<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPBD Kabupaten Bondowoso &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bpbd-kabupaten-bondowoso/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jul 2019 12:32:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPBD Kabupaten Bondowoso &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasca Tragedi Thoriq, Pemkab Bondowoso Berencana Pasang Portal Bukit Piramid</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-tragedi-thoriq-pemkab-bondowoso-berencana-pasang-portal-bukit-piramid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 12:32:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Piramid]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Argopuro]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87645-pasca-tragedi-thoriq-pemkab-bondowoso-berencana-pasang-portal-bukit-piramid</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pemkab Bondowoso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berencana melakukan pemortalan kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro. Rencana pemortalan dilakukan setelah tragedi meninggalnya Thoriq Risky Maulidan, pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso akibat terjatuh dari lereng Bukit Piramid pada 23 Juni 2019 dan mayatnya baru ditemukan 12 hari kemudian pada 5 Juli kemarin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pemkab Bondowoso melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berencana melakukan pemortalan kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro. Rencana pemortalan dilakukan setelah tragedi meninggalnya Thoriq Risky Maulidan, pelajar lulusan SMPN 4 Bondowoso akibat terjatuh dari lereng Bukit Piramid pada 23 Juni 2019 dan mayatnya baru ditemukan 12 hari kemudian pada 5 Juli kemarin.</p>
<p>Kepala BPBD Bondowoso Kukuh Triatmoko di Pendapa Bupati usai acara evaluasi penyelamatan dan jalur pegunungan, pagi kemarin (8/7/2019) mengatakan, rencana pemortalan kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro merupakan upaya Pemkab Bondowoso untuk mengantisipasi jatuhnya korban lagi.</p>
<p>”Artinya, pemortalan nanti agar selektif bagi pendaki yang mendaki kawasan Bukit Piramid Gunung Argopuro. Jadi, untuk memastikan yang naik ke sana benar-benar pendaki gunung,” kata Kukuh.</p>
<p>Karena itu, menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK), Bakesbangpol, dan Disnakertrans ini, semua pihak akan merumuskan regulasi pendakian Bukit Piramid. Diantaranya, Perhutani selaku pemangku hutan dan Disparpora Bondowoso sebagai pengelola destinasi wisata.</p>
<p>”Dari hasil evaluasi, ini nantinya kita lanjutkan dengan melakukan koordinasi bersama Perhutani sebagai pemangku hutan dan Disparpora sebagai pengelola destinasi wisata di Bondowoso,” jelasnya.</p>
<p>Untuk itu, Kukuh meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga pintu masuk pendakian kawasan Bukit Piramid yang juga dikenal Punggung Naga, sebelum regulasi pemortalan dikeluarkan Pemkab Bondowoso.</p>
<p>”Kita sekarang sudah berkoordinasi dengan masyarakat sekitar kawasan Bukit Piramid untuk pintu masuk pendakian. Kita juga sudah mulai menghidupkan portal, yang bisa masyarakat sekitar,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Eko Wahyu Prasetyo, komandan tim pencarian dan penyelamat yang menemukan mayat Thoriq mengatakan, jalur pendakian Bukit Piramid sangat beresiko bagi orang yang mencoba menaklukkannya. Karena, jalur lereng bukit menuju pegunungan Argopuro sangat tipis dibandingkan gunung lainnya.</p>
<p>”Jalurnya sekitar satu jengkal. Siapa pun yang naik kesana harus fokus, karena salah sedikit bisa fatal terjatuh ke jurang yang curam,” kata pria yang juga anggota Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung atau Wanadri ini. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87645</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggulangi Asap Ijen, BPBD Bondowoso Bagikan Ribuan Masker</title>
		<link>https://memontum.com/tanggulangi-asap-ijen-bpbd-bondowoso-bagikan-ribuan-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2018 13:37:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[gas]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[larangan pendakian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/33329-tanggulangi-asap-ijen-bpbd-bondowoso-bagikan-ribuan-masker</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8212; Hingga saat ini tercatat 30 orang dirawat akibat gas berbahaya yang dikeluarkan oleh Gunung Ijen. &#8220;Sebanyak 30 orang warga dirawat akibat terpapar gas belerang pekat dan dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit”, kata Kukuh Triatmoko, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso. Yaitu, lanjutnya, 24 orang di Puskesmas Sempol, 4 orang di Puskesmas Tlogosari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8212; Hingga saat ini tercatat 30 orang dirawat akibat gas berbahaya yang dikeluarkan oleh Gunung Ijen. &#8220;Sebanyak 30 orang warga dirawat akibat terpapar gas belerang pekat dan dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit”, kata Kukuh Triatmoko, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso.</p>
<p>Yaitu, lanjutnya,  24 orang di Puskesmas Sempol, 4 orang di Puskesmas Tlogosari dan 2 orang di rujuk ke RS Koesnadi Bondowoso. Kondisi pasien makin membaik. Sebanyak 178 jiwa warga sudah dievakuasi dari 4 dusun terpapar yaitu Dusun Margahayu, Dusun Krepekan, Dusun Watucapil, dan Dusun Kebun Jeruk ke tempat aman di masjid Sempol, di rumah warga dan di Puskesmas.</p>
<p>Tidak semua warga dari dusun bersedia dievakuasi. Saat ini bau menyengat mulai berkurang. &#8220;25 ribu masker dibagikan ke warga, 20 mobil ambulan dari sejumlah Puskesmas disiagakan di sekitar Desa Sempol”, tambah Kukuh.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://pemerintahan.memontum.com/7168-tim-sar-banyuwangi-larang-turis-ke-ijen" rel="noopener" target="_blank">Tim SAR Banyuwangi Larang Turis Ke Ijen</a> ) </p>
<p>Kami, lanjutnya, juga menyediakan dapur umur dan pos kesehatan. Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD dan PVMBG dalam penanganan dampak gas beracun Gunung Ijen. Seperti diketahui, pada Rabu malam (22/3/2018) sekitar pukul 19.15 Wib, terjadi letusan freatik dan terdengar letusan 3 kali di pondok bunder yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari kawah Gunung Ijen.</p>
<p>Kemudian sekitar pukul 20.30 Wib beberapa warga Dusun Margahayu Desa Kalianyar Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso mengalami keracunan gas belerang. Warga merasakan sesak nafas dan adanya muntah-muntah.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/12927-gas-belerang-ijen-bisa-ancam-jiwa" rel="noopener" target="_blank">Gas Belerang Ijen Bisa Ancam Jiwa</a> )</p>
<p>Hingga saat ini status Gunung Ijen masih Normal (level I). Tidak ada kenaikan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan. &#8220;Laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Ijen PVMBG terjadi gempa hembusan satu kali, tremor non harmonik satu kali, gempa vulkanik dangkal 19 kali, gempa vulkanik dalam 2 kali dan gempa tektonik jauh3 kali,&#8221; pungkasnya. <strong>(sam/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">33329</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
