<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bocah tenggelam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bocah-tenggelam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Feb 2018 13:59:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bocah tenggelam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bocah SMP Meregang Nyawa Saat Mandi di Kali Bader</title>
		<link>https://memontum.com/bocah-smp-meregang-nyawa-saat-mandi-di-kali-bader</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 13:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bocah tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[kali bader]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Wonoayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24384-bocah-smp-meregang-nyawa-saat-mandi-di-kali-bader</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Peristiwa ini peringatan bagi kalangan orangtua. Terutama bagi yang membiarkan anaknya mandi di sungai. Musibah ini dialami Dzildian (15) warga Dusun Ketintang, Desa Jimbaran Wetan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Korban meregang nyawa saat mandi di Dam Kali Bader, Desa Jimbaran Kulon, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (3/2/2018). Kondisi ini memicu duka mendalam bagi keluarga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Peristiwa ini peringatan bagi kalangan orangtua. Terutama bagi yang membiarkan anaknya mandi di sungai. Musibah ini dialami Dzildian (15) warga Dusun Ketintang, Desa Jimbaran Wetan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Korban meregang nyawa saat mandi di Dam Kali Bader, Desa Jimbaran Kulon, Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (3/2/2018). Kondisi ini memicu duka mendalam bagi keluarga besarnya.</p>
<p>&#8220;Korban meloncat ke dalam sungai, setelah temannya duluan terjun. Tapi korban tak muncul ke permukaan air. Diduga korban tersangkut tumbuhan eceng gondok hingga kehabisan nafas dan meninggal dalam air,&#8221; terang Kanit Reskrim, Polsek Wonoayu, Iptu Sigit Tricahjono, Sabtu (3/2/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0067-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24386" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0067-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0067-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0067-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0067-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, lanjut Sigit korban saat itu datang bersama dua temannya (cewek dan laki-laki) bermaksud berenang di sungai sekitar bendungan. Sejurus kemudian, keduanya meloncat ke sungai. Kegiatan mandi di sungai ini sempat diabadikan teman perempuan korban. Sayangnya,  setelah meloncat dari atas Dam Kali Bader, korban tidak muncul ke permukaan.</p>
<p>&#8220;Usai meloncat tak ada tanda-tanda korban muncul permukaan sungai. Sedangkan teman korban berhasil menepi ke bibir sungai setelah berhasil melewati aliran arus sungai di bawah pintu air yang dipenuhi enceng gondok itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Seketika itu, sejumlah warga dan petugas berusaha mencari korban. Tak berselang lama paska bantuan sejumlah warga korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0066-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24385" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0066-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0066-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0066-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0066-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>&#8220;Korban pelajar kelas III SMP Negeri 2 Wonoayu. Setelah beberapa jam dicari di sekitar TKP dengan dibantu pihak keluarga, warga setempat dan anggota Polsek Wonoayu, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa bebetapa meter dari pintu air,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dugaan sementara korban diduga meninggal karena kehabisan nafas. Hal ini dipicu permukaan sungai saat dipenuhi tumbuhan enceng gondok. &#8220;Dugaan sementara kehabisan nafas. Kami kumpulkan data dari para saksi termasuk teman korban dan barang bukti yang ada untuk proses lebih lanjut. Rencananya jenazah usai dibawa ke Puskesmas Wonoayu dibawa ke rumah duka,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tidak Bisa Berenang, Pelajar SLB Tewas Kecebur Kolam</title>
		<link>https://memontum.com/tidak-bisa-berenang-pelajar-slb-tewas-kecebur-kolam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2018 11:59:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[bocah tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[polres blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24156-tidak-bisa-berenang-pelajar-slb-tewas-kecebur-kolam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar – Pelajar SLB (Sekolah Luar Biasa), Heri Eko Romadhon (9), warga Lingkungan Jingglong Kidul RT. 1 RW. 3 Kelurahan Jingglong Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, diketemukan meninggal dunia di dasar kolam ikan, Sabtu (3/2/2018). Korban yang meninggal dunia terjebur kolam milik pamannya sendiri yakni, Moch. Rifai (46), anggota DPRD Kabupaten Blitar, diduga karena kurang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> – Pelajar SLB (Sekolah Luar Biasa), Heri Eko Romadhon (9), warga Lingkungan Jingglong Kidul RT. 1 RW. 3 Kelurahan Jingglong Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, diketemukan meninggal dunia di dasar kolam ikan, Sabtu (3/2/2018).</p>
<p>Korban yang meninggal dunia terjebur kolam milik pamannya sendiri yakni, Moch. Rifai (46), anggota DPRD Kabupaten Blitar, diduga karena kurang pengawasan orang tua. Bahkan korban diketahui tidak bisa berenang hingga tenggelam di kolam ikan sedalam 1, 60 meter,</p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, dari informasi yang dihimpun, Heri Eko Romadhon terjebur kolam ikan milik anggota dewan dari PKB ini sekitar pukul 10.30. Namun, sekitar pukul 12.00 korban diketemukan di dasar kolam dengan kedalaman 1,60 meter. Saat diangkat, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>“Diketahui korban tidak bisa berenang. Kejadian ini, karena kurang pengawasan dari orang tua, sehingga korban tercebur kedalam kolam dan tidak ketahuan”, kata Slamet Waloya , Sabtu (3/2/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, hasil pemeriksaan petugas kesehatan dari Puskesmas Sutojayan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.</p>
<p>“Atas permintaan keluarga korban, tidak dilakukan Autopsi. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah”, tandas Kapolres Blitar. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24156</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngogon, ABG Pelajar Madrasah Kromengan Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/ngogon-abg-pelajar-madrasah-kromengan-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2018 13:08:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bendungan lahor]]></category>
		<category><![CDATA[bocah tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kromengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23591-ngogon-abg-pelajar-madrasah-kromengan-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Musibah menimpa seorang anak baru gede (ABG) berusia 14 tahun saat nggogon atau mencari ikan dengan menyelam, Rabu (31/1/2018) siang di sekitar Bendungan Lahor, masuk Dusun Karanganom, Desa/Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Informasi didapat Memontum.com, Rabu siang, korban Jafar Sodiq (14) mencari ikan bersama 2 temannya. Ketiganya menyelam mencari ikan. Siang itu, hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Musibah menimpa seorang anak baru gede (ABG) berusia 14 tahun saat nggogon atau mencari ikan dengan menyelam, Rabu (31/1/2018) siang di sekitar Bendungan Lahor, masuk Dusun Karanganom, Desa/Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.</p>
<p>Informasi didapat <a href="https://memontum.com" rel="noopener" target="_blank">Memontum.com</a>, Rabu siang, korban Jafar Sodiq (14) mencari ikan bersama 2 temannya. Ketiganya menyelam mencari ikan. Siang itu, hujan rintik turun di lokasi tempat korban menyelam dengan temannya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23593" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0102-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Mendadak, korban tidak kunjung muncul dari dalam air. Seorang temannya langsung berteriak meminta pertolongan. Saksi ini juga memberitahu warga sekitar sehingga informasi tersebut diketahui Polsek Kromengan.</p>
<p>Terkait adanya orang tenggelam, pihak Polsek Kromengan segera menghubungi BPBD Kabupaten Malang dan PMI Kabupaten Malang guna pencarian korban. Hingga jelang petang, tubuh korban belum ditemukan dan rencananya akan dilanjutkan besok (Kamis, 1/2/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23592" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180131-WA0106-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan membenarkan adanya musibah korban tenggelam. Menurut Okta, korban berstatus pelajar Madrasah Tsanawiyah (Ringinanom). Lokasinya, mirip kanal yang kondisinya dimungkinkan ada pusaran air bawah. </p>
<p>&#8220;Besok dilanjutkan pencarian. Korban masih muda, warga Kater, ya dekat dengan lokasi, &#8221; ungkap AKP Okta Panjaitan kepada Memontum.com, Rabu jelang petang. Rencananya, besok dilakukan pencarian dengan perahu, termasuk penyelaman di titik korban menghilang. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23591</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
