelaskan bahwa Merah menandakan keberanian. Dan Putih, melambangkan kejujuran dan sportifitas.</p>



<p>“Nanti setiap cabor yang akan mendapat medali emas akan memperoleh uang pembinaan yang nanti ke depannya bisa untuk mempertahankan dan memperjuangkan,” urainya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Malang, Rosyidin, mengapresiasi para atlet yang berlatih dengan sungguh-sungguh untuk pertandingan Porprov IX Jawa Timur ini. “Kami berterima kasih kepada pelatih, official dan atlet, karena sudah berkorban tenaga dan waktu untuk Kabupaten Malang dan diharapkan bisa mencapai target tiga besar,” jelas Rosyidin.</p>



<p>Dirinya menekankan bahwa target maksimal adalah memperoleh runner up Porprov 2025 atau minimal masuk tiga besar. Menanggapi bonus para atlet, Rosyidin menjelaskan untuk para atlet yang memperoleh emas akan mendapatkan Rp 40 juta. Sedang peraih medali perak Rp 20 juta dan medali perunggu Rp 10 juta.</p>



<p>“Mudah-mudahan dengan arahan pak Bupati Malang tadi akan ditambah menjadi Rp 50 juta dan untuk sepakbola sendiri jika memperoleh emas akan mendapatkan Rp 100 juta itu untuk contoh beregu paling besar,” terangnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Perayaan Hardiknas, Dua Guru Berprestasi Dihadiahi Paket Umroh</title>
		<link>https://memontum.com/momen-perayaan-hardiknas-dua-guru-berprestasi-dihadiahi-paket-umroh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[dihadiahi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lumajang menjadi momentum yang penuh makna. Ribuan tenaga pendidik dari seluruh penjuru Lumajang, tidak hanya merayakan Hardiknas, tetapi juga dengan penghargaan yang mendalam. Dalam rangkaian acara yang dihadiri oleh sekitar 11 ribu guru, Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, memberikan apresiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lumajang menjadi momentum yang penuh makna. Ribuan tenaga pendidik dari seluruh penjuru Lumajang, tidak hanya merayakan Hardiknas, tetapi juga dengan penghargaan yang mendalam.</p>



<p>Dalam rangkaian acara yang dihadiri oleh sekitar 11 ribu guru, Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan melalui kegiatan jalan santai yang penuh keceriaan dan kebersamaan di Alun-Alun Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini, yang menjadi bagian dari semarak peringatan Hardiknas, bukan hanya sekadar olah raga ringan, tetapi juga simbol kekuatan dan solidaritas antara dunia pendidikan dan masyarakat Lumajang. Para guru dan tenaga pendidik, mengenakan pakaian seragam olah raga khas sekolah masing-masing, dengan menempuh rute jalan santai yang penuh semangat, mengiringi langkah dengan harapan besar untuk kemajuan pendidikan di Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hardiknas bukan hanya tentang mengenang sejarah pendidikan, tetapi juga momentum untuk memperkuat fondasi pendidikan yang berbasis pada karakter dan akhlak. &#8220;Semangat yang ditunjukkan para pendidik hari ini mencerminkan tekad kita bersama untuk mewujudkan pendidikan bermutu di Lumajang. Tanpa kerja keras dan dedikasi kalian, kita tidak akan sampai pada titik ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Wabup Lumajang menambahkan bahwa momen seperti ini sangat penting untuk menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan di antara para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi masa depan. &#8220;Guru adalah pilar utama kemajuan daerah. Kegiatan ini merupakan cara kita untuk menghargai peran besar mereka, sekaligus mempererat hubungan kita semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tengah-tengah kemeriahan acara, hadiah utama berupa dua paket umroh yang sangat dinantikan, diserahkan langsung oleh Bunda Indah dan Mas Yudha kepada dua guru berprestasi. Yakni, Abdur Rahman Wahid, Guru PAI dari Kecamatan Randuagung dan Rahmat Budiono, guru kelas dari Kecamatan Kedungjajang. Hadiah ini, menjadi simbol pengakuan atas dedikasi tinggi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa.</p>



<p>Dengan terlibatnya ribuan pendidik dalam acara ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan yang inklusif dan merata. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus tumbuh, membawa dampak positif bagi kualitas pendidikan dan masa depan generasi Lumajang yang lebih cemerlang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaring Atlet Muda Berprestasi, Disporapar Jombang Gelar Kompetisi Futsal Bupati Cup II</title>
		<link>https://memontum.com/jaring-atlet-muda-berprestasi-disporapar-jombang-gelar-kompetisi-futsal-bupati-cup-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[futsal]]></category>
		<category><![CDATA[jaring]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216368</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Kompetisi Futsal Bupati Cup II di GOR Merdeka Jombang, Minggu (10/11/2024) malam. Pelaksanaan kompetisi ini, dibuka Sekretaris Daerah Jombang, Agus Purnomo dan dihadiri Kepala Disporapar, Bambang Nurwijanto, Forkompimda, Kepala OPD, Ketua Koni Jombang, Sumarsono serta peserta turnamen. Sekda Agus Purnomo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Kompetisi Futsal Bupati Cup II di GOR Merdeka Jombang, Minggu (10/11/2024) malam. Pelaksanaan kompetisi ini, dibuka Sekretaris Daerah Jombang, Agus Purnomo dan dihadiri Kepala Disporapar, Bambang Nurwijanto, Forkompimda, Kepala OPD, Ketua Koni Jombang, Sumarsono serta peserta turnamen.</p>



<p>Sekda Agus Purnomo menyampaikan bahwa kompetisi Futsal Bupati Cup ll tidak hanya menjadi ajang kompetisi olah raga, tetapi juga merupakan upaya bersama dalam menjaring bibit-bibit atlet di Kabupaten Jombang. &#8220;Kompetisi ini merupakan salah satu bentuk komitmen kita dalam pembinaan bakat olahraga sejak usia muda. Dengan harapan kompetisi dapat lebih sering diselenggarakan sebagai sarana untuk mencari dan membina generasi muda yang memiliki potensi besar dalam bidang futsal,&#8221; kata Sekda Agus.</p>



<p>Dirinya berharap, agar semakin sering kompetisi futsal diadakan, maka semakin luas pula kesempatan untuk menemukan atlet-atlet muda berbakat dari kalangan pelajar. &#8220;Diharapkan, ini akan muncul atlet-atlet muda yang kelak bisa mengharumkan nama Kabupaten Jombang di tingkat provinsi, nasional,l bahkan internasional. Olah raga bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kerja keras, kerja sama dan sportivitas,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Agus berpesan, agar kompetisi ini bukan hanya berfokus pada kemenangan, namun juga pada pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan. Selain itu, dapat mengembangkan kemampuan fisik, mental dan sosial.</p>



<p>“Kompetisi ini merupakan upaya dari pemerintah Kabupaten Jombang untuk meningkatkan peran serta sekolah-sekolah dalam mendukung pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di kabupaten kita tercinta,” ungkapnya.</p>



<p>Sekda Agus juga berharap kepada seluruh peserta kompetisi, agar setiap hasil dari pertandingan dapat mengambil pelajaran berharga. “Jadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar untuk memperkuat mental serta mengasah keterampilan kalian dalam bermain futsal,” ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui, peserta Kompetensi Futsal Bupati Cup II digelar dengan 2 kategori. Yakni kategori tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan rincian 16 tim tingkat SMP serta 64 tim tingkat SMA. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216368</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Jatim, Plt Bupati Banyuwangi Beri Penghargaan Siswa Berprestasi Tingkat Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-jatim-plt-bupati-banyuwangi-beri-penghargaan-siswa-berprestasi-tingkat-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215318</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, Sabtu (12/10/2024) tadi. Pelaksanaan upacara itu, digelar di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi dan dipimpin langsung oleh Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah. Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Sugirah mengatakan bahwa Banyuwangi sangat bangga menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, Sabtu (12/10/2024) tadi. Pelaksanaan upacara itu, digelar di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi dan dipimpin langsung oleh Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Sugirah mengatakan bahwa Banyuwangi sangat bangga menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur, yang terus mencetak prestasi. &#8220;Semua prestasi Jatim ini menjadi inspirasi bagi Banyuwangi juga untuk menorehkan prestasi. Terima kasih atas bimbingan Pemprov kepada Banyuwangi. Bila daerah-daerah di Jatim maju, insyaallah Provinsi Jatim juga akan maju dan mensejahterakan warganya,&#8221; kata Plt Bupati Sugirah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga membacakan sambutan dari Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono. Disampaikan, bahwa Jawa Timur terus menunjukkan kemajuannya secara nyata dari tahun ke tahun. Sehingga, mampu menjadi salah satu provinsi terbaik di Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Berkat kerja keras semua pihak, salah satu capaian Provinsi Jawa Timur adalah mampu menurunkan angka kemiskinan yakni sebesar 9,79 persen per Maret 2024. Selain itu, Jatim juga menjadi penyumbang penurunan penduduk miskin tertinggi secara nasional sebesar 206.102 jiwa dan berkontribusi sebesar 30,34 persen terhadap penurunan kemiskinan nasional,” ujar Plt Bupati Sugirah.</p>



<p>Di akhir upacara, Plt Bupati Sugirah juga memberikan penghargaan kepada salah satu pelajar Banyuwangi yang berprestasi di kancah internasional. Adalah Hellen Maurelle Wijayanti, siswi kelas 11 SMAN 1 Glagah, yang mendapatkan apresiasi. Helen berhasil peraih medali perak dalam ajang olimpiade matematika bertajuk Philippine International Mathematical Olympiad (Phimo).</p>



<p>Upacara dirangkai peringatan sendiri, diisi juga dengan tasyakuran bersama dengan seluruh peserta upacara di halaman Pemkab Banyuwangi. Sementara pelaksanaan upacara sendiri, diikuti seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi, diantaranya Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi, I Gede Yuliartha, Wakapolresta Banyuwangi, perwakilan Kodim 0825 Banyuwangi, perwakilan Lanal dan perwakilan DPRD. Selain itu juga diikuti instansi vertikal, TNI/Polri, karyawan karyawati Pemkab Banyuwangi dan para pelajar. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215318</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
