<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bordir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bordir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Feb 2026 13:54:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bordir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan</link>
					<comments>https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230391</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC). Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC).</p>



<p>Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa orang biasa pun bisa terlihat cantik dan percaya diri memakai produk yang saya buat ini,” ujar Dino, Sabtu (21/02/2026) tadi.</p>



<p>Dalam pengenalan itu, dua petugas kebersihan diajak mengikuti sesi makeover dan pemotretan mengenakan gamis bordir dan tas makram. Konten tersebut, kemudian dipublikasikan melalui media sosial.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Dino, penggunaan model profesional sering menimbulkan persepsi bahwa pakaian terlihat bagus karena dikenakan oleh figur tertentu. “Kalau artis yang pakai, orang berpikir ya wajar bagus. Tapi kalau orang biasa saja terlihat bagus, berarti semua orang pastinya bisa,” ucapnya.</p>



<p>Strategi tersebut ternyata terbukti efektif. Setelah konten makeover dirilis, pesanan mulai berdatangan, termasuk pembelian paket untuk satu keluarga. Selain berdampak pada penjualan, kolaborasi ini juga memberi ruang apresiasi bagi pekerja sektor informal yang jarang mendapat sorotan.</p>



<p>“Harapannya bukan hanya jualan, tapi juga memberi inspirasi,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya Dasilva Batik juga pernah melakukan konsep serupa dengan mengajak seorang tukang becak, sebagai model untuk produk jaket batik andalannya. Respons positif dari masyarakat saat itu, menjadi motivasi bagi Dino untuk terus menghadirkan kampanye yang lebih membumi, dengan melibatkan figur-figur dari kalangan masyarakat biasa sebagai wajah produknya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dasilva Batik Rilis Gamis Bordir Silk Motif Khas Malang untuk Ramadan 2026</title>
		<link>https://memontum.com/dasilva-batik-rilis-gamis-bordir-silk-motif-khas-malang-untuk-ramadan-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/dasilva-batik-rilis-gamis-bordir-silk-motif-khas-malang-untuk-ramadan-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[dasilva]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026, tren busana di Kota Malang menunjukkan pergeseran ke arah desain yang lebih elegan dan feminin. Salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) fashion yang menangkap tren tersebut, yaitu Dasilva Batik. Berlokasi di Jalan Simpang Teluk Grajakan Blok III No 14, Kelurahan Pandanwangi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026, tren busana di Kota Malang menunjukkan pergeseran ke arah desain yang lebih elegan dan feminin. Salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) fashion yang menangkap tren tersebut, yaitu Dasilva Batik.</p>



<p>Berlokasi di Jalan Simpang Teluk Grajakan Blok III No 14, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, usaha tersebut menghadirkan koleksi gamis bordir berbahan silk dengan motif khas Malang sebagai produk unggulan Ramadan tahun ini.</p>



<p>Owner Dasilva Batik, Dino, menyampaikan bahwa koleksi tersebut dirancang khusus untuk menyambut Ramadan 2026. Tentunya, busana ini berbeda dari tahun sebelumnya yang berfokus pada baju koko pria.</p>



<p>“Tahun ini kami mengangkat gamis bordir khusus Ramadan, lengkap dengan tas makram sebagai pelengkap,” ujar Dino, Jumat (20/02/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, motif bordir yang digunakan mengangkat ciri khas lokal, seperti bunga-bunga yang identik dengan Malang. Produk didominasi warna netral yang sedang tren di media sosial, seperti putih, krem dan hitam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sekarang yang paling diminati itu putih dan krem. Bahannya silk, tidak terlalu shimmer, tapi tetap ada kesan elegan,” katanya.</p>



<p>Harga produk sendiri, dibanderol mulai Rp 250 ribu untuk tas makram dan Rp 350 ribu untuk gamis bordir. Pada awal Ramadan ini, pesanan sudah mencapai sekitar 50 unit dan diprediksi akan terus meningkat menjelang Lebaran.</p>



<p>&#8220;Biasanya, mendekati Lebaran di minggu ketiga, itu banyak. Namun, untuk pengiriman hanya bisa di wilayah Jawa Timur. Kalau di minggu kedua, pengiriman berani ke luar pulau dan bahkan ada yang malam takbir datang langsung ke toko,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa penjualan yang dilakukan melalui platform digital seperti TikTok Live dan marketplace lainnya. Di tahun lalu, penjualan produk Ramadan Dasilva Batik mencapai omzet sekitar Rp 187 juta. Dirinya berharap, di tahun ini omzet yang didapatkan jauh lebih tinggi.</p>



<p>“Target tahun ini tentu lebih tinggi. Mudah-mudahan bisa melebihi omzet tahun lalu,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dasilva-batik-rilis-gamis-bordir-silk-motif-khas-malang-untuk-ramadan-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMKM Lumajang Meriahkan Batik Bordir Aksesoris Fair 2025 Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/umkm-lumajang-meriahkan-batik-bordir-aksesoris-fair-2025-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aksesoris]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Dekranasda Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menghadiri secara langsung pembukaan Batik Bordir Aksesoris Fair 2025 di Grand City Surabaya, Rabu (30/04/2025) tadi. Hadirnya Ketua Dekranasda digelaran itu, tentunya membawa semangat baru bagi pelaku UMKM Lumajang. Terlebih, bisa hadir di tengah aneka warna dan motif dari berbagai daerah, di mana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Dekranasda Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menghadiri secara langsung pembukaan Batik Bordir Aksesoris Fair 2025 di Grand City Surabaya, Rabu (30/04/2025) tadi.</p>



<p>Hadirnya Ketua Dekranasda digelaran itu, tentunya membawa semangat baru bagi pelaku UMKM Lumajang. Terlebih, bisa hadir di tengah aneka warna dan motif dari berbagai daerah, di mana produk kerajinan Lumajang hadir dengan ciri khas tersendiri mewakili kearifan lokal yang bernilai tinggi dan siap bersaing secara luas.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;The Best Typical Fashion of Indonesia for The World&#8217;, pameran ini bukan sekadar ruang promosi semata. Namun, menjadi panggung strategis mempertemukan kreativitas lokal dengan peluang pasar global.</p>



<p>“Kegiatan ini bukan hanya soal promosi, tapi juga tentang nilai tambah ekonomi. Produk batik dan bordir dari Lumajang, memiliki potensi besar. Kami hadir membawa semangat, bahwa UMKM Lumajang siap naik kelas,” kata Dewi Natalia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa Dekranasda Lumajang tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga aktif mendorong transformasi digital dan perluasan jejaring usaha. Dukungan pemerintah daerah, pun terus diperkuat melalui pelatihan, fasilitasi promosi dan akses permodalan.</p>



<p>Lebih dari sekadar pameran, acara ini juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi masyarakat. Masyarakat diajak melihat lebih dekat proses kreatif di balik sebuah produk kriya. Sekaligus memahami bahwa kerajinan tangan lokal adalah bagian penting dari identitas dan masa depan bangsa.</p>



<p>Dewi Natalia juga menyampaikan harapannya, agar Kabupaten Lumajang ke depan dapat memiliki Galeri Dekranasda yang representatif untuk menampilkan berbagai produk UMKM dan ekonomi kreatif. “Semoga suatu saat nanti kita punya galeri Dekranasda di Lumajang. Jadi, kalau ada wisatawan atau turis yang datang, kita bisa langsung mengenalkan hasil karya daerah kita. Ini akan menjadi etalase kebanggaan Lumajang,” ungkapnya.</p>



<p>Pameran ini sendiri, rencananya akan berlangsung hingga 4 Mei 2025 dan menjadi ruang kolaborasi lintas daerah, lintas generasi dan lintas ide yang membangun masa depan ekonomi kreatif Indonesia. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT dan UMKM, Dekranasda Probolinggo Gelar Gebyar Merah Putih Fashion Show Batik, Bordir dan Payet</title>
		<link>https://memontum.com/hut-dan-umkm-dekranasda-probolinggo-gelar-gebyar-merah-putih-fashion-show-batik-bordir-dan-payet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Probolinggo menggelar Gebyar Merah Putih dalam bentuk fashion show batik, bordir dan payet, yang berlangsung di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu (24/08/2024) malam. Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, juga sekaligus untuk mempromosikan batik, bordir dan payet di Kabupaten Probolinggo. Pelaksanaan sendiri, diikuti sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Probolinggo menggelar Gebyar Merah Putih dalam bentuk fashion show batik, bordir dan payet, yang berlangsung di Alun-alun Kota Kraksaan, Sabtu (24/08/2024) malam. Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, juga sekaligus untuk mempromosikan batik, bordir dan payet di Kabupaten Probolinggo. Pelaksanaan sendiri, diikuti sekitar 61 orang yang terdiri dari Kepala Perangkat Daerah dan Camat di Pemkab Probolinggo serta lintas sektor dan perusahaan.</p>



<p>Dalam gelaran itu, peserta dinilai dari kriteria keserasian, corak batik dan bordir serta kesesuaian tema serta proses pembuatan bordir (manual atau komputer). Selaku dewan juri, terdiri dari Content Maker Tiara Adinda Sari, pengurus Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Trusti Dhiani Henartiwi dan Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Jawa Timur, Wirasno.</p>



<p>Gelaran Gebyar Merah Putih ini, dihadiri langsung Pj Bupati Probolinggo, H Ugas Irwanto bersama Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Hj Rita Erik Ugas Irwanto, yang juga selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo. Kemudian, Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto bersama istri, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian Purwono bersama istri, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana bersama istri dan Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Putu Agus Wiranata bersama istri.</p>



<p>Fashion show sendiri diawali dengan penampilan Tari Adhara Wigar dari SMPN 1 Kraksaan. Dilanjutkan, dengan peragaan busana batik oleh Adhie Model Management serta Febby Olla pemenang lomba fashion batik evening gown dalam Pekan Batik Daerah Jawa Timur 2024 dengan designer by Umar Collection.</p>



<p>Penampilan fashion show sendiri, dibagi menjadi dua tahap yang masing-masing diikuti oleh 30 pasang peserta. Diantara dua tahap tersebut itu, ada penampilan Forkopimda yang dipimpin oleh Pj Bupati Ugas didampingi Pj Ketua TP PKK Rita Erik menggunakan busana dengan tema Burung Kasmaran. Dimana busana dan payet adalah Umar Collection serta bordir dari Cindy Bordir.</p>



<p>Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, selaku ketua panitia mengaku sangat bersyukur karena Gebyar Merah Putih ini telah berjalan dengan sukses dan lancar. “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, para pembatik, para pembordir, pengrajin payet dan ahli rias. Wabil khusus kepada Bapak Pj Bupati dan Ibu serta seluruh Forkopimda yang telah memberikan support yang luar biasa atas kesuksesan kegiatan gebyar merah putih,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Taufik juga mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermakna, terharu dan bangga melihat karya anak bangsa yang ada di Kabupaten Probolinggo. Itu karena, bisa memberi warna dan corak yang luar biasa akan kekayaan Nusantara. “Harapan kami tahun depan, Gebyar Merah Putih ini akan lebih berbobot, lebih berkualitas dan lebih meriah. Salam UMKM, cinta produk dalam negeri,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Bupati Ugas mengatakan bahwa Gebyar Merah Putih ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dimana dalam peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah gebyar merah putih.</p>



<p>“Di dalam Gebyar Merah Putih ini didalamnya ada unsur UMKM. Dimana UMKM ini kita bagi menjadi UMKM dalam bentuk makanan dan UMKM dalam produk batik, bordir maupun payet,” katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, dalam gebyar ini pihaknya juga ingin mengangkat UMKM ini melalui lomba fashion. Sehingga dengan lomba fashion, para UMKM termasuk desainer, penjahit, pembordir dan pengrajin payet ini akan terangkat dan menambah pasar.</p>



<p>“Saya mengajak para pejabat termasuk Forkopimda ini salah satunya bagaimana kita terlibat langsung untuk mengangkat UMKM. Jadi bukan hanya kita mengandalkan wisatawan, tetapi para pengusaha lokal, para pejabat lokal dan para donator lokal juga terlibat. Di satu sisi saya mengucapkan terima kasih karena gebyar merah putih ini ternyata mendapatkan banyak dukungan dari berbagai perusahaan dan sponsor beberapa BUMN,” jelasnya.</p>



<p>Pj Bupati Ugas menegaskan, bahwa kegiatan Gebyar Merah Putih ini hampir tiap tahun diadakan. Oleh karena itu, pihaknya berharap ingin UMKM ini bukan hanya diangkat produktivitasnya dan disupport ketrampilannya, tetapi bisa dibantu untuk pemasarannya. Salah satunya, melalui lomba-lomba maupun event-event yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>“Banyak hal yang kita lakukan selain dari Gebyar Merah Putih ini. Sekali lagi jangan pernah berhenti untuk terus meningkatkan UMKM. Karena Pemerintah Daerah akan terus mengawal, mendampingi dan membantu pemasarannya. Salah satunya di Pusat Oleh-oleh yang akan kita selesaikan dan kita bantu pemasarannya,” tambahnya. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMKM Lumajang Curi Perhatian di Pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024 di Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/umkm-lumajang-curi-perhatian-di-pameran-batik-bordir-dan-aksesoris-fair-2024-di-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aksesoris]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209278</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pameran seni dan kerajinan &#8216;Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024&#8217;, yang berlangsung 8 Mei hingga 12 Mei 2024 di Surabaya, menjadi ajang gemerlap bagi pengrajin batik maupun pelaku UMKM dari Kabupaten Lumajang. Dengan menampilkan ragam batik eksklusif dan aksesoris khas daerah, UMKM Lumajang berhasil mencuri perhatian pengunjung dari berbagai penjuru. Sebenarnya tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pameran seni dan kerajinan &#8216;Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024&#8217;, yang berlangsung 8 Mei hingga 12 Mei 2024 di Surabaya, menjadi ajang gemerlap bagi pengrajin batik maupun pelaku UMKM dari Kabupaten Lumajang. Dengan menampilkan ragam batik eksklusif dan aksesoris khas daerah, UMKM Lumajang berhasil mencuri perhatian pengunjung dari berbagai penjuru.</p>



<p>Sebenarnya tidak hanya batik, namun juga kerajinan perhiasan perak dan bambu serta beragam produk unggulan UMKM, turut meramaikan pameran. Pelaksanaan sendiri, digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur tersebut.</p>



<p>Pj Ketua Dekranasda Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, menjelaskan bahwa kekuatan pemasaran bagi UMKM adalah melalui partisipasi dalam berbagai acara pameran. &#8220;Dengan mengikuti berbagai pameran, maka kita dapat mempromosikan produk UMKM secara lebih luas dan meningkatkan pangsa pasar,&#8221; kata Rahayu di sela Opening Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024, Rabu (08/05/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menyajikan keindahan dan keunikan batik Lumajang, pengunjung diperkenalkan dengan ragam motif dan teknik bordir yang khas dari daerah tersebut. Mulai dari motif tradisional hingga kreasi modern, setiap karya batik memancarkan keindahan dan kekayaan budaya Lumajang.</p>



<p>Tidak ketinggalan, aksesoris-aksesoris juga menjadi daya tarik utama. Mulai dari perhiasan perak dengan sentuhan seni etnik hingga kerajinan bambu yang memikat, memperkaya pengalaman berbelanja pengunjung di pameran tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya sangat terkesan dengan keindahan batik dan aksesoris khas Lumajang, yang dipamerkan di sini. Mereka benar-benar menghadirkan nuansa tradisional yang memesona,&#8221; kata salah seorang pengunjung pameran, Dina.</p>



<p>Acara tersebut juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM, untuk memperluas jaringan dan meningkatkan penjualan. Kolaborasi antara Dekranasda dan pengrajin, diharapkan dapat membawa semangat baru dalam industri kreatif daerah serta memperkuat posisi Lumajang sebagai pusat batik dan kerajinan yang berkualitas. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209278</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Produk Unggulan Kota Kediri Meriahkan Gelaran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2024 di Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/produk-unggulan-kota-kediri-meriahkan-gelaran-batik-bordir-dan-aksesoris-fair-2024-di-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aksesoris]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209239</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, meninjau booth Kota Kediri dalam gelaran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2024, yang dibuka Pj Ketua Dekranasda Jawa Timur Isye Adhy Karyono, Rabu (08/05/2024) tadi. Dalam gelaran tahunan itu, berbagai produk unggulan Kota Kediri, akan dipamerkan mulai tanggal 8 hingga 12 Mei di Grand City Surabaya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, meninjau booth Kota Kediri dalam gelaran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair 2024, yang dibuka Pj Ketua Dekranasda Jawa Timur Isye Adhy Karyono, Rabu (08/05/2024) tadi. Dalam gelaran tahunan itu, berbagai produk unggulan Kota Kediri, akan dipamerkan mulai tanggal 8 hingga 12 Mei di Grand City Surabaya.</p>



<p>Kota Kediri sendiri dalam pameran itu, beberapa diantaranya menyuguhkan seperti tenun ikat, batik, kerudung sulam, dan aksesoris. Total, terdapat sekitar 140 stan yang memamerkan produk-produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa pameran ini menjadi wadah promosi bagi produk-produk Kota Kediri. Sehingga, diharapkan produk-produk Kota Kediri, dapat dikenal lebih luas lagi.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah juga mengajak seluruh masyarakat, untuk datang dan berbelanja di event tahunan Batik, Bordir, dan Aksesoris Fair 2024. Khususnya, membeli produk-produk dari Kota Kediri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Bagus sekali event ini untuk mempromosikan produk-produk unggulan daerah. Silahkan datang untuk melihat dan berbelanja produk unggulan Kota Kediri. Kita harus bangga menggunakan produk-produk lokal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah juga menjelaskan, produk-produk Kota Kediri yang dipamerkan memiliki berbagai keunggulan. Seperti handicraft yang unik dan tenun ikat Kota Kediri, yang telah mendapatkan sertifikat HAKI. Selain dokumen legalitas usaha, HAKI juga sebagai aset untuk menaikkan value dan daya saing produk.</p>



<p>&#8220;Tenun ikat Kota Kediri sudah mendapat sertifikat HAKI. Ini penting sekali, agar produk unggulan kita bisa bersaing di pasar yang lebih luas lagi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Pj Ketua Dekranasda Kota Kediri, Novita Bagus Alit dan perwakilan Disperdagin Kota Kediri. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209239</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
