<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berupa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berupa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 12:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berupa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Terima Apresiasi dari Direktorat Angkutan Jalan Kemenhub berupa Bus Sekolah</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-terima-apresiasi-dari-direktorat-angkutan-jalan-kemenhub-berupa-bus-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berupa]]></category>
		<category><![CDATA[direktorat]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222464</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang kembali mendapat apresiasi dari Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Adapun apresiasi yang diberikan, berupa bus sekolah berkapasitas 20 penumpang. Bantuan bus sekolah yang diberikan itu, adalah wujud apresiasi Kemenhub dalam rangkaian Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2023-2024. Sekedar diketahui, sebelumnya Pemerintah Kota Malang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang kembali mendapat apresiasi dari Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Adapun apresiasi yang diberikan, berupa bus sekolah berkapasitas 20 penumpang. Bantuan bus sekolah yang diberikan itu, adalah wujud apresiasi Kemenhub dalam rangkaian Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2023-2024.</p>



<p>Sekedar diketahui, sebelumnya Pemerintah Kota Malang telah menerima Piala WTN 2023-2024 kategori Kota Besar dengan penyelenggaran kinerja transportasi perkotaan paling baik. Bahkan, Pemkot Malang mendapatkan nilai maksimal berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi Kemenhub. Sementara bus sekolah tersebut, diserah terimakan seusai apel di Halaman Balai Kota Malang, Senin (26/05/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa penilaian WTN 2023-2024 oleh Kemenhub, berlangsung saat dirinya masih menjadi Pj Wali Kota Malang. &#8220;Tim penilaian turun, kami diminta pemaparan untuk kriteria kota besar. Alhamdulillah, kita menjadi yang terbaik,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Diceritakan Wali Kota Wahyu, bahwa sebelum pemaparan itu, tim penilai telah turun lebih dahulu cross cek terkait dengan data-data. Termasuk, permasalahan lalu lintas yang ada di Kota Malang, bagaimana kedepannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dilanjutkannya, bahwa ada sebanyak lima indikator penilaian. Diantaranya, seperti bidang lalu lintas, bidang angkutan jalan, bidang sarana, bidang prasarana dan bidang umum (inovasi).</p>



<p>&#8220;Kami didukung semua elemen, jajaran Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), Kasat Lantas Polresta Malang Kota, juga menguatkan data-data yang disajikan. Tim penilai sangat puas sekali, Alhamdulillah, Kota Malang menjadi yang terbaik di 2024,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menambahkan, bahwa penghargaan yang diraih oleh Pemkot Malang merupakan cerminan dari dedikasi sebagai abdi negara, abdi masyarakat untuk memberikan yang terbaik di setiap sektor pembangunan. “Setiap penghargaan adalah pengingat, bahwa pelayanan kepada masyarakat harus selalu menjadi prioritas utama. Ini jadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas dan melayani dengan sepenuh hati,” ungkapnya.</p>



<p>Dalam momen itu, usai pelaksanaan serah terima, Wali Kota Wahyu bersama Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan beberapa kepala OPD, mencoba bus sekolah tersebut. Bahkan, Wali Kota Malang sendiri yang mengemudikannya dengan melintasi jalan Kayutangan Heritage dan kembali lagi ke Balai Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Bus ini sangat nyaman sekali. Untuk pemanfaatannya nanti disesuaikan dengan kebutuhan. Sebab, saat ini bus sekolah kita sudah cukup untuk melayani. Jadi, bus ini bisa dimanfaatkan juga untuk kepentingan lainnya sesuai kebutuhan,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222464</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Gelontor Bantuan dari DBHCHT Berupa 3,5 Ton Bibit Bawang Merah kepada Petani</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-gelontor-bantuan-dari-dbhcht-berupa-35-ton-bibit-bawang-merah-kepada-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[berupa]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[gelontor]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199793</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, memberikan bantuan 3,5 ton bibit bawang merah kepada kelompok tani (Poktan) Dewi Sri yang ditanam di lahan seluas 3,5 hektare di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Upaya tersebut dilakukan, untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Lumajang. Kepala Bidang Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, memberikan bantuan 3,5 ton bibit bawang merah kepada kelompok tani (Poktan) Dewi Sri yang ditanam di lahan seluas 3,5 hektare di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Upaya tersebut dilakukan, untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Kepala Bidang Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Hendra Suwandaru, menyampaikan bahwa pemberian ribuan bibit bawang merah tersebut merupakan bantuan dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCHT). Adapun bibit bawang merah yang diberikan, berjenis Biru Lancur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain bibit, pihaknya juga memberikan bantuan pupuk untuk petani di Desa Sukosari. &#8220;Selain benih, kami juga memberikan fungisida 15 kilogram, pupuk vertila sebanyak 2 ton untuk 10 petani di desa tersebut,&#8221; ujarnya, Sabtu (14/10/2023) tadi.</p>



<p>Disampaikan Hendra, bahwa ditanamnya bawang merah itu nantinya bertujuan untuk mencegah inflasi karena harga bawang merah cenderung stabil. &#8220;Harga bawang merah cenderung stabil di kisaran Rp15 ribu perkilogram dari petani,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa Kabupaten Lumajang berpotensi sebagai sentra penghasil bawang merah di Jawa Timur. Dirinya melihat kontur tanah dan iklim di Lumajang begitu mendukung untuk menanam bawang merah. &#8220;Untuk meningkatkan nilai jual, kami juga mengedukasi petani agar menjual produk olahan bawang merah seperti bawang goreng,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199793</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
