<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BPS Kabupaten Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bps-kabupaten-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jan 2020 15:47:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BPS Kabupaten Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sensus Mandiri, BPS Gelar Sosialisasi di Disnaker</title>
		<link>https://memontum.com/sensus-mandiri-bps-gelar-sosialisasi-di-disnaker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 15:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPS Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sensus Penduduk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104937-sensus-mandiri-bps-gelar-sosialisasi-di-disnaker</guid>

					<description><![CDATA[Malang, Memontum &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang gelar sosialisasi sensus penduduk yang diikuti puluhan karyawan Disnaker setempat Jumat (24/1/2020) kemarin. Kasi Statistik Sosial BPS Kabupaten Malang, Evy Tri Susanti MT, MSc menjelaskan, untuk sensus kali ini berbeda dengan10 tahun lalu.Diungkapkan Evy, untuk sensus sebelumnya dilaksanakan dengan cara manual. Namun, untuk sensus penduduk kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Malang, Memontum</strong> &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang gelar sosialisasi sensus penduduk yang diikuti puluhan karyawan Disnaker setempat Jumat (24/1/2020) kemarin.</p>
<p>Kasi Statistik Sosial BPS Kabupaten Malang, Evy Tri Susanti MT, MSc menjelaskan, untuk sensus kali ini berbeda dengan10 tahun lalu.Diungkapkan Evy, untuk sensus sebelumnya dilaksanakan dengan cara manual.</p>
<p>Namun, untuk sensus penduduk kali ini lebih canggih. BPS menggunakan data dasar dari administrasi kependudukan (adminduk). dengan metode kombinasi data adminduk yang terkumpul hingga Juni 2019.</p>
<p>“Data dari adminduk ini kami gunakan sebagai data dasar. Kegiatan sensus ini untuk memutakhirkan data yang sudah ada,” terangnya.</p>
<p>Masih kata Evy, untuk Sensus Penduduk 2020, digelar dalam dua tahap. Tahap pertama, dilaksanakan mulai 5 Februari hingga 31 Maret. Dalam tahap ini, mereka menggunakan metode CAWI (Computerized Aided Web Interviewing). Bahasa sederhananya adalah sensus penduduk online dan mandiri.</p>
<p>Warga tinggal log in di web dengan alamat http://sensus.bps.go.id//. Setiap orang, imbuh dia dapat mengakses berdasarkan KK. Pengakses diminta untuk membuat password. Keuntungan dari system ini adalah dapat diakses dimana saja oleh anggota keluarga.</p>
<p>“Bisa diakses anggota keluarga asalkan tahu passwoardnya.password ini sifatnya rahasia ya. Nanti ada kolom yang harus diisi berdasarkan dengan data dari KK,” ulasnya.</p>
<p>Lanjutnya, tahap kedua digelar Juli selama sebulan hingga Agustus. Sensus penduduk ini mendata warga yang belum melakukan sensus mandiri online. Petugas akan mendatangi masing-masing keluarga dan mendata.<br />
Namun bukan dengan pendataan manual. Melainkan mengisi semacam aplikasi yang terupdate data langsung dengan CAWI. Data ini juga dikomparasikan dengan adminduk dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.</p>
<p>Sebelum kegiatan sosialisasi BPS, diawali dengan penandatanganan perjanjian kinerja (jakin) antara para kepala bidang di Disnaker dengan Kadisnaker, Drs Yoyok Wardoyo MM.</p>
<p>Perjanjian kinerja merupakan target yang dibuat dan dicapai oleh Kabid dan dipertanggung jawabkan kepada pimpinan. Setiap karyawan membuat jakin dan dipertanggung jawabkan. Tidak hanya Kabid kepada Kadis saja. Namun juga Kasi dan Kasubag kepada Kabid dan staf kepada Kasi dan Kasubag.</p>
<p>“Diharapkan setelah menyusun Jakin ini, target yang sudah dituliskan dapat direalisasikan,” harap Yoyok. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104937</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sensus Penduduk 2020, BPS Kabupaten Malang Ingin Partisipasi Aktif</title>
		<link>https://memontum.com/sensus-penduduk-2020-bps-kabupaten-malang-ingin-partisipasi-aktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2020 06:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPS Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sensus Penduduk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104665-sensus-penduduk-2020-bps-kabupaten-malang-ingin-partisipasi-aktif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sensus penduduk di Indonesia terdiri dari 2 tahap. Sebagai tahap pertama adalah menggunakan sistem online. Sedangkan yang kedua secara manual dengan wawancara door to door ke rumah warga. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, Surya Astuti mengatakan bahwa sensus penduduk online bakal dimulai 15 Februari dan berakhir pada 31 Maret. Sedangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Sensus penduduk di Indonesia terdiri dari 2 tahap. Sebagai tahap pertama adalah menggunakan sistem online. Sedangkan yang kedua secara manual dengan wawancara door to door ke rumah warga.</p>
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, Surya Astuti mengatakan bahwa sensus penduduk online bakal dimulai 15 Februari dan berakhir pada 31 Maret. Sedangkan sensus penduduk manual bakal dimulai pada bulan Juli.</p>
<p>&#8220;Untuk sensus penduduk online ini, masyarakat diminta partisipasi aktif mencatatkan sendiri secara mandiri data kependudukannya. Itu nanti melalu web sensus.bps.go.id,&#8221; ujar Surya, Rabu (22/1/2020) siang.</p>
<p>Diakui Surya, tidak semua masyarakat melek teknologi. Bagi masyarakat yang tidak terdata pada saat sensus online, akan didatangi ke rumah oleh petugas BPS.</p>
<p>&#8220;Yang tidak tertangkap pada bilan Februari sampai Maret, akan didatangi oleh petugas BPS pada bulan Juli. Petugas nanti yang pada bulan Juli, hampir 4 ribu-an. Perekrutan (petugas) nanti pada bulan April, diutamakan penduduk desa setempat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Juga dijelaskan Surya, petugas yang direkrut nanti harus memenuhi sejumlah kriteria yang sudah ditetapkan BPS. Salah satunya adalah yang mampu mengoperasikan smartphone.</p>
<p>&#8220;Karena pendataannya nanti menggunakan teknologi, memakai Android ya, otomatis dicari yang tidak gagap teknologi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Masih kata Surya, pihaknya tidak mematok target pada sensus penduduk kali ini, terutama pada sensus online. Namun, sosialisasi terus dilakukan BPS Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Kalau di sensus penduduk online kita tidak memasang target, tapi kita berupaya keras untuk mensukseskan sensus penduduk online. Karena kan memang baru pertama kali ini, istilahnya untuk melatih,&#8221; urainya.</p>
<p>&#8220;Kan untuk Kabupaten Malang kondisi geografisnya seperti itu, kemudian tingkat pendidikan yang rata-rata masih SMP, jadi terus terang saya tidak memasang target. Ini juga sudah didukung bapak Bupati, dinas-dinas terkait, kita juga sudah koordinasi dengan Ketua DPRD,&#8221; tukasnya. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104665</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Harganas, Bupati Sebutkan Penduduk Malang Terus Mengalami Pertumbuhan</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-harganas-bupati-sebutkan-penduduk-malang-terus-mengalami-pertumbuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Sep 2018 15:03:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[BPS Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Harganas]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54217-peringati-harganas-bupati-sebutkan-penduduk-malang-terus-mengalami-pertumbuhan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sesuai kondisi di lapangan, hingga saat ini, jumlah penduduk kita masih terus mengalami pertumbuhan. Itu disebabkan, karena masih tingginya tingkat kelahiran. Kondisi tersebut, jelas akan berdampak pada penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, lapangan kerja dan kebutuhan lainnya dalam menunjang peningkatan kesejahteraan penduduk. Hal itu seperti disampaikan Bupati Malang Dr.H.RendraKresna dalam peringatan Harganas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Sesuai kondisi di lapangan, hingga saat ini, jumlah penduduk kita masih terus mengalami pertumbuhan. Itu disebabkan, karena masih tingginya tingkat kelahiran. Kondisi tersebut, jelas akan berdampak pada penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, lapangan kerja dan kebutuhan lainnya dalam menunjang peningkatan kesejahteraan penduduk.</p>
<p>Hal itu seperti disampaikan Bupati Malang Dr.H.RendraKresna dalam peringatan Harganas XXV tingkat Kabupaten Malang tahun 2018 di Stadion Pandesari Pujon Sabtu (1/9/2018) kemarin lalu. Sementara,pihak Pemkab Malang sendiri selama ini sudah berupaya untuk maksimal dalam menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut. Berbagai program juga telah dijalankan dan dicanangkan Pemkab Malang. </p>
<p>&#8220;Memahami kenyataan tersebut, kita harus menyatukan komitmen bersama-sama mengatasi permasalahan ini,&#8221; tegas Rendra. Dari data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, pada rentang tahun 2000 hingga 2010, laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Malang per tahun mencapai 0,86 %. Hal itu juga berbanding lurus dengan presentase kemiskinan yang tiap tahunnya hanya naik-turun.Pada tahun 2011, presentase penduduk miskin Kabupaten Malang mencapai 11,67 %, kemudian turun menjadi 11,01 % pada 2012. Lalu kembali naik pada 2013 menjadi 11,44 %, penurunan terjadi lagi pada 2014 menjadi 11,07 %.Setelah naik lagi di 2015 sebesar 11,53 %, dalam dua tahun terakhir presentase penduduk miskin di Kabupaten Malang setidaknya terus menurun. Pada 2016, presentase penduduk miskin di Kabupaten Malang sebesar 11,49 % dan 2017 sebesar 11,04 %. <strong>(Sur)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54217</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
