<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPBD Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bpbd-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jun 2023 10:38:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPBD Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalin Kerja Sama dengan BMKG, BPBD Kota Malang Beri Pelatihan Relawan Mengenai Aplikasi Disaster</title>
		<link>https://memontum.com/jalin-kerja-sama-dengan-bmkg-bpbd-kota-malang-beri-pelatihan-relawan-mengenai-aplikasi-disaster</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190241</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; 57 relawan dari masing-masing kelurahan di Kota Malang, mengikuti pelatihan responder aplikasi disaster, yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di salah satu hotel Kota Malang, Selasa (06/06/2023) tadi. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, Kepala Stasiun Metrologi Kelas I BMKG, Juanda Sidoarjo, Taufiq [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; 57 relawan dari masing-masing kelurahan di Kota Malang, mengikuti pelatihan responder aplikasi disaster, yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di salah satu hotel Kota Malang, Selasa (06/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, Kepala Stasiun Metrologi Kelas I BMKG, Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintah, dan Politik Pemkot Malang, Tabrani, Kepala Inspektorat Pemkot Malang, Mulyono, dan Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, serta Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani.</p>



<p>Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin menyiapkan tim atau personel dari setiap kelurahan, agar mampu membuat berita atau informasi yang up to date (terkini) dan akurat. Sehingga, laporan yang diterima dan yang disampaikan kepada pimpinan sesuai dengan di lapangan.</p>



<p>“Jadi nanti harapannya harus pasti, terkait siapa yang melapor, di mana, dan tingkat kerusakannya seperti apa, itu sedang kami latih. Jadi jangan sampai semua berita yang masuk di medsos itu ditelan semuanya. Karena pimpinan butuh pengambilan keputusan, keakuratan sistem yang dipakai. Sehingga, laporan yang diterima itu juga proporsional,” jelas Prayitno, seusai membuka kegiatan.</p>



<p>Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Kedungkandang ini, juga menyampaikan jika bencana itu tanggung jawab bersama. Sehingga, butuh personil yang dilatih dan teridentifikasi dengan jelas.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Jadi, kami melibatkan warga kelurahan yang asli di situ. Karena mereka siang dan malam, itu akan syandby di sana. Otomatis, kecepatannya bisa kami andalkan dan kami juga meminta mereka terhubung dengan pak lurah wilayahnya,” katanya.</p>



<p>Terkait dengan pelatihan yang diberikan tersebut, tentu untuk semua bencana yang terjadi. Karena bencana itu sesuatu yang tidak terduga, yang tidak diinginkan, dan mengakibatkan kerugian harta benda serta mengancam nyawa.</p>



<p>“Misalnya bencana itu berpotensi menjadi ancaman, maka segera laporkan, biar kami cepat mengambil langkah. Kami juga akan terkoneksi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC), sehingga akan dengan mudah mengambil tindakan,” lanjutnya.</p>



<p>Kemudian, dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman tentang pelayanan Informasi Metrologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam rangka penanggulangan bencana di wilayah Kota Malang, antara Pemkot Malang dengan BMKG Juanda Sidoarjo.</p>



<p>“Jadi penandatangan itu tadi tentang support data potensi kebencanaan. Kalau BPBD Kota Malang itu yang menyediakan lapangan, kami BMKG itu yang mengisi dashboard supaya diisi oleh masyarakat. Info-info potensi kebencanaan hidrometeorologi yang terjadi di Kota Malang, itu kerja samanya,” ucap Kepala Stasiun Metrologi Kelas I BMKG, Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan Taufiq, jika dari kerja sama yang dilakukan tersebut, menghasilkan sebuah aplikasi disaster. Sehingga, masyarakat khususnya para relawan bisa menindaklanjuti informasi dari BMKG, yang disampaikan melalui dashboard BPBD Kota Malang.</p>



<p>“Tentu kami dari BMKG itu mendukung BPBD terkait dengan informasi kebencanaan hidrometeorologi, kemudian juga support data tentang potensi kebencanaan hidrometeorologi,” imbuh Taufiq.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190241</post-id>	</item>
		<item>
		<title>150 Tenant Jadi Korban Kebakaran di Malang Plaza, Kerugian Tertinggi hingga Rp 4 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/150-tenant-jadi-korban-kebakaran-di-malang-plaza-kerugian-tertinggi-hingga-rp-4-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 May 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187884</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Update terbaru data korban atau pemilik stand yang telah melapor di Posko Pengaduan BPBD Kota Malang, atas peristiwa kebakaran di Pusat Perbelanjaan Malang Plaza, Kota Malang, sudah mencapai sekitar 150 korban. Hal itu, disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, Rabu (03/05/2023) siang. Menurut Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Update terbaru data korban atau pemilik stand yang telah melapor di Posko Pengaduan BPBD Kota Malang, atas peristiwa kebakaran di Pusat Perbelanjaan Malang Plaza, Kota Malang, sudah mencapai sekitar 150 korban. Hal itu, disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, Rabu (03/05/2023) siang.</p>



<p>Menurut Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno, bahwa data yang telah didapat tersebut sudah hampir sama dengan data yang dimiliki oleh manajemen gedung Plaza Malang. Selain itu, angka tersebut juga telah mendekati dari jumlah pengisi stand atau tenant yang ada.</p>



<p>“Jadi, ini sudah mendekati untuk jumlahnya. Insyaallah, yang ini sudah terkonfirmasi dan intinya akan kami laporkan ke pimpinan. Rata-rata ini penyewa stand yang melaporkan. Kalau korporasi belum terkonfirmasi ini. Tapi semalam kami sudah berkomunikasi mungkin yang pihak korporasi sudah berkomunikasi sendiri dengan pihak manajemen,” jelas Prayitno, saat ditemui di Posko Pengaduan di depan Pusat Perbelanjaan Malang Plasa.</p>



<p>Mantan Camat Kedungkandang, ini juga telah melakukan koordinasi bersama dengan pihak manajemen Pusat Perbelanjaan Malang Plaza, Kota Malang, kemarin malam. Namun, hanya sebatas menyampaikan data sesuai laporan, kemudian juga membicarakan kedaruratan terkait dengan kedatangan Labfor Polda.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>“Mudah-mudahan dua atau tiga hari ini, sudah selesai. Sehingga, kami bisa memandu para korban untuk mengecek harta benda atau kerugian yang ada di dalamnya. Tapi, nanti juga kami akan mengkoordinasikan dengan pihak aparat kepolisian untuk mengkondisikan siapa yang bisa masuk nantinya,” katanya.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya, jika pihaknya bersama manajemen juga belum membicarakan persoalan ganti rugi. Sebab, untuk saat ini pihaknya masih fokus menyandingkan data korban dengan data milik manajemen.</p>



<p>“Untuk tindak lanjut nanti, akan ada arahan dari pimpinan dan manajemen. Untuk angka yang dilaporkan di data kami, kerugian mulai dari Rp 6 juta sampai ada yang menyentuh miliaran rupiah. Karena ada yang punya kios atau tenantnya itu lebih dari satu. Tapi kerugian ini masih asumsi perhitungan kasar,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu CEO store Handphone (Hp), Alexandere Kuntoro, menyampaikan jika total kerugian yang dialami mencapai Rp 4 miliar. Sebab, pihaknya memiliki tujuh outlet yang ada di dalam gedung tersebut.</p>



<p>“Kami ada tujuh outlet, lima ada di dalam, dan dua diluar. Perkiraan total kerugian mencapai Rp 4 miliar, karena di dalam ada dua unit mobil, laptop, hp, servisan dan 15 unit motor listrik,” kata Alex.</p>



<p>Disinggung mengenai brankas, pihaknya menyampaikan jika memang memiliki. Namun, tidak mengetahui mengenai kondisinya seperti apa.</p>



<p>“Ada, tapi kita tidak tahu kondisinya seperti apa. Biasanya, kalau panas HP akan ikut meleleh di dalamnya,” ucapnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, dengan kedatangannya tim Labfor Polda Jatim, bisa menguak penyebab kebakaran yang terjadi. Kemudian, pihak manajemen Pusat Perbelanjaan Malang Plaza bisa segera menemukan solusi terbaik. &#8220;Sekarangkan sudah ada tim Labfor dari Polda Jatim. Tentu, harapannya bisa segera terungkap penyebabnya. Karena, kasihan juga teman-teman yang lain. Kemudian, pihak manajemen ini juga bisa memberikan jawaban ke kita dan mencari win-win solutionnya seperti apa,” imbuh Alex. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Kota Malang Siapkan Tim Tanggap Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-saat-libur-lebaran-bpbd-kota-malang-siapkan-tim-tanggap-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Apr 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Tanggap Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187309</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengantisipasi terjadinya bencana alam saat momen Idul Fitri 1444 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya telah membentuk dua tim tanggap bencana. Diantaranya, tim pusat data informasi atau biasa disebut Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mengantisipasi terjadinya bencana alam saat momen Idul Fitri 1444 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya telah membentuk dua tim tanggap bencana. Diantaranya, tim pusat data informasi atau biasa disebut Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan tim unit operasional.</p>



<p>“Untuk tim unit operasional kami itu ada dua orang, lalu ditambah lagi dua orang yang spesifikasinya kaji cepat. Jadi untuk mengasessment, dan menilai wilayah,&#8221; kata Prayitno, Sabtu (22/04/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, jika tim tanggap bencana siap siaga, akan on call selama 24 jam. Tentu, hal itu sebagai bentuk upaya untuk memberikan respon cepat dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama libur Lebaran.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>“Kami prinsipnya mengimbau untuk masyarakat agar tidak ragu menghubungi BPBD Kota Malang, apabila terjadi keadaan darurat ataupun bencana. Kami on call, piket 24 jam setiap hari. Kemudian Pusdalops itu juga 24 jam, menampung seluruh laporan masyarakat. Baik dari BMKG, masyarakat, BPBD kota lain misalnya ada keterkaitan dengan kami, itu menyampaikan informasi kepada kami,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan sinergitas bersama dengan lembaga terkait, diantaranya seperti Dinkes, DLH, hingga PLN untuk penanganan tanggap kebencanaan. &#8220;Misalnya ada kejadian pohon tumbang yang menimpa orang, otomatis dua atau tiga lembaga kami hubungi. Dinkes untuk menyiapkan ambulans, DLH untuk sinergi, lalu PLN untuk kabel-kabel yang putus. Itu pusdalops kami sudah link dengan 112 contact unit operasional itu,” ungkap Prayit.</p>



<p>Disisi lain, Prayit menyebut jika beberapa bencana yang perlu diantisipasi saat momen libur lebaran kali ini, adalah cuaca ekstrem, seperti banjir dan angin kencang. Karena itu, tim BPBD Kota Malang telah mempersiapkan kewaspadaan dini serta mengedukasi masyarakat terkait hal-hal yang perlu dilakukan dalam keadaan gawat darurat.</p>



<p>“Kalau seperti cuaca ekstrem, kita kewaspadaan dini saja, sama edukasi ke masyarakat. Kami menyebar informasi dari BMKG, untuk per tiga hari. Kami juga selalu berkoordinasi dengan warga melalui lurah, camat, RT/RW, dan tentunya kelurahan tangguh di masing-masing wilayah,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salurkan Bantuan Korban Cuaca Ekstrem, Kalaksa Kota Malang Minta Warga Ekstra Waspada</title>
		<link>https://memontum.com/salurkan-bantuan-korban-cuaca-ekstrem-kalaksa-kota-malang-minta-warga-ekstra-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185637</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah melakukan peninjauan dan salurkan beberapa bantuan, untuk korban cuaca ekstrem, Sabtu (25/03/2023) tadi. Salah satunya, seperti yang berlangsung di Jalan S Supriadi Gang VII RT 05 RW 02, Kelurahan Sukun, Kota Malang. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika penyebab dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah melakukan peninjauan dan salurkan beberapa bantuan, untuk korban cuaca ekstrem, Sabtu (25/03/2023) tadi. Salah satunya, seperti yang berlangsung di Jalan S Supriadi Gang VII RT 05 RW 02, Kelurahan Sukun, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika penyebab dari ambrolnya kedua rumah tersebut karena curah hujan yang tinggi. Terlebih, saat ini juga mengalami fenomena El Nino dan La Nina.</p>



<p>“Curah hujan saat ini naik 20 sampai 40 persen dari biasanya. Fenomena ini diistilahkan El Nino dan La Nina,” ucap Prayitno.</p>



<p>Saat disinggung mengenai aturan rumah yang berada di sempadan sungai, pihaknya mengatakan jika mengenai hal tersebut merupakan kewenangan dari DPUPRPKP. &#8220;Itu yang atur bukan ranah kami, karena kami BPBD dan hanya di kebencanaan. Kalau sudah pelanggaran itu yang menyikapi adalah Permen PUPR th 2012. Sepanjang sungai jaraknya itu 10 sampai 15 meter,” katanya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut untuk bantuan yang telah disalurkan, yakni berupa terpal, makanan, sembako dan sesek bambu. Namun, untuk total kerugian dari ambrolnya kedua rumah tersebut, hingga saat ini masih dalam proses perhitungan.</p>



<p>“Karena kedalamannya tiga meter dengan asumsi nilai bangunan 3 meter x 13 meter, untuk spek bangunan yang sangat sederhana. Ini masih dihitung tim kami,” imbuhnya.</p>



<p>Pihaknya juga menghimbau kepada warga Kota Malang yang tinggal di daerah dekat sungai, agar lebih berhati-hati dan waspada. Terlebih, saat ini juga sedang terjadi fenomena El Nino dan La Nina, yang mengakibatkan curah hujan naik. “Tetap waspada dan selalu mitigasi bencana. Apalagi saat ini terjadi fenomena El Nino dan La Nina,” tutur Prayitno. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185637</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrim di Kota Malang Sebabkan Pohon Tumbang dan Banjir di Beberapa Titik</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrim-di-kota-malang-sebabkan-pohon-tumbang-dan-banjir-di-beberapa-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pohon tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai dengan petir, mengguyur wilayah Kota Malang, Jumat (24/03/2/023) mulai dari pukul 12.00 WIB hingga sore. Akibat kejadian itu, beberapa ruas jalan terpantau menjadi sasaran luapan konsentrasi air hingga setinggi lutut orang dewasa. Bahkan, di beberapa kawasan juga terjadi pohon tumbang. Melalui akun sosial media Badan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai dengan petir, mengguyur wilayah Kota Malang, Jumat (24/03/2/023) mulai dari pukul 12.00 WIB hingga sore. Akibat kejadian itu, beberapa ruas jalan terpantau menjadi sasaran luapan konsentrasi air hingga setinggi lutut orang dewasa. Bahkan, di beberapa kawasan juga terjadi pohon tumbang.</p>



<p>Melalui akun sosial media Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, beberapa ruas jalanan yang terendam banjir itu terjadi di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jalan Raya Dieng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun Kota Malang, Jalan Letjen S Parman, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kemudian, Jalan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dan kawasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>Tidak hanya itu, kawasan perkampungan Kayutangan Heritage, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, juga terkena imbas dari hujan deras tersebut. Salah satu warga, Mega Annisa, menyampaikan jika beberapa dari rumah warga terendam banjir akibat luapan Sungai Sukun.</p>



<p>“Karena itensitas hujannya tinggi, membuat air memenuhi sungai hingga masuk ke jalan. Bahkan, beberapa rumah juga terdampak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Cuaca Ekstrim di Kota Malang Sebabkan Pohon Tumbang dan Banjir di Beberapa Titik" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/rWU8JC9kxyg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kemudian, melalui sosial media twitter akun @joshuanade menuliskan “Di wilayah Kampung Kayutangan atau talun pasar terendam banjir sampai masuk pemukiman warga. Semoga bantuan ada untuk membantu wilayah tersebut.”</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menuliskan jika ada warga yang kesetrum akibat aliran listrik yang ada. Namun, hal itu tidak terjadi karena teratasi dengan segera.</p>



<p>Sementara itu, banjir juga terjadi di ruang publik. Seperti di Pasar Kasin, Kota Malang, lalu parkiran dalam salah satu Mal di Kota Malang dan juga Stasiun Kota Malang.</p>



<p>Kemudian, pohon tumbang telah terjadi di wilayah Villa Bukit Tidar, depan SMPN 25 Kota Malang, Kecamatan Lowokwaru, dan depan Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing Kota Malang.</p>



<p>Menanggapi banyaknya aduan dari masyarakat, BPBD Kota Malang, Dinas PUPRPKP, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, segera menerjukan satgas drainase kecamatan yang disebar pada titik-titik terdampak. &#8220;Tetap waspada, kondisi hujan deras akan berlangsung beberapa jam. Pantauan dampak curah hujan saat ini satgas drainase sudah bergerak ke lapangan,” ujar Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno.</p>



<p>Prayit-sapaannya juga mengatakan, jika saat ini timnya tengah melakukan penanganan banjir di wilayah kelurahan Bareng. “Mohon waktu, dikarenakan untuk sementara ini tim kami masih melakukan penanganan di wilayah Kelurahan Bareng. Terkait dengan pelaporan pohon tumbang juga sudah kami teruskan ke pihak DLH, mohon untuk bersabar,” tegas Prayit.</p>



<p>Pihaknya juga menghimbau, agar masyarakat di Kota Malang, dapat langsung melaporkan kejadian bencana terkini yang disebabkan oleh dampak curah hujan tinggi, melalui nomor hotline BPBD Kota Malang yakni 08113770502 serta melalui sambungan telepon (0341) 714844.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, BPBD Kota Malang Siaga 24 Jam</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-masih-mengancam-bpbd-kota-malang-siaga-24-jam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 14:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[siaga bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184039</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca dan bencana di Kota Malang kali ini harus tetap diwaspadai. Sebab, beberapa pekan ini terjadi hujan yang tak menentu, ditambah dengan angin kencang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, terus lakukan upaya mitigasi bencana. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya akan terus menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca dan bencana di Kota Malang kali ini harus tetap diwaspadai. Sebab, beberapa pekan ini terjadi hujan yang tak menentu, ditambah dengan angin kencang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, terus lakukan upaya mitigasi bencana.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika pihaknya akan terus menyampaikan informasi yang telah diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kepada kelurahan tangguh. Dalam hal itu, pihaknya juga siap siaga 24 jam.</p>



<p>“Antisipasi kami dari BPBD adalah siaga 24 jam. Jadi mulai pagi sampai pagi lagi, tim kami siaga. Kemudian, ada tim kaji cepat jika ada laporan dari masyarakat langsung meng-assesment tingkat keparahannya,” kata Prayitno, Senin (27/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, seperti Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dan juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH). &#8220;Kalau ada diperlukaan kecideraan kami langsung asses ke PSC Dinkes, dan kalau ada pohon yang menghalangi lalu lintas atau menimpa rumah orang kami biasanya sinergi dengan DLH,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan, jika akan selalu melakukan pemutakhiran informasi kebencanaan, di setiap kelurahan Kota Malang, melalui anggota kelurahan tangguh. &#8220;Kami juga bersama kelurahan tangguh selalu update. Sehingga hampir setiap dua menit ada laporan dari wilayah dimana ada empat sampai enam grup yang melaporkan kondisi secara umum, termasuk perihal cuaca,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, pihaknya menuturkan jika pada laman media sosial instagram dan twitter BPBD Kota Malang, juga telah memberikan informasi terkait kewaspadaan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa pekan ini. Adapun prakiraan cuaca di Kota Malang selama dua hari, mulai tanggal 27-28 Februari 2023, yakni hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dan cenderung terjadi di waktu menjelang sore hingga dini hari.</p>



<p>“Hujan masih berpeluang turun mulai sore, malam, hingga pagi. Hujan ringan sampai sedang bisa turun lebih awal dari perkiraan. Waspadai kecepatan angin yang berhembus kencang, kemudian jauhi pohon yang besar atau rimbun, yang berpotensi patah atau tumbang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184039</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengerjaan Drainase Tak Berefek saat Hujan, Warga Keluhkan Banjir Masih Terjadi di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pengerjaan-drainase-tak-berefek-saat-hujan-warga-keluhkan-banjir-masih-terjadi-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2023 11:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Drainase]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183016</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, telah merilis prakiraan cuaca dalam akun sosial medianya. Diketahui, jika hujan dengan intensitas ringan secara terus menerus atau dengan jeda waktu tertentu serta disertai petir dan angin, akan terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Kota Malang, pada Sabtu (11/02/2023) tadi. Dan benar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, telah merilis prakiraan cuaca dalam akun sosial medianya. Diketahui, jika hujan dengan intensitas ringan secara terus menerus atau dengan jeda waktu tertentu serta disertai petir dan angin, akan terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Kota Malang, pada Sabtu (11/02/2023) tadi.</p>



<p>Dan benar saja, hujan dengan intensitas tinggi atau hujan deras, terjadi mulai pukul 15.00 hingga saat ini. Tentunya, hal itu menyebabkan banjir di beberapa titik. Seperti yang telah terjadi di wilayah Mergan atau sekitar Jalan Jupri, Kota Malang.</p>



<p>Salah satu warga Mergan, Dewi Ratna Sari, pun mengeluhkan tingginya curah hujan yang berdampak terjadinya banjir. Meskipun, pada beberapa bulan yang lalu, sempat dibangun saluran drainase, untuk mengurangi genangan air hujan.</p>



<p>&#8220;Selalu saja kalau hujan deras, di sini banjir. Meskipun sudah dibangun drainase, tetapi tetap saja banjir. Tidak ada pengaruhnya dan mengganggu pengendara,” keluh Ratna.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>Pembangunan drainase yang telah dilakukan oleh Pemkot Malang, menurutnya tidak membuahkan hasil yang maksimal. Sehingga, menurut Ratna perlu dilakukan evaluasi dan pembenahan ulang terkait dengan pembangunan drainase tersebut.</p>



<p>“Perlu dilakukan evaluasi, dan pembenahan ulang. Tapi saya rasa hal ini tidak dapat teratasi dengan baik, karena selalu saja banjir,” katanya.</p>



<p>Senada dengan itu, Fandy Bagus, warga Bandulan, juga merasakan dampak dari pembangunan drainase yang telah dilakukan oleh Pemkot Malang pada bulan Desember 2022 lalu. Menurutnya, pembangunan yang telah memakan waktu cukup lama dan kemacetan terjadi begitu panjang, ternyata tidak dapat mengatasi persoalan banjir dengan baik, justru malah membuang anggaran. “Seharusnya pemerintah memikirkan pembangunan dengan matang. Agar tidak membuang anggaran,” imbuh Fandy. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183016</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Kota Malang Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Mitigasi Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-kota-malang-imbau-masyarakat-tetap-waspada-dan-mitigasi-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 14:05:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[waspada bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi, tidak hanya membuat banjir di beberapa wilayah, namun juga membuat tanah longsor. Karena itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mitigasi terhadap bencana. “Selain hujan deras, sekarang trennya tanah ambrol. Karena hujan selama empat sampai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi, tidak hanya membuat banjir di beberapa wilayah, namun juga membuat tanah longsor. Karena itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Prayitno, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mitigasi terhadap bencana.</p>



<p>“Selain hujan deras, sekarang trennya tanah ambrol. Karena hujan selama empat sampai enam jam ini membuat air tinggi. Himbauan kami, tetap menyampaikan ke kelurahan, dan kelurahan tangguh begitu hujan seperti ini sebaiknya warga siap siaga,” ujar Prayitno, Jumat (10/02/2023) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, jika pihak BPBD juga selalu berbagi informasi bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan bencana yang terjadi. Namun, untuk tugas pokok dan fungsi dari BPBD sendiri, yakni tetap pada proses evakuasi dan melakukan kegiatan pasca bencana.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>“Kami selalu sharing di grup OPD terkait bencana apapun yang terjadi itu. Otomatis, kami langsung turun bersama DPUPRPKP, dan Satpol PP. Saat itu lah kita punya data yang sama,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga menjelaskan, bahwa mengenai titik-titik rawan banjir yang terjadi di Kota Malang, seperti di kawasan Jalan Galunggung, Jalan Bondowoso, Jalan Bukit Barisan dan Jalan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Sehingga, perlu diwaspadai dan tetap berhati-hati.</p>



<p>“Banjir ini penyebabnya selain faktor alam yang periodenya el nino dan la nina, itu karena curah hujan naik 20 persen dari biasanya. Kemudian, faktor lain ada saluran air yang tidak semestinya. Sehingga, hal ini juga perlu dilakukan penguraian oleh OPD terkait,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana, BPBD Kota Malang Imbau Warga Ikuti Perkembangan Cuaca melalui BMKG</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-bpbd-kota-malang-imbau-warga-ikuti-perkembangan-cuaca-melalui-bmkg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di Kota Malang hingga Februari, mendatang. Karena itu, dirinya menekankan agar masyarakat terus memantau prediksi cuaca BMKG.</p>



<p>“Antisipasinya kewaspadaan, selalu kami sampaikan bahwa sampai bulan Februari nanti, alam tidak bisa di prediksi karena cuaca tak menentu,” ujar Prayitno, di Balai Kota Malang, Sabtu (31/12/2022) sore.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/capaian-imunisasi-massal-campak-di-kota-malang-tembus-95-persen">Capaian Imunisasi Massal Campak di Kota Malang Tembus 95 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sppi-kota-malang-targetkan-120-sppg-beroperasi-di-tahun-2026">SPPI Kota Malang Targetkan 120 SPPG Beroperasi di Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim">Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
</ul>


<p>Ditanya terkait dengan alat pendeteksi angin, dirinya menyampaikan jika sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih belum memiliki. Karena menurutnya, alat pendeteksi angin sudah ada di BMKG Pasuruan dan Juanda. Sementara ini, BPBD hanya memiliki alat pendeteksi banjir yakni Early Warning System (EWS).</p>



<p>“Kalau alat pendeteksi angin belum punya, kami hanya menunggu informasi dari BMKG. Karena mereka ahli klimatologi, sementara waktu kita mengandalkan mereka. Kita hanya bergerak di mitigasinya dengan menyampaikan kewaspadaan,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kelurahan tangguh. Dengan memaksimalkan alat komunikasi seperti Grup Whattsapp (WA), Handy Talkie (HT), dan Aplikasi Zello untuk melaporkan kondisi terkini.</p>



<p>“Setiap kelurahan memiliki anggota yang mereka bisa laporan melalui Grup WA. Setiap hampir lima menit sekali mereka melaporkan perkembangan wilayah di setiap wilayah masing masing,” imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180838</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
