<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPBD Lumajang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bpbd-lumajang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2023 08:20:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPBD Lumajang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>BPBD Lumajang Bekali Karyawan RS Muhammadiyah Lumajang dengan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-lumajang-bekali-karyawan-rs-muhammadiyah-lumajang-dengan-kesiapsiagaan-penanggulangan-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181495</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana di lingkungan rumah sakit. Kali ini, pelatihan dilaksanakan di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lumajang, Kamis (12/01/2023) tadi. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi, memaparkan bahwa potensi bencana bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana di lingkungan rumah sakit. Kali ini, pelatihan dilaksanakan di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lumajang, Kamis (12/01/2023) tadi.</p>



<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi, memaparkan bahwa potensi bencana bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan secara tiba-tiba. Untuk itu, perlu sebuah kesiapsiagaan dan kewaspadaan oleh jajaran karyawan di RS Muhammadiyah Lumajang.</p>



<p>&#8220;Potensi bencana ini perlu adanya kesiapsiagaan. Sehingga, saat terjadi bencana, maka para karyawan RS Muhammadiyah Lumajang, dituntut untuk bisa menjadi penggerak mengatasi darurat bencana,&#8221; terangnya.</p>



<p>Menurutnya, salah satu yang perlu diperhatikan selain kesiapsiagaan karyawan, adalah jalur evakuasi. Tempat yang digunakan untuk titik kumpul, juga perlu dipertimbangkan dari aspek keamanan, luas lokasi dan jarak tempuhnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, paparnya, papan penunjuk jalur evakuasi juga perlu dipasang di tempat-tempat yang mudah dilihat orang. Papan jalur evakuasi harus terbuat dari bahan yang tahan lama dan mudah terbaca. &#8220;Papan jalur evakuasi terbuat dari bahan tahan lama, tulisan bercahaya ketika ada sinar, dan peletakannya pada tempat yang strategis,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Wawan pun berharap, agar nantinya akan ada tim siaga bencana yang terdiri dari karyawan RS Muhammadiyah Lumajang. Sehingga, ketika musibah yang tidak disangka itu terjadi, maka tidak banyak mengalami kendala.</p>



<p>Sekedar diketahui, dalam pelatihan tersebut sedikitnya diikuti oleh jajaran 30 karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181495</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Lumajang sebut 22 Korban Meninggal Akibat APG Semeru, Enam Jenazah Teridentifikasi sebagai Mr X</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-lumajang-sebut-22-korban-meninggal-akibat-apg-semeru-enam-jenazah-teridentifikasi-sebagai-mr-x</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2021 15:32:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[APG]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak APG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159718</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pencarian korban APG Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, terus dilakukan oleh Tim SAR bersama BPBD, TNI dan Polri serta sejumlah relawan. Sampai Senin (06/12/2021) malam, BPBD Lumajang merilis telah berhasil mengevakuasi sebanyak 22 korban meninggal dunia dan 54 korban luka, yang kini sudah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pencarian korban APG Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, terus dilakukan oleh Tim SAR bersama BPBD, TNI dan Polri serta sejumlah relawan. Sampai Senin (06/12/2021) malam, BPBD Lumajang merilis telah berhasil mengevakuasi sebanyak 22 korban meninggal dunia dan 54 korban luka, yang kini sudah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>&#8220;Pencarian jenazah menggunakan alat berat di rumah yang terpendam bagian ujung sendiri. Atau, paling dekat dengan aliran Sungai Lengkong. Dalam pencairan, menemukan beberapa korban yang sudah meninggal dunia tertimbun,&#8221; terang Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang, Indra Wibowo, Senin (06/12/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Proses evakuasi, tambahnya, juga melibatkan komunitas offroader. Sehingga, diharapkan dapat menjangkau lokasi dengan medan yang sulit. Proses evakuasi korban dihentikan sekitar pukul 15.30, dikarenakan kondisi cuaca yang hujan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>



<p>Berikut daftar sementara korban meninggal dunia yang sudah dievakuasi per tanggal 6 Desember 2021 pukul 17.00.</p>



<p>1. Poniyem, 50 tahun, Curah Kobokan RT 05 RW 07 Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.</p>



<p>2. Bawon Triono, 33 Tahun, Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.</p>



<p>3.&nbsp;Yatipah, RT 15 RW 05 Curahkobokan.</p>



<p>4.&nbsp;Luluk, RT 15 RW 05 Curahkobokan.</p>



<p>5.&nbsp;Edy, RT 15 RW 05 curahkobokan.</p>



<p>6.&nbsp;Edi Pranowo, Dusun Sriti, Desa Sumberurip, meninggal di RSUD Haryoto.</p>



<p>7.&nbsp;Cavella, Perempuan, 19 Kabondeli.</p>



<p>8.&nbsp;M. Roni, Laki-laki, 40 th, Desa Sumberwuluh.</p>



<p>9.&nbsp;Alfan, Laki-laki, 23 Kajar Kuning.</p>



<p>10.&nbsp;MR. X, IPJ (instalasi pemulasaraan jenazah) RSUD</p>



<p>11.&nbsp;MR. X, IPJ RSUD</p>



<p>12. MR X, ditemukan di RT 16 RW 05 Curahkobokan (baru ditemukan)</p>



<p>13. MR X, ditemukan di RT 16 RW 05 Curahkobokan (baru ditemukan)</p>



<p>14. MR X, ditemukan di RT 16 RW 05 Curahkobokan (baru ditemukan)</p>



<p>15. Dafa, 14 tahun, Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh</p>



<p>16. Siti, 40 tahun, Kampung Renteng Dusun Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh.</p>



<p>17.&nbsp;Besut, 50 tahun, Dusun Kebonagung RT 01 RW 04 Desa Sumberwuluh.</p>



<p>18. Rani, 20 tahun, Dusun Kebonagung, Desa Sumberwuluh.</p>



<p>19. Mistono 50 Th, Kampung Renteng Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh.</p>



<p>20. Pupin 28 Th, Kampung Renteng Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh.</p>



<p>21. Wildan 16 Th, Kampung Renteng Dusun Bondeli Selatan, Desa Sumberwuluh.</p>



<p>22. MR. X, ditemukan di Kebondeli Selatan (baru ditemukan).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159718</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Semeru Disarankan Via BPBD Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/penyaluran-bantuan-warga-terdampak-semeru-disarankan-via-bpbd-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2020 04:10:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak Semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bagi masyarakat atau warga yang ingin menyalurkan bantuan untuk warga yang terkena dampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, baik berupa uang maupun sembako, dianjurkan bisa secara langsung lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bagi masyarakat atau warga yang ingin menyalurkan bantuan untuk warga yang terkena dampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, baik berupa uang maupun sembako, dianjurkan bisa secara langsung lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, disampaikan bahwa penggalangan dana diharapkan seizin dan terekomendasi oleh BPBD. Sehingga, dapat mempermudah dan dipercaya untuk diperuntukan kepada warga yang terdampak.</p>
<p>&#8220;Jadi, penggalangan dana diharapkan seizin dan terekomendasi dari BPBD,&#8221; kata Wawan saat dimintai keterangan di posko darurat bencana di lapangan Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro, Rabu (2/12).</p>
<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa persediaan bantuan untuk para pengungsi, sementara ini diklaim masih memadai dan tercukupi. Baik mie instan, buah-buahan serta beragam sembako lainnya.<br />
&#8220;Jadi ini berupa sembako ya dan bantuan sekarang masih cukup memadai dan tercukupi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain itu, bantuan tersebut nantinya juga akan dikelola melalui dapur umum. Kemudian, segera disalurkan kepada para pengungsi.<br />
&#8220;Dari dapur umum nanti dimasak. Kemudian kita drop kepada para pengungsi baik di posko maupun pungungsian secara mandiri,&#8221; pungkasnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Tekankan Evakuasi dan Pemenuhan Kebutuhan Pokok Warga Terdampak Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-tekankan-evakuasi-dan-pemenuhan-kebutuhan-pokok-warga-terdampak-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 07:45:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<category><![CDATA[Thoriqul Haq]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Kesehatan Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128814</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim gabungan dari berbagai pihak seperti BPBD Lumajang, PMI Lumajang, Tim Kesehatan Lumajang, Basarnas, TNI, Polri dan relawan, terus bersiaga penuh melakukan penanganan pasca lava pijar Gunung Semeru. Bahkan, seperti pos evakuasi dan dapur umum, telah didirikan sejak Senin (01/12). &#8220;Semua sudah standby di lokasi. Dapur umum sudah kita dirikan, alat komunikasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tim gabungan dari berbagai pihak seperti <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Penanggulangan_Bencana_Daerah" target="_blank" rel="noopener noreferrer">BPBD</a></span> Lumajang, PMI Lumajang, Tim Kesehatan Lumajang, Basarnas, TNI, Polri dan relawan, terus bersiaga penuh melakukan penanganan pasca lava pijar Gunung Semeru<code>.</code> Bahkan, seperti pos evakuasi dan dapur umum, telah didirikan sejak Senin (01/12).</p>
<p>&#8220;Semua sudah standby di lokasi. Dapur umum sudah kita dirikan, alat komunikasi sudah standby karena ini daerah pegunungan dan ada beberapa daerah yang tidak terjangkau signal. Sehingga, kita menggunakan HT (handy talky),&#8221; kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, Rabu (2/12) tadi.</p>
<p>Bupati menambahkan, bahwa saat ini fokus utama Pemkab Lumajang, adalah keselamatan masyarakat. Khususnya, masyarakat yang berlokasi paling dekat dengan Gunung Semeru<code>.</code> Pemkab Lumajang menyiapkan pos evakuasi di Balai Desa Supit Urang, SDN Oro Oro Ombo 04, Pos Pengamat Gunung Sawur dan pos utama di Lapangan Dusun Kamar Kajang.</p>
<p>&#8220;Saat ini fokus kami adalah evakuasi, pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat yang harus mengungsi. Apalagi, sekarang kondisinya masih pandemi. Tentu ada protokol kesehatan di pos evakuasi yang tetap harus dijalankan. Fokus evakuasi di Dusun Sumbersari, kurang lebih 400 KK, prioritasnya untuk Lansia dan anak-anak. Yang memiliki mobilitas tinggi, diperkenankan kembali ke rumah,&#8221; jelas Bupati Lumajang.</p>
<p>Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, menjelaskan bahwa saat ini Gunung Semeru masih berstatus Waspada Level II. Sementara pada tadi malam, masih terjadi Awan Panas Guguran (APG) dengan jarak 2,5 km.</p>
<p>&#8220;Masyarakat diharapkan tetap tenang dan meningkatkan kehati-hatian. Tim kita siagakan penuh berada di Supit Urang, Curah Kobokan dan Kajar Kuning,&#8221; katanya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128814</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Pimpin Apel Kesiapsiagaan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-pimpin-apel-kesiapsiagaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2020 14:10:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126384</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, memimpin pelaksanaan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana bersama BPBD Lumajang. Langkah itu dilakukan, sebagai bagian antisipasi terhadap kondisi geografis dan kontur tanah di Lumajang, yang memiliki potensi bencana. Bupati Lumajang berharap, agar ada sinergitas yang kuat antara semua relawan penanggulangan bencana alam dengan pihak BPBD Lumajang. Sehingga, kesiapsiagaan mengatasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, memimpin pelaksanaan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana bersama BPBD Lumajang. Langkah itu dilakukan, sebagai bagian antisipasi terhadap kondisi geografis dan kontur tanah di Lumajang, yang memiliki potensi bencana.</p>
<p>Bupati Lumajang berharap, agar ada sinergitas yang kuat antara semua relawan penanggulangan bencana alam dengan pihak BPBD Lumajang. Sehingga, kesiapsiagaan mengatasi bencana yang sewaktu-waktu akan terjadi, bisa teratasi dengan cepat dan tepat.</p>
<p>&#8220;Kesiapsiagaannya mulai dari kemungkinan adanya banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan rumah yang rusak. Itu semua, hari ini kita siapsiagakan. Baik kesiapan dalam menghadapi bencana, juga kesiapan peralatannya,&#8221; terang bupati setelah memimpin apel di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang.</p>
<p>Menyinggung fasilitas dan perlengkapan dalam mengatasi bencana, Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang, menjelaskan bahwa pihak BPBD Kabupaten Lumajang beserta semua tim penanggulangan bencana, sudah memiliki kelengkapan property yang memadai. &#8220;Peralatan yang BPBD miliki, saya kira sudah mencukupi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan apel itu, Bupati juga menyampaikan ucapkan terimakasih terhadap pihak BPBD Kabupaten Lumajang. Utamanya, para relawan kebencanaan yang selalu siap dalam mengantisipasi penanggulangan bencana di Kabupaten Lumajang. <strong>(kom/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semeru Berstatus Waspada Level II, Lava Pijar Meleleh Keluar</title>
		<link>https://memontum.com/semeru-berstatus-waspada-level-ii-lava-pijar-meleleh-keluar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 12:39:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107744-semeru-berstatus-waspada-level-ii-lava-pijar-meleleh-keluar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Status Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Jawa Timur tetap berada di Waspada Level II. Terpantau dari Kecamatan Pronojiwo, Selasa (3/3/2020) lava pijar terlihat mulai pukul 17.30 WIB hingga dini hari. Menurut keterangan warga setempat, Siswanto, lava pijar Gunung Semeru sudah terlihat setiap malam dalam sepekan terakhir. Namun kali ini lava pijar yang terlihat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Status Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Jawa Timur tetap berada di Waspada Level II. Terpantau dari Kecamatan Pronojiwo, Selasa (3/3/2020) lava pijar terlihat mulai pukul 17.30 WIB hingga dini hari.</p>
<p>Menurut keterangan warga setempat, Siswanto, lava pijar Gunung Semeru sudah terlihat setiap malam dalam sepekan terakhir. Namun kali ini lava pijar yang terlihat lebih besar dari sebelumnya. &#8220;Tadi sore agak panjang, mengeluarkan awan panas,&#8221; terangnya pada media ini.</p>
<p>Kondisi tersebut, kata dia sempat membuat masyarakat khawatir, apalagi masyarakat pronojiwo yang berada diluar kota. &#8221; Banyak yang tanya akan kondisi desa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan, jika hingga saat ini kondisi Semeru masih aman. “Masih aman tetap level 2,” terangnya.</p>
<p>Sebelumnya, awan panas terlihat keluar dari mulut Semeru sejauh 3 kilometer. Masyarakat pun dihimbau agar tidak melakukan aktivitas pada radius satu kilometer dan wilayah sekitar empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Tanggul Jebol, BPBD Lumajang Terus Pantau Rowokangkung</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-tanggul-jebol-bpbd-lumajang-terus-pantau-rowokangkung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2020 18:15:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Genitri]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107043-pasca-tanggul-jebol-bpbd-lumajang-terus-pantau-rowokangkung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; BPBD Lumajang Imbau warga terdampak banjir pasca jebolnya tanggul Sungai Genitri di Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang untuk waspada, jika ada kejadian sekecil apapun agar segera melapor. Karena sesuai dengan ramalan BMKG, puncak hujan terjadi di pertengahan Februari hingga akhir Maret 2020. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; BPBD Lumajang Imbau warga terdampak banjir pasca jebolnya tanggul Sungai Genitri di Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang untuk waspada, jika ada kejadian sekecil apapun agar segera melapor. Karena sesuai dengan ramalan BMKG, puncak hujan terjadi di pertengahan Februari hingga akhir Maret 2020.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, pada awak media Selasa (25/2/2020).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107045" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dijelaskan, untuk sementara sudah ada pembenahan tanggul darurat. Untuk penanganan selanjutnya masih menunggu hasil koordinasi dari pihak terkait. Ia menyampaikan jika luberan air dampak dari jebolnya tanggul itu sudah surut. Sementara sisi tanggul yang jebol berbeda dengan yang sebelumnya sudah diperbaiki.</p>
<p>“Untuk tanggul yang jebol sudah kita atasi, secara darurat dengan memasang zak (berisi tanah) itu, Ini yang lain, yang lalu itu sudah kuat. Akhirnya sekarang air ini menembus tangkis yang gak kuat. Jebol sekitar 15 meter,” ujarnya.</p>
<p>Pihaknya pada hari Rabu (26/2/2020) depan masih akan melakukan rapat dengan Bakorwil, PSDA Bonyoudo Mayang dan pemangku kepentingan untuk menentukan langkah selanjutnya. Sebelumnya, penanganan sementara yang dilakukan BPBD bersama dengan TNI, kepolisian, relawan, pemerintah, dan warga sekitar dilakukan secara cepat. “Sehingga air tidak terlalu merembet kemana-mana,” jelas Wawan.</p>
<p>Menurutnya, jika hujan deras turun lagi, pihaknya juga tak bisa memastikan apakah tanggul sementara itu bisa kuat atau tidak. Namun Ia berharap tidak terjadi hujan deras di hulu sungai. Untuk langkah antisipasi, pihaknya juga, jauh-jauh hari sudah mendirikan pos di Kecamatan Rowokangung. “Jadi di sana sudah ada yang nanti memantau situasi, baik dari relawan, TNI, Polri, kecamatan, BPBD, sehingga ketika ada kejadian seperti kemarin langsung bertindak</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107044" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Masyarakat juga harus tetap waspada dan hati-hati, dan ikut bantu memonitor sungai yang ada di sana. Sekecil apapun kejadian mohon BPBD dilapori, kerena walaupun sudah kita beri tiang pancang, karena kekuatan zak kita tidak tahu, tapi mudah-mudahan di hulu hujannya tidak besar. Kalau hujannya hanya di sekitaran Rowokangkung dan Jatiroto, dan hulunya tidak besar insya alloh masih aman, disana juga sudah ada yang nanti memantau situasi, baik dari relawan, TNI, Polri, kecamatan, BPBD, sehingga ketika ada kejadian seperti kemarin langsung bertindak,” pungkasnya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107043</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Rumah di Rowokangkung Terendam Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-rumah-di-rowokangkung-terendam-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2018 13:19:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/22019-ratusan-rumah-di-rowokangkung-terendam-banjir</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8212; Hujan deras yang terjadi bebera hari terakhir menyebabkan 343 rumah di Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terendam banjir, Rabu (24/1/2018). “Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini, tetapi 343 KK terendam banjir dengan Ketinggian air sekitar 40 cm – 80 cm,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8212; Hujan deras yang terjadi bebera hari terakhir menyebabkan 343 rumah di Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terendam banjir,  Rabu (24/1/2018).</p>
<p>“Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini, tetapi 343 KK terendam banjir dengan Ketinggian air sekitar 40 cm – 80 cm,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi S.</p>
<p>Akibat meluapnya avour 12 kapal keruk yang tidak mampu menampung debit air. Di mana air tersebut akan terus naik dan meluap ke jalan dan perumahan warga  di Dusun Wungurejo Desa Sidorejo Kecamatan  Rowokangkung.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-24-at-7.32.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-22020" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-24-at-7.32.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-24-at-7.32.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-24-at-7.32.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-24-at-7.32.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Air juga menggenangi jalan setempat dan lapangan dusun setempat hingga setinggi 1 meter. Seluruh potensi yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dikerahkan untuk menanggulangi banjir tersebut,” terangnya.</p>
<p>BPBD Lumajang juga menempatkan perahu karet di lokasi banjir yang ketinggian airnya mencapai 50 meter. Upaya evakuasi juga dilakukan terhadap  warga yang akan beraktivitas, dan mengantarkan anak berangkat sekolah. Selain itu, satu unit tangki air bersih BPBD Lumajang diterjunkan di lokasi banjir. “5000 liter air bersih akan disalurkan kepada ratusan warga yang terdampak banjir,” Katanya.</p>
<p>Hingga hari ini BPBD  Kabupaten Lumajang terus memantau lokasi banjir. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi S. mengatakan sejumlah personel masih terus disiagakan di lokasi banjir.</p>
<p>&#8220;Bagi warga agar selalu waspada ketika terjadi hujan deras, personel terus kita siagakan,&#8221; pungkasnya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Sumur Warga Kota Lumajang Mengering</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-sumur-warga-kota-lumajang-mengering</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2017 03:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=473</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sejak jebolnya DAM Gambiran sumur warga kota Lumajang mengering. Khususnya sekitaran kelurahan Rogotrunan, kejadian ini tentu saja membuat masyarakat kebingungan, karena air merupakan kebutuhan vital yang dibutuhkan setiap hari. Keringnya sumur di Rogotrunan diduga akibat dari jebolnya Dam Gambiran. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sejak jebolnya DAM Gambiran sumur warga kota Lumajang mengering. Khususnya sekitaran kelurahan Rogotrunan, kejadian ini tentu saja membuat masyarakat kebingungan, karena air merupakan kebutuhan vital yang dibutuhkan setiap hari.</p>
<p>Keringnya sumur di Rogotrunan diduga akibat dari jebolnya Dam Gambiran. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah &#8211; BPBD M Wawan HS, pada Media ini, Senin (16/10/2017).</p>
<p>&#8220;Keringnya sumur dididuga akibat dari rusaknya Dam. Nah ini menjadi pertanyaan masyarakat saat ini.  Kenapa di kota kok bisa terjadi kekeringan, setelah Dam itu jebol, &#8221; katanya.</p>
<p>Kejadian ini  mengakibatkan sebanyak 30 sumur milik warga saat ini banyak yang mengering. Padahal kejadian demikian tidak pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Menanggulangi hal itu, kita dari personil BPBD Lumajang sejak lima hari yang lalu telah dikerahkan guna melakukan droping air bersih demi memenuhi kebutuhan masyarakat setempat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wawan juga mengatakan, ada sumur yang  masih ada airnya punya salah satu warga namun airnya keruh dan berbau sehingga tidak bisa di pergunakan.</p>
<p>&#8220;Ini aneh kan, ada satu sumur milik warga yang masih ada airnya namun sayangnya muncul bau menyengat sehingga tidak bisa dipakai, oleh karena itu perlu kajian lebih mendalam terkait hal ini, apakah kejadian aneh tersebut dari faktor rusak nya Dam Gambiran belum lama ini ataukah ada faktor lain,&#8221; pungkasnya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">473</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
