<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bpntd &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bpntd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Mar 2021 10:40:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bpntd &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>7226 Masyarakat Kota Malang Terima BPNTD Sebesar Rp 125 Ribu</title>
		<link>https://memontum.com/7226-masyarakat-kota-malang-terima-bpntd-sebesar-rp-125-ribu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2021 10:39:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bpntd]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang (Dinsos-P3AP2KB) melaunching Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD). Kegiatan yang berlangsung, Selasa (23/03) itu, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kedungkandang. Wali Kota Sutiaji mengatakan, bahwa ada pembaharuan dari BPNTD kali ini. &#8220;Kita launching [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Wali Kota Malang, <a href="https://memontum.com/tag/sutiaji">Sutiaji</a>, bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang (<a href="https://memontum.com/tag/dinsos-kota-malang">Dinsos-P3AP2KB</a>) melaunching Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD).</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung, Selasa (23/03) itu, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p>Wali Kota Sutiaji mengatakan, bahwa ada pembaharuan dari BPNTD kali ini. &#8220;Kita launching itu karena ada hal yang baru, sekarang sudah makai barcode. Ini semakin memudahkan teman-teman Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), dulu harus nulis sekarang hanya klik sudah bisa masuk,&#8221; kata Wali Kota.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/136717-kota-malang-raih-penghargaan-sangat-baik-tahun-2020-dari-kemenpanrb">Kota Malang Raih Penghargaan Sangat Baik Tahun 2020 dari KemenPANRB</a></strong></p>



<p>Lebih lanjut Sutiaji mengatakan, bantuan sebanyak Rp 125 ribu kepada 7226 penerima tersebut, bisa dibelanjakan di 53 e-warung yang tersebar di seluruh Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Nominalnya, sementara ini baru Rp 125 ribu. Kita berharap nanti bisa bertambah, minimal harus sama dengan pusat Rp200 ribu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Berkaitan dengan ditunjukkan Kecamatan Kedungkandang menjadi lokasi launching, disampaikan pemilik kursi N1 itu, bahwa kecamatan ini memiliki penduduk miskin terbanyak.</p>



<p>Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penny Indriani, turut menambahkan bahwa bantuan ini hanya bisa dibelanjakan ke e-warung.</p>



<p>Pasalnya, hal tersebut sesuai dengan aturan Menteri Sosial. &#8220;Jadi tidak bisa sembarangan, harus melalui e-warung. Ini juga dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat miskin yang kita bina melalui e-warung,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137407-wali-kota-sutiaji-dorong-ketahanan-pangan-juga-jangkau-keamanan-pangan">Wali Kota Sutiaji Dorong Ketahanan Pangan juga Jangkau Keamanan Pangan</a></strong></p>



<p>Menurut Penny, perubahan skema dari bantuan beras pra sejahtera daerah (Rasda) menjadi BPNTD sudah sejak 2020 dan berlanjut hingga saat ini.</p>



<p>&#8220;Dengan BPNTD lebih praktis, kalau dulu pengadaan prosesnya beresiko. Berasnya bagus, dianggap jelek, lalu ada permainan harga. Kalau gini kan aman,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Sementara ini, tambah Penny, bentuk bantuan Rp 125 ribu, hanya bisa dibelanjakan dalam rupa beras. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137513</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
