<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Binmas Kencong Angkat Bicara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/binmas-kencong-angkat-bicara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jul 2021 09:23:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Binmas Kencong Angkat Bicara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemadaman PJU Diprotes Warga, Wali Kota Sutiaji Angkat Bicara</title>
		<link>https://memontum.com/pemadaman-pju-diprotes-warga-wali-kota-sutiaji-angkat-bicara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2021 09:22:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Binmas Kencong Angkat Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman PJU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasangan Pipa Umbulan Diprotes Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147198</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kebijakan kearifan lokal yang diangkat Kota Malang dalam Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ternyata tak sepenuhnya disetujui oleh warga. Satu kebijakan yang paling diprotes berkaitan dengan mematikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik ketika sudah memasuki pukul 20.00 WIB. Menaggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, angkat bicara. &#8220;Kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kebijakan kearifan lokal yang diangkat Kota Malang dalam Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ternyata tak sepenuhnya disetujui oleh warga. Satu kebijakan yang paling diprotes berkaitan dengan mematikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik ketika sudah memasuki pukul 20.00 WIB. Menaggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, angkat bicara.</p>



<p>&#8220;Kita masih evaluasi, ketika ada beberapa kejadian yang katanya akibat dari PJU dimatikan, tidak serta merta kita percaya. Contoh saja katanya ada pencurian di daerah Sawojajar, ternyata itu pukul 13.00. Kemudian kejadian yang di Jatimulyo, katanya karena PJU mati, padahal disana daerah kampung, tidak ada pemadaman PJU,&#8221; ujar Sutiaji, Senin (05/07).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-1-572-siswa-man-2-kota-malang-masih-belum-terima-mbg">Miliki 1.572 Siswa, MAN 2 Kota Malang Masih Belum Terima MBG</a></li>
</ul>


<p>Kemudian berkaitan dengan laporan adanya kecelakaan akibat PJU dimatikan pun Sutiaji telah berkoordinasi dengan Kasatlantas dan Kapolresta Malang Kota untuk menelusuri kebenarannya.</p>



<p>&#8220;Kita akan kuatkan kerjasama dengan berbagai pihak, agar tidak muncul kebohongan publik. Karena dulu kami sempat difitnah, katanya ada kubangan jalan yang menyebabkan pengendara terjatuh, ternyata jatuhnya tidak disitu, kan fitnah,&#8221; terangnya.</p>



<p>Namun, jika terbukti informasi dan aduan yang ia terima benar, pihaknya tak segan-segan untuk bertanggung jawab.</p>



<p>&#8220;Akan kita lihat kebenarannya, kita pasti tanggung jawab. Tapi titik-titik yang PJUnya mati sudah dipastikan bukan jalan berlubang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diakui pemilik kursi N1 itu, tingkat keamanan akan terus dievaluasi. Sambil masukan dari masyarakat yang akan senantiasa didengar dan menjadi bahan pertimbangan.</p>



<p>Ia menegaskan, pemadaman PJU ini menandakan bahwa Kota Malang memang benar-benar darurat Covid-19. &#8220;Maka kalau tidak ada kepentingan jangan sampai keluar rumah. Ini warning, namanya peringatan tentu kalau sudah masyarakat disiplin, tidak menutup kemungkinan akan dihidupkan kembali,&#8221; tegas Sutiaji. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Gagal Bawa Motor Korban, Binmas Kencong Angkat Bicara</title>
		<link>https://memontum.com/maling-gagal-bawa-motor-korban-binmas-kencong-angkat-bicara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2018 09:53:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Binmas Kencong Angkat Bicara]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Gagal Bawa Motor Korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=17266</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8212;Untuk menjaga keamanan dan ketentraman warga kecamatan kencong pihak aparat berwajib Mapolsek Kencong melalui Bhabinkamtibmas menghimbau masyarakat waspada perihal kejahatan malam hari di rumah. Antisipasi yang harus dilakukan warga sendiri adalah dengan cara tidak tledor ketika menaruh barang berharga dan kunci rapat pintu ketika malam tiba dan juga harus waspada terhadap orang tidak dikenal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember&#8212;</strong>Untuk menjaga keamanan dan ketentraman warga kecamatan kencong pihak aparat berwajib Mapolsek Kencong melalui Bhabinkamtibmas menghimbau masyarakat waspada perihal kejahatan malam hari di rumah.</p>
<p>Antisipasi yang harus dilakukan warga sendiri adalah dengan cara tidak tledor ketika menaruh barang berharga dan kunci rapat pintu ketika malam tiba dan juga harus waspada terhadap orang tidak dikenal masuk kewilayah.</p>
<p>&#8220;Jika perlu langsung laporkan kepada pihak polsek terdekat jika ada hal janggal dan mengkhawatirkan,” ujar Kanit Binmas Mapolsek kencong Iptu M Nai Spd.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kencong Brigpol Budi Eko Maskuriawan. &#8220;Kami petugas sudah berupaya maksimal menjaga keamanan wilayah, namun alangkah baiknya sistematis Siskamling lebih ditingkatkan. Karena salah satu tindak kejahatan yang dilakukan pelaku adalah kawasan sepi dan kurangnya kesadaran masyarakat saling menjaga itulah yang membuat pelaku leluasa menjalankan aksi kriminalitas di kawasan tersebut.&#8221;</p>
<p>Dirinya juga menambahkan jika pagi dini hari sempat hampir terjadi tindak pidana pencurian Motor Honda jenis Megapro warna merah nopol P 4418 0W milik warga dusun Krajan, Desa kencong bernama Sandi diky Purnama Anak dari Saudari Soeparti yang ditaruh didalam rumah. Beruntung pemilik memergoki pelaku dan ahirnya barang berharga ditinggalkan oleh pencuri ketika sudah menguasai barang tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya selalu Bhabinkamtibmas desa kencong berharap untuk warga harus waspada dan saling menjaga satu sama lain agar hal serupa tidak terjadi, &#8220;ucapnya. (Lum/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17266</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
