<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Boikot &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/boikot/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Mar 2021 03:51:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Boikot &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kunker Menteri KKP Diwarnai Aksi Boikot</title>
		<link>https://memontum.com/kunker-menteri-kkp-diwarnai-aksi-boikot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 22:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Boikot]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kkp]]></category>
		<category><![CDATA[UU Pers]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137036</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI (KKP RI), Sakti Wahyu Trenggono, ke Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, diwarnai aksi boikot sejumlah wartawan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (16/03) siang. Aksi itu buntut dari tindakan arogan salah seorang oknum Pengawal Pribadi (Walpri) Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang menghalangi-halangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan RI (<a href="https://memontum.com/tag/kkp">KKP RI</a>), Sakti Wahyu Trenggono, ke Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, diwarnai aksi boikot sejumlah wartawan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (16/03) siang.</p>



<p>Aksi itu buntut dari tindakan arogan salah seorang oknum Pengawal Pribadi (Walpri) Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang menghalangi-halangi tugas wartawan yang sedang mengambil gambar. Bahkan, sempat mendorong keras dada wartawan dalam hal ini reporter JTV Situbondo, Andi Nurkholis.</p>



<p>Nyaris terjadi bentrok fisik antara Andi Nurkholis, dengan salah seorang Walpri Menteri KKP sebelum akhirnya dilerai oleh para wartawan lain.</p>



<p>“Saat mengambil gambar Menteri KKP mendengarkan presantase dari petugas BPBAP Situbondo, tiba-tiba salah seorang pengawal pribadinya mendorong saya, tanpa diawali dengan perintah mundur,” ujar Andi Nurkholis, Selasa (16/03).</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136389-terbakar-api-cemburu-seorang-janda-dibogem-mentah">Terbakar Api Cemburu, Seorang Janda Dibogem Mentah</a></strong></p>



<p>Zainal Aly Musthofa, Kontributor Trans TV Situbondo mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan sikap arogan oknum Walpri Menteri KKP RI terhadap Reporter JTV Situbondo, karena dalam bertugas para jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang, seperti yang diamanatkan pasal 8 Undang-Undang Pers Tahun 1999.</p>



<p>“Dalam konteks ini, seharusnya oknum Walpri Menteri KKP RI itu, tidak melakukan kekerasan dan menghalangi tugas wartawan dalam melakukan tugas jurnalistik,” kata Zainal Aly Musthofa.</p>



<p>Pria yang akrab dipanggil Zainal itu menambahkan, karena tindakan arogan oknum Walpri Menteri KKP mengancam terhadap kebebasan pers maka pihaknya meminta kepada semua organisasi profesi, yakni para wartawan untuk tetap solid mengutuk keras terhadap tindakan arogan tersebut.</p>



<p>“Tindakan arogan oknum Walpri Menteri KKP itu merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan. Kami meminta kepada para wartawan untuk tetap solid dan kompak mengutuk keras tindakan arogan tersebut,” imbau Zainal.</p>



<p>Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi terkait tindakan arogan oknum pengawal pribadinya, Menteri KKP RI, Sakti Wahyu Trenggono, justru menghindari dari para wartawan.</p>



<p>Bahkan, menteri KKP RI pengganti Edy Prabowo itu langsung masuk ke dalam mobilnya, meski sejumlah wartawan mengajukan pertanyaan kepadanya. <strong>(mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137036</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wartawan Jember Boikot Festival Egrang Tanoker</title>
		<link>https://memontum.com/wartawan-jember-boikot-festival-egrang-tanoker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Sep 2018 13:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Boikot]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/56660-wartawan-jember-boikot-festival-egrang-tanoker</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kurang lebih sebanyak 15 wartawan dari TV, Online dan Cetak Kabupaten Jember boikot Pemberitaan kunjungan Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI, Yohana susana yembise di Acara festival Egrang ke 9 , di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, Sabtu (22/9/2018). Hamka, salah seorang jurnalis yang turut melakukan aksi protes itu menyatakan pewarta, di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kurang lebih sebanyak 15 wartawan dari TV, Online dan Cetak Kabupaten Jember boikot Pemberitaan kunjungan Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI, Yohana susana yembise di Acara festival Egrang ke 9 , di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, Sabtu (22/9/2018). Hamka, salah seorang jurnalis yang turut melakukan aksi protes itu menyatakan pewarta, di Jember sepakat memboikot acara yang dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise Susana ini. </p>
<p>Karena menurut dia, sejak awal para juru warta diombang-ambingkan oleh panitia. Bahkan, sempat dilarang memasuki lokasi dengan alasan yang tidak jelas. Awalnya, Hamka menjelaskan, para wartawan diminta meliput festival tahunan yang telah menjadi salah satu ikon wisata Jember ini di area Polsek Ledokombo. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/09/IMG-20180922-WA0116-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-19748" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ternyata, sesampainya di kantor polisi yang juga menjadi start pawai engrang, mereka malah diminta balik kanan oleh petugas. Padahal sebelumnya salah seorang panitia menjelaskan, di titik start itu wartawan bisa mewawancarai Menteri Yohana. </p>
<p>“Akhirnya kami memutuskan, kalau memang tidak boleh wawancarai Ibu Menteri berarti kami juga tidak boleh meliput festival engrang,” katanya.</p>
<p>Sebenarnya, sambung jurnalis televisi ini, juru warta sempat meminta Humas Pemkab Jember untuk melobi panitia agar memfasilitasi wartawan mewawancarai Menteri Yohana. Namun, usulan itu bukannya diterima, justru ada salah seorang panitia yang mengatakan sebaiknya para awak media pulang saja, dan tak usah meliput agenda tersebut. </p>
<p>“Padahal kami datang kesini atas undangan. Dan saat itu kami juga sudah menunjukkan ID Card dari Panitia Tanoker, tapi tetap tidak boleh masuk,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56660</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
