<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>blokir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/blokir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Sep 2025 10:54:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>blokir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menteri Hukum Terima Pengurus PWI Pusat dan Buka Blokir Administrasi Legalitas</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-hukum-terima-pengurus-pwi-pusat-dan-buka-blokir-administrasi-legalitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[blokir]]></category>
		<category><![CDATA[legalitas]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225898</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Ketua Umum terpilih, Akhmad Munir, melakukan silaturahmi dan diterima langsung Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, Kamis (11/09/2025) tadi. Pertemuan ini, menjadi momen penting bagi kelanjutan perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu. Dalam kesempatan itu, Menteri Hukum juga menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Ketua Umum terpilih, Akhmad Munir, melakukan silaturahmi dan diterima langsung Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, Kamis (11/09/2025) tadi. Pertemuan ini, menjadi momen penting bagi kelanjutan perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Menteri Hukum juga menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran legalitas PWI, yang sempat terhambat selama setahun terakhir. “Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, sudah menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran pengurus PWI hasil Kongres Persatuan PWI 2025,” jelas Akhmad Munir, seusai melakukan pertemuan.</p>



<p>Seperti diketahui, Akhmad Munir resmi terpilih sebagai Ketua Umum PWI periode 2025-2030, dalam Kongres Persatuan yang digelar di Gedung BPPTIK Kementerian Kominfo, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 30 Agustus 2025 lalu. Kemenangan Munir, sekaligus mengakhiri masa penuh ketidakpastian di tubuh PWI, yang sebelumnya sempat terbelah dalam dualisme kepemimpinan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Munir menegaskan, fokus utama kepengurusannya saat ini adalah menyelesaikan persoalan legalitas agar organisasi dapat kembali berjalan normal. “Agar segera dapat bekerja, maka hal utama yang harus dibereskan adalah terkait legalitas. Nantinya, Administrasi Hukum Umum (AHU) menjadi bukti legalitas dan pengakuan negara atas keberadaan PWI sebagai organisasi profesi wartawan,” ujarnya.</p>



<p>Dengan keluarnya disposisi dari Menkumham, Munir optimis PWI dapat segera menyatukan kembali seluruh elemen organisasi yang sempat terpecah. Dirinya berharap, momentum ini menjadi pintu masuk bagi kebangkitan PWI dalam menjaga marwah pers nasional.</p>



<p>“Kita bersyukur hari ini dapat diterima langsung oleh Pak Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas. Semoga hal ini menjadi langkah yang positif untuk PWI ke depannya,” tambah Munir.</p>



<p>Keputusan Menkumham ini, disambut baik oleh jajaran pengurus PWI Pusat. Mereka menilai, pengakuan legalitas dari pemerintah menjadi modal penting untuk menggerakkan kembali roda organisasi, membangun sinergi dengan berbagai pihak, serta memperkuat peran PWI dalam mengawal kebebasan pers di Indonesia. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pelanggan Indosat di Blitar Luruk Gerai Indosat</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-pelanggan-indosat-di-blitar-luruk-gerai-indosat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2018 16:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[blokir]]></category>
		<category><![CDATA[Indosat]]></category>
		<category><![CDATA[protes pelanggan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34028-ratusan-pelanggan-indosat-di-blitar-luruk-gerai-indosat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Gara-gara nomor ponsel Indosatnya diblokir, ratusan warga Kabupaten dan Kota Blitar memadati gerai penyedia jasa telekomunikasi Indosat di jalan Kalimantan Kota Blitar, Selasa (27/03/2018). Hingga Selasa (27/93/2018) siang, tak kurang ada sekitar 350 warga yang mengantri. Sejak pagi mereka memadati gerai Indosat untuk mengurus nomor kartu prabayarnya yang diblokir karena belum melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8212;   Gara-gara nomor ponsel Indosatnya diblokir, ratusan warga Kabupaten dan Kota Blitar memadati gerai penyedia jasa telekomunikasi Indosat di jalan Kalimantan Kota Blitar, Selasa (27/03/2018).</p>
<p>Hingga Selasa (27/93/2018) siang, tak kurang ada sekitar 350 warga yang mengantri. Sejak pagi mereka memadati gerai Indosat  untuk mengurus nomor kartu prabayarnya yang diblokir karena belum melakukan registrasi daftar ulang.</p>
<p>Hermanto (30), warga Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro,  Kabupaten Blitar ini sudah mengantri sejak pagi, dan mendapat nomor antrian 305. Dia mengaku nomor kartu prabayarnya diblokir sejak dua hari lalu. Padahal dia sudah melakukan registrasi ulang kartu prabayar miliknya sekitar sebulan lalu.</p>
<p> &#8220;Sekitar sebulan lalu saya sudah registrasi sesuai yang diberitahukan lewat SMS. Namun beberapa hari lalu saya kembali mendapat SMS untuk melakukan registrasi lagi. Waktu itu saya abaikan karena saya merasa sudah pernah melakukan registrasi. Lalu pada Senin (26/03/2018) kemarin, tiba-tiba ada SMS yang menyatakan agar saya mengurus regiatrasi ulang ke gerai Indosat, dan saat itu juga nomor saya tidak bisa digunakan untuk melakukan panggilan telefon dan SMS,&#8221; keluh Hermanto, Selasa (27/3/2018).</p>
<p>Hermanto mengaku rela mengantri untuk mengurus registrasi ulang kartu prabayarnya karena sudah dipakai selama lima tahun terakhir.</p>
<p>&#8220;Nomor itu kan sudah lama saya pakai lebih dari lima tahun. Kalau harus ganti nanti saudara dan teman saya tidak bisa menghubungi saya. Apalagi jika ada urusan penting,&#8221; tandas Hermanto.</p>
<p>Hal serupa diungkapkan warga lain yang juga mengantri di gerai Indosat. Diah Purnama Sari, warga Sananwetan, Kota Blitar mengaku mengurus nomor pra bayar milik suaminya yang terblokir.</p>
<p>&#8220;Awalnya suami saya sudah melakukan registrasi tapi gagal terus. Balasan dari pihak Indosat melalui SMS berbunyi jika nomor KK yang dimasukkan tak sesuai. Padahal sebelumnya saya melakukan registrasi dengan nomor KK yang sama berhasil&#8221;, jelas Diah  Purnama Sari.</p>
<p>Diah  mengaku rela mengurus nomor kartu prabayar milik suaminya karena nomor tersebut digubakan untuk berkomunikasi dengan rekan kerjanya. Sehingga jika tidak diurus dikhawatirkan akan menghambat pekerjaan suaminya.</p>
<p>&#8220;Dengan kondisi seperti ini, otomatis juga menghambat pekerjaan&#8221;. tandas Diah.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak gerai Indosat jalan Kalimantan Blitar belum ada yang bisa dimintai keterangan. <strong>(jar/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34028</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
