<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bersatu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bersatu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Aug 2025 12:39:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bersatu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang ‘Kongres Persatuan’, Cak Munir Siap Bawa PWI Kembali Bersatu</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-kongres-persatuan-cak-munir-siap-bawa-pwi-kembali-bersatu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Kongres]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224546</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Direktur Utama (Dirut) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Akhmad Munir, menyatakan siap maju dalam kontestasi menuju kursi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI) Pusat periode 2025-2030. Hal ini disampaikannya, Jumat (01/082025) tadi. “Bismillah, saya maju untuk membawa PWI kembali bersatu, dengan melakukan rekonsiliasi,&#8221; kata pria yang akrap disapa Cak Munir. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Direktur Utama (Dirut) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Akhmad Munir, menyatakan siap maju dalam kontestasi menuju kursi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI) Pusat periode 2025-2030. Hal ini disampaikannya, Jumat (01/082025) tadi.</p>



<p>“Bismillah, saya maju untuk membawa PWI kembali bersatu, dengan melakukan rekonsiliasi,&#8221; kata pria yang akrap disapa Cak Munir.</p>



<p>Dirinya menyatakan, ingin menjadikan PWI sebagai komunitas yang berwibawa dengan harapan baru, membawa secara cepat adaptasi PWI menuju digitalisasi. Dengan semangat pemersatuan, Cak Munir optimis bisa membawa kebaikan untuk PWI ke depan.</p>



<p>Sebagai bentuk keseriusannya ikut dalam ‘kongres persatuan’ yang digelar akhir Agustus 2025 mendatang, Cak Munir mulai intensif melakukan komunikasi dengan berbagai pihak. Semua ini dilakukan, untuk meminta masukan, nasehat kepada para wartawan senior dan menambah jaringan serta masukan-masukan dari daerah.</p>



<p>“Berbagai masukan dan saran dari daerah-daerah seluruh Indonesia nantinya bisa dijadikan bekal demi kemajuan PWI ke depan,” ujar mantan Ketua PWI Jatim dua periode ini.</p>



<p>Selain itu, Cak Munir juga berdiskusi secara daring dengan para wartawan senior di berbagai provinsi, untuk mendapatkan masukan-masukan serta saran, untuk PWI ke depan lebih baik. Apalagi, Cak Munir sangat memiliki darah PWI. Pasalnya, Cak Munir telah bergabung dalam PWI sejak mengawali karier sebagai wartawan.</p>



<p>Cak Munir juga menyampaikan alasan kuat untuk berkontestasi, yakni demi mengembalikan muruah dan martabat PWI sebagai organisasi pers terbesar di Indonesia. &#8220;Darah saya PWI, sepanjang karier jadi wartawan sejak 1991 sampai sekarang (tahun 2025) menjadi pengurus PWI,&#8221; ucap Cak Munir.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, menjelang Kongres Persatuan, sejumlah nama muncul. Tercatat ada 7 nama yang dinilai layak untuk memimpin organisasi kewartawanan tertua dan terbesar di Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain nama Akhmad Munir, juga muncul Atal Sembiring Depari (Ketum PWI Pusat periode 2018-2023), Hendry Ch Bangun (Ketum PWI Pusat hasil Kongres Bandung 2023) dan Zulmansyah Sekedang (Ketum PWI Pusat versi KLB).</p>



<p>Selanjutnya ada nama Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Teguh Santoso. Teguh Santoso pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri PWI periode 2013–2018 dan menjadi anggota Dewan Kehormatan (DK) dari 2018 hingga 2020.</p>



<p>Ada juga nama Johnny Hardjojo yang masuk dalam bursa kandidat Ketum PWI Pusat. Johnny lahir di Jakarta pada 14 Maret 1959 dan memulai karier jurnalistiknya sejak akhir 1970-an di PT Metro Pos Jakarta.</p>



<p>Johnny pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Pertahanan PWI Pusat (2003–2008), Anggota Dewan Penasihat PWI Pusat (2008–2013) dan saat ini menjadi Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya (2024–2029) serta Ketua Dewan Kehormatan Forum Pemred Media Siber Indonesia. Nama lain ada Ketua PWI Depok, Rusdy Nurdiansyah.</p>



<p>Informasi lain menyebut, meski sudah tercatat 7 kandidat, bukan tidak mungkin akan muncul sosok kandidat lain. Terbaru, muncul nama Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, yang dinilai mampu menjadi penengah.</p>



<p>Menurut wartawan senior Sholahuddin, pihaknya meyakini, tokoh seperti Ahmad Munir atau Lutfil Hakim bisa menjadi bagian dari jalan tengah tersebut. “Beliau-beliau ini memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas dan kemampuan komunikasi yang diperlukan untuk membawa PWI ke depan,” kata mantan wartawan Jawa Pos ini.</p>



<p>Menurut Hud, panggilan akrab Sholahuddin, tentu saja, proses pemilihan di Kongres Persatuan PWI itu masih dinamis. Namun, tambah Hud, dengan semakin kencangnya tarik-menarik di antara kubu-kubu yang ada, opsi untuk mencari figur penengah dari luar lingkaran konflik utama tampaknya bisa menjadi pertimbangan serius bagi para pemangku kepentingan di PWI. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Silaturahim, Ratusan Anggota DPC Peradi Malang dan DPC Peradi Kepanjen Bersatu Gelar Halal Bihalal</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-silaturahim-ratusan-anggota-dpc-peradi-malang-dan-dpc-peradi-kepanjen-bersatu-gelar-halal-bihalal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Peradi]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahim,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221436</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ratusan advokat dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Malang dan DPC Peradi Kepanjen, menggelar halal bihalal di N Kastil, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (25/04/2025) tadi. Di momen Bulan Syawal ini, mereka berlebur menjadi satu guna bersalam-salaman dan saling memanfaatkan. Nampak momen penuh keakraban menjaga silaturahmi antara satu dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ratusan advokat dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Malang dan DPC Peradi Kepanjen, menggelar halal bihalal di N Kastil, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (25/04/2025) tadi.</p>



<p>Di momen Bulan Syawal ini, mereka berlebur menjadi satu guna bersalam-salaman dan saling memanfaatkan. Nampak momen penuh keakraban menjaga silaturahmi antara satu dengan lainnya, tanpa ada pembeda antara advokat senior dan junior.</p>



<p>Ketua DPC Peradi Malang, Dian Aminudin SH MH, mengatakan bahwa halal bihalal ini adalah agenda rutin yang dilaksanakan di setiap Bulan Syawal. &#8220;Ini sangat luar biasa, sedikitnya ada 150 advokat dari DPC Peradi Malang dan DPC Peradi Kepanjen yang hadir dalam halal bihalal ini,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Dian, silaturahmi dan halal bihalal ini adalah momen yang sangat baik untuk meningkatkan soliditas. &#8220;Momen ini, kita khususkan untuk kegiatan bersama. Ke depan harus lebih baik lagi dan membawa manfaat bagi anggota,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPC Peradi Kepanjen, Syarif Hidayatullah SH MH, bahwa kegiatan halal bihalal ini sangat baik untuk menyatukan prinsip dan sikap berorganisasi dalam menjalankan profesi sebagai advokat. &#8220;Prinsipnya, kompak itu indah, rukun itu nyaman. Oleh karena itu kita selenggarakan halal bihalal untuk mengkompakkan seluruh anggota. Tentunya, halal bihalal ini memiliki muatan religius yang perlu kita jaga. Silaturahim adalah cara yang terbaik meningkatkan drajat setiap insan dan memuliakan satu sama lainnya,&#8221; urainya.</p>



<p>Dirinya berharap, kekompakan ini agar terus dijaga dan terawat dengan baik. &#8220;Dengan menjaga silaturhim, maka kehidupan kita akan dimudahkan dengan baik. Semoga kekompakan ini selalu terjaga dan terawat dengan baik,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221436</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diaspora &#8216;Mole Atellas&#8217; Bersatu Berdiskusi dan Berkontribusi Menuju Situbondo Naik Kelas</title>
		<link>https://memontum.com/diaspora-mole-atellas-bersatu-berdiskusi-dan-berkontribusi-menuju-situbondo-naik-kelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2025 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[‘mole]]></category>
		<category><![CDATA[atellas’]]></category>
		<category><![CDATA[berdiskusi]]></category>
		<category><![CDATA[berkontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[diaspora]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220789</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memanfaatkan momentum mudik Lebaran, sejumlah putra-putri Situbondo yang kini sukses di luar daerah hingga luar negeri, berkumpul untuk berdiskusi dan memberikan kontribusi guna pembangunan kampung halaman. Acara yang dikemas dengan tajuk &#8216;Mole Atellas (Pulang Lebaran), Duduk Bersama Sambung Pikir Situbondo Naik Kelas&#8217; ini, mengajak para Diaspora untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memanfaatkan momentum mudik Lebaran, sejumlah putra-putri Situbondo yang kini sukses di luar daerah hingga luar negeri, berkumpul untuk berdiskusi dan memberikan kontribusi guna pembangunan kampung halaman. Acara yang dikemas dengan tajuk &#8216;Mole Atellas (Pulang Lebaran), Duduk Bersama Sambung Pikir Situbondo Naik Kelas&#8217; ini, mengajak para Diaspora untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi besar Kabupaten Situbondo, yaitu Situbondo Naik Kelas, Rabu (02/04/2025) tadi.</p>



<p>Acara yang difasilitasi oleh pemerintah daerah ini, bertujuan untuk sekaligus mengumpulkan ide dan gagasan segar, dari para Diaspora guna memajukan Situbondo. Dengan latar belakang berbagai keberhasilan mereka di bidang masing-masing, ratusan Diaspora Situbondo hadir dalam acara yang berlangsung di Pendapa Graha Amukti Praja maupun secara daring melalui sambungan Zoom Meeting.</p>



<p>Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan perubahan besar bagi Situbondo. Bukan lagi untuk berdebat mengenai apa yang seharusnya ada di Situbondo, namun sudah saatnya untuk bergerak dan mewujudkan gagasan yang ada.</p>



<p>&#8220;Mari kita hentikan pembicaraan tentang seharusnya Situbondo begini atau begitu. Kita harus bertindak dan eksekusi ide-ide untuk membawa perubahan nyata,&#8221; kata Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, keberhasilan mewujudkan Situbondo Naik Kelas, membutuhkan sinergi antara anggaran yang tepat dan kebijakan yang terarah. Karenanya, dirinya menekankan pentingnya kontribusi Diaspora dalam hal investasi dan pembangunan jaringan untuk mendongkrak ekonomi daerah.</p>



<p>“Salah satu faktor utama dalam pergerakan ekonomi adalah government spending (perputaran ekonomi, red) dan itu saja tidak cukup. Kita juga membutuhkan investasi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam acara ini, kegiatan juga dihadiri berbagai pembicara yang memberikan wawasan dan gagasan. Diantaranya, Auditor Kepolisian Utama di Polri, Brigjen Pol Sulastiana, Kepala Saintis di BRIN, Akbar Hanif Dawam A, Seorang Pengusaha Sukses, Heru Susanto serta seorang profesional di Bidang Public Relations dan Digital PR, Febrianti Nadira.</p>



<p>Brigjen Pol Sulastiana sendiri yang dikenal aktif dalam bidang pendidikan, menyoroti pentingnya peningkatan minat baca di daerah. Dirinya berbicara mengenai upaya mendekatkan akses buku kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.</p>



<p>&#8220;Di daerah perbatasan, akses perpustakaan dan internet terbatas. Oleh karena itu, kami menciptakan pojok baca di taman-taman untuk mendekatkan literasi kepada masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya bahkan mengatakan kesediaannya, untuk menyuplai buku-buku bagi masyarakat Situbondo, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi. Selain itu, dirinya juga mengusulkan agar pemerintah daerah bekerja sama dengan provider seluler untuk menyebarkan informasi edukatif. Seperti bahaya Narkoba melalui siaran broadcast atau hal penting lain.</p>



<p>Bahkan, dirinya juga mengusulkan agar pemerintah daerah menggandeng content creator, untuk mensosialisasikan pentingnya membaca secara lebih kekinian dan menarik. Tidak hanya membahas pendidikan dan literasi, acara ini juga memberikan ruang untuk ide-ide pembangunan lainnya. Termasuk, program penghijauan yang diusulkan oleh Brigjen Sulastiana dengan menyumbangkan ribuan pohon untuk Situbondo.</p>



<p>“Kegiatan ini sangat positif, tetapi harus ada tindak lanjut yang nyata dan bukan sekadar diskusi,” tegasnya.</p>



<p>Setelah acara ini, hasil dari urun rembuk akan diserahkan kepada Bupati Situbondo sebagai rekomendasi pembangunan. Pemerintah daerah juga akan melanjutkan diskusi lebih lanjut melalui Focus Group Discussion (FGD), yang melibatkan para Diaspora untuk membahas lebih rinci per bidang keahlian, guna menghasilkan langkah-langkah strategis yang lebih terarah.</p>



<p>Melalui adanya acara ini, diharapkan Situbondo dapat bergerak maju dan mengalami transformasi yang signifikan. Baik itu dalam sektor ekonomi, pendidikan maupun sosial, demi mewujudkan visinya menjadi kabupaten yang lebih berkembang dan modern. <strong>(her/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220789</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
