<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPPKAD Gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bppkad-gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Nov 2019 03:54:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPPKAD Gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kabar Saksi Dimintai Uang Oknum Tertentu, Dibantah Kasubag Keuangan BPPKAD Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/kabar-saksi-dimintai-uang-oknum-tertentu-dibantah-kasubag-keuangan-bppkad-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 03:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BPPKAD Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan suap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99177-kabar-saksi-dimintai-uang-oknum-tertentu-dibantah-kasubag-keuangan-bppkad-gresik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kabar soal adanya sejumlah saksi kasus dana insentif BPPKAD dengan terdakwa Mukhtar yang diduga dimintai uang oleh oknum tertentu ditepis oleh salah satu saksi Heni Puspitasari Kasubag Keuangan BPPKAD Pemkab Gresik. Saat ia dipancing agar mengeluarkan uang agar dirinya tidak lagi diperiksa ia menolaknya. &#8220;Uang apa mas, kemarin uang sudah tak bayarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Kabar soal adanya sejumlah saksi kasus dana insentif BPPKAD dengan terdakwa Mukhtar yang diduga dimintai uang oleh oknum tertentu ditepis oleh salah satu saksi Heni Puspitasari Kasubag Keuangan BPPKAD Pemkab Gresik. Saat ia dipancing agar mengeluarkan uang agar dirinya tidak lagi diperiksa ia menolaknya.</p>
<p>&#8220;Uang apa mas, kemarin uang sudah tak bayarkan untuk berangkat haji. Hutang saya banyak mas. Cicilan saya banyak,&#8221; ujar Heni saat dipancing soal kabar beredarnya uang mengalir ke oknum tertentu yang saat ini jadi perbincangan sejumlah PNS dilingkungan Pemkab Gresik, Senin (4/11/2019).</p>
<p>Bahkan Heni, juga enggan menjawab pertanyaan wartawan saat ia diperiksa sebagai saksi dengan terdakwa Mukhtar apakah pernah mengeluarkan uang untuk oknum tertentu ?. Mantan Sekpri Sekda M Najib yang kini telah pensiun itu hanya tersenyum. &#8220;Gak ada mas. Aku sudah tidak punya uang. Biarkan saja, aku no coment,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Heni mengaku, ia sudah diperiksa empat kali dalam kasus yang kini menjerat Sekda Gresik Andhy Hendro Wajaya. Dan selama ia diperiksa ia belum pernah mengeluarkan uang kepada siapapun terkait dengan dirinya yang sampai hari ini masih menjadi saksi. &#8220;Jaman Pak Mukhtar saya diperiksa tiga kali. Jaman Pak Andhy satu kali. Dan belum pernah mengeluarkan uang ke siapapun,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Heni juga mengaku sudah mendapat kabar dari penyidik bahwa pemeriksaanya beberapa waktu yang lalu adalah yang terakhir setelah Andhy telah dijadikan tersangka. &#8220;Katanya pemeriksaan kemarin terakhir. Semoga tidak ada lagi panggilan dari kejaksaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu sidang praperadilan Sekda Gresik, Andhy Hendro Wijaya kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Jalan Permata, Senin (4/11/2019).</p>
<p>Agenda sidang kali ini adalah penyampaian materi jawaban dari termohon, Kejari Gresik. Sidang ini dipimpin Hakim Tunggal Rina Indrajanti, S.H., serta kuasa hukum Sekda Andhy Hendro, yakni Hariyadi, S.H. dan Toufan Rezza, S.H.</p>
<p>Turut hadir dari pihak termohon, yakni Kasi Pidsus Dymas Adji Wibowo, Alifin Nur Wanda, Agung Ngura, dan Esti Harjanti Chandrarini.</p>
<p>Jawaban praperadilan dan eksepsi (keberatan) Kejari dibacakan oleh Jaksa Alifin N Wanda. Ia menyatakan, bahwa penyidik Kejari Gresik dalam menetapkan Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya sebagai tersangka sudah sesuai KUHAP berdasarkan alat bukti cukup. Adapun barang bukti itu berupa saksi yang dimintai keterangan penyidik, maupun bukti uang yang disita, serta bukti transferan yang didapatkan penyidik.<strong> (sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sekretaris BPPKAD Gresik dan 12 Orang Kena OTT Jaksa</title>
		<link>https://memontum.com/sekretaris-bppkad-gresik-dan-12-orang-kena-ott-jaksa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2019 14:24:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BPPKAD Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[kejari gresik]]></category>
		<category><![CDATA[OTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/73409-sekretaris-bppkad-gresik-dan-12-orang-kena-ott-jaksa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Tim Kejaksaan Negeri Gresik melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejumlah pejabat Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik, Selasa (14/1/2019) sore. OTT tersebut dipimpin langsung Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andre Dwi Subiyanto. Sejumlah dua belas orang pejabat BPPKAD yang digelandang ke Kantor Kejari Gresik di Jl Raya Permata Bunder [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Tim Kejaksaan Negeri Gresik melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejumlah pejabat Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik, Selasa (14/1/2019) sore. OTT tersebut dipimpin langsung Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andre Dwi Subiyanto. Sejumlah dua belas orang pejabat BPPKAD yang digelandang ke Kantor Kejari Gresik di Jl Raya Permata Bunder Asei, termasuk Muchtar Sekretaris BPPKAD.</p>
<p>Muchtar dikawal khusus oleh petugas kejaksaan, lalu dimasukkan ke sebuah mobil Inova warna silver. Sedangkan empat orang Kepala Bidang (Kabid) BPPKAD juga mengikuti, namun naik mobil yang lain. Selain itu, tim juga membawa barang bukti berupa CPU, dokumen serta uang tunai sebanyak ratusan juta lebih dari setengah milyard lebih yang dibungkus tas plastik warna putih.</p>
<p>Kasi Intel Kejari Gresik R Bayu Probo Sutopo menjelaskan, sampai detik ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dua belas orang termasuk sekretaris BPPKAD. &#8220;Sabar dulu saat ini kami masih melakukan pemeriksaan, ada dua belas orang yang kami periksa. Selain mengamankan uang kami juga mengamankan senjumlah barang bukti. Lebih lengkapnya besok ya&#8230;saat ini kami masih melakukan pemeriksaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain meminta besok untuk konfirmasi ulang, Bayu juga membenarkan bahwa kasus tersebut adalah OTT. Meski membenarkan kejadian tersebut dan sejumlah barang bukti uang, ketika ditanya berapa jumlah uang yang diamankan Bayu brlum bisa menjelaskan secara detil dan meminta kepada awak media besok untuk konfermasi ulang.</p>
<p>&#8220;Iya OTT, makanya senjumlah orang masih kami periksa, sabar dulu ya, lebih jelasnya besok akan kami sampaikan semuanya,&#8221; ujarnya. Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi di Kejari. Semua petugas masik memeriksa pejabat di ruang berbeda di Kantor Kejari Gresik. Bayu menyebutkan, OTT ini terkait dana upah pungut. &#8220;Tunggu saja keterangan besok,&#8221; pungkasnya.<strong> (sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73409</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
