<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bersiap &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bersiap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Mar 2026 13:49:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bersiap &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kunjungan Naik hingga 30 Persen, Matos Bersiap Sambut Lonjakan Pengunjung Jelang Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungan-naik-hingga-30-persen-matos-bersiap-sambut-lonjakan-pengunjung-jelang-lebaran</link>
					<comments>https://memontum.com/kunjungan-naik-hingga-30-persen-matos-bersiap-sambut-lonjakan-pengunjung-jelang-lebaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[lonjakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230987</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pusat perbelanjaan Malang Town Square (Matos) mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Peningkatan kunjungan sendiri, disebut telah berlangsung sejak memasuki pertengahan Bulan Ramadan. Mal Director Matos, Fifi Trisjanti, mengatakan bahwa tingkat kunjungan saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. &#8220;Kalau dibandingkan bulan sebelumnya, kenaikannya sekitar 25 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pusat perbelanjaan Malang Town Square (Matos) mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Peningkatan kunjungan sendiri, disebut telah berlangsung sejak memasuki pertengahan Bulan Ramadan.</p>



<p>Mal Director Matos, Fifi Trisjanti, mengatakan bahwa tingkat kunjungan saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. &#8220;Kalau dibandingkan bulan sebelumnya, kenaikannya sekitar 25 sampai 30 persen. Bahkan, hari-hari biasa sekarang hampir sama ramainya dengan akhir pekan,&#8221; ujar Fifi-sapaannya, Sabtu (14/03/2026) tadi.</p>



<p>Namun, jika dibandingkan secara apple to apple dengan periode Ramadan tahun lalu, kenaikan jumlah pengunjung berada di kisaran 15 persen. Menurutnya, pola kunjungan masyarakat selama Ramadan memang cenderung sama setiap tahun. Pada dua pekan pertama biasanya relatif sepi, lalu meningkat tajam menjelang Lebaran.</p>



<p>&#8220;Biasanya dua minggu pertama Ramadan, itu sepi. Setelah itu langsung hajar terus sampai penuh,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari sisi tenant, produk yang paling banyak diburu pengunjung adalah makanan serta produk fesyen. Kedua kategori tersebut menjadi primadona menjelang Lebaran.</p>



<p>&#8220;Yang paling banyak dicari itu makanan dan pakaian. Makanan ramai sekali, fesyen juga luar biasa,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung, Matos juga menyiapkan penyesuaian jam operasional pada momen hari besar. Jika pada hari biasa pusat perbelanjaan tutup pukul 21.30 WIB, maka pada akhir pekan atau hari besar dapat diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan, nantinya pada pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri Mal akan tetap beroperasi.</p>



<p>&#8220;Pas Lebaran tetap buka, karena biasanya itu jadi momen orang makan-makan dan berkumpul di mal. Mal itu tidak ada agamanya, mau Natal, Idul Fitri, atau hari raya Hindu tetap buka karena itu saat ramai-ramainya,&#8221; imbuh Fifi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kunjungan-naik-hingga-30-persen-matos-bersiap-sambut-lonjakan-pengunjung-jelang-lebaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230987</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tata Ulang Wisata Terpadu, Pemkot Malang Bersiap Hidupkan Kembali Tarekot</title>
		<link>https://memontum.com/tata-ulang-wisata-terpadu-pemkot-malang-bersiap-hidupkan-kembali-tarekot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[hidupkan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[tarekot]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menghidupkan kembali Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang berada di belakang Kawasan Balai Kota Malang. Hal itu dilakukan, karena selama ini dinilai kurang dimanfaatkan. Sehingga, akan dilakukan penataan ulang sebagai bagian dari pengembangan wisata terpadu pusat kota. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Tarekot memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menghidupkan kembali Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang berada di belakang Kawasan Balai Kota Malang. Hal itu dilakukan, karena selama ini dinilai kurang dimanfaatkan. Sehingga, akan dilakukan penataan ulang sebagai bagian dari pengembangan wisata terpadu pusat kota.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Tarekot memiliki potensi besar karena lokasinya strategis dan berada di sepanjang Sungai Brantas. Penataan ulang kawasan tersebut, diharapkan dapat menjadi alternatif ruang publik dan destinasi wisata baru.</p>



<p>“Tarekot di belakang Balai Kota, itu sudah lama tidak dimanfaatkan. Ini akan kita manfaatkan menjadi salah satu solusi bagi orang-orang yang datang menikmati Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu, Selasa (13/01/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa nantinya Tarekot akan diintegrasikan dengan kawasan lain seperti Kayutangan Heritage, Splendid dan Alun-Alun Kota Malang. Selain untuk wisata, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi bagian dari solusi penataan PKL dan parkir di pusat kota.</p>



<p>“Bisa ditempatkan di Splendid atau di Tarekot. Ini menjadi satu kesatuan karena lokasinya berdekatan,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkot Malang juga akan memaksimalkan keberadaan amphitheatre yang ada di Dewan Kesenian Malang (DKM) untuk mendukung pertunjukan seni dan budaya. Bahkan, dirinya juga meminta agar DKM menyusun kalender pertunjukan budaya dari Januari hingga Desember yang akan dikemas dalam paket wisata.</p>



<p>“Jadi tidak hanya menikmati heritage, tapi juga budaya. Ini yang nanti kita tawarkan ke hotel-hotel sebagai paket wisata,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Cuaca Panas karena Siklon Bualoi, Malang Raya Bersiap Diguyur Hujan</title>
		<link>https://memontum.com/usai-cuaca-panas-karena-siklon-bualoi-malang-raya-bersiap-diguyur-hujan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[bualoi,]]></category>
		<category><![CDATA[diguyur]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[siklon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226377</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah beberapa hari terakhir wilayah Malang Raya terasa panas menyengat, kini mulai diguyur hujan. Kondisi itu, disebut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur, karena adanya pengaruh gangguan atmosfer. Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Linda Fitrotul Muzayanah, menyampaikan bahwa panas yang dirasakan masyarakat Malang Raya sebelumnya dipicu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah beberapa hari terakhir wilayah Malang Raya terasa panas menyengat, kini mulai diguyur hujan. Kondisi itu, disebut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur, karena adanya pengaruh gangguan atmosfer.</p>



<p>Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Linda Fitrotul Muzayanah, menyampaikan bahwa panas yang dirasakan masyarakat Malang Raya sebelumnya dipicu oleh Siklon Bualoi di Laut China Selatan. Siklon tersebut menarik massa udara dari wilayah selatan, termasuk Malang Raya, ke arah utara. Sehingga, udara di sebagian besar Jawa Timur menjadi lebih kering.</p>



<p>“Selama empat hari, mulai hari Minggu (28/09/2025) hingga Rabu (01/10/2025) suhu maksimum di Malang tercatat mencapai 31 derajat celsius, lebih tinggi dari biasanya yang berada di kisaran 28–30 derajat celsius,” ujar Linda, Selasa (30/09/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, Linda menambahkan, jika Siklon Bualoi kian menjauh dan melemah. Sementara, di Samudra Hindia barat Sumatera muncul tekanan rendah yang mengganggu sirkulasi udara di wilayah selatan Jawa.</p>



<p>“Akibatnya, wilayah Malang Raya kini lebih sering diguyur hujan, meski di beberapa titik tetap diselingi cuaca panas,” jelasnya.</p>



<p>BMKG juga merilis prediksi musim hujan untuk Jawa Timur. Sebagian besar wilayah, termasuk Malang bagian selatan, diperkirakan mulai memasuki musim hujan sejak September 2025. Sementara, wilayah lain baru akan menyusul pada Oktober hingga November mendatang. Dalam hal ini Linda mengimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem saat peralihan musim.</p>



<p>“Bisa saja terjadi hujan disertai angin kencang atau petir, maupun sebaliknya cuaca kering. Karena itu, masyarakat perlu lebih siap menghadapi dinamika perubahan cuaca ini,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226377</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Penerbangan Perdana, Operasional Bandara Jember Bersiap Menuju Layanan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-penerbangan-perdana-operasional-bandara-jember-bersiap-menuju-layanan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bandara Notohadinegoro Jember kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang penerbangan reguler rute Jember &#8211; Jakarta, yang akan resmi dimulai pada Selasa (23/09/2025) besok. Salah satu fokus utama yang dilakukan, adalah kesiapan sarana dan prasarana ground handling, yang menjadi tulang punggung kelancaran operasi penerbangan. Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bandara Notohadinegoro Jember kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang penerbangan reguler rute Jember &#8211; Jakarta, yang akan resmi dimulai pada Selasa (23/09/2025) besok. Salah satu fokus utama yang dilakukan, adalah kesiapan sarana dan prasarana ground handling, yang menjadi tulang punggung kelancaran operasi penerbangan.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengungkapkan bahwa telah tiba lima orang perwakilan dari PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) di Bandara Notohadinegoro, pada Jumat (19/09/2025) lalu. Kehadiran tim ini, bertujuan untuk menyempurnakan layanan ground handling yang nantinya digunakan maskapai.</p>



<p>“Mereka memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat terpenuhi sebelum penerbangan perdana dilakukan. Kami ingin memastikan, bahwa pelayanan di Jember setara dengan bandara besar lainnya,” ujar Gatot.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai salah satu perusahaan ground handling terkemuka di Indonesia, PT JAS memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung operasi penerbangan, kargo, premium lounge, hingga pelatihan bagi personel. Keterlibatan mereka, menambah keyakinan bahwa layanan di Bandara Notohadinegoro siap menyambut era baru penerbangan reguler.</p>



<p>Tidak hanya berhenti di situ, tambahnya, serangkaian agenda penting juga telah disiapkan menjelang hari H pada penerbangan perdana. Bahkan, digelar rapat koordinasi antara perwakilan Station Manager Fly Jaya dan tim ground handling, Minggu (21/09/2025) lalu. Selanjutnya atau esoknya, tim dari Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan juga hadir di Kabupaten Jember, untuk melakukan supervisi langsung terhadap penerbangan perdana maskapai Fly Jaya, Senin (22/09/2025) tadi.</p>



<p>Kehadiran pemerintah pusat, ungkapnya, menjadi bukti keseriusan negara dalam mendukung percepatan konektivitas daerah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Lumajang Bersiap Fokus pada Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Pendidikan dan Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-lumajang-bersiap-fokus-pada-peningkatan-kesejahteraan-masyarakat-pendidikan-dan-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219966</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; DPRD Kabupaten Lumajang menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati serta Penyampaian visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Lumajang periode 2025-2030, Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma, di Pendopo Kabupaten Lumajang, Kamis (06/03/2025) tadi. Kegiatan itu, dipimpin langsung Ketua DPRD Lumajang bersama Wakil Ketua dan dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; DPRD Kabupaten Lumajang menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati serta Penyampaian visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Lumajang periode 2025-2030, Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma, di Pendopo Kabupaten Lumajang, Kamis (06/03/2025) tadi. Kegiatan itu, dipimpin langsung Ketua DPRD Lumajang bersama Wakil Ketua dan dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Camat, Lurah dan Kades hingga tokoh masyarakat.</p>



<p>Dalam keterangannya, Bupati Indah Amperawati menyampaikan visi dan misi pemerintahan yang akan berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan pembangunan infrastruktur. “Dalam pelaksanaan tugas lima tahun ke depan, kami menyelaraskan dan mensinergikan Asta Cita RI dan Nawa Bhakti Satya Provinsi Jawa Timur,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Meski baru dilantik, Bunda Indah dan Mas Yudha mengatakan akan langsung tancap gas mulai melaksanakan 20 program prioritas yang pernah dijanjikan kepada masyarakat. “Diantara janji politik yang sudah berjalan itu, adalah pelayanan kesehatan dan melahirkan gratis,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, dalam mencapai tujuan pembangunan. Dirinya berharap, agar semua pihak dapat bersinergi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dukungan penuhnya terhadap program-program yang akan dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Dirinya juga memaparkan, beberapa program yang disinergikan.</p>



<p>“Saya ingin berkesinambungan dengan Asta Cita Nasional. Basisnya adalah ketahanan energi, pangan dan irigasi dengan baik. Menyambungkan antara lima misi di Kabupaten Lumajang dan sembilan Nawa Bhakti Satya di provinsi, serta delapan Asta Cita di tingkat pusat,” tegas Gubernur.</p>



<p>Dalam pelaksanaan rapat paripurna itu, kegiatan diakhiri dengan doa bersama dengan memohon doa agar bupati baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa kemajuan bagi Kabupaten Lumajang. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Bersiap Tertibkan Parkir di Kawasan Pasar Klojen</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-bersiap-tertibkan-parkir-di-kawasan-pasar-klojen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[tertibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang segera melakukan pembahasan penataan parkir di kawasan Pasar Klojen, Kota Malang. Itu dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang menyebabkan kemacetan dan gangguan bagi pejalan kaki. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengadakan diskusi dan rapat koordinasi dengan berbagai pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang segera melakukan pembahasan penataan parkir di kawasan Pasar Klojen, Kota Malang. Itu dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang menyebabkan kemacetan dan gangguan bagi pejalan kaki.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengadakan diskusi dan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Apalagi, itu merupakan destinasi baru dengan penataan parkir yang masih perlu diperbaiki.</p>



<p>&#8220;Memang di sana tempatnya terbatas, mudah-mudahan segera bisa kami bahas dengan asisten dan pihak lain yang berwenang. Begitupun juga koordinasi dengan Polresta Malang Kota,&#8221; ujar Jaya-sapaan akrabnya, Kamis (06/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa salah satu pendekatan yang dapat diusulkan yakni mendorong pengunjung untuk lebih banyak berjalan kaki. Sehingga, dapat mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar pasar.</p>



<p>&#8220;Yang penting pengunjung nanti mau berjalan kaki, itu salah satu cara mengurangi kemacetan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di sisi lain, trotoar di sekitar Pasar Klojen juga menjadi perhatian karena sering digunakan untuk nongkrong. Sehingga membuat pejalan kaki harus beralih ke tepi jalan dan berdesakan dengan kendaraan parkir serta lalu lintas. Tidak hanya itu, kebiasaan kendaraan menurunkan penumpang tanpa mencari tempat parkir juga memperparah kondisi kemacetan di kawasan tersebut.</p>



<p>&#8220;Sehingga ini menjadi perhatian serius yang harus kita tertibkan bersama,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terapkan Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Bersiap Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/terapkan-efisiensi-anggaran-pemkot-malang-bersiap-pangkas-perjalanan-dinas-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pangkas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218985</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang bersiap menerapkan langkah efisiensi anggaran. Salah satunya, adalah dengan memangkas perjalanan dinas hingga 50 persen. Sementara kebijakan ini, adalah merespons Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan arahan pemerintah pusat terkait penghematan belanja daerah. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu, menyampaikan bahwa anggaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang bersiap menerapkan langkah efisiensi anggaran. Salah satunya, adalah dengan memangkas perjalanan dinas hingga 50 persen. Sementara kebijakan ini, adalah merespons Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 dan arahan pemerintah pusat terkait penghematan belanja daerah.</p>



<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu, menyampaikan bahwa anggaran perjalanan dinas Pemkot Malang mencapai total sekitar Rp 92 miliar, dalam setahun. Jika pemotongan dilakukan sebesar 50 persen, maka potensi penghematan bisa mencapai Rp 46 miliar.</p>



<p>&#8220;Saat ini, Pemkot Malang sedang menyiapkan Surat Edaran (SE) terkait efisiensi anggaran. Sekretaris Daerah (Sekda) telah menginstruksikan pengurangan perjalanan dinas, kegiatan di hotel yang sifatnya seremonial dan penghematan lain yang tidak terlalu penting,&#8221; ujar Dwi, Selasa (04/02/2025) tadi.</p>



<p>Dalam hal ini, menurutnya akan menunggu arahan lebih teknis dari Pemerintah Pusat atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, Pemkot Malang juga akan mengikuti rapat daring dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri untuk mendapatkan panduan lebih lanjut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami masih menunggu arahan dari pusat, terutama terkait besaran pemotongan dana transfer daerah. Namun, dengan pemangkasan perjalanan dinas 50 persen saja, kita sudah memiliki dana cadangan Rp 46 miliar,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam efisiensi anggaran ini, ujarnya, tidak hanya menyasar perjalanan dinas. Namun, juga kegiatan lain yang dapat dikurangi tanpa mengganggu pelayanan publik. Dicontohkan, seperti penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang biasanya dilakukan di hotel akan dievaluasi kembali.</p>



<p>&#8220;Musrenbang tingkat kota itu wajib dilaksanakan sesuai aturan. Mengapa kami menggelarnya di hotel? Karena jumlah peserta yang diundang cukup banyak. Jika diadakan di kantor, seperti di lantai 4 Mini Block Office Balai Kota, kami harus menyiapkan konsumsi dan layanan sendiri. Sementara di hotel, semuanya sudah dalam satu paket,&#8221; terangnya.</p>



<p>Terkait teknis pelaksanaan efisiensi di tengah tahun anggaran yang sudah berjalan, Pemkot Malang akan mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Perubahan Penjabaran Anggaran. Perwal ini memungkinkan perubahan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tanpa harus menunggu perubahan anggaran formal di DPRD.</p>



<p>&#8220;Dengan Perwal Perubahan Penjabaran, kita bisa langsung menyesuaikan anggaran sesuai kebijakan terbaru. Ini penting karena ada dana transfer yang sifatnya wajib digunakan, sehingga kita harus menyesuaikan belanja daerah untuk menutup kebutuhan tersebut,&#8221; imbuh Dwi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218985</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Damai Dugaan Penganiayaan Terhadap Santri Tak Ada Solusi, Keluarga Korban Bersiap Lanjutkan Perkara</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-damai-dugaan-penganiayaan-terhadap-santri-tak-ada-solusi-keluarga-korban-bersiap-lanjutkan-perkara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[lanjutkan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[perkara]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[terhadap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215773</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Peristiwa dugaan penganiayaan yang menimpa korban MBA (16), warga Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan lowokwaru, Kota Malang, sepertinya bakal berbuntut panjang. Itu karena, MBA yang berstatus sebagai santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, melaporkan SDM (24) yang bertugas sebagai bagian keamanan bidang penindakan, ke Polsek Pakis. Peristiwa dugaan penganiayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Peristiwa dugaan penganiayaan yang menimpa korban MBA (16), warga Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan lowokwaru, Kota Malang, sepertinya bakal berbuntut panjang. Itu karena, MBA yang berstatus sebagai santri di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, melaporkan SDM (24) yang bertugas sebagai bagian keamanan bidang penindakan, ke Polsek Pakis.</p>



<p>Peristiwa dugaan penganiayaan sendiri, berlangsung Rabu (16/10/2024) dini hari. Sementara akibat dari kejadian itu, MBA mengaku mengalami luka memar dan trauma.</p>



<p>&#8220;Kami meminta keadilan untuk anak saya. Demi masa depan pendidikan dan kesehatan anak saya yang masih di bawah umur. Semoga ada tanggung jawab sepenuhnya dari pihak Ponpes dan juga pelaku. Kalau tidak ada mufakat, kami akan tetap menempuh jalur hukum agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,&#8221; kata Deddy Dwi Fitrianto (40), ayah kandung MBA, Rabu (23/10/2024) tadi.</p>



<p>Deddy menceritakan, bahwa dirinya mengetahui anaknya telah dianiaya pada Rabu (16/10/2024) siang. &#8220;Anak saya telepon dan mengatakan telah dianiaya pada Rabu dini hari oleh Sdm, pengurus Ponpes bagian keamanan bidang penindakan. Gara-garanya, anak saya memakai kaos dan celana pendek saat gosok gigi,” tambahnya.&nbsp;</p>



<p>Saat itu, ujarnya, MBA ditegur dan ditanya tentang surat peringatan (SP) dari Ponpes, yang pernah diterimanya karena masalah lain. “Di SP itu, memang harus ada tanda tangan beberapa guru. Tapi memang ada guru yang belum tanda tangan. Sudah dijelaskan anak saya. Entah mengapa, tiba-tiba Sdm malah emosi dan memukul,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pukulan itu mengarah ke mata kanan dan kiri MBA hingga memar. “Saya langsung datang ke Ponpes. Setelah melihat anak saya memar, saya menemui pengurus Ponpes. Saya juga melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Pakis,” terang Deddy.</p>



<p>Pasca kejadian itu, Sdm dan salah satu ustad di Ponpes sempat mendatangi rumah MBA. “Khusus pelaku mengaku akan bertanggung jawab sebisanya. Tapi sampai sekarang, bentuk pertanggungjawabannya bagaimana, tidak jelas. Dia tidak sadar, perbuatannya juga membuat anak saya trauma,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, MS Alhaidary SH MH, penasihat hukum Deddy membenarkan peristiwa itu. “Kami menuntut keadilan atas apa yang dialami korban. Nantinya, kalau para pihak mau ada niat dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, itu menjadi ranah mereka,&#8221; ujar Alhaidary.</p>



<p>Namun jika tidak ada penyelesaian, ujarnya, pihaknya meminta pihak kepolisian segera menindak lanjuti kasus ini. &#8220;Kalau tidak ada penyelesaian, agar pihak kepolisian segera menindak lanjuti dengan proses secara hukum. Menerapkan Undang-undang Perlindungan Anak. Sebab korban adalah anak di bawah umur. Kami mempertimbangkan masa depan anaknya, masa depan pendidikannya dan pesantrennya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Alhaidary menegaskan bahwa perbuatan pelaku bisa disanksi pidana. “Dalam pandangan saya, perbuatan yang dilakukan oknum pengurus Ponpes itu masuk dalam katagori yang diatur dalam Pasal 82 UU No 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” tegas Haidary.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, saat dikonfirmasi Memontum.com, membenarkan adanya laporan tersebut. &#8220;Sudah dimediasi tapi belum ada titik temu. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan saksi &#8211; saksi kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Polres Malang karena korban masih anak-anak,&#8221; ujarnya, Rabu (23/10/2024) sore. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT Balad Group Bersiap Garap Budidaya Lobster di Gugusan Teluk Kangean</title>
		<link>https://memontum.com/pt-balad-group-bersiap-garap-budidaya-lobster-di-gugusan-teluk-kangean</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Oct 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[gugusan]]></category>
		<category><![CDATA[kangean]]></category>
		<category><![CDATA[lobster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; PT Balad Grup bersiap memulai bisnis budidaya lobster di gugusan Teluk Kangean Madura. Hal ini seperti disampaikan Owner PT Balad Group, KHRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Minggu (13/10/2024) tadi. Menurut Jih Lilur-panggilan akrab KHRM Khalilur, bahwa pada November 2024, budidaya lobster di gugusan Teluk Kangean, akan segera dimulai. “Budidaya lobster di sini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; PT Balad Grup bersiap memulai bisnis budidaya lobster di gugusan Teluk Kangean Madura. Hal ini seperti disampaikan Owner PT Balad Group, KHRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Minggu (13/10/2024) tadi.</p>



<p>Menurut Jih Lilur-panggilan akrab KHRM Khalilur, bahwa pada November 2024, budidaya lobster di gugusan Teluk Kangean, akan segera dimulai. “Budidaya lobster di sini (gugusan Teluk Kangean, red), rencananya berjumlah hingga 2 juta ekor,” kata Jih Lilur.</p>



<p>Masih kata Jih Lilur, rencana investasi budidaya lobster di gugusan Pulau Kangean Madura tersebut bersama mitra dari Vietnam dengan total sekitar Rp 750 miliar. “Nilai sebesar itu untuk budidaya sebanyak 2 juta ekor lobster. Budidaya ini akan dilaksanakan setelah adanya budidaya joint venture (JV) kerja sama antara empat perusahaan dari Vietnam dengan empat anak perusahaan Balad Group di KKP-RI, pada pekan depan,” ujar Jih Lilur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pria yang juga dikenal sebagai pegiat anti korupsi itu menambahkan, langkah selanjutkan setelah menyelesaikan perizinan budidaya lobster pada November 2024, empat anak perusahaan Balad Group dengan empat mitra perusahaan asal Vietnam, akan memulai budidaya 2 juta ekor lobster di Teluk Kangean. “Setelah melakukan budidaya lobster dua bulan, Balad Group bersama empat JV-nya akan mengajukan izin budidaya lobster di luar negeri (Vietnam, red),” ungkap Jih Lilur</p>



<p>Pria berambut gondrong itu kembali menerangkan, selambat-lambatnya setelah sebulan budidaya lobster di gugusan Teluk Kangean Madura, Balad Group bersama mitra JV-nya akan berbudidaya lobster di luar negeri. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215348</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
