<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPBD Kabupaten Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bpbd-kabupaten-sidoarjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Feb 2018 16:14:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPBD Kabupaten Sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Mesin Pompa Atasi Banjir Desa Gempolsari</title>
		<link>https://memontum.com/dua-mesin-pompa-atasi-banjir-desa-gempolsari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2018 16:14:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27523-dua-mesin-pompa-atasi-banjir-desa-gempolsari</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Sejak dioperasikan 2 mesin pompa milik BPBD dan Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo, ditempatkan pada kawasan Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Selasa (20/2/2018) siang. Nampak terlihat jalan akses desa Gempolsari dengan desa yang selama ini terendam banjir kembali dapat dilintasi untuk beraktifitas. Menurut kepala Desa Gempolsari, Syahroni Alim mengatakan, &#8220;Pemukiman warga terendam banjir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Sejak dioperasikan 2 mesin pompa milik BPBD dan Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo, ditempatkan pada kawasan Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Selasa (20/2/2018) siang. Nampak terlihat jalan akses desa Gempolsari dengan desa yang selama ini terendam banjir kembali dapat dilintasi untuk beraktifitas.</p>
<p>Menurut kepala Desa Gempolsari, Syahroni Alim mengatakan, &#8220;Pemukiman warga terendam banjir itu, hampir keseluruhannya yang berada di sisi selatan sungai Ketapang. Tepatnya bersebelahan dengan tanggul semburan lumpur. Tidak dipungkiri ketika hujan, di tempat tersebut pasti banjir dan menjadi langganan. Seperti halnya di lingkungan RT 07 sampai RT 16 RW 04 berjumlah 628 unit rumah.&#8221;</p>
<div id="attachment_5625" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-5625" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_135827-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt=" Nampak petugas gabungan,Dinas Pu Pengairan Sidoarjo,BPBD Sidoarjo,Satpolpp Sidoarjo,TNI dan Polri bergotong royong atasi banjir di Desa Gempolsari. (gus)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-27525" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_135827-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_135827-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_135827-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_135827-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-5625" class="wp-caption-text"><em>Nampak petugas gabungan,Dinas Pu Pengairan Sidoarjo,BPBD Sidoarjo,Satpolpp Sidoarjo,TNI dan Polri bergotong royong atasi banjir di Desa Gempolsari. <strong>(gus)</strong></em></p></div>
<p>&#8220;Kondisi itu semakin parah, diakibatkan saluran air maupun di sungai Ketapang mengalami pendangkalan. Ditambah dengan tingginya volume air kiriman dari barat, di luar wilayah kecamatan Tanggulangin. Sehingga sungai Ketapang di sepanjang Desa Kalitengah, Desa Gempolsari tidak mampu menampung dan meluap ke jalan raya serta pemukiman warga,&#8221; ungkap Roni.</p>
<p>Masih kata Roni, &#8220;Kami sudah melakukan koordinasi, komunikasi bahkan sudah mengirim surat ke instansi terkait di Kabupaten Sidoarjo. Untuk segera menormalisasikan, saluran sungai Ketapang dari pendangkalan. Itu pun tidak satu kali, dua kali kami sampaikan melalui rapat Musrenbang. Namun sampai saat ini, belum ada tanggapan dan jawaban,&#8221; pungkasnya.</p>
<div id="attachment_5626" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-5626" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_140715-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Nampak kondisi jalan raya Desa Gempolsari,yang dapat dilintasi warga maupun pengguna jalan. (gus)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-27524" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_140715-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_140715-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_140715-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180220_140715-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-5626" class="wp-caption-text"><em>Nampak kondisi jalan raya Desa Gempolsari,yang dapat dilintasi warga maupun pengguna jalan. <strong>(gus)</strong></em></p></div>
<p>Camat Tanggulangin Didik Widoyoko, saat dikonfirmasi Memontum.com, di ruang kerjanya menyatakan, &#8220;Pengadaan normalisasi di sepanjang sungai Ketapang. Pihaknya mengakui bahwa persoalan tersebut sudah diajukan, melalui musrenbang akan tetapi belum ada realisasinya. Soal realisasi normalisasi sungai tahun ini apa tahun depan saya belum tahu. Tetapi terus akan kami koordinasikan kepada instansi terkait di Kabupaten Sidoarjo,&#8221; katanya. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nembak Ikan di Area Tambak, Hanyut Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/nembak-ikan-di-area-tambak-hanyut-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 12:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24353-nembak-ikan-di-area-tambak-hanyut-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Udin Jaelani (25), pria asal Dusun Timur Jurang RT 01 RW 04, Desa Wonokerto, Kecamatan Dukorejo, Kecamatan Pasuruan, Minggu (4/2/2018) pagi.Tenggelam di area tambak wilayah Dusun Pelayaran Desa Tambak Kalisogo, Jabon. Milik Supaat (43) warga Dusun Kademangan RT 14 RW 05, Desa Jemirahan, Jabon. Mendapati korban tenggelam dan belum ditemukan. Warga setempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212;  Udin Jaelani (25),  pria asal Dusun Timur Jurang RT 01 RW 04, Desa Wonokerto, Kecamatan Dukorejo, Kecamatan Pasuruan, Minggu (4/2/2018) pagi.Tenggelam di area tambak wilayah Dusun Pelayaran Desa Tambak Kalisogo, Jabon. Milik Supaat (43) warga Dusun Kademangan RT 14 RW 05, Desa Jemirahan, Jabon. Mendapati korban tenggelam dan belum ditemukan. Warga setempat beserta keluarga korban di lokasi melakukan pencarian.</p>
<p>Peristiwa tenggelamnya korban di area tambak,terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Semula Udin Jaelani (korban) beserta ketiga rekannya, Mamat, Eko, Parkan. Berburu ikan dengan menggunakan senapan angin. Setibanya di tempat kejadian perkara, mereka ber-empat berpencar.Tidak lama, Udin Jaelani menembakan senapannya ke air dan mendapatkan ikan.</p>
<div id="attachment_9535" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-9535" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180204_105331-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Petugas Polsek Jabon,bersama warga dan eluarga korban menunggu diarea tambak (Memo X/Agus HP)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-24355" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180204_105331-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180204_105331-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180204_105331-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/P_20180204_105331-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-9535" class="wp-caption-text"><em>Petugas Polsek Jabon,bersama warga dan eluarga korban menunggu diarea tambak <strong>(Memo X/Agus HP)</strong></em></p></div>
<p>Naas pada saat menarik benang,tali senar tersebut menyangkut sampah yang berada di tengah tambak. Korban pun menceburkan diri ke dalam air, berusaha untuk mengambilnya. Namun ketika berada di tengah, tubuh korban tidak lagi kelihatan.</p>
<p>Seketika ketiga teman korban,untuk menolongnya tetapi kondisi kedalam tambak. Akhirnya meminta tolong serta memberitahukan warga setempat dan dilaporkan ke Polsek Jabon.Sementara dilokasi kejadian, warga beserta keluarga korban terus melakukan pencarian.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0009-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24354" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0009-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0009-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0009-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180204-WA0009-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurut kepala Dusun Playaran,Desa Tambak Kalisogo, Slamet mengatakan, &#8220;Dirinya saat di rumah, diberitahu oleh warga sekitar. Setelah itu mengecek ke lokasi,dan menanyakan kebenarannya. Ternyata benar, langsung saya laporkan ke Polsek Jabon.&#8221;</p>
<p>Sementara saat ini pukul 17.36 WIB, berita ditulis korban masih belum ditemukan. Petugas Basarrnas Jatim dan BPBD Kabupaten Sidoarjo, Tagana diterjunkan masih terus melakukan pencarian dan penyisiran di area tambak tersebut. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24353</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantuan Korban Puting Beliung Tambakrejo Rp 1,59 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/bantuan-korban-puting-beliung-tambakrejo-rp-159-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2017 14:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Puting Beliung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11184-bantuan-korban-puting-beliung-tambakrejo-rp-159-miliar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo memastikan nilai bantuan untuk korban puting beliung Desa Tambakrejo, Tambaksumur dan Tambaksawah mencapai Rp 1,591 miliar. Bantuan itu diberikan untuk korban rumah rusak ringan, sedang dan berat serta untuk korban terluka dan meninggal dunia. Sekaligus kerusakan fasilitas umum. &#8220;Memang ada pengurangan jumlah rumah rusak. Dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo memastikan nilai bantuan untuk korban puting beliung Desa Tambakrejo, Tambaksumur dan Tambaksawah mencapai Rp 1,591 miliar. Bantuan itu diberikan untuk korban rumah rusak ringan, sedang dan berat serta untuk korban terluka dan meninggal dunia. Sekaligus kerusakan fasilitas umum.</p>
<p>&#8220;Memang ada pengurangan jumlah rumah rusak. Dari sekitar 902 rumah, setelah diverifikasi terdapat 752 rumah rusak ringan, sedang dan berat,&#8221; terang Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito kepada Memo X, Rabu (6/12/2017).</p>
<p>Dwijo merinci untuk bantuan rumah rusak Rp 1 juta sampai Rp 5 juta. Sedangkan korban luka-luka sebanyak 22 orang mendapatkan bantuan Rp 1 juta per orang total mencapai Rp 22 juta. Sedangkan untuk korban meninggal dunia 2 orang masing-masing Rp 4 juta total Rp 8 juta.</p>
<p>&#8220;Besok Bank Jatim akan membuka rekening warga. Kalau sudah siap, maka langsung bisa ditransfer dan dicairkan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menegaskan selaim dana Rp 1,591 miliar bantuan ke korban puting beliung cukup banyak dari lembaga lainnya baik berupa makanan, minuman, pakaian dan uang tunai. Rata-rata langsung diberikan ke pihak desa setempat.</p>
<p>&#8220;Khusus yang lewat saya ada Rp 500 juta dari PT Mega Surya Mas akan tetapi belum dicairkan. Kalau sudah dicairkan masukkan ke rekening BPBD karena perusahaan minyak goreng dan sabun ini juga menjadi korban puting beliung. Makanya pabrik itu beramal,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11184</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
