<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bocor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bocor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Nov 2024 14:17:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bocor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Akibat LPG Bocor, Dua Warung Makan di Kota Malang Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-akibat-lpg-bocor-dua-warung-makan-di-kota-malang-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[bocor]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216111</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bangunan yang terdiri dua warung makan dan satu tempat kos di Jalan Cengger Ayam, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, terbakar, Minggu (03/11/2024) sekitar pukul 16.00. Meskipun bagian dalam bangunan hangus terbakar, namun tidak sampai ada korban jiwa. Informasi Memontum.com, bahwa bangunan tersebut seluas 500 meter persegi yang terbagi menjadi tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bangunan yang terdiri dua warung makan dan satu tempat kos di Jalan Cengger Ayam, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, terbakar, Minggu (03/11/2024) sekitar pukul 16.00. Meskipun bagian dalam bangunan hangus terbakar, namun tidak sampai ada korban jiwa.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa bangunan tersebut seluas 500 meter persegi yang terbagi menjadi tiga tempat usaha. Yakni Warung Gudang Lauk, Warung Sekar Sari dan kos-kosan putra. Sementara kebakaran sendiri, diketahui saat api sudah membesar hingga mengundang perhatian warga setempat. Apalagi, lokasinya yang tepat di pinggir jalan.</p>



<p>Lurah Tulusrejo, Syarif Hidayat, saat berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa titik api kebakaran berasal dari Warung Gudang Lauk yang berada di bagian timur bangunan. &#8220;Api dengan cepat membesar merambat ke Kemudian ke warung makan Sekar Sari yang berada di sebelahnya. Warung Mekar Sari kondisinya tutup, karena baru akan dilaunching pada Senin (04/11/2024) besok,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diceritakan, bahwa saat peristiwa kebakaran terjadi, Warung Gudang Laut sedang buka dan ada tiga konsumen yang sedang makan. Saat mengetahui bagian dapur terbakar, para karyawan warung mencoba memadamkan api dengan air seadanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat kebakaran itu terjadi dan api cepat membesar, para penghuni kos dan konsumen yang sedang makan langsung menyelamatkan diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pemilik bangunan, Prapto (70), mengatakan bahwa dirinya mengetahui ada kebakaran setelah mendapat kabar dari penghuni kos. &#8220;Tadi dapat kabar dari penghuni kos hingga saya langsung ke sini. Tempat kosnya itu ada di lantai dua dan jumlah anak kosnya ada 14 orang. Alhamdulillah, saat peristiwa kebakaran semua anak kos berhasil keluar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Agoes Soebekti, mengatakan setah adanya laporan, pihaknya menerjunkan 7 unit mobil pemadam berikut 30 personel. Petugas kemudian tiba di lokasi melakukan pemadaman. Untuk memadamkan kebakaran ini, petugas menghabiskan 31000 liter air.</p>



<p>&#8220;Untuk pemadaman sekitar 12 menit. Sesangkan untuk pendinginan selesai pukul 17.15 karena luasnya bangunan. Titik api kebakaran berasal dari dapur Warung Gudang Lauk. Informasi yang kami peroleh, saat peristiwa itu terjadi&nbsp; kompor dalam kondisi menyala dipakai memasak dan diduga ada kebocoran gas elpiji,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam peristiwa ini, dua karyawan Warung Gudang Lauk, yakni David dan Roby mengalami luka bakar ringan di bagian tangan dan kaki hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Untuk kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216111</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bocor dan Semburkan Api, Jargas Ranuyoso dan Klakah Jadi Perhatian Warga Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/bocor-dan-semburkan-api-jargas-ranuyoso-dan-klakah-jadi-perhatian-warga-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[API]]></category>
		<category><![CDATA[bocor]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[semburkan]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peristiwa kebocoran dan keluarnya semburan api dari jaringan gas (Jargas) bumi di Kecamatan Ranuyoso dan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menuai perhatian warga. Tidak hanya takut dan khawatir dengan kejadian serupa, namun warga juga berpikir mengenai penanganan dan pertanggungjawaban kejadian. Warga Ranuyoso, Yono atau biasa disapa Pak Yon, mengaku tidak habis pikir dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peristiwa kebocoran dan keluarnya semburan api dari jaringan gas (Jargas) bumi di Kecamatan Ranuyoso dan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menuai perhatian warga. Tidak hanya takut dan khawatir dengan kejadian serupa, namun warga juga berpikir mengenai penanganan dan pertanggungjawaban kejadian.</p>



<p>Warga Ranuyoso, Yono atau biasa disapa Pak Yon, mengaku tidak habis pikir dengan kejadian yang berlangsung di Juli itu. Meskipun dalam kejadian tersebut tidak sampai merembet kemana-mana, namun kebocoran dan keluarnya api membuatnya khawatir.</p>



<p>&#8220;Pastinya, kalau kebocoran itu sampai mengenai rumah atau sampai memunculkan api, semua khawatir. Lalu, kalau kejadian itu terulang dan berdampak, siapa yang bertanggungjawab,&#8221; ujarnya kepada Memontum.com, Senin (31/07/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkan, kalaupun sebab kebocoran adalah kedalaman pipa, tentunya itu harus sudah diantisipasi sejak awal. Sehingga, tidak sampai ada kejadian. &#8220;Kalau unsurnya kedangkalan penanaman pipa gas bumi sehingga jadi pipa bocor dan terbakar, harusnya diawal sudah diantisipasi,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, kekhawatiran serupa juga diungkapkan warga Klakah, Ricky. Menurutnya, jika pemasangan pipa yang menjadikan dua kejadian itu, maka harusnya sudah diantisipasi. Karena jika dilakukan tidak sesuai standar, maka sudah pasti akan memunculkan persoalan. &#8220;Akhirnya satu-persatu kekhawatiran masyarakat mulai muncul. Di awal, pekerjaan pipa jaringan gas bumi banyak dipersoalkan warga karena masalah kedalamannya. Sekarang, malah bocor dan keluar api,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bagaimana nanti bila akibat bocornya pipa gas bumi sampai membakar rumah warga. &#8220;Jika nanti sampai ada rumah yang terbakar akibat kebocoran pipa misalnya, lalu siapa yang bertanggung jawab. Meskipun, kita semua tidak berharap kejadian seperti itu,&#8221; tegas Ricky.</p>



<p>Sementara itu, pihak Kantor Pertamina Gas Negara atau PGN yang berada di Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian itu. Pekerja yang ada di kantor tersebut, mengaatakan tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan keterangan kepada media.</p>



<p>Sementara dari informasi yang diterima, peristiwa kebocoran itu berlangsung di tanggal 17 Juli untuk di Ranuyoso. Sementara di Kecamatan Klakah berlangsung pada 23 Juli. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Bocorkan Data Pribadi Calon PPS, KPU Trenggalek Jadi Sasaran Pemeriksaan DKPP</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-bocorkan-data-pribadi-calon-pps-kpu-trenggalek-jadi-sasaran-pemeriksaan-dkpp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Mar 2023 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bocor]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kebocoran data]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[PPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184376</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Diduga melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dengan perkara nomor 15-PKE-DKPP/II/2023 di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya. Perkara ini, diadukan oleh Adi Treswantoro. Sementara dalam pengaduan itu, dirinya mengadukan Nurani Sidomukti, yang merupakan anggota KPU Kabupaten Trenggalek sebagai Teradu I dan Gembong Derita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Diduga melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dengan perkara nomor 15-PKE-DKPP/II/2023 di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya. Perkara ini, diadukan oleh Adi Treswantoro. Sementara dalam pengaduan itu, dirinya mengadukan Nurani Sidomukti, yang merupakan anggota KPU Kabupaten Trenggalek sebagai Teradu I dan Gembong Derita Hadi, yang merupakan Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, sebagai Teradu II.</p>



<p>Keduanya, dinilai lalai dalam mengelola data pribadi calon Panitia Pemungutan Suara (PPS), dengan mengunggah tautan (link) di akun Facebook KPU Kabupaten Trenggalek, yang bisa diakses secara luas oleh masyarakat. &#8220;Di Facebook KPU Kabupaten Trenggalek, ada postingan tentang pengumuman untuk reset akun SIAKBA disertai link. Saya buka link tersebut dan ternyata muncul file dokumen berupa excel yang berisi data pribadi calon PPS,” kata Adi Treswantoro, Sabtu (04/03/2023) siang.</p>



<p>Lebih lanjut Adi menerangkan, link file dokumen excel tersebut berisi provinsi, kabupaten atau kota, dan identitas pribadi calon PPS, berupa nama, NIK, email hingha keterangan untuk melakukan reset. &#8220;Ini kesalahan yang sangat fatal. Ketua KPU dan Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM (Teradu I), yang paling bertanggung jawab dan tidak profesional dan tidak mempertimbangkan keamanan data pribadi saat membuat pengumuman,” imbuhnya.</p>



<p>Terkait kelalaian tersebut, Adi telah membuat laporan ke Bawaslu Kabupaten Trenggalek. Namun, setelah dilakukan kajian selama dua hari, laporan tersebut direkomendasikan untuk tidak ditindaklanjuti.</p>



<p>Kepada majelis, Teradu I dan Teradu II mengakui ada kelalaian yang tidak disengaja saat mengunggah pengumuman reset akun SIAKBA di Facebook KPU Kabupaten Trenggalek. Namun, keduanya menolak disebut sebagai pelaku teknis kelalaian tersebut.</p>



<p>Seperti Nurani, mengungkapkan tautan yang seharusnya disalin dan ditempel pada pengumuman reset akun SIAKBA adalah GoogleForm. Tetapi, terjadi kekeliruan tautan yang disalin dan ditempel yaitu Spredsheet.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Kelalaian dan tindakan tidak sengaja ini, tidak bisa secara otomatis ditimpakan pada Teradu I dan Teradu II, karena bukan merupakan pelaku teknis. Teradu dalam hal ini, merupakan pengarah kegiatan saja,” tutur Nurani.</p>



<p>Kelalaian itu, sambungnya, dilakukan oleh staf KPU Kabupaten Trenggalek, berinisial MH yang menjadi operator SIAKBA. MH sendiri, menurut Nurani mengunggah data tersebut atas persetujuan dari Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kabupaten Trenggalek, berinisial JMH yang menjadi koordinator kegiatan rekrutmen badan adhoc.</p>



<p>Nurani menambahkan, KPU Kabupaten Trenggalek sebenarnya sudah memiliki prosedur operasional standar untuk memuat konten di media sosial dan website yang tertuang dalam SK KPU Kabupaten Trenggalek Nomor: 12/HK.03.1- Kpt/3503/KPU.Kab/IV/2021 yang ditetapkan pada 7 April 2021.</p>



<p>“Menurut SOP tersebut, harus memberikan persetujuan sebelum berita dan konten media sosial di-posting di website dan media sosial,” tegasnya.</p>



<p>Teradu I juga telah melakukan klarifikasi kepada JMH, terkait kelalaian tersebut semata-mata untuk mempercepat pelayanan informasi agar segera melakukan reset calon PPS yang mengikuti Facebook dan Instagram KPU Kabupaten Trenggalek. “Saya memahami alasan yang disampaikan oleh JMH. Memang, ada kebutuhan mendesak untuk segera mengumumkan pemberitahuan cara melakukan reset,” papar Nurani.</p>



<p>Perlu diketahui, sidang pemeriksaan ini dipimpin J Kristiadi (Ketua Majelis), bertindak Anggota Majelis antara lain Sri Setyadi (TPD Unsur Masyarakat), Insan Qoriawan (TPD Unsur KPU), dan Muh Ikhwanudin (TPD Unsur Bawaslu). <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184376</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selang Kompor Gas Bocor, Dapur Rumah Warga Bugeman Situbondo Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/selang-kompor-gas-bocor-dapur-rumah-warga-bungatan-situbondo-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2022 10:07:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bocor]]></category>
		<category><![CDATA[gas]]></category>
		<category><![CDATA[rumah warga terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163936</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dapur rumah Yoyok Tek Naryo (56), warga Dusun Blangguan RT01 RW02, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, hangus dilalap si jago merah, Kamis (17/02/2022). Diduga, kobaran api tersebut berasal dari selang kompor gas yang bocor. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pukul 09.00. “Kronologinya, waktu itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dapur rumah Yoyok Tek Naryo (56), warga Dusun Blangguan RT01<strong> </strong>RW02, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, hangus dilalap si jago merah, Kamis (17/02/2022). Diduga, kobaran api tersebut berasal dari selang kompor gas yang bocor.</p>



<p>Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pukul 09.00. “Kronologinya, waktu itu istri korban yang bernama Nurasiah (50), sedang memasak nasi di dapur. Kemudian, dia tinggal sebentar ke depan rumah. Saat kembali itulah, tiba-tiba api sudah membumbung tinggi,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Puriyono melanjutkan, mengetahui kejadian itu, seketika korban langsung berteriak minta tolong. Sehingga, mengundang warga sekitar. “Akhirnya mereka bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Puriyono menerangkan, tidak lama kemudian, dua unit mobil Damkar milik Pemkab Situbondo tiba di lokasi. “Petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di dapur rumah korban, agar tidak merembet ke bangunan lain,” terangnya.</p>



<p>Puriyono menambahkan, tidak membutuhkan waktu lama, si jago merah berhasil dijinakkan. “Namun, dapur rumah korban mengalami kerusakan dengan kategori ringan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Dapur rumah dan seisinya hangus terbakar. Sehingga korban mengalami kerugian meteril sekitar Rp 1 juta,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163936</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
