<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berulah, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berulah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 12:41:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berulah, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Maling Sapi Lumajang Kembali Berulah, Tiga Ekor di Satu Kandang Amblas Digondol</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sapi-lumajang-kembali-berulah-tiga-ekor-di-satu-kandang-amblas-digondol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[amblas]]></category>
		<category><![CDATA[berulah,]]></category>
		<category><![CDATA[digondol]]></category>
		<category><![CDATA[kandang]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229068</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Nasib apes menimpa Sanom (60), warga Dusun Karangtengah, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Korban harus merelakan tiga ekor sapi miliknya, usai kandang hewan peliharaannya dibobol kawanan pelaku, Sabtu (27/12/2025) kemarin. Diceritakan Sanom, bahwa aksi pencurian oleh kawanan pelaku itu diperkirakan pukul 02.00. Itu karena, sesaat sebelum diketahui hilang, dirinya masih sempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Nasib apes menimpa Sanom (60), warga Dusun Karangtengah, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Korban harus merelakan tiga ekor sapi miliknya, usai kandang hewan peliharaannya dibobol kawanan pelaku, Sabtu (27/12/2025) kemarin.</p>



<p>Diceritakan Sanom, bahwa aksi pencurian oleh kawanan pelaku itu diperkirakan pukul 02.00. Itu karena, sesaat sebelum diketahui hilang, dirinya masih sempat memberikan makan hewan peliharaannya tersebut.</p>



<p>&#8220;Sekitar jam 01.00, saya masih sempat memberikan makan sapi-sapi saya. Baru sekitar pukul 03.00, sapi saya sudah tidak ada semua. Total semua tiga ekor, satu jantan dan dua betina,&#8221; ujarnya, kepada Memontum.com, Minggu (28/12/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, dalam kejadian tersebut, tidak satupun pihak keluarga ada yang terbangun. Sebaliknya, aksi pencurian baru diketahui setelah semua sapi sudah raib.</p>



<p>&#8220;Tidak terdengar apa-apa, karena semua tertidur pulas. Baru setelah bangun pagi, tahu-tahu sudah hilang semua. Sudah lapor kepala desa, polisi juga sudah ke sini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Sanom, pencurian sapi di Ranuyoso, sudah sering terjadi dan tidak ada yang ditemukan kembali. &#8220;Sudah belasan yang menjadi korban dan tidak ada yang ditemukan kembali,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Ranuyoso, Iptu Imam Soepardi, ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya sudah ke lokasi kejadian. &#8220;Polsek sudah di cek TKP. Pemilik disarankan melapor ke Polsek, untuk diminta keterangan. Hingga saat ini korban belum datang,&#8221; kata Kapolsek.</p>



<p>Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro Abimanyu, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah-langkah guna mengantisipasi pencurian sapi yang akhir-akhir ini mulai marak lagi. &#8220;Upaya preventif kepolisian seperti sosialisasi dan cara pencegahannya seperti memasang kamera CCTV di daerah-daerah yang rawan pencurian hewan untuk memantau aktivitas yang mencurigakan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Di sisi lain, kata Ipda Untoro, kerja sama dengan masyarakat juga sudah dilakukan. &#8220;Kepolisian bekerja sama dengan masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus pencurian hewan yang terjadi di daerah tersebut, &#8221; imbuhnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229068</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Begal Probolinggo Kembali Berulah, Mahasiswi Politeknik Jember Asal Mojokerto Ditebas Celurit</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-begal-probolinggo-kembali-berulah-mahasiswi-politeknik-jember-asal-mojokerto-ditebas-celurit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[berulah,]]></category>
		<category><![CDATA[celurit]]></category>
		<category><![CDATA[ditebas]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Aksi pembegalan alias perampokan di wilayah hukum Probolinggo, kembali berulah. Giliran seorang mahasiswi Politeknik Jember, bernama Fitria Cici (20), warga asli Mojokerto yang berdomisili di Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Probolinggo, yang menjadi sasaran aksi kawanan pelaku, Senin (27/02024) malam. Akibat kejadian itu, korban tidak hanya harus merelakan motor Honda Beat Nopol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Aksi pembegalan alias perampokan di wilayah hukum Probolinggo, kembali berulah. Giliran seorang mahasiswi Politeknik Jember, bernama Fitria Cici (20), warga asli Mojokerto yang berdomisili di Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Probolinggo, yang menjadi sasaran aksi kawanan pelaku, Senin (27/02024) malam.</p>



<p>Akibat kejadian itu, korban tidak hanya harus merelakan motor Honda Beat Nopol S 4888 PN, saat melintas di Jalan Profesor Hamka, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Namun, korban juga mengalami luka gores di paha akibat tebasan celurit seorang pelaku. Kejadian ini, pun sudah dilaporkan korban dan ditangani petugas kepolisian.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa malam itu korban mengendarai motornya berangkat dari Jember untuk menuju ke Mojokerto, seorang diri. Sesampainya di Jalan Profesor Hamka, sekitar pukul 21.30, korban tiba-tiba dipepet dan diberhentikan oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua motor.</p>



<p>Setelah berhenti, pelaku langsung meminta paksa motor Honda Beat yang dikendarai korban. Karena motornya hendak dirampas, korban pun mencoba melakukan perlawanan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Setelah kontak diambil, pelaku kemudian menyabetkan celurit kearah korban yang mengakibatkan luka gores di paha sebelah kiri. Bahkan, lengan baju sebelah kiri robek dan helm yang digunakan korban juga pecah,&#8221; ujar warga setempat, Hartono.</p>



<p>Melihat korban tak berdaya, pelaku kemudian membawa kabur motor Honda Beat korban. Tidak berselang lama, warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melakukan pertolongan. Warga kemudian membawa korban ke pihak kepolisian dan ke RSUD Ar- Rozy untuk memeriksa dan memastikan luka yang diderita korban.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Untuk luka yang diderita korban tidak parah. Namun saat ini korban masih berada di IGD RSUD Ar- Rozy,&#8221; imbuh Hartono.</p>



<p>Sementara ini, kasus pembegalan mahasiswa Politeknik Jember ini masih ditangani oleh pihak kepolisian. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aksi Jambret Modus Menarik Kalung Berulah, Kalung Emas 25 Gram Nenek Bumiayu Kota Malang Jadi Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/aksi-jambret-modus-menarik-kalung-berulah-kalung-emas-25-gram-nenek-bumiayu-kota-malang-jadi-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berulah,]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[kalung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menarik]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195344</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang nenek diketahui bernama Tri Kadarwati (65), menjadi korban penjambretan di Jalan Kyai Parseh Jaya atau tepatnya di depan Gang Perumahan Asabri Bumiayu Indah, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (07/08/2023) pagi sekitar pukul 05.30. Aksi penjambretan ini, terekam CCTV dan viral di media sosial. Menurut keterangan Tri Kadarwati, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang nenek diketahui bernama Tri Kadarwati (65), menjadi korban penjambretan di Jalan Kyai Parseh Jaya atau tepatnya di depan Gang Perumahan Asabri Bumiayu Indah, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (07/08/2023) pagi sekitar pukul 05.30. Aksi penjambretan ini, terekam CCTV dan viral di media sosial.</p>



<p>Menurut keterangan Tri Kadarwati, bahwa sebelum kejadian, dirinya membeli jajanan kue basah di pedagang keliling. Posisinya tersebut, tidak jauh dari rumahnya.</p>



<p>&#8220;Pagi itu memang sepi, tapi saya tidak menduga bakal dijambret,&#8221; ujarnya, Rabu (09/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Aksi Jambret Modus Menarik Kalung Berulah Kalung Emas 25 Gram Nenek Bumiayu Kota Malang Jadi Sasaran" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/GG8Pl_CJHro?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak pelaku mengendarai motor seorang diri berhenti tidak jauh dari tempat korban membeli kue. Saat memastikan aman, pelaku mendekatkan motornya ke arah korban, dengan cara tetap di atas motor yang dikendarai secara pelan. Setelah mendekati korban, pelaku kemudian menarik kalung emas seberat 25 gram yang sedang dipakai korban.</p>



<p>Kejadian itu, kontan membuat sang nenek jatuh ke belakang atau mengenai aspal jalan. Sementara pelaku, usai mendapatkan kalung emas korban, langsung tancap gas kabur. Korban sendiri tergeletak di jalan dengan kepala belakang terluka dan diberi pertolongan.</p>



<p>&#8220;Saya langsung ditolong dan dibawa oleh warga ke RS Panti Nirmala. Bagian kepala belakang saya terluka, hingga harus dijahit dengan delapan jahitan. Saat ini saya sedang menjalani pemulihan,&#8221; terangnya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195344</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
