<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>berwirausaha &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/berwirausaha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Sep 2024 15:15:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>berwirausaha &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Lulusan SMK Berwirausaha dengan Bantuan Alat Usaha</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-fasilitasi-lulusan-smk-berwirausaha-dengan-bantuan-alat-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[berwirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[lulusan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214488</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi memfasilitasi anak-anak muda lulusan SMK untuk berwirausaha dengan memberi bantuan alat usaha. Bantuan alat usaha itu, diberikan kepada 100 anak muda lulusan SMK. Tentunya, langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab Banyuwangi kepada para anak muda lulusan SMK yang tidak semuanya terserap ke dunia industri. “Belum semua lulusan SMK diserap oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi memfasilitasi anak-anak muda lulusan SMK untuk berwirausaha dengan memberi bantuan alat usaha. Bantuan alat usaha itu, diberikan kepada 100 anak muda lulusan SMK. Tentunya, langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab Banyuwangi kepada para anak muda lulusan SMK yang tidak semuanya terserap ke dunia industri.</p>



<p>“Belum semua lulusan SMK diserap oleh industri. Karena memang, ada juga lulusan SMK yang minatnya berwirausaha. Karenanya, kami mencoba memfasilitasi mereka untuk bisa mulai berwirausaha maupun memperluas usahanya,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat menyerahkan bantuan alat usaha kepada 100 anak muda di SMK PGRI 2, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (21/09/2024) tadi.</p>



<p>Dikatakan Bupati Ipuk, Pemkab Banyuwangi selama ini sudah rutin memberikan bantuan alat usaha untuk warga kurang mampu dan usaha mikro. Kini melebarkan skema dengan Program Bantuan Alat Usaha Bagi Lulusan SMK. “Kita targetkan tahun ini ada ratusan anak lulusan SMK yang dapat bantuan alat usaha untuk memulai berwirausaha. Dan bertahap, akan kita tingkatkan sasaran penerimanya,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Bantuan yang diberikan, ujarnya, berupa alat usaha sesuai dengan minat mereka. Diantaranya, alat usaha untuk bisnis kuliner, kopi, kecantikan, jahit, salon dan sebagainya.</p>



<p>Sementara untuk para penerima bantuan, terdiri atas anak muda lulusan SMK. Baik yang akan berusaha maupun yang tengah merintis usaha, lulusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hingga penyandang disabilitas.</p>



<p>Selain diberikan peralatan usaha, para penerima juga bakal mendapatkan penguatan beragam pelatihan sesuai peminatan mereka. Pelatihan akan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).</p>



<p>“Kami tidak hanya memberi dukungan peralatan, namun juga dukungan untuk meningkatkan skill dengan pelatihan manajemen keuangan, pelatihan marketing dan sebagainya yang bisa menunjang usaha adik-adik hebat ini. Harapannya usahanya akan meningkat dan berdaya saing juga. Bismillah semuanya jadi pengusaha hebat,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu penerima bantuan, Sabilur Rozaq, yang memiliki usaha ikan bakar di kawasan Wisata Pantai Blimbingsari. Dirinya merupakan lulusan SMK tahun 2023, yang akan meneruskan usaha orang tuanya yang sempat berhenti karena orang tuanya meninggal dunia.</p>



<p>“Saya tergerak untuk meneruskan usahanya. Saya sedang berencana membuka cabang di Singojuruh. Alhamdulillah saya terpilih mendapatkan bantuan. InsyaAllah bantuan ini akan memperlancar rencana saya membuka cabang,” ujar Sabilur.</p>



<p>Hal yang sama dirasakan oleh Abdul Muhid. Dirinya yang lulusan PKBM, mengaku ingin membuka usaha menjahit. Dirinyapun, akhirnya mendapat bantuan mesin jahit untuk membuka usaha di rumah.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, menambahkan bahwa selain program pemberian bantuan alat kewirausahaan, Pemkab Banyuwangi juga menggelar pelatihan khusus bidang hospitality. Pelatihan ini dikhususkan bagi lulusan SMK jurusan perhotelan.</p>



<p>&#8220;Pelatihan ini sebagai penguatan ilmu hospitality yang mereka miliki, karena pesertanya sebelumnya dari jurusan perhotelan. Pelatihannya juga menggandeng LPK dan berlangsung tiga bulan,&#8221; kata Suratno.</p>



<p>Setelah pelatihan, semua peserta akan menjalani magang selama tiga bulan di hotel-hotel berbintang yang ada di Banyuwangi. &#8220;Setelah magang para peserta akan disalurkan di sejumlah tempat seperti hotel, apartemen dan kapal pesiar. Untuk penyalurannya Pemkab bekerjasama dengan mitra dari Indonesia Hotel General Manager Association,&#8221; imbuh Suratno. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214488</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Hendy Dorong Wisudawan Universitas Terbuka Jember Mampu Berwirausaha</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-hendy-dorong-wisudawan-universitas-terbuka-jember-mampu-berwirausaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berwirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[terbuka,]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201907</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, mendorong wisudawan Universitas Terbuka (UT) Jember, mampu berwirausaha sesuai disiplin ilmu yang ditempuh. Ini disampaikan Bupati Hendy, saat memberikan sambutan di depan 945 wisudawan UT Jember, Kamis (16/11/2023) tadi. &#8220;Wirausaha itu simbol kemandirian. Bagaimana kita bisa mandiri di seluruh jurusan apapun bisa jadi wirausaha. Dan di Jember ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, mendorong wisudawan Universitas Terbuka (UT) Jember, mampu berwirausaha sesuai disiplin ilmu yang ditempuh. Ini disampaikan Bupati Hendy, saat memberikan sambutan di depan 945 wisudawan UT Jember, Kamis (16/11/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Wirausaha itu simbol kemandirian. Bagaimana kita bisa mandiri di seluruh jurusan apapun bisa jadi wirausaha. Dan di Jember ini, itu terbuka untuk berwirausaha. Apalagi mengaplikasikan digitalisasi, tambah mantap,” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Kemudian, dirinya meminta seluruh wisudawan untuk membuat grup WhatsApp (WA), yang akan menjadi sarana komunikasi satu angkatan. &#8220;Buatlah ide-ide dan gagasan, untuk membuat produk yang bisa dijual. Kemudian gotong royong modalnya dan jadikan usaha koperasi bersama,” tambah Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, koperasi merupakan wujud nyata dari demokrasi ekonomi. Dari pelaksanaan perekonomian yang berdasarkan asas kekeluargaan sesuai amanat Undang-Undang Dasar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau ini berjalan, ini akan menjadi role model dari Jember, bahwa pemerintah daerah ikut andil dalam menyejahterakan rakyat,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya kemudian memberikan sejumlah arahan, yaitu pertama agar koperasi menerapkan open managemen kepada semua anggotanya. “Open management harus diterapkan. Contoh keterbukaan masjid, itu sangat open manajemen, sehingga semua paham perkembangannya,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Tidak kalah penting, Bupati Hendy juga mengatakan, bidang usaha yang dijalankan sudah saatnya usaha sektor riil. “Jangan sampai selesai kuliah, kemudian anda semua buyar. Angkatan wisuda ini sudah luar biasa. Bayangkan dari 945 wisudawan apabila membuat sebuah koperasi bersama dimana masing-masing mengeluarkan modal Rp 1 juta saja perorangnya, maka akan terkumpul modal awal Rp 945 juta. Kemudian modal dikelola bersama, maka akan menyerap tenaga kerja yang banyak sehingga juga berdampak mengurangi pengangguran, ini baru keren,” ujarnya.<strong> (kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201907</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novita Hardini Bagi Ilmu Berwirausaha dan Tips Jadi Generasi Milenial Tangguh</title>
		<link>https://memontum.com/novita-hardini-bagi-ilmu-berwirausaha-dan-tips-jadi-generasi-milenial-tangguh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berwirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[hardini]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[tangguh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200712</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, menjadi dosen tamu di STKIP PGRI. Diundang untuk mengisi sekolah tamu pada STKIP, Master of Economic UIN SATU itu tidak sungkan berbagi ilmu berwirausaha kepada ratusan mahasiswa. Getol berbagi tips berwirausaha, Novita ingin mendorong mahasiswa di Kabupaten Trenggalek, supaya menjadi generasi milenial tangguh. Menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, menjadi dosen tamu di STKIP PGRI. Diundang untuk mengisi sekolah tamu pada STKIP, Master of Economic UIN SATU itu tidak sungkan berbagi ilmu berwirausaha kepada ratusan mahasiswa.</p>



<p>Getol berbagi tips berwirausaha, Novita ingin mendorong mahasiswa di Kabupaten Trenggalek, supaya menjadi generasi milenial tangguh. Menjadi generasi digital (Gen C), Novita berharap kepada para mahasiswa yang ditemuinya bisa membaca moment, memanfaatkan peluang dan bijak mengisi perjalanan hidupnya dengan baik. Sehingga, sukses menapaki hidup di kemudian hari</p>



<p>&#8220;Hari ini kami mengisi sekolah tamu yang diadakan STKIP PGRI Kabupaten Trenggalek dan alhamdulillah, saya bisa membagikan beberapa point of view tentang bagaimana berwirausaha dan menjadi generasi z serta generasi milenial yang tangguh kepada seluruh mahasiswa mahasiswi,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi seusai kegiatan, Selasa (31/10/2023) pagi.</p>



<p>Generasi milenial, sambungnya, tidak boleh mager, nggak boleh rasan-rasan serta fokuslah bekerja.</p>



<p>Disampaikan Novita, bahwa saat ini masyarakat memasuki era disrubsi digital. Kemajuan teknologi, memicu berbagai inovasi besar-besaran di ranah bisnis dan juga industri secara universal. Semua serba tekhnologi, sehingga generasi muda saat ini harus mampu mempersiapkan diri menghadapi disrubsi tekhnologi.</p>



<p>&#8220;Kecanggihan teknologi, itu harus diakui telah mengubah kondisi persaingan di masa sekarang. Beberapa profesi tergantikan oleh mesin, makanya perempuan energik itu mengingatkan kembali untuk mawas dan bijak membaca peluang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Menceritakan pengalaman mendapat tugas belajar di China beberapa waktu yang lalu, banyak harapan dibenak Ketua Dekranasda Trenggalek, itu untuk bisa memajukan UMKM di daerah. Selain peningkatan kapasitas melalui pendampingan dan pelatihan, saat ini pendekatan pendekatan dilakukan agar pelaku UMKM merambah Platform digital.</p>



<p>&#8220;Diera transformasi digital ini, ayo fokus bekerja, fokus belajar. Kita tahu bahwa transformasi digital merupakan proses yang diterapkan organisasi untuk mengintegrasikan teknologi digital di semua bidang bisnis. Proses ini secara mendasar mengubah cara organisasi memberikan nilai kepada pelanggan,&#8221; jelas Novita.</p>



<p>Transformasi digital ini, ujarnya, juga telah menjadi elemen krusial dalam dunia bisnis saat ini. Bukan hanya sekadar tren sementara, melainkan suatu keharusan bagi perusahaan yang berambisi untuk unggul dalam persaingan bisnis yang semakin sengit.</p>



<p>Dari berbagai data dan perkembangan, lanjutnya, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital di Indonesia sedang berkembang pesat. &#8220;Dengan komitmen pemerintah dan semangat inovasi perusahaan, diharapkan transformasi digital akan membawa dampak positif yang signifikan di berbagai sektor, mengubah cara berbisnis menjadi lebih efisien, mudah diakses oleh masyarakat, dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar,&#8221; papar istri Bupati Trenggalek ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200712</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
