<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berpulang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berpulang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Nov 2023 08:24:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berpulang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Batu Berduka, Mantan Wali Berpulang</title>
		<link>https://memontum.com/kota-batu-berduka-mantan-wali-berpulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berduka,]]></category>
		<category><![CDATA[berpulang]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kota Batu berduka. Mantan Wali Kota Batu periode 2007-2017, Edy Rumpoko atau biasa akrab disapa ER, berpulang, Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 05.11 WIB. Sebelumnya, diperoleh informasi bahwa ER sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Semarang, Jawa Tengah. Mantan Wakil Wali Kota Batu periode 2012-2017, Punjul Santoso, mengatakan bahwa berpulangnya almarhum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kota Batu berduka. Mantan Wali Kota Batu periode 2007-2017, Edy Rumpoko atau biasa akrab disapa ER, berpulang, Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 05.11 WIB. Sebelumnya, diperoleh informasi bahwa ER sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Semarang, Jawa Tengah.</p>



<p>Mantan Wakil Wali Kota Batu periode 2012-2017, Punjul Santoso, mengatakan bahwa berpulangnya almarhum sangat mengejutkan dirinya. Edy Rumpoko sendiri, dikenal sebagai sosok yang luar biasa. Bahkan, memiliki visi misi ke depan untuk Kota Batu, hingga sekarang bisa seperti saat ini.</p>



<p>&#8220;Edy Rumpoko dikenal sebagai sosok wali kota yang akrab dengan masyarakat. Saat mencalonkan hingga sudah menjabat wali kota, itu senantiasa turun ke bawah. Mengedukasi serta menampung aspirasi masyarakat,&#8221; terangnya, saat berada di rumah duka, Jalan Trunojoyo, Kota Batu, Kamis (30/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Mengenai penyebab meninggalnya mantan wali kota itu, Punjul mengatakan, bahwa sebelumnya diinformasikan sakit. Namun, secara pasti dirinya kurang begitu paham.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, Pak Edy sakit. Terus, tadi malam di rumah sakit di Semarang, kemudian pagi tadi pukul 05.11 WIB, dikabarkan berpulang. Jadi, saya pun kaget dengan kabar meninggalnya beliau,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengenai prestasi selama menjabat Wali Kota Batu periode 2007-2017, Punjul menambahkan bahwa Edy Rumpoko merupakan penggagas Balai Kota Among Tani, yang memiliki luas 4 hektar. Di sisi lain, juga menjadikan Kota Batu banyak destinasi wisata hingga saat ini. Di mana, awalnya Kota Batu merupakan daerah berbasis pertanian.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, saya dan seluruh warga Kota Batu, itu merasa kehilangan atas meninggalnya Pak Edy Rumpoko,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Diperoleh informasi, jenazah Edy Rumpoko diberangkatkan dari rumah sakit di Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (30/11/2023) pukul 08.00 menuju Kota Batu. Rencananya, jenazah akan dibawa dahulu ke rumah duka di Jalan Trunojoyo, Kota Batu, untuk disalatkan di Masjid Kolonel Sugiono, Balai Kota Among Tani, yang selanjutnya akan dimakamkan di TMP Kota Batu. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua Komnas Perlindungan Anak Berpulang</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-komnas-perlindungan-anak-berpulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berpulang]]></category>
		<category><![CDATA[komnas]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196773</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, meninggal dunia. Kabar duka itu, disampaikan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, yang mengaku turut berduka atas meninggalnya Ketua Komnas PA. &#8220;Polri berduka atas meninggalnya Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jakarta</strong> &#8211; Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, meninggal dunia. Kabar duka itu, disampaikan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, yang mengaku turut berduka atas meninggalnya Ketua Komnas PA.</p>



<p>&#8220;Polri berduka atas meninggalnya Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait,&#8221; kata Kadiv Humas Polri dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/08/2023) tadi.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa Arist Merdeka meninggal di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), karena sakit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kadiv Humas mengatakan, sosok Arist Merdeka Sirait selama ini dikenal sebagai pribadi yang peduli terhadap perlindungan anak. Bahkan, beberapa kali Polri bekerja sama untuk bisa mengungkap beberapa kasus terkait dengan masalah anak.</p>



<p>Meninggalnya Arist Merdeka, ujar Sandi, tentunya membuat Indonesia, khususnya Polri, sangat kehilangan. Karenanya, dirinya mendoakan semoga Arist Merdeka mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Camat Kedungkandang Berpulang, Wali Kota Malang Ceritakan Dedikasi Kerja dan Firasat Almarhum</title>
		<link>https://memontum.com/camat-kedungkandang-berpulang-wali-kota-malang-ceritakan-dedikasi-kerja-dan-firasat-almarhum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2023 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[almarhum]]></category>
		<category><![CDATA[berpulang]]></category>
		<category><![CDATA[ceritakan]]></category>
		<category><![CDATA[dedikasi]]></category>
		<category><![CDATA[firasat]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196271</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kabar duka menyelimuti pemerintahan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (20/08/2023) pagi. Camat Kedungkandang, Sapto Wibowo, meninggal dunia akibat sakit gula darah. Kabar duka ini, pun membuat Wali Kota Malang, Sutiaji, datang ke rumah duka di Perumahan Sukun Pondok Indah (SPI). Wali kota pun mengungkapkan, rasa duka dan kehilangannya. Dirinya menilai, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kabar duka menyelimuti pemerintahan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (20/08/2023) pagi. Camat Kedungkandang, Sapto Wibowo, meninggal dunia akibat sakit gula darah.</p>



<p>Kabar duka ini, pun membuat Wali Kota Malang, Sutiaji, datang ke rumah duka di Perumahan Sukun Pondok Indah (SPI). Wali kota pun mengungkapkan, rasa duka dan kehilangannya. Dirinya menilai, bahwa sosok almarhum memiliki loyalitas dan dedikasi yang luar biasa dalam bekerja.</p>



<p>“Walaupun beliau ini sedang sakit, tetapi tetap memilih untuk berangkat ke kantor. Saya pun juga sudah memberikan izin kepada beliau. Luar biasa beliau ini dalam bekerja dan tanggung jawabnya,” ujar Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Dikatakan Sutiaji, jika sebelumnya almarhum sempat menciuminya dengan penuh hormat dan berkata terima kasih. Awalnya, Sutiaji tidak memiliki firasat apapun, namun ternyata kejadian tersebut memiliki arti yang mendalam.</p>



<p><strong>Baca Juga:</strong></p>





<p>&#8220;Saya punya insting yang tidak baik, ketika beliau menciumi saya. Sebelum mencium saya, beliau minta maaf. Tapi saya bilang, kalau beliau tidak punya salah. Saya diciumi, pipi saya, badan saya, leher saya. Sambil bilang makasih. Saya tidak mengerti firasat itu,” kata Wali Kota menceritakan momen terakhir bersama almarhum di sela pelaksanaan Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota Malang, beberapa waktu lalu.</p>



<p>Berpulangnya sosok Sapto Wibowo, juga dirasakan oleh masyarakat sekitar. Sebab, dirinya juga sempat menjadi sosok sebagai Ketua RT sebanyak empat kali. “Beliau ini sudah empat kali menjadi Ketua RT di sini. Tentu, ini menunjukkan betapa dia disenangi oleh warganya dan mampu menjalin hubungan yang kuat dengan masyarakat. Kita doakan bersama-sama, mudah-mudahan diberikan jalan yang lapang oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” imbuh Sutiaji.</p>



<p>Usai disalatkan, rencananya jenazah akan langsung diberangkatkan ke Solo untuk dikebumikan. Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan, Minggu sore ini. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196271</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tokoh Arema di Balik Nama Pulau Singo Edan di NTT, Purnawirawan Brigjen Marinir Siswoyo Berpulang</title>
		<link>https://memontum.com/tokoh-arema-di-balik-nama-pulau-singo-edan-di-ntt-purnawirawan-brigjen-marinir-siswoyo-berpulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[balik]]></category>
		<category><![CDATA[berpulang]]></category>
		<category><![CDATA[brigjen]]></category>
		<category><![CDATA[edan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Marinir]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[pulau]]></category>
		<category><![CDATA[purnawirawan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[singo]]></category>
		<category><![CDATA[siswoyo]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tokoh asal Malang, Purnawirawan Brigjen Marinir Siswoyo Hari Santoso, berpulang, Minggu (23/07/2023). Mantan Komandan Lantamal VII, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Paviliun Melati RSAL Dr Mintoharjo sejak Senin (17/07/2023) lalu. Kabar duka ini, dibenarkan oleh sahabat almarhum, Ade ‘dKross’ Herawanto. Dirinya mengaku, mendapat informasi bahwa almarhum akan dimakamkan di Taman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tokoh asal Malang, Purnawirawan Brigjen Marinir Siswoyo Hari Santoso, berpulang, Minggu (23/07/2023). Mantan Komandan Lantamal VII, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Paviliun Melati RSAL Dr Mintoharjo sejak Senin (17/07/2023) lalu.</p>



<p>Kabar duka ini, dibenarkan oleh sahabat almarhum, Ade ‘dKross’ Herawanto. Dirinya mengaku, mendapat informasi bahwa almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia (TMB) Pondok Aren Tangerang, Minggu (23/07/2023) sore.</p>



<p>&#8220;Beliau ini meninggal pada Minggu (23/07/2023) pukul 10.17 dalam usia 61 tahun. Sosok yang dikenal sebagai pembina Arema Batavia, yang saat ini tinggal di Jakarta&#8221; ungkap Sam Ade, sapaan akrabnya.</p>



<p>Secara pribadi dan mewakili komunitas d&#8217;Kross, Ade menyampaikan turut berbelasungkawa yang sangat dalam atas meninggalnya tokoh kelahiran Malang 15 Februari 1962 ini. &#8220;Kami menyampaikan duka cita sangat mendalam. Semoga, Cak Sis mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah ditinggalkan sosok yang sangat dicintai,’’ tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Diketahui, bahwa Brigjen Marinir (Purn) Siswoyo Hari Santoso memiliki jasa yang sangat besar dalam karirnya di dunia militer. Bahkan, sosoknya juga sangat dikenal Arek-arek Malang saat menjabat Danlantamal VII dengan pemberian nama Pulau Singo Edan, salah satu pulau terluar yang berbatasan dengan Australia, di wilayah Kepulauan Nusa Tenggara timur (NTT) serta merupakan garis depan dekat Timor Leste.</p>



<p>Pemberian nama Pulau Singo Edan ini atas persetujuan Surat Keputusan Gubernur NTT tanggal 13 Mei 2016. Usulan ini berawal pada 27 Maret 2016 lalu, saat d’Kross -Aremania mengemban misi damai ke Bumi Loro Sae, Flores. Mereka bertemu dengan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.</p>



<p>Kedatangan mereka dari Kota Malang adalah untuk menjelaskan misi perdamaian terkait kondisi di Malang pasca perkelahian antar kelompok mahasiswa antar pulau serta warga yang berujung korban jiwa. Keberadaan Brigjend Marinir Siswoyo dalam pertemuan antara d’Kross Community dengan Gubernur NTT saat itu adalah sebagai mediator.</p>



<p>Saat mendampingi rombongan d’Kross di atas Kapal Perang KRI Leuser, Brigjend Marinir Siswoyo mengutarakan tentang banyaknya pulau yang masih belum ada nama dan sangat rentan terhadap pencaplokan negara tetangga, Timor Timur dan Australia. Dan Lantamal VII ini, menyatakan jika sudah memetakan pulau-pulau tersebut.</p>



<p>Saat itu, spontan Ade d&#8217;Kross dan ’Cak Jenderal’ panggilan akrab Brigjend Marinir Siswoyo, mengusulkan nama salah satu pulau tersebut dengan nama Singo Edan, julukan kebanggan arek arek Malang atau Arema, yang disambut baik Gubernur NTT dan hingga terbitlah Surat Keputusan pada 13 Mei 2016.</p>



<p>Ade menjelaskan jika Singo Edan ada di garis depan NKRI, dan hal tersebut menjadi sebuah momen bersejarah. Membuktikan jika Arema ada dimana-mana. Ia pun sangat antusias menyambut kabar ini. Karena itu, dia memastikan hadir sebagai salah satu undangan dari perwakilan Tokoh Arema. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194051</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
