<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPBD Kabupaten Kediri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bpbd-kabupaten-kediri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Oct 2018 23:01:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPBD Kabupaten Kediri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Plosoklaten Mulai Kekeringan, BPBD Dropping Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/plosoklaten-mulai-kekeringan-bpbd-dropping-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 23:01:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Plosoklaten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60980-plosoklaten-mulai-kekeringan-bpbd-dropping-air-bersih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, musim kemarau di sebagian besar wilayah di Indonesia pada 2018 telah dimulai Mei dan akan berakhir pada November mendatang. Dua Dusun di Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri yaitu Dusun Bedek dan Dusun Sepawon, saat ini mulai merasakan kesulitan.untuk.memdapatkan air bersih. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, musim kemarau di sebagian besar wilayah di Indonesia pada 2018 telah dimulai Mei dan akan berakhir pada November mendatang. Dua Dusun di Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri yaitu Dusun Bedek dan Dusun Sepawon, saat ini mulai merasakan kesulitan.untuk.memdapatkan air bersih.</p>
<p>    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Kediri Randy Aghata  mengatakan, beberapa hari ini di Dusun Bedek dan Dusun Sepawon mengalami pengurangan debit air bersih yang signifikan, sehingga warga setempat perlu adanya bantuan air bersih untuk keperluan sehari-hari. </p>
<p>&#8220;Pada hari ini Senin (22/10/2018) BPBD Kabupaten Kediri melakukan dropping air bersih di Dusun Badek dan Dusun Sepawon Desa Sepawon Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri sebagai respon cepat terjadinya penurunan debit air sebagai dampak dari musim kemarau,&#8221; katanya.</p>
<p>     Masih kata Randy, Dropping air bersih dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan air bersih bagi warga di 2 (dua) dusun. &#8220;Kita mencoba merespon cepat dengan mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga yang terbagi di dua dusun tersebut,&#8221; ungkapnya. </p>
<p>   Berdasarkan catatan dari BPBD Kabupaten Kediri, di Dusun Badek dan Sepawon iti terdapat 875 kepala Keluarga (KK). Sedangakan luntuk kuantitas dan jangka waktu dropping akan disesuaikan kebutuhan masyarakat didua dusun tersebut.<strong>(aji/mid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60980</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jasad Penambang Pasir Akhirnya Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/jasad-penambang-pasir-akhirnya-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2018 14:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[gunung kelud]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27093-jasad-penambang-pasir-akhirnya-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; Setelah dilakukan pencarian akhirnya tim SAR gabungan bersama paguyuban pertambangan pasir rakyat berhasil menemukan jasad Sunarji (39) penambang pasir yang menjadi korban tebing longsor di sungai Ngobo, aliran lahar Gunung Kelud, Petak 148, Desa Puncu, Kabupaten Kediri. Proses pencarian melibatkan ratusan orang yang dimulai di titik kumpul Balai Desa Wonorejo Trisulo, sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8212; Setelah dilakukan pencarian akhirnya tim SAR gabungan bersama paguyuban pertambangan pasir rakyat berhasil menemukan jasad Sunarji (39) penambang pasir yang menjadi korban tebing longsor di sungai Ngobo, aliran lahar Gunung Kelud, Petak 148, Desa Puncu, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Proses pencarian melibatkan ratusan orang yang dimulai di titik kumpul Balai Desa Wonorejo Trisulo, sejak pukul 07.00 WIB pada Sabtu (17/1/2018)</p>
<p>Mereka mulai menyusuri aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Akhirnya, Tim SAR berhasil menemukan korban dalam kondisi tewas tertimbun material tanah longsor</p>
<p>Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten  Kediri Randi Agata mengatakan,  bahwa benar korban telah ditemukan. &#8221; Korban Sunarji telah ditemukan dalam kondisi sudah  meninggal,&#8221; tuturnya</p>
<p>Lebih jauh Randi menjelaskan, ketika ditemukan korban dalam kondisi telentang terkubur material tanah longsor sedalam sekitar satu meter.</p>
<p>( <strong>baca juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/10587-tebing-aliran-lahar-kelud-longsor-penambang-tertimbun-pasir-3-tewas-3-klenger" rel="noopener" target="_blank">Tebing Aliran Lahar Kelud Longsor, Penambang Tertimbun Pasir, 3 Tewas, 3 Klenger</a> )</p>
<p>   Adapun jenazah korban yang merupakan warga Dusun Ngrangkah, Desa Sepawon itu telah dievakuasi dari lokasi kejadian tanah longsor.&#8221;Jenazah korban ditandu menuju mobil untuk dievakuasi ke titik aman,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelnya,  tebing aliran lahar Gunung Kelud yang berada di Desa Wonorejo Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri longsor. Akibatnya, tiga kendaraan truk beserta orang didalamnya ikut tertimbun bersama material longsor pada Jumat (16/2/2018) pukul 04.00 dini hari.<strong> (hyo/aji) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27093</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
