<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>blitar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/blitar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Aug 2025 10:23:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>blitar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Sanusi Audiensi Peningkatan Status Jalan Ngantang &#8211; Wlingi bersama Gubernur Jatim dan Bupati Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-audiensi-peningkatan-status-jalan-ngantang-wlingi-bersama-gubernur-jatim-dan-bupati-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Ngantang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[wlingi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225411</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan audiensi dengan Gubernur Jatim, Hj Khofifah Indarparawansa, guna membahas usulan peningkatan status Jalan Ngantang (Kabupaten Malang) &#8211; Wlingi (Kabupaten Blitar) atau ruas jalan Ngambal &#8211; Selorejo &#8211; Krisik &#8211; Wlingi, menjadi Jalan Provinsi Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Senin (25/08/2025) tadi. Dalam audiensi itu, Gubernur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan audiensi dengan Gubernur Jatim, Hj Khofifah Indarparawansa, guna membahas usulan peningkatan status Jalan Ngantang (Kabupaten Malang) &#8211; Wlingi (Kabupaten Blitar) atau ruas jalan Ngambal &#8211; Selorejo &#8211; Krisik &#8211; Wlingi, menjadi Jalan Provinsi Jatim, di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Senin (25/08/2025) tadi. Dalam audiensi itu, Gubernur Khofifah yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Timur dan jajaran, secara prinsip menyetujui usulan kenaikan status jalan. Di momen sama, juga turut hadir Bupati Blitar, H Rijanto.</p>



<p>&#8221;Terima kasih Ibu Gubernur, telah menerima audiensi terkait usulan kenaikan status jalan Ngantang (Malang) – Wlingi (Blitar) atau ruas jalan Ngambal &#8211; Selorejo &#8211; Krisik &#8211; Wlingi. Termasuk, mensetujui kenaikan status jalan tersebut menjadi jalan provinsi, mengingat strategisnya akses ruas jalan tersebut dan akan segera memproses sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa ruas Jalan Ngantang &#8211; Wlingi, secara keseluruhan memiliki total panjang sekitar 33,43 km. Yang mana, terdiri dari dua ruas jalan Kabupaten Malang, yaitu Selorejo &#8211; Krisik (12,1 km) dan Kambal – Selorejo (2,95 km) serta ruas jalan Kabupaten Blitar, yaitu Wlingi – Batas Kabupaten Malang atau Krisik (18,38 km). Jalan itu, merupakan jalan strategis karena selain menghubungkan dua kabupaten, juga merupakan jalur ekonomi yang mendukung pertanian dan perkebunan serta penunjang pariwisata di kedua daerah.</p>



<p>&#8221;Selain itu, akses jalan ini merupakan akses terpendek yang menghubungkan Malang Selatan – Blitar – Batu dan Malang Barat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bupati Malang juga menyebut, khusus ruas jalan Kambal &#8211; Selorejo &#8211; Krisik di wilayah Kabupaten Malang, telah mencapai 100 persen. Bahkan, pada tahun 2026 akan dilakukan pelebaran jalan pada beberapa spot, untuk memenuhi readiness criteria peningkatan status jalan menjadi Jalan Provinsi.</p>



<p>&#8221;Ruas jalan Kambal &#8211; Selorejo dan Selorejo &#8211; Krisik mendukung beberapa pariwisata yang ada di Kecamatan Ngantang, Pujon dan Kasembon serta destinasi wisata Kota Batu. Selain itu, ruas jalan ini merupakan koridor utama transportasi yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Malang dengan Kabupaten Blitar,&#8221; ungkapnya. <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225411</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-ekonomi-syariah-dan-digitalisasi-pembayaran-bi-kediri-gelar-syiar-2025-di-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224997</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri kembali menggelar Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (Syiar) sebagai bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2025, Kamis (14/08/2025) tadi. Gelaran yang berlangsung di Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, rencananya akan berlangsung hingga Sabtu (17/08/2025) lusa. Pelaksanaan ini, dilakukan sebagai langkah strategis untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri kembali menggelar Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (Syiar) sebagai bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2025, Kamis (14/08/2025) tadi. Gelaran yang berlangsung di Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, rencananya akan berlangsung hingga Sabtu (17/08/2025) lusa.</p>



<p>Pelaksanaan ini, dilakukan sebagai langkah strategis untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus memperluas akseptasi digital di wilayah Mataraman. Peningkatan sektor syariah di eks Keresidenan Kediri dan Madiun, terlihat dari tumbuhnya pelaku usaha syariah, pariwisata ramah muslim, serta peran pendidikan seperti pondok pesantren dan madrasah.</p>



<p>Kepala Perwakilan BI Kediri, Yayat Cadarajat, menyampaikan bahwa Syiar 2025 merupakan hasil kolaborasi lintas pemangku kepentingan. “Kami bersama stakeholder telah melakukan berbagai program sinergi. Diantaranya, seperti pencanangan Pantai Serang sebagai destinasi pariwisata ramah muslim dan pelatihan SDM Halal melalui penyelia serta pendamping proses halal,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Blitar, H Rijanto, juga menegaskan bahwa ekonomi syariah adalah pilar penting dalam menghadapi tantangan global. “Program Syiar dan FESyar menjadi bukti komitmen kita mengembangkan ekosistem halal, keuangan syariah, dan memperkuat literasi di masyarakat,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam Syiar 2025 ini, mencatat transaksi signifikan melalui business matching. Seperti pembiayaan syariah senilai Rp 13,68 miliar, ekspor Rp 4,087 miliar dan perdagangan domestik Rp 4 miliar. Selain itu, 61 UMKM turut meramaikan bazar, bersama booth perbankan syariah dan pondok pesantren yang terbuka untuk pengunjung.</p>



<p>Kegiatan ini, juga menghadirkan seminar digitalisasi wakaf produktif, talkshow halal lifestyle, pelatihan untuk dai atau daiyah, hingga kajian bersama Ustaz Hilman Fauzi. Operasi Pasar Murah pun digelar bersama TPID dan Bulog Blitar untuk menjaga harga pangan pokok tetap terjangkau.</p>



<p>Syiar 2025 berbarengan dengan Pekan ORIS Nasional (ORISNIVAL), yang diisi kompetisi, hiburan rakyat, Syiar ORIS Run, hingga Festival Layang-Layang Pantai Serang pada puncak 17 Agustus 2025. Dalam kesempatan ini, BI Kediri juga meluncurkan ORIS Wisata Pantai Serang untuk mendukung elektronifikasi pembayaran di destinasi wisata, sehingga transaksi menjadi lebih Cemumuah (Cepat, Mudah, Murah, Aman, Handal).</p>



<p>BI Kediri juga mengajak seluruh masyarakat, untuk hadir dan memeriahkan Syiar &amp; ORISNIVAL 2025 demi memperkuat ekonomi syariah dan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang inklusif di wilayah Mataraman. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224997</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/tertimbun-sedalam-10-meter-korban-kedua-longsor-di-sungai-kaliputih-blitar-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kaliputih]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[meter]]></category>
		<category><![CDATA[sedalam]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tertimbun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Penambang pasir yang hilang tertimbun longsor runtuhnya tebing Sungai Kaliputih di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, kembali ditemukan, Selasa (18/02/2025) sekitar pukul 13.00. Korban kedua ini, diketahui bernama Nur Kholis (45), warga Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Saat ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Nur Kholis dalam kondisi meninggal tertimbun longsor sedalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Penambang pasir yang hilang tertimbun longsor runtuhnya tebing Sungai Kaliputih di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, kembali ditemukan, Selasa (18/02/2025) sekitar pukul 13.00. Korban kedua ini, diketahui bernama Nur Kholis (45), warga Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Saat ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Nur Kholis dalam kondisi meninggal tertimbun longsor sedalam 10 meter dan terjepit diantara batu serta batang pohon. &#8220;Bagian tangan korban terlihat saat kami menyemprotkan air ke lokasi pencarian dengan Alkon,&#8221; terang komandan Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza.</p>



<p>Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Setelah berhasil dievakuasi dan memastikan identitas korban, jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka. &#8220;Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelumnya dua penambang pasir dilaporkan tertimbun longsor pasir di Sungai Kaliputih, Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Minggu (16/02/2025). Korban pertama atas nama Nur Rohman (31) ditemukan dalam kondisi meninggal, Senin (17/02/2025). Setelah itu proses pencarian sempat dihentikan karena curah hujan tinggi.</p>



<p>Pencarian kedua dilanjutkan Tim SAR gabungan hari ini dengan menggunakan alat berat. &#8220;Pencarian dengan alat berat cukup sulit awalnya karena akses menuju lokasi pencarian kecil dan medan pencarian rawan banjir dan longsor di area sungai,&#8221; lanjut Yoni.</p>



<p>Dengan telah ditemukannya dua korban, operasi SAR bencana alam longsor di Desa Karangrejo, kemudian ditutup. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian ini kembali ke satuan masing-masing.</p>



<p>Adapun unsur yang terlibat antara lain satu Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Blitar, Polsek dan Koramil Gandusari, RAPI, Tagana Kabupaten Blitar, PMI Kabupaten Blitar, Bolone ODGJ Malang, Rescue 020 Kndjh, RSI Kabupaten Blitar, LMI Kabupaten Blitar, RESOB, TSA dan warga sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/satu-korban-longsor-tebing-sungai-kaliputih-blitar-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kaliputih]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tebing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219368</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Salah satu korban longsor tebing Sungai Kaliputih di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (17/02/2024) sekitar pukul 12.00. Diketahui, bahwa korban adalah Rohman (31), warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan satu Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Salah satu korban longsor tebing Sungai Kaliputih di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (17/02/2024) sekitar pukul 12.00. Diketahui, bahwa korban adalah Rohman (31), warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan satu Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang untuk melakukan pencarian atas dua orang tertimbun longsor di Desa Karangrejo. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini, antara lain Unit Siaga SAR Malang, Polsek dan Koramil Gandusari, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Blitar, RAPI, Tagana Kabupaten Blitar, PMI Kabupaten Blitar, Bolone ODGJ Malang, Rescue 020 Kndjh, RSI Kabupaten Blitar, LMI Kabupaten Blitar dan warga sekitar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) dalam Operasi SAR, Nanang Sigit, membenarkan adanya penemuan jenazah korban. &#8220;Hingga sore ini Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban kedua atas nama Nurkholis umur 45 tahun,&#8221; jelas Nanang Sigit.</p>



<p>Pencarian hari pertama ini, ujarnya, kemudian dihentikan sekitar pukul 15.00, karena hujan deras di wilayah pencarian. Operasi SAR baru akan dilanjutkan pada esok, Selasa (18/02/2025).</p>



<p>Sebelumnya, dua korban pencari pasir tertimbun longsor di Sungai Kaliputih, Minggu (16/02/2025), sekitar pukul 12.30. Saat kejadian, kedua korban sedang mencari pasir di aliran sungai sebelah barat di dekat tebing. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219368</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-blitar-songsong-percontohan-kota-antikorupsi-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Percontohan]]></category>
		<category><![CDATA[songsong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218724</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Blitar &#8211; Pemerintah Kota Blitar secara masif terus melakukan persiapan setelah menjadi daerah pelaksanaan pembentukan percontohan kota dan kabupaten antikorupsi di Jawa Timur oleh KPK. Bahkan, dalam waktu dekat, Pemkot Blitar akan kembali mengikuti pertemuan dengan KPK secara virtual, untuk finalisasi rencana kedatangan KPK ke Kota Blitar. Inspektur Daerah Kota Blitar, Ratih Dewi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kota Blitar secara masif terus melakukan persiapan setelah menjadi daerah pelaksanaan pembentukan percontohan kota dan kabupaten antikorupsi di Jawa Timur oleh KPK. Bahkan, dalam waktu dekat, Pemkot Blitar akan kembali mengikuti pertemuan dengan KPK secara virtual, untuk finalisasi rencana kedatangan KPK ke Kota Blitar.</p>



<p>Inspektur Daerah Kota Blitar, Ratih Dewi Indarti, mengungkapkan bahwa pihaknya akan kembali mengikuti rapat dengan KPK, 31 Januari mendatang. Pihaknya menjelaskan, KPK akan berkunjung untuk memberikan arahan terkait rangkaian bimbingan teknis (bimtek) kota antikorupsi. Menurutnya, ini penting sebagai bekal penilaian terhadap kesiapan Kota Blitar.</p>



<p>Ratih juga menyebut, agenda Bimtek pertama akan digelar pada 11 hingga 13 Februari 2025 dengan agenda pemahaman secara umum terkait kota/kabupaten Antikorupsi. Bimtek itu akan diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Ratih, penunjukkan Kota Blitar sebagai kandidat kota antikorupsi ini tidak lepas dari capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK di tahun 2024 melampaui target, sebesar 97,98 persen. Pemkot Blitar pun optimistis mendapat hasil terbaik dalam pembentukan daerah antikorupsi.</p>



<p>“Bisa terpilih jadi kota antikorupsi, artinya paling tidak kita dalam kehidupan sehari-hari tatanan pemerintah dan masyarakat bisa mengimplementasikan,” terang Ratih, Senin (27/01/2025) tadi.</p>



<p>Sementara itu, pemilihan kota dan kabupaten antikorupsi se-Indonesia akan dilakukan 9 Desember mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Antikorupsi se-Dunia (Hakordia). Ratih berharap, Kota Blitar bisa menyandang predikat kota antikorupsi tahun ini. <strong>(kom/bli/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218724</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Potongan Kepala Korban Mutilasi Asal Blitar Ditemukan di Aliran Sungai Desa Slawe Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/potongan-kepala-korban-mutilasi-asal-blitar-ditemukan-di-aliran-sungai-desa-slawe-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[aliran]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[potongan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Potongan kepala perempuan asal Blitar korban mutilasi, ditemukan terbungkus plastik di bawah jembatan di Kabupaten Trenggalek. Saat ini, barang bukti itu dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSUD dr Iskak Tulungagung. Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, membenarkan adanya penemuan potongan kepala tersebut. &#8220;Benar, temuan barang bukti potongan kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Potongan kepala perempuan asal Blitar korban mutilasi, ditemukan terbungkus plastik di bawah jembatan di Kabupaten Trenggalek. Saat ini, barang bukti itu dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSUD dr Iskak Tulungagung.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, membenarkan adanya penemuan potongan kepala tersebut. &#8220;Benar, temuan barang bukti potongan kepala tersebut berdasarkan petunjuk pelaku. Saat ditemukan, potongan kepala berada di bawah jembatan kecil tepi aliran sungai masuk Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Potongan kepala itu dibungkus plastik warna putih,&#8221; katanya, Minggu (26/01/2025) tadi.</p>



<p>Sebelumnya, Satreskrim Polres Trenggalek diminta mendampingi tim penyidik dari Polda Jatim untuk melakukan pencarian barang bukti yaitu potongan kepala. Barang bukti berupa kepala korban ini, ditemukan sekira pukul 08.00. Temuan barang bukti ini juga atas petunjuk pelaku, setelah diinterogasi oleh anggota Jatanras Polda Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>AKP Eko menjelaskan, proses pencarian tidak memakan waktu lama dan tanpa kendala. &#8220;Karena, barang bukti potongan kepala masih berada di lokasi sesuai keterangan pelaku. Sehingga pencarian oleh tim tidak lama, yaitu di pinggir jalan raya bawah jembatan dekat sungai kecil. Barang bukti itu langsung dibawa ke laboratorium forensik oleh tim penyidik Polda Jatim,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sebelumnya, potongan bagian tubuh korban mutilasi dimasukkan dalam koper ditemukan di wilayah Kabupaten Ngawi. Jenazah korban mutilasi ditemukan dalam koper merah, di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kamis (23/01/2025) lalu.</p>



<p>Diketahui, korban perempuan bernama Uswatun Khasanah (29) warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Korban dibunuh dan dimutilasi oleh suami sirinya, Rochmat Tri Hartanto atau Antok (32). Potongan tubuh korban dibuang ke sejumlah wilayah, yakni Ponorogo, Trenggalek dan Ngawi. Antok melakukan pembunuhan itu di salah satu hotel yang berlokasi di Kediri pada Minggu (19/01/2025) lalu. Dirinya check in bersama Uswatun di kamar 301 hotel. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Probolinggo Terima Studi Banding Pemkot Batu dan Pemkab Blitar terkait KKPD dan SIPD</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-probolinggo-terima-studi-banding-pemkot-batu-dan-pemkab-blitar-terkait-kkpd-dan-sipd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 13:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banding]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo menerima studi banding (Stuba) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar di Ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (14/06/2024) tadi. Kehadiran Pemkot Batu sendiri, terkait pelaksanaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan Pemkab Blitar terkait pelaksanaan Sistem Informasi Pemerintahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo menerima studi banding (Stuba) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar di Ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (14/06/2024) tadi. Kehadiran Pemkot Batu sendiri, terkait pelaksanaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan Pemkab Blitar terkait pelaksanaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.</p>



<p>Rombongan Pemkot Batu dan Pemkab Blitar sendiri, diterima langsung oleh Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Kristiana Ruliani didampingi Bank Jatim Cabang Kraksaan, Sekretaris BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Aries Purwanto dan Kepala Bidang Perbendaharaan BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Siti Suprihati Wahyuningsih bersama keluarga besar BPPKAD Kabupaten Probolinggo. Kegiatan sendiri, diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kedatangannya di Kabupaten Probolinggo oleh Ketua Rombongan dari Pemkot Batu dan Pemkab Blitar. Dilanjutkan, dengan paparan oleh Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Kristiana Ruliani.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Kristiana Ruliani, mengatakan bahwa KKPD adalah kartu kredit yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas belanja yang dibebankan pada APBD. Itupun, setelah kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi oleh bank penerbit kartu kredit sesuai dengan kewajibannya pada waktu yang disepakati dan Satuan Kerja Perangkat Daerah, berkewajiban melakukan pelunasan kewajiban pembayaran pada waktu yang disepakati dengan pelunasan pembayaran secara sekaligus.</p>



<p>“Penggunaan KKPD ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi keuangan, meminimalisir uang tunai, mengurangi fraud dari transaksi tunai dan mengurangi idle cash dari penggunaan uang persediaan,” katanya.</p>



<p>Kristiana menerangkan, pada tahun 2023 penerbitan KKPD Kabupaten Probolinggo dilakukan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD), dalam hal ini Bank Jatim bekerja sama dengan Bank Mandiri. Belanja menggunakan KKPD, dilakukan untuk belanja barang dan jasa (barang, pekerjaan konstruksi, jasa konsultasi dan jasa lainnya) dan belanja modal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Penggunaan KKPD dapat dilakukan dengan nilai belanja paling banyak Rp 50 juta, untuk satu penerima jika belanjanya melalui transaksi e-katalog elektronik, toko daring dan LPSE. Jika tidak melalui e-katalog elektronik, toko daring dan LPSE, maka nilai belanja paling banyak Rp 10 juta perpenerima. Batasan limit KKPD sebesar UP KKPD,” jelasnya.</p>



<p>Kristiana juga memaparkan, penggunaan SIPD di Kabupaten Probolinggo. Sebelum menggunakan SIPD atau SIPD RI dari Kemendagri mulai tahun 2021, Pemkab Probolinggo menggunakan aplikasi pengelolaan di Kabupaten Probolinggo berupa SIMDA dari BPKP tahun 2012-2021 dan SIPAA dari Konsultan Brawijaya tahun 2009-2012.</p>



<p>“Hasil penggunaan aplikasi SIPD maupun sebelumnya SIMDA, Kabupaten Probolinggo berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Sementara waktu menggunakan Aplikasi SIPAA, meraih Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” terangnya.</p>



<p>Disampaikan Kristiana, daerah yang telah melakukan studi banding terkait penggunaan aplikasi SIPD di Kabupaten Probolinggo, sebanyak enam daerah di luar Pulau Jawa dan 20 daerah di wilayah Jawa. “Tantangan dan hambatan dalam perubahan penggunaan aplikasi, diantaranya merubah bisnis proses mengikuti Sisreq Aplikasi, melakukan sosialisasi dan Bimtek ke SKPD agar dapat berjalan lancar, mengubah ketentuan dengan adanya peraturan perundangan terbaru serta efisiensi anggaran dengan menggunakan SIPD/SIPD RI,” tambahnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan tukar menukar cinderamata antara Pemkab Probolinggo melalui BPPKAD dengan Pemkot Batu dan antara BPPKAD dengan Pemkab Blitar. <strong>(kom/nun/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Duda Tiga Anak Perkosa dan Ancam Bunuh Calon TKW Asal Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/duda-tiga-anak-perkosa-dan-ancam-bunuh-calon-tkw-asal-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[perkosa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209745</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang duda tiga anak, berinisial HK (33), warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dibekuk petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Terduga dibekuk, karena telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang calon TKW (PMI, red) berinisial ER (22), warga kawasan Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (09/05/2024) pagi. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang duda tiga anak, berinisial HK (33), warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dibekuk petugas Reskrim Polresta Malang Kota. Terduga dibekuk, karena telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang calon TKW (PMI, red) berinisial ER (22), warga kawasan Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (09/05/2024) pagi.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa antara korban dan tersangka sudah saling mengenal. Sebelum kejadian, korban yang hendak mendaftar sebagai TKW, mendapati ada dokumen berupa akte kelahiran yang tertinggal di rumah. Oleh karena itu, pada Rabu (08/05/2024), korban menghubungi tersangka dan bercerita bahwa akta kelahirannya tertinggal.</p>



<p>&#8220;Mendengar cerita korban, selanjutnya tersangka menawarkan diri untuk mengantarkan korban pulang ke Blitar. Setelah janjian, korban kemudian dijemput oleh tersangka di depan minimarket di Arjosari Kota Malang sekitar pukul 18.00. Korban kemudian dibonceng mengendarai motor Jupiter,&#8221; kata Kompol Danang saat rilis, Jumat (24/05/2024) tadi.</p>



<p>Namun bukannya langsung diantar ke Blitar, ujarnya, melainkan terlebih dahulu korban diajak ke rumah temannya di kawasan Blimbing, Kota Malang. &#8220;Seusai dari rumah temannya di Blimbing, tersangka mengajak korban untuk melihat Bantengan hingga Kamis (09/05/2024) pukul 01.00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kemudian, tersangka mengajak korban untuk menginap di rumahnya. Ajakan itu sempat ditolak oleh korban, karena takut jika hanya berduaan di rumah. Namun, tersangka mengatakan bahwa di rumah juga ada orang tuanya, hingga korban akhirnya mau menuruti ajakan tersebut.</p>



<p>Setibanya di rumah, tersangka malah mengajak korban untuk tidur berdua dengannya. Terang saja, ajakan itu langsung ditolak oleh korban. Korban kemudian tidur di kamar depan dan segera mengunci kamarnya. Sedangkan tersangka, tidur di kamar belakang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekitar pukul 05.00, tersangka menggedor-gedor kamar korban dan menyuruhnya pindah ke kamar belakang. Korban pun pindah kamar belakang dan meneruskan tidurnya. Sementara itu, tersangka tidur di kamar depan.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 07.30, tersangka mengantar makanan ke kamar korban. Namun setelah makan, pelaku yang merangkak di kasur mendekati tubuh korban. Karena takut, korban sempat mendorong bahu tersangka. Selanjutnya tersangka mendorong tubuh korban hingga terjatuh dari kasur. Korban sempat meminta tolong,.namun tidak ada yang mendengar. Tersangka yang ketakutan dengan teriakan korban, segera menyumpalkan lima jari tangan kirinya ke mulut korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Korban pun kemudian menggigit lima jari tersangka yang di mulutnya. Sementara mengetahui ada perlawanan, tersangka selanjutnya memukuli bagian kepala kiri korban sebanyak empat kali dan mengancam akan membunuhnya. &#8220;Korban dipukul dan diancam akan dibunuh. Karena takut, korban akhirnya menyerah hingga tersangka memperkosanya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Usai pemerkosaan itu, korban memilih untuk pergi dan melapor ke Polresta Malang Kota.&nbsp; Petugas bergerak cepat hingga berhasil menangkap tersangka di kawasan Alun-Alun Kota Malang. &#8220;Tersangka kami kenakan Pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kepada petugas, tersangka mengaku mengenal korban melalui media sosial sekitar lima bulan lalu. &#8220;Saya suka sama korban. Sebelumnya, dia juga suka sama saya dan sempat pacaran. Saya melakukan aksi itu, supaya korban hamil dan tidak menjadi TKW ke luar negeri,&#8221; alibi tersangka saat dirilis di Mapolresta Malang Kota. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209745</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BNN Blitar Gelar Tes Urine untuk Awak Bus di Terminal Patria</title>
		<link>https://memontum.com/bnn-blitar-gelar-tes-urine-untuk-awak-bus-di-terminal-patria</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Apr 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[patria]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208265</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Sejumlah awak bus di Terminal Tipe A Patria Blitar mengikuti tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Blitar menjelang Lebaran tahun 2024, Jumat (05/04/2024) tadi. Kepala BNN Blitar, AKBP Bagus Hari Cahyono, mengatakan bahwa tes urine kali ini dilakukan terhadap 25 awak bus yang berlangsung di Terminal Tipe A Patria [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Sejumlah awak bus di Terminal Tipe A Patria Blitar mengikuti tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Blitar menjelang Lebaran tahun 2024, Jumat (05/04/2024) tadi.</p>



<p>Kepala BNN Blitar, AKBP Bagus Hari Cahyono, mengatakan bahwa tes urine kali ini dilakukan terhadap 25 awak bus yang berlangsung di Terminal Tipe A Patria Blitar. Tujuan pemeriksaan ini, untuk memastikan para awak bus bebas dari Narkoba selama pelaksanaan angkutan mudik Lebaran 2024. Sementara dari hasil pemeriksaan tes urine, secara keseluruhan awak bus di Terminal Tipe A Patria Blitar negatif Narkoba.</p>



<p>BNN Blitar sendiri, ujarnya, sudah melakukan tiga kali melaksanakan tes urine. Yang pertama, dilakukan untuk crew dan masinis kereta api, tes urine untuk awak bus di Terminal Kesamben dan untuk awak bus di Terminal Tipe A Patria Blitar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami lakukan tes urine untuk awak bus di Terminal Tipe A Patria Blitar untuk 25 orang. Seluruhnya dalam kondisi negatif narkoba,&#8221; tambah Bagus.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar, Verie Sugihato, mengatakan bahwa semua awak bus di Terminal Tipe A Patria Blitar semua wajib menjalani tes urine. Pihaknya menjelaskan, bahwa tes urine tersebut penting dilakukan untuk memastikan awak bus bebas dari penyalahgunaan Narkoba. Tujuannya, agar terhindar dari resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.</p>



<p>&#8220;Untuk tes urine ini, kami kerja sama dengan BNN Blitar. Ditargetkan 25 orang awak bus yang diperiksa kali ini,&#8221; terang Verie.</p>



<p>Selain melakukan tes urine untuk awak bus, BNN Blitar juga melakukan tes kesehatan untuk seluruh Petugas di Terminal Tipe A Patria Blitar. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208265</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
